BAHAYA Dioksin pada Pembalut

  • View
    103

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bahaya tidak mengganti pembalut

Transcript

Dioksin dan pembalutwanita?16112010Dear kawan,

DioksinPernah beredar rumor lama bahwa pembalut wanita itu mengandungdioksinyang berbahaya bagi kesehatan dan dikaitkan dengan kejadian kanker servix. Sehingga ini menjadi bahan promosi bagibeberapa merk pembalut wanita, yang menyebut dirinya bebas dioksin.Well,tulisan ini adalahrequestdari beberapa kawan. sudah lama sih, tapi baru sempat menuliskannya sekarangRumor tentang dioksin pada pembalut wanita sebenarnya sudah beredar cukup lama, mungkin bahkan sekitar 10 tahun yang lalu melalui internet. Hal ini cukup meresahkan masyarakat, karena tidak hanya pembalut wanita,diaperyang merupakan popok bayi sekali pakai, juga disebut-sebut mengandung dioksin yang berbahaya.Ketika mencobasearchingmengenai dioksin pada pembalut, aku terdampar dalam belantara informasi yang sangat beraneka-rupa, termasuk iklan-iklan pembalut wanita.Waduuh..susah sekali ternyata mencari informasi yang obyektif, valid, dan berimbang serta cukup komplit. Tak urung FDA(Food and Drug Administration),semacam Badan POM-nya Amerika turut sibuk memberikan penjelasan. Informasinya bisa dilihat di sini:http://www.fda.gov/MedicalDevices/Safety/AlertsandNotices/PatientAlerts/ucm070003.htmSebenernya apa sih dioksin itu? Seberapa berbahayanya? Apa benar terdapat pada produk pembalut wanita dan diaper?Sejarah pembalut wanitaAku mulai dengan menceritakan tentang sejarah pembalut wanita, yaa. karena ternyata ceritanya cukup menarik. Wanita jaman sekarang tentunggapernah mikir lagi ketika masa menstruasi tiba. Tinggal beli saja pembalut wanita di supermarket. Mereka tersedia dalam berbagai merk. Bahkan dalam satu merkpun ditawarkan berbagai varian, mulai yang tipis ketika darah haid sedikit, yang penyerapan maksimal ketika darah haid banyak, sampai yang khusus digunakan untuk malam hari, itupun bisa bervariasi panjangnya.tinggal pilih dan pakai saja. Tapi kebayangngga sih.jaman dulu, ketika belum ada pembalut wanita atau tamponHiii..kayak apa ya?Dan perempuan memang harus sangat kreatif waktu itu untuk mengatasi darah haid supaya tidak kemana-mana. Pada waktu itu, daftar bahan penyerap benar-benar sangat terbatas, antara lain adalah bulu hewan, lumut, spons laut dan rumput laut, juga kapas biasa, wol, kain dan serat sayuran.Ribuan tahun yang lalu, para wanita Mesir kuno sudah mengenal pembalut yang pada saat itu masih terbuat dari daunpapyrusyang dilembutkan dan bentuknya seperti tampon. Di negara lain tampon terbuat dari serabut kayu ringan, wol, serat nabati tanaman, dandi Afrika, para wanitanyamenggunakan gulungan rumput. Semantara wanita Yunani kuno menggunakan bahan kapas halus dan dan dibungkus kayu kecil sebagai tampon.Iih. ngga kebayang yaaa..Pada tahun 1867 ditemukanmenstrual cup(mangkuk menstruasi). Mangkuk ini diletakkan kedalam kantong kain yang dihubungkan dengan sabuk yang diikat di pinggang. Pada saat itu, wanita tidak menggunakan apa-apa dibalik roknya, sehingga jika sedang menstruasi, mereka memakai pembalut tersebut. Pada tahun 1876, bahan dari mangkuk menstruasi tersebut diganti bahannya menjadi bahan karet yang memungkinkan dapat menampung darah haid, lalu terus mengalir melalui selang menuju ke kantong penampungan yang digunakan diluar badan. Namun, yang