Dagadu_ Kerangka Acuan Kerja Perencanaan Teknis Jalan

  • Published on
    14-Feb-2015

  • View
    225

  • Download
    14

Embed Size (px)

Transcript

Dagadu: Kerangka Acuan Kerja

Lainnya

Blog Berikut

Buat Blog

Masuk

DagaduMINGGU, 25 MARET 2012 PERMULAAN (BELAJAR NGEBLOGG)

2012 (2)

Kerangka Acuan KerjaKERANGKA ACUAN KERJA PERENCANAAN TEKNIS JALAN BAB I UMUM 1. Latar Belakang Jalan merupakan prasarana vital transportasi yang menghubungkan antara daerah satu dengan yang lainnya. Dengan adanya kondisi jalan yang memadai diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah-daerah yang dilaluinya khususnya di wilayah kabupaten Mukomuko. Dalam hal ini, Instansi yang sangat berkepentingan yang mengelola masalah prasarana jalan tersebut adalah Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga adalah institusi pemerintah yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan transportasi jalan. Direktorat Jenderal Bina Marga adalah institusi pemerintah yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan transportasi jalan. Kebutuhan akan prasarana jalan yang baik merupakan sesuatu yang diharapkan oleh masyarakat dan merupakan faktor penunjang lancarnya perekonomian Mengingat kondisi sarana jalan yang ada saat ini banyak kerusakan baik yang diakibatkan oleh faktor alam, maupun faktor manusia dalam hal ini kendaraan sehingga perlu diadakan perbaikan dan peningkatan guna memenuhi kebutuhan traffic yang makin tinggi, didalam proses perencanaan sebagai dasar untuk pelaksanaan perlu diperhatikan faktor-faktor diantaranya kenyamanan, keamanan, lingkungan serta faktor lain yang yang mendukung perencanaan yang matang dan terencana

Maret (2) Kerangka Acuan Kerja Peta Kabupaten Mukomuko Bengkulu

MENGENAI SAYA

Ghondez Dagadu Lihat profil lengkapku

2. Tujuan Tujuan pekerjaan ini adalah melaksanakan pekerjaan pembuatan rencana teknik jalan sampai dengan penyiapan desain dan dokumen pelelangan dengan lokasi : NO 1. Nama Ruas Perancanaan Teknis Jalan Wilayah Kabupaten Mukomuko Panjang . km

3. Lingkup Pekerjaan a) Melaksanakan perencanaan teknis lengkap (Full Design) jalan

http://ghondez-dagadu.blogspot.com/2012/03/kerangka-acuan-kerja.html[2/14/2013 5:49:48 PM]

Dagadu: Kerangka Acuan Kerja

sebagaimana tersebut pada uraian proyek b) Tahapan kegiatan yang tercakup dalam pekerjaan ini adalah :

i. Tahap pengumpulan data

Tahap analisa data lapangan, perencanaan dan penggambaran

1. Pelaporan Semua kegiatan harus dibuat laporan lengkap sesuai dengan Matrik kegiatan serta Matrik Tenaga Ahli .

BAB II P E R S I A P A N D E S A I N.

