bentuk-bentuk perusahaan

  • Published on
    06-Dec-2015

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bentuk prusahaan

Transcript

TUGAS TERSTRUKTUR AKUNTANSI( PNB1309 )

Oleh :YULIANA ROSALINDAA1C014012

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS PERTANIANJURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIANPURWOKERTO2015

Bentuk-Bentuk Perusahaan

A. Bentuk perusahaan berdasarkan jumlah pemiliknya :1. Perusahaan perorangan/ usaha dagang Suatu perusahaan yang dimiliki oleh perorangan atau seorang pengusaha, tanggung jawab pribadi, biasanya mempunyai modal kecil atau menengah. 2. Perusahaan persekutuan Suatu perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang pengusaha yang bekerja sama dalam satu persekutuan.B. Bentuk perusahaan berdasarkan status hukumnya :1. Perusahaan berbadan hukum Perusahaan berbadan hukum adalah sebuah subjek hukum yang mempunyai kepentingan sendiri terpisah dari kepentingan pribadi anggotanya, mempunyai harta sendiri yang terpisah dari harta anggotanya, punya tujuan yang terpisah dari tujuan pribadi para anggotanya dan tanggung jawab pemegang saham terbatas kepada nilai saham yang diambilnya. Kekayaan yang dicatat dalam pembukuan itu hanya kekayaan perusahaan saja tidak termasuk kekayaan pribadi para pemegang saham, pengurus dan komisaris, yang memuliki hak dan kewajiban sendiri.2. Perusahan bukan badan hukumHarta pribadi para sekutu juga akan terpakai untuk memenuhi kewajiban perusahaan tersebut. Jadi pencatatan harta kekayaan pribadi harus dilakukan, disamping pencatatan harta kekayaan perusahaan.C. Bentuk perusahaan berdasarkan pandangan masyarakat :1. Perusahaan swastaPerusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh swasta dan tidak ada campur tangan pemerintah. Perusahaan swasta terbagi atas 3 jenis perushaan yaitu :a. Perusahaan swasta nasionalb. Perusahaan swasta asingc. Perusahaan patungan / campuran (join venture)2. Perusahaan Negara Perusahaan yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara. D. Bentuk perusahaan berdasarkan kepemilikan perusahaan :1. Perusahaan PerseoranganPerusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dikelola dan diawasi oleh seseorang secara pribadi. Pengelola perusahaan memperoleh semua keuntungan perusahaan, serta menanggung semua risiko yang timbul dalam kegiatan perusahaan. Ciri-ciri perusahaan perseorangan : Relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan. Tanggung jawab tidak terbatas dan bias melibatkan harta pribadi. Tidak ada pajak, yang ada adalah retribusi. Sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri. Keuntungan yang kecil terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar. Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup. Sewaktu-waktu dapat dipindahtangankan.Keuntungan perusahaan perseorangan : Seluruh laba menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan ini memungkinkan pemilik menerima 100% laba yang dihasilkan perusahaan. Kepuasan pribadi. Kebebasan dan Fleksibilitas. Sifat kerahasiaan.Kekurangan perusahaan perseorangan : Tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Sumber keuangan terbatas. Kesulitan dalam manajemen. Kelangsungan usaha kurang terjamin. Kurangnya kesempatan pada karyawan Karyawan yang bekerja pada usaha perseorangan akan tetap menduduki posisinya dalam jangka waktu yang relatif lama.

2. FirmaFirma adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama digunakan bersama. Dalam firma semua anggota bertanggung jawab sepenuhnya, baik sendiri-sendiri maupun bersama terhadap utang-utang perusahaan kepada pihak lain. Bila perusahaan mengalami kerugian akan ditanggung bersama, kalau perlu dengan seluruh kekayaan pribadi mereka.Untuk mendirikan firma terdiri dari dua cara. Pertama melalui akta resmi dan yang kedua akta dibawah tangan. Jika melalui akta resmi, maka proses selanjutnya harus sampai di berita Negara. Namun jika memilih akta di bawah tangan proses tersebut tidak perlu, cukup melalui kesepakatan pihak-pihak terlibat.Ciri dan sifat firma : Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin. Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya. Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup. Seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma. Pendiriannya tidak memelukan akte pendirian. Mudah memperoleh kredit usaha.

Keuntungan Firma : Untuk mendirikan firma relatif mudah. Dalam pendirian firma tidak terlalu memerlukan akta formal, karena dapat menggunakan akta dibawah tangan (tidak formal). Lebih mudah memperoleh modal, karena pihak perbankan lebih mempercayainya. Lebih mudah berkembang karena dipegang lebih dari satu orang, sehingga lebih terbuka terhadap berbagai pendapat atau kritikan untuk kemajuan usaha.Kekurangan Firma Pemilik firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang yang dimilikinya. Apabila salah satu pihak pemilik firma meninggal dunia atau mengundurkan diri, maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan. Kesulitan dalam peralihan kepemimpinan. Kesulitan dalam menghimpun dana untuk jumlah besar, serta mengikuti tender dalam jumlah tertentu.

