Brand Loyalty

  • View
    2

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Manajemen Merek

Transcript

PowerPoint Presentation

Anggota Kelompok ELVIRA RAMADANI PUTRI(C1B013023)SUSIAPRIYANI(C1B013036)KEN UTAMI DWI(C1B013067)MOHAMMAD TAUFIK DWI R.(C1B013077)RADITYA AZIZ PRATAMA(C1B013108)Secara umum brand loyalty didefinisikan sebagai suatu ukuran keterkaitan pelanggan kepada sebuah merek.

Menurut Assael (70) Brand Loyalty : "Brand Loyalty represents a favorable attitude toward and consistent purchase of a single brand over time."

Definisi loyalitas merek menurut Schiffman, (227) yaitu : "Brand loyalty must be measured by attitudes toward a brand rather than by purchase consistensy.

BRAND LOYALTYReduce marketing cost Dilihat dari biaya pemasaran, akan lebih murah untuk mempertahankan pelanggan daripada upaya mendapatkan pelanggan baru.

Trade leverageLoyalitas yang kuat terhadap suatu merek akan menghasilkan peningkatan penjualan serta memperkuat keyakinan perantara pemasaran.FUNGSI BRAND LOYALTYAttracting new customersBanyaknya pelanggan suatu merek yang merasa puas pada merek tersebut akan menimbulkan perasaan yakin bagi para calon pelanggan untuk mengkonsumsi merek tersebut terutama jika pembelian yang mereka lakukan mengandung resiko yang tinggi.

Provide time to respond to competitive threatsBrand loyalty akan memberikan waktu kepada perusahaan untuk merespon gerakan dari pesaing. Jika pesaing mengembangkan produk yang unggul, para pelanggan yang loyal akan memberikan waktu kepada perusahaan untuk dapat memperbaharui produknya dengan cara menyesuaikan atau menetralisirnya.Switcher (berpindah pindah)Pelanggan yang berada pada tingkatan ini merupakan pelanggan yang berada pada tingkatan paling dasar. Semakin tinggi frekuensi pelanggan untuk memindahkan pembeliannya dari suatu merek ke merek merek yang lain mengidentifikasi mereka sebagai pembeli yang sama sekali tidak loyal atau tidak pada merek tersebut.

TINGKATAN BRAND LOYALTY2. Habitual buyer (pembelian yang bersifat kebiasaan)Pembeli yang berada pada tingkat loyalitas ini dapat dikategorikan sebagai pembeli yang puas dengan merek produk yang dikonsumsinya atau setidaknya mereka tidak mengalami ketidakpuasan dalam mengkonsumsi merek tersebut.

3. Sartified buyer (pembelian yang puas dengan biaya peralihan)Pada tingkat ini, pembeli masuk dalam kategori puas bila mereka mengkonsumsi merek tersebut, meskipun demikian mungkin saja mereka memindahkan pembeliannya ke merek lain dengan menanggung switching cost yang berkaitan dengan waktu, uang atau resiko kinerja.

4. Likes the brand (menyukai merek)Pembeli dalam kategori loyalitas ini merupakan pembeli yang sunguh-sungguh menyukai merek tersebut. Pada tingkatan ini dijumpai perasaan emosional yang terkait pada merek.

5. Committed buyer (pembeli yang komit)Pada tahap ini pembeli merupakan pelanggan yang setia. Pada tingkatan ini salah satu aktualisasi loyalitas pembeli ditunjukan oleh tindakan merekomendasikan dan mempromosikan merek tersebut kepada pihak lain.

Tiap tingkatan brand loyalty mewakili tantangan pemasaran yang berbeda dan juga mewakili tipe asset yang berbeda dalam pengelolaan dan eksploitasinya. Tampilan piramida brand loyalty yang umum adalah sebagai berikut.