menggunakanmenstrual cuphanya orang-orang tertentu saja. Orang miskin masih menggunakan kain yang bisa dicuci sehingga bisa dipakai berulang kali, karena mereka tidak sanggup membelimenstrual cup.Barulah pada perang dunia pertama, cikal bakaldisposable pads(pembalut sekarang ini) ditemukan. Seorang perawat Perang Dunia pertama, ketika itu mereka menyadari bahwa pembalut yang mereka gunakan untuk membalut luka tentara ternyata bisa mereka gunakan ketika haid. Lalu pada tahun 1900-an,disposable padsdibuat.Kotexadalahbrandpertama untuk pembalut yang dipasarkan di Amerika pada tahun 1920. Selanjutnya, inovasi pun terjadi. Pada tahun 1960-an, pembalut yang menggunakan sabuk mulai digantikan dengan pembalut yang menggunakan lem. Lem tersebut berfungsi untuk menahan pada bagian bawah celana dalam. Bahannya pun diganti, dari bahan serat kayu (rayon) dan katun, sampai bahan-bahan lainnya yang seperti gel.Pembalut wanita mengandung dioksin?Pembalut wanita dan tampon (termasukdiaper bayi)yang banyak beredar saat ini umumnya terbuat darikatun, rayon,atau campuranrayondankapas. Rayon terbuat dariserat selulosayang berasal daripulp kayu. Nah, untuk mendapatkan bahan baku rayon untuk tampon dan pembalut ini, umumnya perlu dilakukan proses pemutihan pulp kayu(bleaching)dan pemurnian. Di bawah ini ada beberapa cara pemutihan:1.Pemutihan menggunakan gas klorin.Proses ini dapat menghasilkandioksinsebagai produk sampingannya. Proses ini digunakan oleh pemasok bahan baku rayon untuk tampon di masa lalu. Diperlukan beberapa proses berikutnya untuk menghilangkan dioksin. Di Amerika, proses initidak boleh lagidigunakan oleh produsen pembalut wanita atau tampon dansanitary napkinslainnya.2.Pemutihan yang bebas elemen klorin.Pemutihan ini tidak menggunakan gas klorin, tetapi menggunakanhidrogen peroksida.Proses ini tidak menghasilkan dioksin sebagai kontaminan, sehingga sering pula disebut proses pemutihan bebas dioksin.Dari sinilah nampaknya kemudian muncul rumor bahwa pembalut wanita mengandung dioksin. Beberapa tahun yang lalu, FDA meminta produsen besar tampon dan pembalut untuk menguji produk mereka terhadap dioksin menggunakan metode analisis yang disetujui olehUS EPA (Environmental Protection Agency).Data menunjukkan bahwa tingkat dioksin dalam rayon berkisar dari tidak terdeteksi sampai dengan 1 bagian dalam 3 triliun, jauh di bawah ambang batas yang menempatkan konsumen pada risiko kanker. FDA telah menetapkan bahwa dioksin terdapat pada rayon terdapat pada tingkat yang sangat rendah yang tidak menimbulkan risiko kesehatan.Tapi ini di Amerikaloh..memang sampai saat ini belum pernah diberitakan tentang suara BPOM terhadap isu dioksin dalam pembalut wanita ini, atau pemeriksaan terhadap produk-produk pembalut wanita. Atau memang produk-produk ini di Indonesia dipandang sudah cukup aman?Hmm.. siapa yang bisa menjawab?Apa sih dioksin itu?Kita kenali sekilas tentang dioksin,yuk !Dioksin merupakan bahan pencemar lingkungan. Dioksin menjadi perhatian karena mereka sangat beracun. Percobaan telah menunjukkan bahwa mereka dapat mempengaruhi sejumlah organ dan sistem. Setelah dioksin memasuki tubuh, mereka bertahan lama karena stabilitas kimiadan kemampuan mereka untuk diserap oleh jaringan lemak, di mana mereka kemudian disimpan dalam tubuh. Waktu paruh mereka di dalam tubuh diperkirakan7-11 tahun.Dalam lingkungan, dioksin cenderung menumpuk