Ahmad Dahlan dan Modernitas Dahlan dan Modernitas Indonesia.pdf · Ahmad Dahlan, Islam, dan Modernitas…

  • Published on
    02-Mar-2019

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>1</p> <p>AhmadDahlan,Islam,danModernitasdiIndonesia</p> <p>NyongEkaTeguhImanSantosa</p> <p>UniversitasMuhammadiyahSidoarjoEmail:peziarah@umsida.ac.id</p> <p>Modernitasmerupakansebuahtermaumumyangmerujukpadaprosesproseskulturaldanpolitikyang ditandai dengan adanya integrasi ideide atau sistem baru kepadamasyarakat sebagai carauntukmemahamidanmenjalanikehidupankontemporeryangtengahberubah.Didunia Islam, isumodernitas ini sebenarnya telahmengemuka sejakMuhammad 'Ali tampil sebagaipashadiMesir(18051849)pasca invansimiliterPerancistahun1798.Adapunformulasipemikiranmodernitasnyamemperoleh sokongan penting dari peran Rifa'ah alTahtawi (18011873), yang merekonstruksisistempendidikanMesirdenganmengusahakanpemaduanIslamdanideidemodern.</p> <p>Modernitas selanjutnya juga dipakai sebagai klaim gerakan Pan Islamismenya Jamal alDin alAfghani (18391897) yangmenyerukan perlunya solidaritas dunia Islam untukmelawan dominasiduniaBarat.Salahsatumuridnyayangterkemuka,Muhammad'Abduh(18491905),kemudianjugamuncul sebagai tokoh utamamodernisme Islam, sekalipun dalam beberapa pemikirannya justrutampaklebihdekatdenganalTahtawi.Terutamapadagagasanpencariantitikmoderasi(taufiqiyah)antara Islam dan sains modern. Melalui Abduh inilah, pemikiran Islam modernis dipercayamenemukanbentuknyasecaralebihtegasdalamsejarahIslam.</p> <p>Konstruksi pemikiran 'Abduh sendiri secara singkat dapat diikhtisarkanmenjadi 4 (empat) temasentral: (1)Pemurnian Islamdaripraktekdanpengaruhpenyimpangan; (2)ReformasipendidikanIslam;(3)Reformulasidoktrin Islamdenganmemanfaatkanpemikiranmodern;dan(4)Perlawananterhadap pengaruh Barat dan serang Kristen ke dunia Islam. Tema revivalis yangmasuk dalamkonstrukpemikiran'Abduhtersebut(poinpertama),jikadilacak,memilikikesesuaiandenganideiderevivalis yang menjadi karakter gerakan Islam pramodern yang antara lain diperjuangkanMuhammadbin 'AbdalWahhab (17031792).Bahkan jikaditarik lebih jauh,dapatsampaikepadafigur Ibn Taymiyah (12631328).Menurut Fazl alRahman, gerakan revivalis sejatinyamerupakanbagiandariintensitasdanuniversalitasupayaotokritik,dimanakesadaranataskemunduraninternalmasyarakat muslim dan perlunya rekonstruksi dilakukan melalui eliminasi praktekpraktekpenyimpanganagamasertamengupayakantegaknyastandarmoralsosial.</p> <p>FenomenaresponsifumatIslamterhadapmodernitastersebut,menurut'AbdAllahAhmadalNa'im,sesungguhnyaadalah sebuahkewajaran.Tentu tidakmengherankanapabilaumat Islamberupayamenegaskan identitas kulturalnya dan menggali kekuatan dari kepercayaan dan tradisi yangdimilikinya untukmemberi jawaban solutif atas persoalan sosial, ekonomi dan politik yang ada.Sehingga gerakan semacam itu kemudian dapat dibaca sebagai upaya niscaya gunamenegaskankemampuan Islam dalam melakukan reinterpretasi, mengakomodasi, bahkan mendesakkanperubahan berhadapan dengan sejarah. Suatu interpretasi strategis memang dibutuhkan untukmenyiapkandasarpijakanyangmelegitimasiklaimbahwa Islammampuberadaptasidanberdialogsesuaiperkembanganzaman.