Bagi merek yang memikili brand loyalty yang kuat, tingkatan dalam brand loyalty-nya diharapkan membentuk segi tiga terbalik. Maksudnya makin ke atas makin melebar sehingga diperoleh jumlah comitted buyer yang lebih besar daripada switcher seperti tampak pada gambar berikut.

INSTRUMENTUntuk keperluan ini perlu diracang kuesioner untuk mengetahu tanggapan konsumen terhadap berbagai tingkatan brand loyalty.Untuk eksplorasi swicher dapat diajukan pertanyaan dan alternatif jawaban berikut :a.Tidak pernahd.Seringb.Jarange.Selaluc.Kadang-kadangUntuk eksplorasi habitual buyer dapat diajukan pertanyaan dan alternatif jawaban berikut :Apakan anda setuju bahwa alasan anda membeli suatu merek produk hanya karena kebiasaan?a.Sangat tidak setujud.Setujub.Tidak setujue.Sangat setujuc.Ragu-raguRISET BRAND LOYALTYUntuk eksplorasi satisfied buyer dapat dajukan pertanyaan dan alternatif jawaban berikut :Apakan anda menemukan kepuasan dalam mnggunaka merek produk tersebut?a. Sangat tidak puasd. Puasb. Tidak puas e. Sangat puasc. Biasa sajaUntuk eksplorasi liking the brand dapat diajukan pertanyaan dan alternatif jawaban berikut :Apakah anda benar-benar menykai merek produk tersebut?a.Sangat tidak sukad.Sukab.Tidak sukae. sangat sukac.Biasa sajaUntuk eksplorasi comitted buyer dapat dijukan pertanyaan dan alternatif jawaban berikut :Apakah anda menyarankan dan mempromosikan ke orang lain untuk membeli merek produk yang sama?a.Tidak pernahd.Seringb.Jarange.Selaluc.Kadang-kadangCatatan : untuk setiap tahap dapat diajukan lebih dari satu pertanyaanPengukuran perilaku (behavior measure)Berikut ini adalah beberapa ukuran yang dapat digunakan dalam pengukuran perilaku: Repurchase rates (tingkat pembelian ulang). Percent of purchases (presentase pembelian)Number of brand purchase (jumlah merek yang dibeli)PENGUKURAN BRAND LOYALTY3. Measuring satisfaction (pengukuran kepuasan)Bila ketidakpuasan pelanggan terhadap suatu merek rendah, maka pada umumnya tidak cukup alasan bagi pelanggan untuk beralih mengkonsumsi merek lain kecuali bila mana faktor-faktor penarik yang sangat kuat.

4. Measuring liking the brand (pegukuran kesukaan terhadap merek)Pelanggan dapat saja sekedar suka pada suatu merek dengan alasan yang tidak dapat dijelaskan sepenuhnya melalui persepsi dan kepercayaan mereka yang terkait dengan atribut merek. 5. Pengukuran komitmen

Indikator kuncinya adalah jumlah interaksi dan komunikasi yang berkaitan dengan produk tesebut. Kesukaan pelanggan terhadap suatu merek akan mendorong mereka untuk membicarakan merek tersebut kepada pihak lain. Indikator lain adalah sejauh mana tingkat kepentingan merek tesebut bagi seorang berkenaan dengan aktivitas dan kepribadian mereka.

Gambaran riset brand loyalty akan di berikan terhadap produk film kamera merek KODAK. 1. Analisis Switcher Switcher adalah konsumen yang sensitif terhadap perubahan harga. Yang termasuk switcher adalah responden yang menjawab sering dan selalu. Berikut ini adalah perhitungan switcher untuk merek KODAK:

ILUSTRASI2. Analisis Habitual BuyerDihitung berdasarkan jawaban setuju dan sangat setuju pada kuesioner. Hasil tabulasi merek KODAK menunjukan data sebagai berikut:

3. Analisis Satisfied BuyerPerhitungan satisfied buyer dalam kasus ini adalah bila responden menjawab pertanyaan pada kuesioner dangan menjawab puas dan sangat puas.Berikut ini tabel pembeli yang puas terhadap KODAK: 4. Analisis Liking The BrandResponden yang termasuk tingkatan liking the brand adalah yang menjawab sukadan sanga suka. Sesuai data yang didapat, hasil penghitungan liking the brand milik KODAK adalah sebagai berikut: 5. Analisis Committed BuyerCommitted buyer adalah keadaan yang paling di ingin kan oleh setiap pemasar. Yang tergolong committed buyer berdasarkan kuesioner adalah responden yang menjawab sering dan selalu. Berikut ini rincian hasil penelitian tentang committed buyer pada responden KODAK:

Setelah semua elemen brand loyalty dihitung, dapat dirangkum dalam piramida brand loyalty. Bentuk piramida yang terbentuk cenderung terlihat ideal, yaitu segitiga terbalik. Rangkuman brand loyalty merek KODAK terlihat pada gambar di bawah ini:

Analisis Kualitatif Berdasarkan Hasil Penelitian Terhadap Merek KODAKa.Analisis Elemen Brand AwarenessResponden merek kodak ternyata terbesar berada pada tingkat brand recall (58,6%). Kondisi ini sebenarnya sudah cukup baik, tingkat brand recall sudah cukup untuk menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan keputusan pembelian.

b.Analisis Elemen Brand AssociationBrand association KODAK dari para pemakai KODAK yang berjumlah 71 orang didapati asosiasi yang dapat untuk memperkuat brand identity adalah kesan profesional, film kualitas tinggi, warna kemasan yang khas yaitu warna kuning tua, produk impor. c.Analisis Perceived QualityMerek KODAK secara keseluruhan mempunyai performance yang lebih tinggi daripada importance, hal ini menunjukan bahwa perceived quality responden terhadap merek KODAK telah melebihi tingkat kepentingan atribut merek itu sendiri.

d.Analisis Brand LoyaltyKODAK mempunyai konsumen yang paling banyak pada tingkat satisfied buyer yaitu 88,732%. Pada level liking the brand, KODAK juga cukup baik hanya saja jika menuruti trend grafik piramida terdapat kecenderungan untuk semakin tinggi levelnya semakin banyak konsumennya. Konsumen KODAK cukup sedikit yang tergolong switcher, hanya 16,9% saja, sedangkan yang termasuk pembeli kebiasaan cukup besar yaitu 46,479%. Berikut adalah beberapa contoh strategi yang dapat dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan brand loyality :Menjaga hubungan yang saling menguntungkan dengan pelangganMenjaga kedekatan dengan pelanggan secara berkesinambunganMenciptakan biaya peralihan yang tinggi yang mampu menyulitkan konsumen untuk berpindah merekMemberi imbalan atas loyalitas pelangganMemberi pelayanan ekstra kepada pelanggan

STRATEGI UNTUK MEMELIHARA DAN MENIGKATKAN BRAND LOYALTYAdalah program pemasaran loyalitas pelanggan untuk The Coca-Cola Company. Pelanggan memasukkan kode ditemukan pada paket khusus ditandai produk Coca-Cola pada sebuah situs web yaitu www.mycokerewards.com Kode juga dapat dimasukkan di perjalanan dengan mengirim mereka dari ponsel.Program ini pertama kali diluncurkan pada Februari 2006. Pada bulan November tahun itu, lebih dari satu juta hadiah telah ditebus. Program telah diperpanjang setiap tahun selama 10 tahun terakhir dengan ekstensi saat ini sampai 31 Desember 2016.

MY COKE REWARDS

Tutup botol Coca - Cola yang memenuhi syarat untuk My Coke Reward; award 3 poin masing-masing, sedangkan box dari 12 - Packs masing-masing 10 poin penghargaan, 20 - pack masing-masing 18 poin penghargaan, 24 a