1. Tujuan Pekerjaan Persiapan desain bertujuan mempersiapkan bahan-dasar perencanaan sebelum kelapangan melaksanaan survey Pendahuluan antara lain ; a. Mempersiapkan data-data awal. b. Membuat Desain Sementara dari data-data awal untuk dipakai sebagai panduan Survey Pendahuluan / Recon dilapangan. 2. Lingkup pekerjaan. Secara Team kegiatan pekerjaan ini dipandu oleh seorang Highway Engineer, yang meliputi pekerjaan antara lain: a. Mengumpulkan data kelas, fungsi dan status jalan yang akan didesain. b. Mempersiapan peta-peta dasar berupa : - Peta link - Peta tata guna lahan c. Menetapkan awal dan akhir rencana pekerjaan dengan berkoordinasi dengan dinas PU. Setempat. d. Membuat Estimasi panjang jalan, jumlah dan panjang jembatan, box culvert / gorong gorong dan bangunan pelengkap jalan lainnya yang mungkin akan terdapat pada route jalan tersebut. e. Melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan instansi terkait baik dipusat maupun didaerah termasuk juga mengumpulkan informasi harga satuan / upah untuk disekitar lokasi proyek terutama pada proyek yang sedang berjalan. f. Mengumpulkan dan mempelajari laporan laporan yang berkaitan dengan wilayah yang dipengaruhi atau mempengaruhi jalan/jembatan yang akan direncanakan. 3. Persyaratan Hasil Persiapan Desain harus dipresentasikan untuk mendapat Persetujuan [ dari team asistensi ] dan bila perlu mengadakan perbaikan perbaikan / saran saran yang nantinya akan dipakai sebagai panduan kegiatan selanjutnya. BAB III SURVEY PENDAHULUAN

http://ghondez-dagadu.blogspot.com/2012/03/kerangka-acuan-kerja.html[2/14/2013 5:49:48 PM]

Dagadu: Kerangka Acuan Kerja

1. Tujuan Survey Pendahuluan atau Reconnaissance Survey adalah survey yang dilakukan pada awal pekerjaan di lokasi pekerjaan, yang bertujuan untuk memperoleh data awal sebagai bagian penting bahan kajian kelayakan teknis dan untuk bahan pekerjaaan selanjutnya. Survey ini diharapkan mampu memberikan saran dan bahan pertimbangan terhadap survey detail lanjutan diantaranya, survey topografi, survey geologi dan geoteknik, survey bahan quarry, survey hidrologi / hidrolik, jenis konstruksi serta metode pelaksanaan sehingga diperoleh suatu perencanaan detail desain yang matang, semua kegiatan recon survey harus dibuatkan laporan sebagai data awal perencanaan. 2. Lingkup Pekerjaan Survey pendahuluan merupakan lanjutan dari hasil persiapan desain yang sudah disetujui sebagai panduan pelaksanaan survey recon dilapangan yang meliputi kegiatan.

2.1 Studi literatur Pada tahapan ini Team harus mengumpulkan data perencanaan baik data sekunder

pendukung

2.2 Koordinasi dengan instansi terkait Team melaksanakan koordinasi dan konfirmasi dengan instansi / unsurunsur terkait didaerah sehubungan dengan dilaksanakanya survey pendahuluan. 2.3 Diskusi perencanaan di lapangan Team bersama sama melaksanakan survey dan mendiskusikanya dan membuat usul perencanaan dilapangan bagian demi bagian sesuai dengan bidang keahlianya masing-masing serta membuat sketsa dilengkapi catatan-catatan dan kalau perlu membuat tanda dilapangan berupa patok dan dilengkapi foto-foto penting dan identitasnya masingmasing yang akan difinalkan dikantor sebagai bahan penyusunan laporan setelah kembali . 2.4. Recon Survey / desain Geometrik 1. Menentukan awal proyek ( Sta. 0 + 000 ) dan akhir proyek yang tepat untuk mendapatkan overlaping yang baik dan memenuhi syarat geometrik.Pada peninjauan titik awal dan titik akhir pekerjaan, diwajibkan mengambil data sejauh 200 m sebelum titik awal dan 200 m setelah titik akhir pekerjaan seperti disajikan dalam Gambar 1 berikut:

http://ghondez-dagadu.blogspot.com/2012/03/kerangka-acuan-kerja.html[2/14/2013 5:49:48 PM]