</p> <p>Dengan demikian,merujuk pada pembacaanM.C. Ricklefs, gerakanmodernisme Islammulanyatampilsebagaikombinasiantara'konservatisitas'dan'progresivitas'.Yakni,perkawinanantaraupayamendobrak dominasi pemikiran madhhabi abad pertengahan melalui seruan kembali kepadasumber otentik Islam, alQur'an dan alSunnah, dengan ikhtiar berupa ijtihad baru yang secarakreatifmemanfaatkan kemajuanpengetahuanmodern yang telahdigapaiduniaBarat. KombinasiinilahyangdipercayabakalmelempangkanjalanbagikebangkitankembaliduniaIslamkepanggungsejarahdanperadaban</p> <p>2</p> <p>ArtikulasidenganBanyakWajah</p> <p>Sekitar awal abad ke20, ideide modernitas terlihat telah turut mewarnai arus pemikiran dangerakanIslamdiIndonesia.Meniliklatarbelakangkehidupansebagiantokohtokohnya,sangatmungkindiasumsikanbahwaperkembanganbaruIslamdiIndonesiasedikitbanyakdipengaruhiolehideideyangberasaldari luar Indonesia.SepertimisalnyaAhmadDahlan(Muhammadiyah),AhmadSurkati (AlIrshad), Zamzam (Persis), yang ketiganya sempat menimba ilmu di negeri pusatpembiakan fahamWahhabisertaberinteraksidenganaruspemikiranbaru IslamdariMesir.TokohlainnyasepertiTjokroaminoto(SarekatIslam)jugadikenalmenggaliinspirasigerakannyadariideidepembaharuanIslamdianakbenuaIndia.OemarAminHoesinpernahmenulisbahwaterdapatmediacetakberupamajalahdansuratkabar,yangmemuatideidePanIslamisme,menyusupkeIndonesiapadaawalawalabad20an,semisal:al'UrwatalWuthqa,alMu'ayyad,alSiyasah,alLiwa',danal'AdlyangkesemuanyaberasaldariMesir.SementaraterbitanBeirutadaThamratalFummdanalQistas alMustaqim. Sekalipun demikian, Karel Steenbrinkmenyatakan keraguannya pada adanyapengaruhpemikiran'AbduhkedalamkonstrukgerakanIslamIndonesiaModern.</p> <p>Selain itu,faktordomestiksepertiproyekpendidikanyangditerapkanpemerintahkolonialBelandajugapatutdibacaturutmengimplikasikanmunculnyakaumpribumiterpelajar.Dangolongankaumterpelajarinilahyangmenjadielityangpekaterhadapisuisumodernitastermasukidenasionalismeyangkala itumenjadi trenddidunia.Diketahuibersamabahwaawalabadke20 terjadibeberapafenomenayangcukupmembesarkanhatibangsabangsanonEropa,antaralainkemenanganJepangatasRusia (1905),keberhasilangerakanTurkiMudadibawahKamalAtaturk (1908),danRevolusiCinanyaSunYatSen(1911)Namunsecaraumum,kelahirandanperkembanganmodernismeIslamdi Indonesiamerupakanwujud respon terhadaphalhalberikut ini: (1)Kemunduran Islam sebagaiagama karena praktekpraktek penyimpangan; (2) Keterbelakangan para pemeluknya; dan (3)Adanyainvansipolitik,kulturaldanintelektualdariduniaBarat.