3. Perseroan Komanditer (Commanditer Venootschap) Perseroan komanditer dapat dianggap sebagai perluasan bentuk badan usaha perorangan. Perseroan komanditer adalah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk di pakai dalam persekutuan. Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan di dalam persekutuan. Sekutu pada perseroan dapat dikelompokkan menjadi sekutu komplementer dan sekutu komanditer. Sekutu komplementer adalah orang yang bersedia memimpin pengaturan perusahaan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya. Sekutu komanditer adalah sekutu yang mempercayakan uangnya dan betanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan tersebut.Ciri dan sifat CV : Sulit untuk menarik modal yang telah disetor. Modal besar karena didirikan banyak pihak. Tidak berbadan hokum. Mudah mendapatkan kredit pinjaman. Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan. Relatif mudah untuk didirikan Kelangsungan hidup perusahaan CV tidak menentu.Keuntungan CV : Proses pendiriannya relatif mudah. Bentuk CV sudah dikenal masyarakat, terutama masyarakat bisnis kecil dan menegah, sehingga memudahkan perusahaan ikut dalam berbagai kegiatan. Lebih mudah dalam memperoleh modal, karena pihak perbankan lebih mempercayainya. Lebih mudah berkembang karena manajemen dipegang oleh orang yang ahli dan dipercaya oleh sekutu lainnya. CV lebih fleksibel, karena tanggung jawab terbatas hanya pada sekutu Komanditer sedangkan yang mengurus perusahaan dan mempunyai tanggung jawab tidak terbatas hanya sekutu komplementer. Mudah memperoleh kreditKerugian CV Sebagian sekutu yang menjadi Persero Aktif memiliki tanggung tidak terbatas Sulit menarik kembali modal Kelangsungan hidup perusahaan tidak menentu

4. Perseroan TerbatasPerseroan terbatas adalah suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri, yang terpisah dari kekayaan, hak, serta kewajiban para pendiri maupun para pemilik. Perseroan terbatas mempunyai kelangsungan hidup yang panjang, karena perseroan ini akan tetap berjalan meskipun pendiri atau pemiliknya meninggal dunia. Pada perseroan terbatas, kekayaan pribadi para pemegang saham maupun milik para pimpinan perusahaan itu tidak di pertanggungkan sebagai jaminan terhadap utang-utang perusahaan. Sesuai dengan namanya, perseroan terbatas, keterlibatan dan tanggung jawab para pemilik terhadap utang piutang perusahaan terbatas pada saham yang dimiliki.Ciri dan sifat PT : Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi. Modal dan ukuran perusahaan besar. Kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham. Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham. Kepemilikan mudah berpindah tangan. Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai. Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen. Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham. Pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden.Keuntungan PT : Pemegang saham bertanggung jawab terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan. Mudah mendapatkan tambahan dana/modal misalnya dengan mengeluarkan saham baru. Kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin. Terdapat efesiensi pengelolaan sumber dana dan efesiensi pimpinan, karena pimpinan dapat diganti sewaktu-waktu melalui Rapat Umum pemegang saham. Kepengurusan perseroan memiliki tanggung jawab yang jelas kepada pemilik dan pemegang saham. Diatur dengan jelas oleh undang-undang perseroan terbatas serta peraturan lain yang mengikat dan melindungi kegiatan perusahaanKekurangan PT : Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yang diterima pemegang saham akan dikenakan pajak. Kurang terjamin rahasia perusahaan. Proses pendiriannya membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang lebih besar dari CV. Proses Pembubaran, Perubahan Anggaran Dasar, Penggabungan dan Pengambilalihan perseroan membutuhk an waktu dan biaya serta persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).Contoh PT : PT. PELNI, PT. PERTAMINA, PT. ASTRA, PT. PLN, PT. ANGKASA PURA, dll.Bentuk-bentuk PT : PT terbuka : PT yang sahamnya dimiliki oleh masyarakat umum dan sudah di perjual belikan di pasar modal. PT tertutup : PT yang sahamnya dimiliki hanya di beberapa kalangan terbatas. PT kosong : PT yang sudah tidak melakukan kegiatan dan akte pendirian.5. Perseroan Terbatas Negara (Persero)Persero merupakan Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa sahamsaham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT ( nama perusahaan) (PERSERO). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara.6. Per

Recommended

View more >