??  Web viewKami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini

  • Published on
    03-Feb-2018

  • View
    215

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

<p>KATA PENGANTAR</p> <p>Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat ,karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang prinsip kmunikasi data ini dengan baik meskipun banyak kekurangan di dalamnya.</p> <p>Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yangsempurna tanpa saran yang membangun.</p> <p>Semoga makalah yang sederhana ini dapat di pahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah di sususn ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabial terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.</p> <p>Baureno, 25 juli 2016</p> <p>i</p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>Kata pengantar . i</p> <p>Daftar isi ii</p> <p>PRINSIP KOMUNIKASI DATA</p> <p>Pengertian komunikasi data ..1</p> <p>Jenis-jenis komunikasi data ....................................................1</p> <p>Komponen komunikasi data ..1</p> <p>Sistem komunikasi data 2</p> <p>Transmisi data mode transmisi ..2</p> <p>Karakteristik transmisi ..2</p> <p>Macam-macam gangguan dalam transmisi data ..3</p> <p>Deteksi dan koreksi kesalahan, modulasi, multiplexing ........4</p> <p>Protokol komunikasi data ..4&amp;5</p> <p>Daftar pustaka ..iii</p> <p>ii</p> <p>Prinsip Komunikasi Data </p> <p>A. Pengertian Komunikasi Data</p> <p>Komunikasi data merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Di sisi lain, komunikasi data dapat diartikan pula sebagai proses pengiriman data atau informasi dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination). Di mana komunikasi data ini dapat dilakukan antara dua komputer atau lebih yang jenisnya sama ataupun berbeda. Adapun proses komunikasi data ini akan berlangsung dengan baik apabila mengacu pada aturan atau standar yang direkomendasikan oleh badan internasional utama yang mengaturnya.</p> <p>B. Jenis Jenis Komunikasi Data</p> <p>Ada beberapa jenis komunikasi data, antara lain :</p> <p>1. Jenis komunikasi data melalui infrastruktur terestrial Jenis komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya sehinggaembutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini.</p> <p>2. Jenis komunikasi data melalui satelitJenis komunikasi data ini dapat dilakukan dengan menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial, namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi.</p> <p>C. Komponen Komunikasi Data</p> <p>Ada beberapa hal yang termasuk dalam komponen komunikasi data, yaitu:</p> <p>1. Pengirim adalah piranti yang mengirimkan data. </p> <p>2. Penerima adalah piranti yang menerima data.</p> <p>3. Pesan/Data adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.</p> <p>4. Media pengiriman adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik.</p> <p>5. Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi.</p> <p>1</p> <p>D. Sistem Komunikasi Data</p> <p>Komunikasi data dapat dilakukan melalui beberapa sistem, antara lain :</p> <p>1. Titik ke titik (point to point communications) Yaitu informasi dari sumber hanya ditujukan kepada SATU point penerima saja.Contoh : telepon, fax, telegram. </p> <p>2. Titik ke beberapa penerima (multipoint communications)yaitu informasi dari sumber ditujukan kepada BEBERAPA point penerima saja.Contoh : jaringan dengan switch </p> <p>3. Menyebar (broadcasting communications) Yaitu informasi yang diberikan sumber dapat diterima oleh semua point yang terhubung tanpa kecuali.Contoh : televisi broadcast, radio broadcast. </p> <p>E. Transmisi DataMode Transmisi</p> <p>Ada beberapa mode transmisi data, yaitu :</p> <p>a. SimplexMode simplex adalah metode komunikasi antara pengirim dan penerima yang bersifat satu arah, dimana sisi pengirim hanya berfungsi sebagai pengirim informasi sedangkan sisi penerima berfungsi sebagai penerima. Mode ini juga sering disebut dengan saluran one way only. Adapun contoh mode ini dapat dijumpai pada pesawat penerima radio yang menerima siaran radio dari pancaran stasiun radio.