Blok 13 Buku Skills Lab Sem V Pregnancy & Birth.pdf

  • View
    12

  • Download
    5

Embed Size (px)

Transcript

  • BUKU PANDUAN SKILLS LAB

    TA : 2007/2008

    LIFE CYCLE

    LABORATORIUM KETERAMPILAN MEDIK

    FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    Alamat : Darussalam Banda Aceh Telepon : 0651-7552365

    BUKU PANDUAN SKILLS LAB

    TA : 2007/2008

    LIFE CYCLE

    LABORATORIUM KETERAMPILAN MEDIK

    FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

    Alamat : Darussalam Banda Aceh Telepon : 0651-7552365

  • Copyright@2008 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Dicetak di Darussalam

    Pertama kali dicetak : September 2007 Desain oleh : Tim Skills Lab

    Desain Sampul Oleh : Dewi Malahayati, SH Diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran

    Universitas Syiah Kuala Semua Hak Cipta terpelihara

    Penerbitan ini dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta dan harus ada izin oleh penerbit sebelum memperbanyak,

    disimpan, atau disebarluaskan dalam bentuk elektronik, fotocopy dan rekaman atau bentuk lainnya.

    Copyright@2008 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Dicetak di Darussalam

    Pertama kali dicetak : September 2007 Desain oleh : Tim Skills Lab

    Desain Sampul Oleh : Dewi Malahayati, SH Diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran

    Universitas Syiah Kuala Semua Hak Cipta terpelihara

    Penerbitan ini dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta dan harus ada izin oleh penerbit sebelum memperbanyak,

    disimpan, atau disebarluaskan dalam bentuk elektronik, fotocopy dan rekaman atau bentuk lainnya.

  • PENANGGUNG JAWAB

    dr. Syahrul, SpS Dekan

    Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA

    dr. Rezania Razali Laboratorium Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA Ns. Sri Wahyuni, S. Kep Laboratorium Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA

    KATA PENGANTAR

    Keterampilan yang akan dilatihkan pada semester III

    TIM PENYUSUN BUKU

    PENANGGUNG JAWAB

    dr. Syahrul, SpS Dekan

    Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA

    dr. Rezania Razali Laboratorium Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA Ns. Sri Wahyuni, S. Kep Laboratorium Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/RSUZA

    KATA PENGANTAR

    Keterampilan yang akan dilatihkan pada semester III

    TIM PENYUSUN BUKU

  • (Pemeriksaan Sistem Organ I) pada laboratorium keterampilan medik mencakup : Pemeriksaan Fisik Paru ( Lung Examination ), Spirometri, Plain Foto X Ray (Thorax ), Heart Examination, Electrocardiography, Rumple Leed Test, Vena Punksi, Anamnesis system, Abdominal Examination dan Feses Examination. Adapun keterampilan yang akan dilatihkan dalam buku ini meliputi : Pemeriksaan Fisik Paru ( Lung Examination ), Spirometri dan Plain Foto X Ray (Thorax ). Keterampilan Pemeriksaan Fisik Paru suatu keterampilan dasar pada pemeriksaan fisik paru menyangkut Inspeksi, Palpasi, Perkusi dan Auskultasi. Keterampilan Spirometri untuk menilai fungsi paru dengan menggunakan alat Spirometri. Keterampilan Plain foto X Ray suatu keterampilan dalam membaca foto rontgen toraks normal.

    Kami berharap buku panduan ini dapat mempermudah mahasiswa dalam melatih keterampilan pada keterampilan medik. Kami sangat menghargai kepada semua konstributor dalam membantu penulisan buku panduan ini dan juga ucapan terima kasih kepada ahli-ahli dalam memberikan saran dan dukungan yang berguna untuk kesempurnaan buku ini.

    Banda Aceh, 2 September 2007

    Tim Skills Lab

    BENANG MERAH KLINIS

    Pak Warno dalam seminggu ini mengeluhkan rasa sesak ketika bernapas, batuk dan sering nyeri dada. Saat ini ia berkeinginan untuk berobat. Anda seorang dokter, prosedur tindakan apa yang harus anda lakukan untuk membantu

    (Pemeriksaan Sistem Organ I) pada laboratorium keterampilan medik mencakup : Pemeriksaan Fisik Paru ( Lung Examination ), Spirometri, Plain Foto X Ray (Thorax ), Heart Examination, Electrocardiography, Rumple Leed Test, Vena Punksi, Anamnesis system, Abdominal Examination dan Feses Examination. Adapun keterampilan yang akan dilatihkan dalam buku ini meliputi : Pemeriksaan Fisik Paru ( Lung Examination ), Spirometri dan Plain Foto X Ray (Thorax ). Keterampilan Pemeriksaan Fisik Paru suatu keterampilan dasar pada pemeriksaan fisik paru menyangkut Inspeksi, Palpasi, Perkusi dan Auskultasi. Keterampilan Spirometri untuk menilai fungsi paru dengan menggunakan alat Spirometri. Keterampilan Plain foto X Ray suatu keterampilan dalam membaca foto rontgen toraks normal.

