Gapaian mimpi pertamaku

  • Published on
    27-Jun-2015

  • View
    137

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>PowerPoint Presentation</p> <p>Gapaian Mimpi PertamakuOleh : Riki Nasrullah</p> <p>rikinasrullah.blogspot.comSukabumi, 7 Juli 2012. Saat itu sinar mentari mulai menunjukkan keramahannya di depanku dengan senyuman indah nan merekah, angin yang menusuk kulitku yang tipis ini, di bawah langit berwarna kelam yang hendak memancarkan kebiruannya, kokok ayam yang menyerukan kedamaian dan embun pagi yang memberikan kesejukkan. Mendorongku untuk mengawali hari itu dengan senyuman indah nan merekah, dengan langkah pasti yang seakan-akan tidak kenal putus asa, dibarengi sinar mentari yang mulai menggantikan tusukan tajam angin malam dengan kehangatan yang begitu tak tergantikan.Hari itu adalah hari dimana penentuan masa depanku akan terkuak, penantian panjang yang yang tidak bisa terlupakan barang sedetik pun. Hari itu akan ada satu hal penting dalam bagian hidupku, bagian yang tidak bisa terprediksi oleh apapun dan dalam kondisi apa pun. Penentuan nasibku untuk bisa menjalani masa mudaku dengan rajutan benang-benang kehidupan yang tak pasti ke mana pelabuhan seketikaku saat itu. anganku untuk bisa menginjakkan kaki dan menguras ilmu yang ada pada salah satu perguruan tinggi di Indonesia mengantarkanku pada penantian panjang nan tak pasti.rikinasrullah.blogspot.comNamun, hari itu hatiku seakan-akan dipaksa untuk bisa menunggu barang sejam dua jam dengan perasaan tak karuan laksana rajutan benang kusut yang tidak pasti arah ujungnya. Ya, hari itu pengumuman kalulusan untuk masuk Perguruan Tinggi di Indonesia mulai diumumkan ke permukaan.rikinasrullah.blogspot.comDi bawah langit biru di sebuah desa kecil di Sukabumi, dengan gerakan badan yang semangat yang seakan-akan menggambarkan perasaaanku hari itu. sore hari yang begitu indah. Di saat burung-burung mulai ramai meninggalkan aktivitasnya, di saat mentari hari itu sudah terlihat lelah. Lambaian dedaunan hijau mulai menari-nari di hadapanku dengan ramainya yang seakan-akan tidak mau ketinggalan momen tertidurnya mentari hari itu untuk bisa menampilkan keceriaannya di hari esok.Hari mulai gelap, di sudut-sudut ruangan rumah mungil khas bangunan desa, terpancar sinar kekuningan yang mulai menerangi gelapnya hari itu. tepat pukul 18.30, sesosok lelaki paruh baya dengan kemeja birunya yang sudah mulai lusuh dengan balutan sarung hijau yang menggantung di lehernya menghampiriku hanya untuk sekadar menanyakan kepastian penantianku hari itu. ternyata ia adalah ayahku.rikinasrullah.blogspot.comDengan perasaan cemas dan paras khasnya yang terpasang saat itu menjadikanku semakin tegang menjelang dibukanya pengumuman itu. namun, bagaimanapun juga hal itu pasti akan datang.rikinasrullah.blogspot.comDengan hati yang pasti, mulailah kubuka sebuah situs resmi milik dikti yang nantinya akan menampilkan hasil jerih payahku selama itu, kutunggu sedetik demi sedetik, dan dengan hati yang tergaket-kaget, di hadapanku sudah Nampak sebuah tulisan yang begitu mengharukan.Riki Nasrullah, Sastra Indonesia Unpad, LULUS. Ya, itulah rajutan huruf yang sempat mengagetkanku. Dengan suara yang masih terbata-bata, kupanggil bapak dan ummi untuk bisa menghampiriku yang mulai melemparkan senyuman indah nan merekahrikinasrullah.blogspot.comDari suara khas mereka, terdengar runtutan kata yang menginspirasiku, rangkaian kalimat yang tidak bisa kulupakan. Nak, sudah saatnya kamu menjadai mahasiswa. Buatlah bangga ummi dan bapak, hanya doa yang bisa ummi berikan yang akan menyertaimu .rikinasrullah.blogspot.comAgustus 2013, panasnya mentari menemaniku dalam perjalanan menuju Bandung. Di bawah birunya langit yang disertai gumpalan awan-awan putih, kuinjakkan kakiku di kota kembang yang selama empat tahun ke depan akan menjadi tempat persinggahankuSepatu hitam tua pemberian kakek dengan batik ungu yang setia menemaniku selama perjalanan. Rasa lelah dan cape seakan-akan hilang seketika dikala ramainya lalu lalang kendaraan khas kota kembang Nampak di hadapanku, perasaanku semakin terharu biru dikala tulisan bertuliskan Universitas Padjadjaran mulai ada dihadapankurikinasrullah.blogspot.comTempat inilah yang nantinya akan menjadi tempat rajutan mimpi dan capaian-capaian selama statusku menjadi mahasiswa, karena di tempat inilah saya akan menggali ilmu. rikinasrullah.blogspot.comProses yang begitu panjang yang mengantarkanku di Universitas Padjadjaran ini tidak bisa dilepaskan dari perjuanganku selama ini dalam mempersiapkan diri menghadapi suatu masa sulit yang harus saya hadapiPerjuangan itupun terbalaslah sudah dengan masuknya saya di Universitas Padjadjaran. Namun, ini barulah permulaan. Masih ada banyak rintangan-rintangan yang akan menghampiri, ujian-ujian kehidupan juga akan terus menemani, karena dengan semua itulah kita akan merasakan bagaimana manisnya menggapai kesuksesan. Dengan hal itu jugalah kita akan dilatih untuk menjadi manusia berkarakter baja bak singa di padang pasir. rikinasrullah.blogspot.com</p> <p>Gapaian Mimpi PertamakuOleh : Riki NasrullahBersambungrikinasrullah.blogspot.com20. -, track 202007Pop75388.93</p>