</p> <p>b. Half Duplex (HDX)Mode half duplex adalah suatu metode komunikasi yang dapat dilakukan dengan dua arah secara bergantian (waktu tidak sama). Dimana sisi pengirim dapat mengirimkan informasi dan sisi yang lain dapat berfungsi sebagai penerima sehingga mode ini sering disebut sebagai saluran two way alternate. Adapun contohnya dapat dilihat dari pemakaian radio tranceiver. </p> <p>c. Full Duplex (FDX)Mode full duplex adalah suatu metode yang digunakan pada komunikasi untuk dua arah secara terus menerus. Dimana sisi pengirim dan penerima dapat berkomunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan. Adapun contohnya adalah pemakaian pesawat telepon. </p> <p>F. Karakteristik transmisi </p> <p>Ada beberapa hal yang termasuk dalam karakteristik transmisi data, antara lain :</p> <p>1. Komputer digital menghasilkan data digital.</p> <p>2. Pengolahan data dapat berlangsung dengan kecepatan sangat tinggi.</p> <p>3. Hasil olahan tidak mampu disalurkan dalam jarak yang jauh tanpa pertolongan peralatan penguat karena sinyal dijital akan merosot potensinya bila merambat pada jarak yang jauh.</p> <p>2</p> <p>4. Agar dapat menjangkau jarak yang jauh sinyal dijital dimodulasikan dengan menggunakan sinyal analog.</p> <p>5. Sinyal analog berbentuk gelombang sinus yang mampu merambat dalam jarak yang jauh dengan pengurangan potensi yang cukup rendah.</p> <p>6. Bandwith (lebar band) transmisi menunjukkan kemampuan dalam memindahkan data dari satu tempat ke tempat lain (transfer rate). Satuannya bisa bit persecond (bps), atau character persecond (cps).</p> <p>7. Bandwith tidak berkaitan dengan kecepatan sinyal transmisi, karena pada medium dan frekuensi yang sama kecepatan gelombangnya sama.</p> <p>G. Macam Macam Gangguan dalam Transmisi Data </p> <p>Adapun macam macam dari gangguan dalam transmisi data, yaitu :</p> <p>1. Gangguan Random (acak),misalnya : </p> <p>a. Derau panas (thermal noise) : </p> <p>akibat pergerakan acak elektron bebas dalam rangkaian yang tidak mungkin dihindari. Umumnya tidak mengganggu, kecuali bila lebih kuat dari sinyal yang dikirim.</p> <p>b. Derau impuls (impulse noise) : akibat perubahan tegangan pada sistem kelistrikan. </p> <p>c. Bicara silang (cross talk) : akibat masuknya sinyal dari kanal lain atau dari sinyal yang dimultipleks. Derau akan bertambah bila jarak transmisi jauh, makin besar sinyal atau frekuensi.</p> <p>d. Gema (echo) : akibat perubahan impedansi dalam rangkaian listrik.</p> <p>e. Perubahan fasa : akibat derau impulse. Akan terjadi perubahan fasa sinyal.</p> <p>f. Derau intermodulasi : akibat pembentukan sinyal baru dari dua saluran berbeda yang mengganggu sinyal laing. Fasa jitter : akibat multipleks yang menghasilkan perubahan frekuensi serta bentuk sinyalh. Fading (pada sistem microwave) : akibat terpecahnya sinyal, yang kemudian menyatu kembali saat akan tiba di tempat tujuan.</p> <p>2. Gangguan tak random, misalnya :</p> <p>a. Redaman : Penyerapan sinyal oleh saluran transmisi. Besar redaman berbeda-beda tergantung pada frekuensi sinyal, jenis media transmisi, dan panjang saluran.</p> <p>b. Tundaan : Perbedaan kecepatan rambatan tiap-tiap frekuensi sehingga tiba di tempat tujuan dalam waktu yang berbeda. Pada transmisi suara derau ini tidak berpengaruh terlalu besar, namun berpengaruh pada transmisi data.</p> <p>3</p> <p>H. Deteksi dan Koreksi Kesalahan, Modulasi, Multiplexing</p> <p>Untuk mendeteksi mengenai kesalahan dalam transmisi data, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :</p> <p>1. Metode Echo</p> <p>Metode ini dilakukan dengan proses pemasukan data melalui keyboard terminal kemudian dislurkan ke komputer dan dikembalikan legi ke layar treminal untuk dichek operator.</p> <p>2. Framing Check</p> <p>Cara ini dilakuakn dengan pendeteksian dengan mengidentifikasi keberadaan start bit dan stop bit. Ketiadaan salah satu bit ini berarti ada kesalahan data.