ANALISIS DAN PERANCANGAN PROFILE SDN-SMP SATU dan perancangan profile sdn-smp satu atap kolo atas sebagai…

  • Published on
    07-Mar-2019

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

ANALISIS DAN PERANCANGAN PROFILE SDN-SMP SATU ATAP

KOLO ATAS SEBAGAI SARANA INFORMASI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF

Naskah Publikasi

diajukan oleh

Muh. Rhusit

08.12.3363

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM

YOGYAKARTA 2012

ANALYSIS AND PROFIL DESIGN SDN-SMP SATU ATAP KOLO ATAS SUCH AS INFORMATION MEDIA IN INTERACTIVE MULTIMEDIA BASIC

ANALISIS DAN PERANCANGAN PROFILE SDN-SMP SATU ATAP KOLO ATAS SEBAGAI SARANA INFORMASI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF

Muh. Rhusit

Jurusan Sistem Informasi STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

Submission of inforation as a media promotion and information plays a very importan role in the developent of a business or organization, so that if the delivery of

information as an information media are supported with multimedia technology more

sophisticated and packed with a very interesting information submitted is expected to be

channeled properly and accurate to receiving it.

Information delivery system in SDN-SMP Satu Atap Kolo Atas still use manual way

is still simple and less acttractive. This resulted in less consumer interest and information

to be conveyed to the consumer can not channeled properly, especially matters related to

the mission and vission of scholl excellence.

The author intends to do the analysis, evaluation and design a profile of scholl

based multimedia system to make it more attractive and interactive which will assist in the

delivery of school information as well as to overcome the existing problem.

Key Word : multimedia technology, information, media promotion

1. Pendahuluan

Berkembangnya ilmu dan teknologi saat ini turut membantu manusia dalam

memasuki abad milenium dengan berbagai macam bidang teknologi. Sebuah

konsekuensi logis dari penerapan teknologi yang unggul adalah terciptanya kemajuan

suatu bidang atau usaha yang memanfaatkan aplikasi teknologi yang berdaya guna

dengan tepat guna disertai dengan kebutuhannya. Kemajuan teknologi sebagai

implementasi dari ilmu pengetahuan berkembang dengan sangat pesatnya, sehingga

memberikan dampak yang sangat besar pula bagi pembangunan berbagai fasilitas

serta kemudahan-kemudahan yang mendukung manusia dalam upaya untuk

menyelesaikan dan memberikan solusi pada berbagai dinamika sosial yang

berkembang di masyarakat.

Perkembangan dunia komputer beberapa tahun terakhir maju dengan pesat

baik pada perangkat keras maupun pada perangkat lunak komputer. Penggunaan

aplikasi komputer tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang baru, khususnya didalam

penyajian suatu informasi, karena saat ini kebutuhan masyarakat terhadap suatu

informasi sangat besar.

Saat ini informasi yang disampaikan kadangkala masih bersifat manual, dalam

arti kata penyediaan informasi yang disampaikan masih melibatkan manusia sebagai

media penyampaian secara langsung. Jika ditinjau dari segi keefektifitasannya ada

beberapa kelemahan dari informasi yang disampaikan secara manual diantaranya

adalah Pertama faktor manusia itu sendiri. Sebagai manusia tentu saja tidak lepas dari

kebutuhan-kebutuhan alamiah sehingga akan meninggalkan tugasnya sebagai

informan. Kedua kurang efisiennya manusia didalam penyampaian informasi yang

ingin disampaikan.

Penyajian suatu informasi akan lebih menarik apabila ditampilkan dalam suatu

media yang dapat menggabungkan berbagai bentuk informasi yang ada. Aplikasi

software yang dianggap cocok untuk kebutuhan ini adalah aplikasi software

multimedia yang dapat menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh para pengguna

informasi melalui bentuk gambar, animasi, teks, suara, atau video, yang mudah

dicerna oleh siapa saja. Aplikasi multimedia itu sendiri diharapkan dapat memberikan

informasi secara cepat, tepat dan menarik, sehingga para pengguna informasi dapat

memilih jenis informasi yang dibutuhkannya.

Kurang optimalnya media promosi dan informasi yang dimiliki SDN-SMP Satu

Atap Kolo Atas Sulawesi Tengah menjadi salah satu faktor kekurangan pada Institusi

pendidikan tersebut dalam memberikan informasi yang menggambarkan secara jelas

tentang visi misi, keunggulan-keunggulan, dan fasilitas-fasilitas yang ada di SDN-SMP

Satu Atap Kolo Atas Sulawesi Tengah. Saat ini SDN-SMP Satu Atap Kolo Atas

Sulawesi Tengah mempunyai beberapa media promosi berupa brosur, spanduk, dan

Informasi manual yang disampaikan dari mulut kemulut.