    Kami berharap buku panduan ini dapat mempermudah mahasiswa dalam melatih keterampilan pada keterampilan medik. Kami sangat menghargai kepada semua konstributor dalam membantu penulisan buku panduan ini dan juga ucapan terima kasih kepada ahli-ahli dalam memberikan saran dan dukungan yang berguna untuk kesempurnaan buku ini.

    Banda Aceh, 2 September 2007

    Tim Skills Lab

    BENANG MERAH KLINIS

    Pak Warno dalam seminggu ini mengeluhkan rasa sesak ketika bernapas, batuk dan sering nyeri dada. Saat ini ia berkeinginan untuk berobat. Anda seorang dokter, prosedur tindakan apa yang harus anda lakukan untuk membantu

  • menegakkan diagnosa ?

    PEMERIKSAAN PAYUDARA (BREAST EXAM)

    Tujuan Belajar : Mahasiswa mampu melakukan teknik pemeriksaan payudara (Breast Exam) secara sistematis dan benar. A. INSPEKSI Anamnesa harus dilanjutkan dengan inspeksi visual. Untuk menghindari kecanggungan dan kesalahpahaman, pemeriksa harus memberitahu pasien bahwa inspeksi akan dilakukan dan menjelaskan apa-apa saja yang dinilai selama pemeriksaan. Pasien

    menegakkan diagnosa ?

    PEMERIKSAAN PAYUDARA (BREAST EXAM)

    Tujuan Belajar : Mahasiswa mampu melakukan teknik pemeriksaan payudara (Breast Exam) secara sistematis dan benar. A. INSPEKSI Anamnesa harus dilanjutkan dengan inspeksi visual. Untuk menghindari kecanggungan dan kesalahpahaman, pemeriksa harus memberitahu pasien bahwa inspeksi akan dilakukan dan menjelaskan apa-apa saja yang dinilai selama pemeriksaan. Pasien

  • harus duduk dengan kedua tangan menekan pinggang dengan kuat, untuk mengkontraksikan otot pektoralis mayor sehingga bila ada asimetri akan terlihat dengan jelas. Walaupun posisi-posisi lain (tangan di belakang/atas kepala atau tangan di sisi tubuh) dapat mempermudah identifikasi asimetri, namun hasilnya tidak lebih baik daripada posisi yang pertama disebut di atas dan memakan lebih banyak waktu. Payudara harus diinspeksi dari semua sisi dan harus:

    Diperiksa asimetri pada bentuk dan kontur (termasuk perubahan yang tak kentara)

    Diperiksa perubahan kulit, berupa eritema, retraksi atau cekungan, dan perubahan putting susu. Tanda-tanda fisik yang berhubungan kanker payudara disingkat BREAST, yaitu Breast mass, Retraction, Edema, Axillary mass, Scaly nipple (putting bersisik), and Tender breast(nyeri).

    Teknik Inspeksi Payudara Melakukan Inspeksi payudara (pasien dalam posisi duduk dan meminta pasien untuk membuka pakaiannya)

    Pemeriksaan dilakukan dari arah depan dan samping lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema, retraksi, perubahan puting susu maupun discharge.

    Pasien mengangkat tangan dan meletakkan diatas kepala lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema, retraksi, perubahan puting susu maupun discharge.

    Pasien meletakkan tangan setinggi pinggang dengan siku ditarik kearah belakang lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema, retraksi, perubahan puting susu maupun discharge.

    Pasien dalam posisi bersandar dan mengulurkan tangan ke depan lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema,

    harus duduk dengan kedua tangan menekan pinggang dengan kuat, untuk mengkontraksikan otot pektoralis mayor sehingga bila ada asimetri akan terlihat dengan jelas. Walaupun posisi-posisi lain (tangan di belakang/atas kepala atau tangan di sisi tubuh) dapat mempermudah identifikasi asimetri, namun hasilnya tidak lebih baik daripada posisi yang pertama disebut di atas dan memakan lebih banyak waktu. Payudara harus diinspeksi dari semua sisi dan harus:

    Diperiksa asimetri pada bentuk dan kontur (termasuk perubahan yang tak kentara)

    Diperiksa perubahan kulit, berupa eritema, retraksi atau cekungan, dan perubahan putting susu. Tanda-tanda fisik yang berhubungan kanker payudara disingkat BREAST, yaitu Breast mass, Retraction, Edema, Axillary mass, Scaly nipple (putting bersisik), and Tender breast(nyeri).

    Teknik Inspeksi Payudara Melakukan Inspeksi payudara (pasien dalam posisi duduk dan meminta pasien untuk membuka pakaiannya)

    Pemeriksaan dilakukan dari arah depan dan samping lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema, retraksi, perubahan puting susu maupun discharge.

    Pasien mengangkat tangan dan meletakkan diatas kepala lakukan penilaian terhadap ukuran, simetris atau tidak, bentuk, kulit sekitarnya, jaringan parut serta puting dan areola apakah terdapat perubahan kulit yang dapat berupa eritema, retraksi, perubahan puting susu maupun discharge.

    P