</p> <p>Selanjutnya yang patut disadari pula bahwa antara berbagai tokoh pemuka gerakanmodernismeIslam di Indonesia relatif memiliki kekhasan seiring perbedaan latar belakang karakter danpendidikanmasingmasing.Ditambah faktor konteks kedaerahan,gerakan yang kemudiandigagasdan diperjuangkan oleh mereka pun memperlihatkan variasi artikulasi yang beragam. AlIrsyadmisalnya,mengklaimdirisebagaigerakanreformasiIslamdengankonsentrasipadakomunitasArabIndonesia. Persatuan Islam (Persis) lebih tegas lagimengidentifikasi diri sebagai gerakan revivalisyang anti bid'ah, khurafat, taqlid dan shirk. Fokus perjuangannya lebih berdimensi penyebaranagamadaripadabersifatsosial.BerbedadenganPersisyangtumbuhdidaerahBandungyangsedikitpengaruh HinduBudhanya,Muhammadiyah justru lahir di lingkungan masyarakat yang dikenalheterodoks, yaitu Yogyakarta. Maka tampaklah bahwa karakter gerakan Muhammadiyah lebihbercorak toleran. Seperti halnya Sarekat Islam, Muhammadiyah tidak mengklaim secara verbalsebagaigerakanreformis,tetapi lebihsukamenampilkandirisebagaigerakannyatayangberjuangmemperbaikidanmeningkatkankehidupankeagamaandansosialumat Islam.Hanyasaja,SarekatIslam lebih cenderungmenggarap bidang politik, sementaraMuhammadiyah pada bidang sosialkeagamaan.Singkatkata,gerakanmodernisasi Islamdi Indonesiatidaklahmunculdalamsatupoladan bentuk yang sama, melainkan memiliki karakter dan orientasi yang beragam. Sekalipunkesadaran nasional sebagai anak bangsa yang terjajah oleh penguasa asing tampaknyamemikatmerekauntukbersamasamamenempatkanprioritasnasionalsebagaiujudkepeduliannya.</p> <p>Patutdicatatbahwagerakannasionalisme Indonesia sekitarawalabadke20diusungoleh tokohtokoh modernis muslim tidak hanya melalui kendaraan gerakan yang berdasar atau berafiliasiideologispadaIslam.SejarahmenunjukkanbahwaIslamternyatahanyamenjadisalahsatualternatifyangmungkinbagitokohtokohmodernismuslimdi Indonesiasebagaisumberrujukanteoritisdaninstrumental gerakan pembaharuan dan nasionalismenya. Sekalipun demikian, hal ini tidakmengecilkan pengertian adanya keterkaitan antara dimensi penghayatan religius dan artikulasiperjuangansosialpolitikdimasyarakat.</p> <p>Bendamemaparkan bahwa pembaharuan Islam di Indonesia pada umumnyamemiliki 4 (empat)bidang garap: (1) Menyerang formalisme dari ortodoksi Islam serta realitas sinkretisme ajaran</p> <p>3</p> <p>karenapengaruhanimismedanHinduBudha;(2)Menyerang institusipraIslamyangmenghalangiperkembangan, dengan representasi institusi adat dan kaum priyayi; (3) Melawan tekananwesternisasidandominasinilainilaiBarat;dan(4)MelawankekuasaanstatusquokolonialBelanda.</p> <p>Beranjakdaripaparandiatas,menjadimenarikkemudianuntuklebihmengerucutkanpembahasangerakanmodernitas Islamdi Indonesiapada telaah landasan teologisnya.Pada tataran inipenulismemilihAhmadDahlandanMuhammadiyahnyasebagaijembatanrefleksi.