Begini Cara Baru untuk Mengadu ke Jokowi

  • Published on
    10-Sep-2015

  • View
    3

  • Download
    1

DESCRIPTION

Setiap aspirasi rakyat yang dijaring melalui kanal ini akan dijadikan bahan pertimbangan Presiden Jokowi dalam memutuskan sebuah kebijakan.

Transcript

  • Hadiri Harkopnas, JK Tekankan PentingnyaKebersamaanDheri Agriesta - 12 Juli 2015 21:20 wib

    Wapres Jusuf Kalla saat tiba di NTT dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional 2015. (MTVN/Dheri Agriesta)

    Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional 2015 diKupang, Nusa Tenggara Timur. Dalam peringatan itu, JK menekankan pentingnya kerja sama seluruh elemenmasyarakat untuk mencapai kemakmuran bangsa.

    JK menyebut bangsa ini memiliki tujuan untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan. Hal ini tak lepas dariukuran kemajuan ekonomi dan ukuran sosial.

    "Ukuran itu tentu tidak dapat dicapai tanpa usaha bekerja sama seluruh elemen masyarakat. Itulah tujuan berbangsayang ingin kita capai lebih baik dari masa ke masa," kata JK dalam sambutannya di Halaman Rumah JabatanGubernur NTT, Kupang, Minggu (12/7/2015).

    Menurut dia, ukuran kemajuan bermacam-macam. Kemajuan dapat dilihat dengan peningkatan pendapatan danberkurangnya angka kemiskinan. Ukuran itu menjadi patokan keberhasilan dari tujuan itu tadi.

    JK menilai, pertumbuhan pun harus adil. Sebab, JK percaya pertumbuhan yang signifikan tanpa keadilan hanyamembuat bangsa yang utuh jadi terpecah belah.

  • "Kita bersyukur bangsa kita mendapat karunia dari Allah karena persatuan kemajuan dan kedamaian yang kitacapai. Namun kemajuan dan kedamaian itu dapat berkembang dengan baik apabila ada keadilan tadi," jelas JK.

    Untuk mencapai kemajuan tadi, kata JK, produktivitas tentu harus ditingkatkan. Seluruh masyarakat harusmengefisienkan jasa ekonomi. Seluruh usaha, baik swasta mau pun milik pemerintah harus didorong agarmengalami peningkatan produksi.

    Dia menekankan, kebersamaan sangat penting bagi pertumbuhan bangsa ini. "Hari ini kita memperingati harikoperasi nasional, ini sangat penting, bukan hanya karena kita selalu gotong royong, tapi karena kita butuh kerjasama untuk membangun bangsa ini," pungkas JK.OGI

    http://news.metrotvnews.com/read/2015/07/12/146620/hadiri-harkopnas-jk-tekankan-pentingnya-kebersamaan

  • Begini Cara Baru untuk Mengadu ke JokowiLB Ciputri Hutabarat - 12 Juli 2015 21:34 wib

    Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Managing Diector Sinar Mas G. Sulistiyanto (tengah), Head of CorporateCommunication Eka Wijayanti (kedua kiri) dan artis Olga Lydia (kiri) secara simbolis menyerahkan minyak goreng murah bagimasyarakat Banyumas, Jawa

    Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo meluncurkan wadah baru untuk menampung aspirasi rakyat.Wadah itu dikemas dalam situs online www.laporpresiden.org yang diketahui merupakan hasil karya anak bangsa.

    "Saudara-saudara, saya percaya masukan langsung saudara-saudara bermanfaat untuk membuat keadaan menjadilebih baik. Laporan saudara akan terlihat di kanal tersebut dan dapat ditanggapi oleh anggota masyarakat lain," tulisakun resmi Presiden Joko Widodo di situs Facebook, Minggu (12/7/2015).

    Nantinya, setiap aspirasi rakyat yang dijaring melalui kanal ini akan dijadikan bahan pertimbangan PresidenJokowi dalam memutuskan sebuah kebijakan. Masyarakat juga dapat melihat interaksi antar sesama wargamengenai kebijakan baru yang sudah dirancang.

    "Setiap bulan saya akan menerima rangkuman laporan untuk bahan masukan saya menentukan solusi sertamelahirkan kebijakan yang selaras dengan kepentingan rakyat," jelasnya.

    Laporan masyarakat yang masuk diklaim akan langsung ditindaklanjuti. Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkan rilissetiap bulannya. Adapun laporan yang paling banyak dipilih masyarakat pada bulan Juni 2015 adalah penolakanpembangunan sentra PKL SMKN Surabaya, hukuman mati untuk penjualn arkoba, Pembubaran Ormas yangmeresahkan masyarakat, Kisruh Menpora-PSSI dan Konflik KPK-Polri.

  • Sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah membuka akun di jejaring sosial twitter dan facebook. Akun ini jugadipergunakan Presiden sebagai wadah berinteraksi dengan masyarakat dalam menampung aspirasi.

    Presiden berharap masyarakat dapat mengunakan saluran ini dengan bijaksana. "Silakan manfaatkan kanal tersebutdi samping kanal-kanal lain yang sudah ada. Mari terus bekerja dan mengawal pembangunan negara kita," tutupJokowi.

    OGI

    http://news.metrotvnews.com/read/2015/07/12/412373/begini-cara-baru-untuk-mengadu-ke-jokowi