Dari kedua media presentasi tersebut memiliki kekurangan masing-masing

diantaranya kurang ringkas, menarik, dan lengkap dalam penyampaian informasi

kepada masyarakat. Dengan demikian SDN-SMP Satu Atap Kolo Atas Sulawesi

Tengah perlu memiliki media presentasi yang lebih mendukung, menarik, lengkap dan

ringkas, sehingga dapat meningkatkan citra serta publikasi SDN-SMP Satu Atap Kolo

Atas Sulawesi Tengah baik di tingkat lokal, nasional maupun global.

Dari uraian diatas maka guna mendukung penyusunan laporan skripsi sebagai

tujuan utama, serta memberikan gambaran bahwa penyediaan sebuah informasi harus

benar-benar di perhatikan, karna kemudahan dalam mendapatkan informasi dapat

member citra yang baik pada sebuah lembaga. Maka judul dari skripsi ini adalah

ANALISIS DAN PERANCANGAN PROFILE SDN-SMP SATU ATAP KOLO ATAS SULAWESI TENGAH SEBAGAI SARANA INFORMASI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF.

2. Landasan Teori 2.1.1 Sistem

Sistem dapat diartikan sekumpulan dari elemen-elemen yang saling

berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu1. Suatu sistem mempunyai karakteristik

atau sifat-sifat tertentu yaitu berupa komponen-komponen (components), batas system

(boundary), lingkungan luar sistem (environment), penghubung (interface), masukan

(input), keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives), atau tujuan

(goal).

Gambar 2.1 Model sistem

1 Jogiyanto, HM. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis, Yogyakarta: Andi Offset.

Masukan (Input)

Pengolahan (Processing)

Keluaran (Output)

2.1.2 Informasi Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan

lebih berarti bagi yang menerimanya2. Sumber dari informasi adalah data. Data adalah

kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata3.

Kualitas dari informasi tergantung dari tiga hal, yaitu:

1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak menyesatkan. 2. Tepat Waktu, berarti informasi yang sampai ke penerima tidak boleh

terlambat.

3. Relevan, berarti informasi harus mempunyai manfaat bagi penerimanya. Adapun siklus informasi dapat di lihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 2.2 Siklus informasi

2.1.3 Sistem Informasi Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu alat untuk menyajikan

informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya4.

Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada

perencanaan, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi

subsistem suatu perusahaan dan menyajikan sinergi organisasi pada proses (Murdick

2 Ibid, Hal 8 3 Ibid, Hal 10 4 Al Fatta, Hanif.2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untk keunggulan bersaing Perusahaan & Organisasi Modern, Yogyakarta: Andi Offset

dan Ross, 1993). Dengan demikian system informasi berdasar konsep (Input,

Processing, Output-IPO) dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 2.3 Konsep sistem informasi

2.2 Konsep Dasar Multimedia 2.2.1 Sejarah Multimedia

Istilah multimedia berasal dari teater, bukan dari komputer. Pertunjukan yang

memanfaatkan lebih lebih dari satu medium sering kali di sebut pertunjukan

multimedia. Pertunjukan multimedia mencakup monitor video, synthesized band, dan

karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukkan. Sistem multimedia dimulai pada

akhir tahun 1980-an dengan memperkenalkan Hypercard oleh Apple pada tahun 1987,

dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual

Connection (AVC) dan video adapter card pada PS/2. Sejak permulaan tersebut,

hampir setiap pemasok perangkat keras dan lunak melompat ke multimedia. Pada

Tahun 1994, diperkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia di

pasaran5.

2.2.2 Pengertian Multimedia Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns)

yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk

mendistribusikan dan mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone,

2005/2006).

Multimedia adalah kombinasi dari beberapa unsur yang terdiri dari audio

(suara atau musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar. Multimedia juga

merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interktif yang

mengkombinasikan unsur unsur di atas6.

5 Suyanto, M. 2003. Multimedia Alat Untuk meningkatkan Keunggulan Bersaing, Yogyakarta: Penerbit Andi. 6 Ibid, Hal 21

Input Data Pemrosesan

Output Data

Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output

dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media table dan grafik konfensional.

Pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak, animasi, mendengar

suara stereo, perekaman suara atau music.

Beberapa sistem multimedia bersifat interaktif memungkinkan pemakai

memilih output dengan mouse atau kemampuan layar sentuh dalam menjalankan

aplikasi tersebut.

Citra visual dapat dimasukkan kedalam sistem dari perangkat lunak yang

menyatukan fotografi digital dan dari kamera video pita, piringan video, scanner optic,

input audio dan dimasukkan melalui mikrofon, pita kaset dan compact disk (CD).

Output visual yang ditampilkan dilayar komputer dari monitor televisi yang tersambung.