dalam rantai makanan. Semakin tinggi posisi dalam rantai makanan, semakin tinggi konsentrasi dioksin. Nama kimia untuk dioksin adalah:2,3,7,8 tetrachlorodibenzo para dioksin (TCDD).Nama dioksin sering digunakan untuk keluargapoliklorinasi dibenzo dioksin (PCDDs)danpoliklorinasi dibenzofurans (PCDFs)yang memiliki kemiripan struktur kimia. Dioksin tertentu sepertipolychlorinated biphenyls (PCB)dengan sifat racun serupa juga termasuk dalam istilahdioksin. Ada 419 jenis senyawa sejenis dioksin yang telah diidentifikasi, tetapi hanya sekitar 30 di antaranya yang dianggap memiliki toksisitas yang signifikan, dimanaTCDDadalah yang paling beracun.Dari mana sumber kontaminasi dioksin ?Dioksin merupakan produk sampingan utama dari proses-proses industri, tetapi juga dapat merupakan hasil dari proses alam, seperti letusan gunung berapi dan kebakaran hutan. Dioksin merupakan senyawa samping yang tidak diinginkan dari berbagai proses manufaktur termasuk peleburan, pemutihan klorin pulp kertas dan pembuatan beberapa herbisida dan pestisida. Dalam hal pelepasan dioksin ke lingkungan, insinerator limbah yang tidak terkontrol (limbah padat dan limbah rumah sakit) sering menjadi penyebabutama karena pembakaran yang tidak sempurna. Meskipun pembentukan dioksin adalah lokal, distribusinya ke dalam lingkungan bersifat global. Dioksin ditemukan dalam lingkungan di seluruh dunia. Tingkat tertinggi dari senyawa ini ditemukan pada sedimen, tanah dan makanan, terutama produk susu, daging, ikan dan kerang. Tingkat yang sangat rendah ditemukan pada tanaman, air dan udara.Insiden kontaminasi dioksinDunia mencatat beberapa kejadian terkait dioksin. Banyak negara memonitor pasokan makanan mereka terhadap dioksin. Hal ini mengarahkan pada deteksi dini terhadap kontaminasi dan dapat mencegah dampak pada skala yang lebih besar. Salah satu contoh adalah deteksi peningkatan kadar dioksin pada susu pada tahun 2004 di Belanda, sampai melacak ke tanah liat yang digunakan dalam produksi pakan ternak. Dalam kasus lain, peningkatan kadar dioksin terdeteksi dalam pakan hewan di Belanda pada tahun 2006 dan sumber tersebut teridentifikasipada lemak yang terkontaminasi yang digunakan dalam produksi pakan. Pada akhir 2008, Irlandia menarik produk daging babi dan produk daging babi yang terdeteksi mengandung dioksin 200 kali diatas batas aman. Pada tahun 1999, tingginya tingkat dioksin ditemukan pada unggas dan telur dari Belgia. Selanjutnya, makanan hewani (unggas, telur, daging babi), yang terkontaminasi dioksin terdeteksi di beberapa negara lain. Penyebabnya adalah penggunaan pakan ternak yang terkontaminasi dengan limbah industri minyak berbasis PCB yang dibuang secara ilegal. Pada Maret 1998, tingginya tingkat dioksin dalam susu yang dijual di Jerman terlacak pada pelet pulp jeruk yang digunakan sebagai pakan ternak yang diekspor dari Brasil. Penyelidikan ini menghasilkan larangan semua imporpulpjeruk ke Uni Eropa dari Brasil. Sebelumnya insiden kontaminasi makanan telah dilaporkan di bagian lain dunia. Meskipun semua negara dapat dipengaruhi, kasus kontaminasi kebanyakan dilaporkan di negara-negara industri di mana pemantauan terhadap kontaminasi makanan sudah memadai, ada kesadaran yang lebih besar terhadap bahaya dioksin, dan adanya kontrol peraturan yang lebih baik untuk mendeteksi masalah dioksin. Bagaimana denganIndonesia?Hmm. tauk ah, gelaap.Apa sih