Administrative Control

  • View
    106

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

SPM Admin control Work of KP A Ubaya

Transcript

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

BAB ILATAR BELAKANG Pada era globalisasi ini,perusahaan-perusahaan semakin ketat dalam bersaing antara satu dengan yang lainnya untuk terus mengembangkan bisnisnya. Untuk mencapai hal itu,perusahaan berusaha sebaik mungkin untuk membuat pekerja di perusahaannya tersebut agar dapat saling bekerjasama untuk mencapai visi dan misinya. Masalah lain yang juga perlu diperhitungkan adalah bagaimana perusahaan bisa menyampaikan visi dan misi perusahaan mereka pada setiap pekerjanya. Untuk mencapai visi dan misi perusahaan banyak hal yang harus dilakukan,baik dari planning control,cybermatic control,cultural control,reward and compensation,serta

administrative control. Dalam makalah ini kami ingin menerangkan lebih lanjut tentang administrative control khususnya tentanggovernance structure and organization design.

2

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

BAB IILANDASAN TEORI Sistem Pengendalian Manajemen Adalah struktur dan proses sistematis yang terorganisasi yang digunakan oleh manajemen dalam pengendalian manajemen,serta mengumpulkan dan menganalisis informasi,mengevaluasi dan memanfaatkannya serta tindakan-tindakan lain yang dilakukan untuk melakukan pengendalian. Jika sistem pengendalian manajemen ini dilakukan di organisasi,makaa sistem pengendalian tersebut berfungsi sebagai pedoman yang berguna untuk mengarahkan dan menuntun organisasi ke tujuan yang diinginkan. Apabila sistem pengendalian manajemen ini mengalami masalah maka bisa dipastikan bahwa suatu organisasi tidak akan sampai pada tujuan yang diinginkannya. Administrative control adalah suatusistem yang mengatur kelakuan setiap individu dalam berorganisasi dalam melakukan setiap pekerjaannya. Administrative control mengawasi kelakuan setiap individu dalam perusahaan dan meyakinkan bahwa individu tersebut dapat mengerjakan setiap tugas yang di bebankan kepadanya. Selain itu, administrative control juga memberikan guideline akan apa yang boleh di lakukan dan apa yang tidak boleh di lakukan. Administrative control banyak dipengaruhi atau lebih tepatnya dipaksa oleh pihak eksternal, sebagai contoh peraturan pemerintah, sasaran customer, jenis perusahaan dan lain lain, akan tetapi, susunan organisasi perusahaan tetap bisa diatur oleh perusahaan untuk mengatasi segala tekanan dari pihak eksternal tersebut. Administrative control ini lebih luas daripada management control system. Mangagement control system fokus pada perpektif top manajemen, bagaimana ia dapat mengatur segala sumber daya yang ada pada perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan administrative control lebih luas dari itu, ia juga mengatur bagaimana top manajemen harus bertindak, dan bagaimana relasi antara top manajemen dengan para bawahannya. Ada tiga aspek yang diatur oleh admistrative control yaitu : Organizational design adalah design struktur organisasi yang di buat oleh perusahaan yang dapat membuat koordinasi setiap individu dalam perusahaan3

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

berjalan secara efisien dan efektif. Contohnya adalah pembuatan board of director berbentuk horizontal maupun vertical baik secara divisional maupun fungsional. Organizational design ini dapat dibagi menjadi 5 bentuk yaitu Functional StructureMemposisikan departemen berdasarkan skill, kemampuan, aktivitas kerja yang sama. Setiap departemen mengolah sumber daya tertentu karena setiap individu memiliki skill yang sama dalam bekerja. berikut ini adalah contoh dari functional structure:

Divisional StructureMemposisikan departemen berdasarkan kesamaan output, sehingga dalam suatu departemen terdapat berbagai individu dengan keunikan kemampuan sehingga dapat mengolah produk atau memberikan jasa dari awal hingga akhir proses. Divisional strucuture bisa digolongkan lagi menjadi geographical ataupun customer based, dimana geographical mengacu pada wilayah tertentu sedangkan customer based mengacu pada penjualan pada customer tertentu. Contoh divisional structure berdasrkan product:

4

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

Contoh divisional structure berdasarkan customer:

Matrix structure : Menggabungkan Functional dan Divisional structure. Maka dari itu, beberapa pekerja harus melaporkan pekerjaannya pada atasan dari divisi dan juga atasan fungsionalnya. Contoh dari matrix structure:

5

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

Team based structure : Team based menggabungkan beberapa individu yang memiliki fungsional yang berbeda untuk membentuk suatu tim. Setiap tim memiliki ketua dan wajib melaporan setiap hasil kerja pada atasan fungsional dan pada ketua tim. Contoh team based structure :