</p> <p>AhmadDahlan</p> <p>AlfianmengungkapkandalamstudinyabahwaAhmadDahlanadalahseorangpragmatis.Maksudnya,bahwakiprahbeliautidakterpasungdalamkepicikantindakuntukmengambillangkahlangkahyangperludemikemajuandanpembaharuan.Jadi,sekalipunsecarateologisakargerakannyadiinspirasiajaran Islam,beliau tidak seganmengambilhikmahdanpelajaranberhargadarikomunitasagamaataufaham lainnya.Sebagaimanahal initerlihatdariperjalananhidupAhmadDahlanyangsempatmenjadi guru diKweekshool Yogyakarta danOSVIAMagelang. Ia pun terlibat dalam pergerakanBoediOetomodanJami'atalKhayr.AhmadDahlanjugatidakseganmenimbainspirasidarisekolahatauinstitusikesehatanyangdikelolaolehorangorangKristensebagaimodelsekolahatauinstitusikesehatanyanghendakdidirikannya,yang tentu isinyadiubahmenjadi Islami.Sikapnya iniantaralainterilhamiolehhikmahyangmenyatakan:"TuntutlahilmusekalipunsampaikenegeriCina."</p> <p>Sementara studiAchmad JainurimenemukanbahwaprofilAhmadDahlanadalah seorang inklusifrelativis.Beliaudigambarkan sebagai figur yangberkeyakinanbahwa kebaikandan kebenaran ituharus dicari, bukan diterima secara membabibuta. Untuk itu, sikap keterbukaan dan toleransiterhadappandanganyangberbedasangatdibutuhkangunamendewasakankonsepkeberagamaanseseorang. Dari sinilah takmengherankan jika beliau dikenal sangat reseptif di banyak kalangantermasukkaumabangan,priyayi,umatKristen,bahkanpemerintahkolonialBelanda.Sikapmenjauhikonfrontasidanmemeliharahubunganbaikdenganbanyakpihak inikemudianmenjadisalahsaturahasia kesuksesannyameletakkan dasardasar yang kokoh bagi perkembanganMuhammadiyahselanjutnya.</p> <p>Dengan corak pemikiran dan gerakan yang pragmatis, inklusifrelativis tersebut, Ahmad Dahlanmempunyainuansa tersendiridalamprogramperjuanganmodernisasi Islamdi Indonesia. Jikakitapergunakanpetalanvitalmodernitas Islammenurut JohnO.Voll,makakonsep tajdid (renewal)dan islah (reform), telahmewujud dalam pemaknaan yang demikian aplikatif di tangan AhmadDahlan.Beberapabuahkaryadanrujukannormatifteologisnyaantaralainsebagaiberikut:</p> <p>Pertama, tantanganketerbelakanganumat telahdijawab secaraproaktifmelaluikerjakerjanyataberupa pendiriandanpenyelenggaraanpendidikandengan sistemdanmetode modern dengantetap memberi muatan agama dalam kurikulumnya, serta pendirian taman bacaan. Inspirasigerakannyaantaralainterlahirdaripesansurahal'Alaq(QS.96:1)mengenaipentingnyamembaca.</p> <p>Kedua, tantangan kemerosotan pemahaman agama dijawab beliau melalui kerja tabligh ataudakwahbersamaMuhammadiyah.Inspirasigerakannyaantaralainmunculdaripemaknaansurahal'Ashr(QS.103)danAli'Imran(QS.3:104).</p> <p>Ketiga, tantanganketerpurukankesejahteraan sosialmasyarakatdijawabdenganpendirian rumahorangmiskin,pantiyatim,klinikdanpoliklinik,sertaPKU(PenolongKesengsaraanUmum).Landasannormatifteologisnya antara lain pesan surah alMa'un (QS. 107) dan alBaqarah (QS. 2:177)mengenaialbirr(perbuatanbaik/kebajikan).</p> <p>Keempat,tantanganmisidandominasikaumpenjajahdijawabmelaluikerjakerjakulturalyangtidakkonfrontatif.Padakonteksini,pilihandapatdirujukkandenganpemaknaanAhmadDahlanmengenaikonsep jihad, dimana beliaumemasukkan kerja keras sebagai komponen di dalamnya (surah alTawbah,QS.9:44).Danjugapemaknaannyaataskonsepberlombalombadalamkebajikan(fastabiqalkhairat),sepertidipesankansurahalBaqarah(QS.2:148)danalMa'idah(QS.5:48).