Breaking bad news

  • Published on
    05-Nov-2015

  • View
    223

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PHE

Transcript

<p>KOMUNIKASI DOKTER GIGI DENGAN PASIEN BAD NEWS</p> <p>BREAKING BAD NEWS</p> <p>EmeldaWidya Tria KiranaMutia MuliawatiEndy Prima</p> <p>Anggun PermatasariSri Fitri YantiFitry ZeliaAdin Prasetyo AdiKELOMPOK 2Pembimbing : dr. Rizma Adlia Syakurah, MARSOutlinePendahuluanLandasan teoriDefinisi berita burukTujuan breaking bad newsKesulitan penyampaian berita burukBuckmans 6-step guideKesimpulan</p> <p>6/23/20152Pendahuluan6/23/20153DokterPasienRespon emosionalKhawatir Informasi yang jujurTidak berpengalamanTidak siap dan percaya diriBerita burukMengubah pandangan hidup dan masa depan seseorangXMengapa?Informasi disampaikan dengan baikPenerimaan keluarga dan pasienTujuan terapi dan kerja sama dokter-pasien tercapaiPeyampaian berita burukBagian dari komunikasiDilatih dokter lebih terlatih dan terampilLandasan teoriApa definisi berita buruk?Tujuan Breaking Bad NewsKesulitan Penyampaian Berita BurukMerasa bertanggung jawab dan takut jika disalahkanTidak memiliki pengalaman pribadiKeengganan untuk mengubah hubungan dokter-pasien yang adaTidak tahu kemampuan dan keterbatasan pasienTakut terhadap reaksi emosional pasienTidak tahu bagaimana cara terbaik untuk melakukannya</p> <p>Buckmans 6-Step GuideSSetting, Listening SkillsPPatients PerceptionIInvitation to share InformationKKnowledge transmissionEExplore Emotions and EmpathizeSSummarize and StrategizeSetting, Listening Skills</p> <p>SPersiapkan diri sendiriPrivasi pasienLibatkan pendampingPosisiListening mode ONAvaibilitityPatients Perception</p> <p>Kondisi medis dirinya sendiriTanyakan sejauh mana informasi yang pasien ketahui tentang penyakitnya beserta kemungkinan terburuk yang ditimbulkan oleh penyakit tersebutHarapannya terhadap hasil medikasi yang ia tempuhDokter harus mengetahui persepsi pasien tentang:Invitation to share Information</p> <p>Tanyakan apakah pasien ingin tahu perkembangan mengenai keadaannya atau tidak. apabila pasien menyatakan diri belum siap, pertimbangkan untuk menyampaikan di waktu lain yang lebih tepat dan minta pasien untuk mempersiapkan diri terlebih dahuluApabila pasien menyatakan ingin tahu perkembangan mengenai keadaannya, tanyakan sejauh mana ia ingin tahu, secara umum ataukah mendetail</p> <p>Knowledge transmission</p> <p>KWarning shotCara penyampaianBahasaBila bahasa berbeda, gunakan penerjemahMeyampaikan informasi secara bertahapNilai ekspresi dan tanggapan pasienSampaikan dilain waktu jika pasien tidak sanggupSampaikan dengan intonasi dengan jelas namun tetap lembut, tempo yang tidak terllau cepat, dan jeda.Memberi tahu pasien terlebih dahulu tujuan, yaitu penyampaian berita buruk agar pasien siapExplore Emotions and Empathize</p> <p>Amati selalu ekspresi dan emosi pasien serta apa yang mendasari perubahan emosinya (informasi mana yang merubah emosinya), nilai sejauh mana kondisi emosi pasienTunjukkan pengertian atas kondisi emosi pasien. Dalam hal ini, menunjukkan pengertian tidak diartikan sebagai mengerti apa yang dirasakan pasien, namun lebih pada dapat memahami bahwa apa yang dirasakan pasien saat ini adalah sesuatu yang dapat dimaklumi.</p> <p>Summarize and Strategize</p> <p>Simpulkan kabar buruk yang tadinya disampaikan secara bertahap (sedikit demi sedikit)Simpulkan juga tanggapan yang diberikan pasien Berikan feed backPercakapan yang ada harus terdokumentasi dalam rekam medis pasienSimpulanMenyampaikan berita buruk ke pasien sering menjadi pengalaman menegangkan dan menyedihkan bagi dokter atau pasienProtokol SPIKES memberikan langkah yang mudah diingat dan dipraktikan sehingga dokter mudah menyampaikan berita buruk kepada pasien.Terima Kasih</p>