Virtual Network : Virtual Network menggunakan suatu system manajemen yang tidak mungkin diterapkan seperti perusahaan biasanya karena pada dasarnya, letak perusahaan tersebut berbeda tempat. Dan dengan adanya virtual network, berbagai bagian dari perusahaan ini bekerja secara terpisah dan melaporkan hasilnya kepada satu tempat yang bisa disebut sebagai Company Core (Pusat Perusahaan). Contoh virtual network :

6

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

7

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

Governance structure adalah pengaturan komposisi wewenang dan hubungan para individu dalam perusahaan. Hal ini di lakukan untuk memperjelas apa yang harus di kerjakan oleh setiap individu berikut garis pelaporannya kepada pihak atasan dan bagaimana dia bekerja dalam satu tim. Yang kedua yaitu memenuhi visi dan misi perusahaan. Dan yang ketiga yaitu memenuhi tanggung jawab kepada stakeholder dan juga shareholder perusahaan. Shareholder tentu menginginkan perusahaan berkembang dan bekerja dengan baik, dan yang bertanggung jawab kepada shareholder ini pastilah pemimpin perusahaan. Dalam hal ini adalah board of director. Board of director adalah sebuah badan yang dibentuk dari orang orang yang terpilih untuk melakukan aktivitas dari sebuah perusahaan. Kewajiban dari board of director meliputi : Mengatur organisasi dengan memberikan aturan dasar dan tujuan perusahaan Memilih, membantu dan mereview performa dari chief executive Memastikan bahwa sumber daya financial di perusahaan telah cukup. Menyutujui anggaran Memberikan pelaporan keuangan pada stakeholder perusahaan Salary and compensation management Board of director seharusnya adalah orang yang independen sehingga mereka tidak melakukan hal hal yang hanya menguntungkan pribadi mereka dan shareholder perusahaan. Mereka juga harus memiliki saham yang cukup atas perusahaan agar jika mereka kehilangan saham tersebut, maka mereka akan sangat terpukul. Board of director memiliki peranan penting untuk menentukan wewenang, pelaporan, dan pekerjaan para bawahannya sehingga setiap individu dapat memiliki pekerjaan yang jelas.

Policies and procedures adalah aturan aturan yang yang mengatur kelakuan dan cara kerja di dalam perusahaan. Contoh dari pada policies and procedures adalah Standar Operating Procedures.

8

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

BAB IIIPEMBAHASAN Telkomsel merupakan operator selular terkemuka di Indonesia yang dimiliki PT Telkom dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen dan SingTel sebesar 35 persen. Hingga Juni 2010, Telkomsel dipercaya melayani 88,3 juta pelanggan, menjadikan Telkomsel sebagai pemimpin pasar di industri telekomunikasi selular dengan pangsa pasar sekitar 50 persen. Sebagai operator selular yang memiliki visi Best and Leading Mobile Lifestyle and Solutions Provider in the Region, Telkomsel menyediakan ragam pilihan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan melalui produk paskabayar kartuHALO maupun prabayar simPATI dan Kartu As.

Komitmen kuat Telkomsel dalam menghadirkan layanan mobile lifestyle yang semakin berkualitas sangat jelas terlihat dengan secara konsisten mengimplementasikan roadmap teknologi selular terkini, yakni 3G, HSDPA, HSPA, HSPA+, serta Long Term Evolution. Tahun ini Telkomsel mengembangkan jaringan mobile broadband dengan mencanangkan 24 kota besar sebagai broadband city.

Sebagai pemimpin di industri telekomunikasi selular, Telkomsel telah menggelar 34.000 Base Transceiver Station termasuk lebih dari 6.000 Node B yang menjangkau 95 persen wilayah populasi Indonesia. Seiring diselesaikannya program Universal Service Obligation yang diamanahkan pemerintah untuk menggelar jaringan di 25.000 desa, maka layanan Telkomsel menjangkau hampir 100 persen wilayah populasi Indonesia. Bahkan kenyamanan berkomunikasi pelanggan Telkomsel yang sedang berada di luar negeri tetap terjamin berkat dukungan 403 mitra operator international roaming dan 300 mitra operator data roaming di lebih dari 200 negara di seluruh belahan dunia.

Tata kelola merupakan hal yang penting, di mana kinerja antara misi tergantung pada kinerja sekuensial dari serangkaian tugas atau fungsi. Ini berarti bahwa pergerakan pekerjaan dari satu unit administratif ke depan berjalan satu arah.

9

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

Struktur Organisasi PT Telkomsel Indonesia

10

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

[GOVERNANCE STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN]

Tugas dan wewenang:Presiden Director Memimpin seluruh dewan atau komite eksekutif Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat tertinggi (biasanya bekerjasama dengan MD atau CEO) Memimpin rapat umum, dalam hal: untuk memastikan pelaksanaan tata-tertib, keadilan dan kesempatan bagi semua untu