Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Era Jokowi.docx

  • Published on
    22-Nov-2015

  • View
    48

  • Download
    5

Embed Size (px)

Transcript

Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Era Jokowi-JK Dengan Menerapkan Kebijakan MoneterOleh: Irfan AndrianBBM memainkan peranan penting dalam kegiatan produksi,ekonomi tidak akan berjalan tanpa adanya bahan bakar minyak terutama di negara berkembang seperti Indonesia,BBM juga berperan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat,maka pemerintah seharusnya memberikan aturan yang tepat terkait BBM,kebijakan pemerintah yang selama ini diterapkan adalah subsidi BBM,tetapi subsidi BBM merupakan kebijakan yang salah mengingat kebijakan ini membuat tingkat pendapatan masyarakat semakin tidak merata,yang kaya semakin kaya sementara yang miskin semakin miskin,hal ini dapat dilihat dari indeks gini tahunan yang semakin meningkat setiap tahunnya,indeks gini adalah tingkat pemerataan masyarakat.Maka untuk menjaga pemerataan pendapatan subsidi BBM seharusnya dihapus meskipun akan menimbulkan masalah baru.Masalah baru tersebut adalah kenaikan harga secara umum(inflasi) dan pengangguran yang semakin meningkat,karena jika BBM naik maka biaya produksi akan naik jika biaya produksi naik harga barang juga naik,jika harga naik maka tingkat konsumssi masyarakat akan menurun,jika tingkat konsumsi masyarakat turun akan berdampak terhadap perusahaan/produsen.Untuk menurunkan biaya produksi supaya harga barang stabil perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pegawai.Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pengangguran meningkat,maka pemerintah (Jokowi-JK) perlu melakukan kebijakan moneter,yaitu menambah jumlah uang beredar di masyarakat.melalui Bank Indonesia pemerintah menambah uang beredar dengan cara menurunkan suku bunga dan membeli obligasi.Jika uang dalam masyarakat banyak maka dengan kenaikan harga BBM masyarakat masih dapat membeli suatu barang meskipun harganya naik sehingga kestabilan perekonomian(pengangguran,inflasi,investasi) tetap terjaga meskipun kebijakan ini menimbulkan kenaikan harga harga secara umum(Inflasi).SBY-Boediono di era-nya menjaga inflasi di kisaran 2.5% per tahun karena inflasi juga memiliki sisi positif bagi pembangunan ekonomi yaitu menjaga gairah investasi secara umum.