Output audio dapat disediakan melalui alat output suara seperti speaker stereo dan

headset7.

Output multimedia sekarang banyak di jumpai dimana-mana antara lain di

cover majalah, CD-ROM, video game dan film. Multimedia digunakan sebagai alat

bersaing antara lain untuk mengiklankan sepatu, pakaian, kosmetik, gaya rambut,

handphone, kulkas, perbankan dan sebagainya.

Sehingga peran multimedia dijaman sekarang sangat berpengaruh terhadap

perkembangan industri terutama dibidang fashion, design dan tentunya dibidang

photography.

2.2.3 Elemen-Elemen Multimedia Multimedia terbagi dalam beberapa elemen sebagai berikut:

Text

Audio Picture

Video Animation

Gambar 2.4 Elemen-elemen multimedia

7 Reymond McLeod, Jr Texas A&M University, SIM : Studi sistem informasi berbasis

computer, PT Prenhalindo: Jakarta

Terdapat lima jenis elemen-elemen multimedia, antara lain:

1. Text Merupakan media yang paling umum digunakan dalam penyajian informasi,

baik yang menggunakan model baris perintah maupun disajikan dalam berbagai

bentuk font maupun ukuran.Format teks dapat berupa: Doc, Rtf, (dibuat dengan MS Word)

Pdf, (dibuat dengan Adobe Acrobat)

HTML, (dibuat dengan Notepad, Macromedia Dreamweaver)

Txt, ( dibuat dengan Notepad)

2. Picture Gambar merupakan tampilan diam, tidak ada pergerakan dalam tipe gambar

seperti ini, kalaupun terlihat seakan-akan ada pergerakan hal itu karena efek yang diberikan pada saat penggabungan semua elemen dan programming. Gambar diam ini merupakan salah satu bagian penting pada multimedia sebab manusia selalu berorientasi terhadap visual (berdasarkan penglihatan).

Gambar dapat dihasilkan dari beberapa cara, dengan cara men-Scan

(Menagkap gambar dengan sebuah alat optik yamg memantulkan sinar infra merah

terhadap suatu obyek). Gambar tersebut dapat berupa foto, sketsa gambar atau dapat

pula dari gambar yang langsung dibuat pada komputer. Tampilan gambar dapat

dibedakan berdasarkan berdasarkan tipe penyimpanan gambar, kerapatan mutu

gambar dan banyak warna dalam gambar yang dihasilkan. Contoh type penyimpanan

gambar adalah Bitmap Image, GIF Image, Image, JPG / JPEG Image, TIFF Image,

Targa Image, Windows Metafile Image dan sebagainya.

3. Audio Penyajian audio merupakan cara lain untuk memperjelas pengertian suatu

informasi. Contohnya, narasi merupakan kelengkapan dari penjelasan yang dilihat

melalui video. Suara dapat lebih menjelaskan karakteristik suatu gambar, misalnya

musik dan suara efek (sound effect), maupun suara asli (real sound). Authoring

software yang digunakan harus mempunyai kemampuan untuk mengontrol recording

dan playback. Perekaman musik yang baik memerlukan sampling size dan sampling rate

yang tinggi. Beberapa macam authoring software dapat menkonversi suara seperti

format *.Wav, *.Mid (midi), *.Voc atau *.Ins dan dapat dihubungkan dengan sekuens

dari animasi.

4. Video Video adalah bagian dari gambar-gambar yang saling berurutan yang disebut

Frame dengan ukuran standar 24 f rame/second (FPS = Frame Per

Second). Gambar-gambar tersebut kemudian diproyeksikan diatas layar

dan ditambah dengan objek animasi atau teks. Adapun Format file dalam

video diantaranya: Audio video interleave (AVI), merupakan standard video pada lingkungan

windows.

Motion overlay video (MOV), Merupakan format video yang dikembangkan

oleh Aple yang banyak digunakan di Web

Motion picture expert group (MPEG), merupakan format video yang biasa

digunakan dalam dalam VCD

VHS adalah format file Videotape

MiniDV dan Digital8 adalah format file dari digital video

Rm, (merupakan video yang terkompresi)

Flv, (sebagian besar situs-situs video streaming seperti youtube mengunakan

format ini)

5. Animation Animasi merupakan kumpulan gambar yang ditampilkan secara bergantian

sehingga akan terlihat bergerak8. Pergerakan dari animasi akan lebih mudah dicerna

oleh pemakai daripada gambar diam, akan tetapi gambar diam memang lebih

komunikatif dibanding animasi dalam hal-hal tertentu, sedangkan animasi dibuat

khusus untuk mendukung konsep illustrasi yang mengharuskan adegan gambar yang

bergerak.

Proses animasi adalah menampilkan gambar demi gambar dalam satuan

waktu, hal ini sudah...

Recommended

View more >