Brown Sequard Syndrome

  • Published on
    27-Sep-2015

  • View
    5

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

BSS

Transcript

BROWN-SEQUARD SYNDROME (Hemisection Lession Of Spinal Cord)

BROWN-SEQUARD SYNDROME(Hemisection Lession Of Spinal Cord)BLOK NEUROPSIKIATRIPENDIDIKAN DOKTERFAKULTAS KEDOKTERAN2015PENDAHULUANBrown-Squard Syndrome = Charles Edouard Brown-Squard (1817-1894) Gejala-gejala yang diakibatkan oleh adanya lesi pada korda medulla spinalis yang inkomplit yang dikarakteristikkan dengan adanya gambaran lesi hemiseksi pada medulla spinalis, paling sering terjadi pada segmen servikalKejadian SCI di US adalah 12.000 kasus baru pertahun, 2-4% adalah BSS

Usia: 16-30 tahun (SCI), sedangkan BSS sering pada usia 40 tahun

Etnis (SCI): 67% kulit putih, 24,4% Amerika Latin, 7,9% Hispanik, 0,7% etnis lain

EPIDEMIOLOGIPATOFISIOLOGITraktus kortikospinalis lateralis=Paralisis spastik ipsilateral dibawah letak lesiTanda Babinski + ipsilateral letak lesiKolumna alba posterior=Sensasi diskriminatif, getar dan posisi ipsilateral dibawah lesi berkurangTraktus spinotalamikus lateralis= sensasi nyeri dan suhu kontralateral berkurang pada 2-3 segmen dibawah letak lesiMANIFESTASI KLINISFRAKTUR SERVIKAL, INFEKSI KORDA SPINALIS, STROKE ISKEMIK, POLIMIELITIS AKUT, GBS, POST-TRAUMATIK SYRINGOMIELIA, SISTERKOSIS TAENIA SOLEUMDDPenegakan diagnosisGambar: Gradien axial dari MRI menunjukkan adanya hiperintensitas (black arrow) pada sisi kanan dari servikal spinal cord bagian bawah. Diikuti oleh adanya edema pada spinal cor (Dikutip dari: Ranga & Aiyappan., 2014. Brown-Sequard syndrome)

TRAUMA= evaluasi pasien cedera/tidak, dapat dilakukan CT scan atau peritoneal lavage untuk menilai cedera abdominal.- Metilprednisolon 8 jam pasca cedera. Dosis 30 mg/KgBB IV bolus 15 menit---5,4 mg/KgBB drips 23 jam NON TRAUMA=tumor= pengangkatan tumorHernia=disektomi servikal anterior fusi/non fusi, laminorofaminotomi posterior, laminotomi posterior- infeksi= tatalaksana infeksiTATALAKSANAPrognosis dari BSS adalah bonam. Progress perbaikan pada pasien terjadi dalam 2 tahun.

Tanda-tanda perbaikan kondisi pasien adalah:Perbaikan dari proksimal otot ekstensor ipsilateral menjadi ke fleksor distal ipsilateral.Perbaikan dari kelemahan pada ekstremitas dengan kehilangan sensitifitas sebelum terjadinya perbaikan pada ekstremitas yang berlawananPerbaikan dari kekuatan saraf volunteer dan gait yang fungsional dalam 1-6 bulanPROGNOSISPENUTUPBrown-Sequard syndrome merupakan penyakit akibat adanya lesi hemiseksi dari spinal cord yang menyebabkan adanya gangguan motorik dan sensorik pada pasien. Adapun penyebab dari BSS adalah trauma dan non trauma. Penatalaksanaan dari BSS tergantung penyakit penyebabnya. Prognosis BSS adalah bonam, meskipun demikian perlu dilakukan penanganan secepatnya pada pasien dengan BSS.

DAFTAR PUSTAKAAbu Hashem, S, Mohammad A, Mohammad B, et al., 2013. Management of Brown-Sequard Syndrome in Cervical Disc Disease. Turkish Neurosurgery. Vol 23 (4);470-475. EgyptBarbee, Young, DA Hall, LoPresti, et al., 2009. Brown-Sequard Sydrome After Herpes Zoster. Neurology. Vol 72 (2);1-6. DenverEngelhardt, Eliasz & Marleide da MG., 2013. Brown-Sequard, a restless mind. Arg Neuropsiquiatr. Vol 72(1);78-80. BrazilMardjono, M & Priguna S., 1988. Neurologi Klinis Dasar. Dian Rakyat. Hlm.86. JakartaNoguera, EMS, Rita PS & Fernando ES., 2015. Intramedullary spinal cord neurocysticercossis presenting as Brown-Sequard syndrome. BMC Neurology. Vol 15 (1);1-4. GuaternalaRanga & Aiyappan., 2014. Brown-Sequard Syndrome. Indian Journal Med Res. Vol 140 (10);572-573. India Riley, CS & Mark JT.,2010. Merritts Neurology 12nd. Lippincott Williams & Wilkins (2377-2408) New YorkRopper, AH & Robert HB, ed., 2005. Adams and Victor: Principles Of Neurology 8nd Ed. McGraw-Hill Medical Publishing Division. LondonWon Kim, S, Chang IL, Hyeun SK, et al., 2014. Brown-Sequard Syndrome Caused by a Cervical Synovial Cyst. Journal Korean Neurosurgery Soc. Vol 55 (4);215-217. Korea