</p> <p>4</p> <p>Maka tampaknya,corakpragmatispluralisdengankomitmenreformistikemansipatoris inilahyangmenjadikarakterkeberagamaanAhmadDahlandantercerminpadapolagerakanMuhammadiyahdibawahkepemimpinannya.Dimanabelakanghari,corakinihanyamenjadisalahsatuvariansajadaricorakcorakkeberagamaanyangberkembangdidalamMuhammadiyahkontemporer.Dengankatalain,Muhammadiyah adalah sebuah gerakan yang tidak saja apresiatif terhadap entitas di luardirinya,namunjugaramahatasperbedaanyangtumbuhdanhidupdalamnaungannya.</p> <p>AllahalMusta'an.</p> <p>Referensi:</p> <p>'Abd Allah Ahmad alNa'im. Toward Islamic Reformation: Civil Liberties, Human Rights andInternationalLaw.NewYork:SyracuseUniversityPress.1996.</p> <p>'AbdalMunirMulkhan. IslamMurnidalamMasyarakatPetani.Yogyakarta:BentangBudaya.2000.</p> <p>'AbdalMu'ti'Ali.TheMuhammadiyahMovement:ABibliographicalIntroduction.TesisMA,McGillUniversity,Montreal.1957.</p> <p>Achmad Jainuri. The Formation of Muhammadiyah's Ideology 19121942. Surabaya: IAIN SunanAmpelPress.1999.</p> <p>Alfian.Muhammadiyah:ThePoliticalBehaviorofaModernistOrganizationunderDurchColonialism.Yogyakarta:GadjahMadaUniversityPress.1989.</p> <p>AndiM.FaisalBakti.IslamandNationFormationinIndonesia.TesisMA,McGillUniversity,Montreal.1993.</p> <p>David Sagiv. Islam Otentisitas Liberalisme, ter. YudianW. Asmin. Yogyakarta: LKiS. 1997.</p> <p>DeliarNoer.GerakanModerenIslamdiIndonesia19001942.Jakarta:LP3ES.1996.</p> <p>DerekHopwood."Introduction:TheCultureofModernityinIslamandtheMiddleEast",dalamIslamandModernity:MuslimIntelectualsRespond,ed.JohnCooperet.al.LondondanNewYork:I.B.Tauris.1998.</p> <p>FazlalRahman.Islam.ChicagodanLondon:UniversityofChicagoPress.1979.</p> <p>H.A.R.Gibb.ModernTrendsinIslam.Chicago:TheUniversityofChicagoPress.1950.</p> <p>Harry J.Benda.TheCrescentandTheRisingSun: Indonesian Islamunder the JapaneseOccupation19421945.Bandung:W.vanHoeve.1958.</p> <p>JohnO.Voll."RenewalandReform in IslamicHistory:Tajdidand Islah",dalamVoicesofResurgentIslam,ed.JohnL.Esposito.NewYorkdanOxford:OxfordUniversityPress.1983.</p> <p>JohnO.Voll. Islam:ContinuityandChange in theModernWorld.Colorado:WestviewPress.1982.</p> <p>KarelSteenbrink.DutchColonialismandIndonesianIslam:ContactsandConflicts15961950.AmsterdamdanAtlanta:Rodopi.1993.</p> <p>M.C. Ricklefs. AHistory ofModern Indonesia Since c. 1300. Kalifornia: StanfordUniversity Press.1993.</p> <p>MusthafaKamalPashadanAhmadAdabyDarban.Muhammadiyah sebagaiGerakan Islam:dalamPerspektifHistorisdanIdeologis.Yogyakarta:LPPI.2000.</p> <p>Ruswan.ColonialExperienceandMuslimEducationalReforms:AComparisonoftheAligarhandtheMuhammadiyahMovements.TesisMA,McGillUniversity,Montreal.1997.</p> <p>Sartono Kartodirdjo. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: Sejarah Pergerakan Nasional dariKolonialismeSampaiNasionalisme.Jakarta:PTGramedia.1990.</p> <p>SusantoTirtoprodjo.SejarahPergerakanNasionalIndonesia.Jakarta:Pembangunan.1980.</p>