Dagadu: Kerangka Acuan Kerja

Gambar 1. Koridor Pengambilan Data 2. Mengidentifikasi medan secara stationing / urutan jarak dengan mengkelompokan kondisi : medan datar, rolling, perbukitan, pegunungan / bukit curam dalam bentuk tabelaris. 3. Mengidentifikasi / memperkirakan secara tepat penerapan desain geometrik ( alinemen horizontaal dan vertikal ) berdasarkan pengalaman dan keahlian yang harus dikuasai sepenuhnya oleh Highway Engineer yang melaksanakan pekerjaan ini dengan melakukan pengukuran-pengukuran secara sederhana dan benar ( jarak , azimut, kemiringan dengan helling meter ) dan membuat sketsa desain alinemen horizontal maupun vertikal secara khusus untuk lokasi - lokasi yang dianggap sulit untuk memastikan trase yang dipilih akan dapat memenuhi persyaratan geometrik yang dibuktikan dengan sketsa horizontal dan penampang memanjang rencana trase jalan. 4. Didalam penarikan perkiraan desain alinemen horizontal dan vertikal harus sudah diperhitungkan dengan cermat sesuai dengan kebutuhan perencanaan untuk lokasi-lokasi : galian / timbunan, bangunan pelengkap jalan, gorong gorong dan jembatan (oprit jembatan ), persimpangan yang bisa terlihat dengan dibuatnya sketsa sketsa serta tabelaris dilapangan dari identifikasi kondisi lapangan secara stasioning dari awal s/d akhir proyek yang nantinya akan diasistensikan dan mendapatkan persetujuan dari team asistensi recon. 5. Semua kegiatan ini harus sudah dikonfirmasikan sewaktu mengambil keputusan dalam pemilihan trase dengan anggota team yang saling terkait dalam pekerjaan ini. 6. Dilapangan harus diberi / dibuat tanda tanda berupa patok dan tanda anjir dengan diberi tanda bendera sepanjang daerah rencana dengan interval 50 m untuk memudahkan tim pengukuran, serta pembuatan foto foto penting untuk pelaporan dan panduan dalam melakukan survey detail selanjutnya. 7. Dari hasil survey recon ini secara kasar harus sudah bisa dihitung perkirakan volume pekerjaan yang akan timbul serta bisa dibuatkan perkiraan rencana biaya secara sederhana dan diharapkan dapat mendekati final desain.

2.5. Recon Survey Topografi. Kegiatan yang dilakukan pada survey pendahuluan adalah : 1. Menentukan awal dan akhir pengukuran serta pemasangan patok

http://ghondez-dagadu.blogspot.com/2012/03/kerangka-acuan-kerja.html[2/14/2013 5:49:48 PM]

Dagadu: Kerangka Acuan Kerja

beton Bench Mark di awal dan akhir Proyek 2. Mengamati kondisi topografi 3. Mencatat daerah - daerah yang akan dilakukan pengukuran khusus serta , morpologi dan lokasi yang perlu dilakukan perpanjangan koridor 4. Membuat rencana kerja untuk survey detail pengukuran. 5. Menyarankan posisi patok Bench Mark pada lokasi/titik yang akan dijadikan referensi.

2.6. Recon Bangunan Pelengkap Jalan 1. Untuk perencanaan jalan baru perlu dicatat data lokasi / Sta. , perkiraan lokasinya apa sudah sesuai dengan geometrik dengan rencana jenis konstruksi, dimensi yang diperlukan. 2. Untuk lokasi yang sudah ada existing perlu dibuatkan infentarisasinya dengan lengkap antara lain Sta. , jenis konstruksi, dimensi, kondisi serta mengusulkan penanganan yang diperlukan. 3. Untuk lokasi yang ada aliran airnya perlu dicatat tinggi muka air normal, muka air banjir dan muka air banjir tertinggi pernah terjadi serta adanya tanda-tanda / gejala gejala erosi yang dilengkapi dengan sket lokasi , morfologi serta karakter aliran sungai dan di lengkapi foto foto jika diperlukan. 4. Mendiskusikan dengan anggota team yang menguasai bidang geometrik, geologi, amdal dan hidrologi apakah data-data dan usul penempatan lokasi serta usul perencanaan / penanganan sudah sesuai secara teknis. 5. Memb