</p> <p>3. Modulasi </p> <p>Modulasi merupakan Sinyal analog berbentuk gelombang sinus dan memiliki 3 variable dasar, yaitu : Amplitudo : tinggi rendanhya tegangan Frekuensi : banyaknya gelombang perdetik Phasa : besar sudut sinyal pada saat tertentu</p> <p>4. Multiplexing </p> <p>Salah satu karakter transmisi adalah pada saat tertentu trafic pada transmisi mencapai puncak hingga macet (bottle neck), namun pada saat yang lain jalur transmisi lengang. Pengatasan dengan cara menambah kapasitas merupakan tindakan yang kurang tepat sebab pada saat lengang inefisiensi justru semakin tinggi. Untuk itu, digunakan metode multiplexing dengan perangkat multipexer.</p> <p>I. Protokol Komunikasi Data</p> <p>Protokol komunikasi data merupakan prosedur dan aturan yang mengatur operasi dari peralatan komunikasi data guna membuat dan mengatur hubungan antarproses, menyalurkan informasi dengan keandalan yang tinggi, dan mengelola sumberdaya secara efisien. Pada dasarnya, komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain sehingga terjadi pengertian yang sama. Untuk mencapai pengertian yang sama ini digunakan bahasa yang dimengerti. Dalam komunikasi data jaringan diperlukan penerjemah (interpreter) yang disebut dengan Protokol. ISO (International Standard Organization) membuat aturan baku sebagai prinsip komunikasi data dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan adanya model OSI ini semua vendor perangkat telekomunikasi memiliki pedoman dalam mengembangkan protolcolnya.</p> <p>Adapun model OSI terdiri dari 7 lapisan, yaitu: 4 lapisan fisik berorientasi pada jaringan dan 3 lapisan berorientasi pada pemakai atau aplikasi, 4 lapisan pertama OSI berfungsi untuk membawa data tanpa cacat antara 2 lokasi, 3 lokasi berikutnya merupakan nilai tambah dari OSI. </p> <p>4</p> <p>Berikut ini uraian dari 7 lapisan OSI:Lapisan fisik Berupa kabel listrik beserta rumusan besaran elektrik lainyaLapisan link data </p> <p>Berupa lapisan yang mengatur arus bit antar peralatan komunikasi Lapisan jaringan Berupa lapisan yang membawa paket bit ke tujuan Lapisan transport Menjamin transportasi data antar mesin komputer tanpa mempermasalahkan jenis jaringan. Data yang diatur meliputi metode akses sebuah jaringan topologi fisik, tipe kabel, dan kecepatan transfer data. Lapisan sesi Menangani persiapan, pengelolaan, dan pemutusan antar aplikasi. Lapisan presentasi Menangani pengubahan representasi data</p> <p>Lapisan aplikasi Menangani pengaksesan pemakai.Prinsip komunikasi data memerlukan protokol sebagai saluran yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer dalam sebuah jaringan. </p> <p>Protokol yang terdapat dalam jaringan komputer adalah sebagai berikut:</p> <p>1. EthernetEthernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) dalam mengkomunikasikan data. Ethernet bekerja dengan memperhatikan kabel dalam network atau jaringan sebelum dilakukan transformasi atau transmisi data.</p> <p>2. LocaltalkLocaltalk merupakan protokol jaringan dengan menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance).</p> <p>3. Token RingMetode akses protokol toke adalah melalui token dalam sebuah lingkaran seperti cincin.</p> <p>4. FDDI (Fiber Distributed Data Interface)FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDI menghubungkan beberapa komputer sampai jarak yang jauh.</p> <p>5. ATM (Asynchcronous Transver Mode)Protokol ini merupakan protokol jaringan yang mendukung transmisi data yang berbetuk gambar atau video. ATM umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan Local Area Network (LAN). ATM bekerja dengan mentransmisikan data dengan menggunakan metode akses ke dalam satu paket. </p> <p>5</p> <p>Daftar Pustaka</p> <p> Kurniawan, Wiharsono. 2007. Jaringan Komputer. Semarang : ANDI.blog.math.uny.ac.id </p> <p> http://mdin.staff.uad mansthea.wordpress.com</p> <p> http://faesabila.blogspot.com/2010/10/prinsip-prinsip-komunikasi-data.html</p> <p> http://gurutijogja.blogspot.com/2007/09/prinsip-komunikasi-data.html</p> <p> http://downloads.ziddu.com/downloadfile/2955200/PRINSIP-PRINSIPKOMUNIKASIDATA.pdf.htmL</p> <p> Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ</p> <p> Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ</p> <p> http://reithatp.blogspot.co.id/2011/11/prinsip-komunikasi-data.html</p> <p>iii</p>