3 Gejala Gejala Jiwa2

  • Published on
    16-Sep-2015

  • View
    6

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

gfhdsfjg

Transcript

<ul><li><p>*GEJALA-GEJALA JIWA</p></li><li><p>*GEJALA-GEJALAJIWA MANUSIAKOGNISIKONASIPERASAANEMOSIREFLEKSINSTINKOTOMATISMEKEMAUAN/MOTIFHASRATMINATNAFSU</p></li><li><p>*1. PERHATIANPemusatan tenaga psikis tertuju pada suatu objek.Banyak sedikitnya perhatian yang menyertai suatu aktivitasPERHATIANBAGAIMANATIMBULNYAINTENSITASNYALUAS SEMPITNYAOBJEKP. SPONTANP. YG DISENGAJAP. INTENSIFP. TAK INTENSIFP. KONSENTRAIFP. DISTRIBUTIF</p></li><li><p>*HAL-HAL YG DAPAT MENARIK PERHATIANHAL-HAL YANGDAPAT MENARIKPERHATIANOBJEKSUBJEKHAL-HAL YANGKELUAR DARIKONTEKSNYAHAL-HAL YG BERHUBUNGAN DG:KEBUTUHANKEGEMARANCITA-CITAPENGALAMAN</p></li><li><p>*2. PENGAMATANPengamatan : proses mengenal dunia nyata dng inderaIndera sbg pintu gerbangnya jiwaMANUSIAINDERADUNIANYATA</p></li><li><p>*PANCA INDERAMATAMELIHATTELINGAMENDENGARMEMBAUMENCECAPLIDAHMERABAHIDUNGKULITREALITASINDERA</p></li><li><p>*PROSES TERJADINYA PENGAMATANFASE FISISFASE FISIOLOGISFASEPSIKOLOGISPERANGSANGDITANGKAPOLEH INDERA PERANGSANGDIBAWASARAF SENSORISKE SISTEM SUSUNAN SARAF PUSAT</p><p>PERANGSANG SAMPAI PADASARAF PUSATDAN TERJADIKESADARAN</p></li><li><p>*3. TANGGAPANTanggapan : proses menghadirkan kembali gambaran yg telah diperoleh dari pengamatan </p></li><li><p>*4. FANTASIFantasi : proses menciptakan gambaran-gambar-an baru berdasarkan gambaran yg telah ada. </p></li><li><p>*5. INGATANIngatan : proses menerima, menyimpan, dan menimbulkan kembali informasi-informasi atau kesan-kesanMENERIMAMENIMBULKAN KEMBALIMENYIMPAN</p></li><li><p>*</p></li><li><p>*STAGES OF MEMORYFORGOTTENFORGOTTENELABORATIONAND CODINGREPETITONINITIALPROCESSINGRETRIEVALFORGOTTEN</p></li><li><p>*LUPA</p><p>Lupa : peristiwa tak dapat ditembulkan kembali informasi-informasi yang telah diterima dan disimpanPenyebab LupaMenurut teori atropi : lupa terjadi karena informasi-informasi terlalu lama disimpan sehingga rusak bahkan hilang.Menurut teori interferensi : lupa terjadi karena informasi yang disimpan terlalu banyak sehingga pada saat dilakukan reproduksi terjadi interferensi</p></li><li><p>*6. PIKIRANPikiran: aktivitas jiwa dalam memecahkan masalah.</p><p>BERPIKIRMENGANALISISKONSEP-2MENGHUBUNGKANMEMBANDINGKANPEMACAHANMASALAH</p></li><li><p>*TAHAPAN BERPIKIRBERPIKIRMENGIDEN-TIFIKASIKONSEP-KONSEPMEMBEN-TUKPENDAPATMENA-RIKKESIM-PULANINDUKTIFDEDUKTIFANALOGIS</p></li><li><p>*7. INTUISI / FIRASATIntuisi / firasat : kemampuan jiwa yang muncul secara tiba-tiba, sulit/tak dapat dijelaskan secara rasional, tak dapat diulangi, dan tak dapat ditiru. </p></li><li><p>*AFEKSIAfeksi adalah gejala jiwa yang bersifat subjektif dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai derajat.Jika afeksi dialami dalam derajat yang lemah atau sedang disebut perasaan sedangkan jika derajatnya kuat atau tinggi disebut sebagai emosi. Ada bermacam-macam afeksi, diantaranya adalah senang, sedih, kecewa, terharu, marah, dst.</p></li><li><p>*PERBEDAAN PERASAAN DENGAN EMOSIPERASAAN1. Dialami dlm derajat lemah atau sedang;2. Tidak / jarang disertai gejala Fisik sehingga sulit diketahui Oleh orang lain;3. Dapat berlangsung dalam Waktu yang lama;4. Pada saat berlangsung berlang- sung rasio masih tetap ber -fungsiEMOSI1. Dialami dlm derajat yg kuat;2. Selalu disertai dg gejala fisik sehingga dapat diketahui oleh orang lain;3. Berlangsungnya tidak lama;4. Pada saat berlangsung rasio menjadi tidak atau kurang berfungsi</p></li><li><p>*KATARSIS EMOSIKatarsis emosi adalah pembersihan enerji psikis yang tertahan akibat emosi ditekan atau ditahan.Katarsis emosi dapat dilakukan dgn : ngobrol (sharing), berteriak, berolahraga, dst.</p></li><li><p>*KONASIREFLEKSINSTINKOTOMATISMEKEMAUAN/MOTIFHASRATMINATNAFSU</p></li><li><p>*MOTIF DAN PERILAKU Pengertian motif. Motif adalah suatu kekuatan yg ada pada seseorang yang menyebabkan orang tsb melakukan tindakan.Fungsi motif :Sebagai pendorong terjadinya perilaku;Sebagai penentu arah perilaku;Sebagai penyeleksi perilaku. </p></li><li><p>*Usaha membangkitkan motifDgn menciptakan situasi kompetitif;Dgn mendekatkan tujuan (pace making);Dgn memperjelas tujuan.</p><p>Konflik motifKonflik mendekat mendekatKonflik menjauh menjauhKonflik mendekat menjauhKonflik mendekat menjauh ganda</p></li><li><p>*KONFLIK MOTIF+-+-++---+INDIV.INDIV.INDIV.INDIV.</p></li><li><p>*TEKNIK-2 MENGUNGKAPPERILAKU MANUSIA</p><p>Teknik tesTes lisanTes perbuatanTes tulis </p><p>Teknik nontes:ObservasiKuesionerWawancaraAnalisis karyabiografi</p><p>************************</p></li></ul>