Dasar Teori Menyusui

  • View
    184

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

SAP (Satuan Acara Penyuluhan)Topik Sub topic Sasaran Hari /tanggal Jam Waktu Tempat III. : ASI Eksklusif & Teknik Pemberian ASI : Menyusui pada anak : Ibu Post Partum ruang Mawar Nifas : : : 30 menit : Di RSUD. AWS Ruang Mawar Nifas

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Peserta mampu dan Mengerti Pemberian

IV.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK) 1. Ibu percaya diri untuk memberikan ASI kepada anaknya 2. Keluarga memberikan dukungan kepada ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya 3. Menciptakan ikatan batin yang kuat antara anak dan ibu 4. Kebutuhan dasar bayi akan terpenuhi dengan maksimal

V.

MATERI Terlampir

VI.

METODE Ceramah Tanya Jawab

VII.

MEDIA Slide power point Leaflet Materi SAP

VIII.

KEGIATAN PEMBELAJARAN No Waktu Kegiatan pembelajaran Kegiatan peserta

3 menit

Pembukaan Mengucapkan salam Perkenalan Apersepsi Menjelaskan seputar pembelajaran Pelaksanaan Menjelaskan materi penyuluhan secaraMenyimak terlampir ASI dan menyusui Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI Manfaat ASI ASI eksklusif Resiko PASI dini Cara menyusui Posisi menyusui Tehnik menyusui Tips menyusui 10. Diet pada ibu menyusui 11. Masalah selama menyusui dan berurutan sesuai dengan materi yangmemahami isi dari promosi kesehatan tujuan Menjawab salam Mendegarkan dan memperhatikan

10 menit

12. Penyapihan 5 menit Evaluasi Memberikan kesempatan kepadaBertanya audiens untuk bertanya Mengajukan pertanyaan seputar materi promosi kesehatan : ASI dan menyusui ASI Manfaat ASI Menjawab pertanyaan

Hal-hal yang mempengaruhi produksi

ASI eksklusif Resiko PASI dini Cara menyusui Posisi menyusui Tehnik menyusui Tips menyusui 10. Diet pada ibu menyusui 11. Masalah selama menyusui 12. Penyapihan 2 menit Penutup Mengucapkan terima kasih dan salam Menjawab salam

IX.

PENGESAHAN Yogyakarta,04 November 2010 Sasaran Pemberi materi

Ibu ibu dan keluarga Mengetahui Dosen pembimbing

Endah Tri Wulandari

Drs. Sugianto, A.Md. Kep. M. Kes. X. 2. EVALUASI 1. Minta audiens untuk kembali memperagakan bagaimana cara menyusui yang baik dan benar Meminta audiens untuk menjawab pertanyaan yang di ajukan pemberi materi : kenapa ASI itu penting, kapan ASI disebut eksklusif, alasan orang enggan untuk memberikan ASI, macam macam masalah yang mungkin muncul selama menyusui.

XI.

LAMPIRAN MATERI MENYUSUI 1. ASI dan Menyusui ASI adalah suatu emulsi lemak dalam protein, laktosa, garam organic, yang keseluruhannya dihasilkan oleh kedua payudara ibu, sebagai makanan utama pada bayi. ASI dalam istilah kesehatan dimulai dari proses laktasi (menyusui). Laktasi adalah proses menyusui mulai dari ASI dihasilkan sampai proses bayi menghisap dan menelan. Proses menyusui mempunyai 2 tujuan yaitu meningkatkan pemberian ASI eksklusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak usia 2 tahun secara baik dan benar serta anak mendapatkan kekebalan tubuh secara alami. Komposisi ASI Komposisi ASI dibedakan menjadi 3 macam berdasarkan waktu pemberiannya : 1. Kolostrom Kolostrom adalah ASI yang diberikan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir. Kolostrom merupakan cairan yang agak kental dan kekuning kuningan, lebih kuning dibandingkan dengan ASI yang sudah matang, bentuknya agak kasar karena mengandung lemak dan sel sel epitel (bagian terkecil dari tubuh yang berasal dari payudara), kasiat dari kolostrom adalah sebagai berikut : a. b. c. Sebagai pembersih selaput (lapisan) usus bayi baru lahir (BBL) sehingga saluran pencernaan siap untuk menerima makanan Mengandung kandungan protein (Gama globulin) yang tinggi sehingga dapat memberikan perlindungan tubbuh terhadap infeksi Mengandung zat antibody atau pertahanan tubuh sehingga mampu melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi untuk jangka waktu s/d 6 bulan. d. Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare. e. Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.

f.

Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.

g. Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan. 2. ASI transisi ASI yang diberikan mulai hari keempat samapi hari kesepuluh.Terdiri dari energi, laktosa, lemak,protein, mineral. 3. ASI mature ASI yang dihasilkan mulai hari kesepuluh dan seterusnya. Terdiri dari energi, laktosa, lema, protein, mineral, dan berbagai macam immunoglobulin. 2. Hal hal yang mempengaruhi produksi ASI 1. Makanan Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh makanan yang dimakan ibu, apabila makanan ibu secara teratur dan cukup mengandung gizi yang diperlukan akan mempengaruhi produksi ASI, karena kelenjar pembuatan ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentuk ASI yang baik, makanan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak dan vitamin serta mineral yang cukup, selain itu ibu dianjurkan lebih banyak minum kurang lebih 8 12 gelas/ hari.

Bahan makanan yang dibatasi pada ibu menyusui : a. c. Yang merangsang : cabe, merica, jahe, kopi, alcohol. Bahan makanan yang banyak mengandung gula dan lemak Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh factor kejiwaan, ibu yang sedang dalam keadaan tertekan, sedih, kurang percaya diri dan berbagia gangguan emosional akan mneutunkan produksi ASI, untuk memproduksi ASI yang baik, kondisi kejiwaan dan pikiran ibu harus dalam kondisi tenang. 3. Penggunaan alat kontrasepsi Pada ibu yang menyusui bayinya, penggunaan alat kontrasepsi hendaknya diperhatikan karena pemakaian alat kontrasepsi yang tidak tepat dapat mengganggu produksi ASI b. Yang membuat kembung : ubi, singkong, kool, sawi, dan daun bawang. 2. Ketengan jiwa dan pikiran

4. Perawatan payudara Dengan merangsang payudara akan mempengaruhi hipofisis untuk memperbanyak produksi hormone prolaktin dan oksitosin, sehingga produksi ASI akan lebih banyak dan pengaliran ASI akan lebih baik. 5. Anatomi payudara Bila jumlah lobus dalam buah dada berkurang, lobuluspun berkurang. Dengan demikian produksi ASI juga berkurang karena sel-sel acini yang menyerap makanan dari pembuluh darah akan berkurang sehingga produksi ASI menjadi tidak maksimal. 6. Fisiologi Terbentuknya ASI dipengaruhi oleh hormone terutama prolaktin, hormone ini merupakan hormone laktogenik yang menentukan dalam hal pengadaan dan mempertajankan sekresi ASI.

7. Istirahat Bila kurang istirahat maka akan mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya dengan demikian pembentukan dan pengeluaran ASI akan terganggu. 8. Faktor isapan bayi Bila ibu menyusui anak segera jarang dan berlangsung sebentar maka isapan anak akan berkurang dengan demikian pengeluaran ASI akan berkurang pula. 9. Faktor obat obatan Diperkirakan obat obatan yang mengandung hormone akan mempengaruhi hormone oksitosin dan prolaktin. Dengan demikian produksi dan pengeluaran ASI akan terganggu. 3. Manfaat ASI 1. a. Bagi bayi Dapat membantu memulai kehidupannya dengan baik Bayi yang mendapatkan ASI mempunyai kenaikan berat badan yang baik setelah lahir, pertumbuhan setelah period perinatal, dan mengurangi kemungkinan obesitas. Frekuensi menyusui yang sering (tidak dibatasi) dibuktikan bermanfaat karena volume ASI yang dihasilkan lebih banyak sehingga penurunan berat badan bayi hanya sedikit. b. Mengandung antibody

Apabila ibu mendapat infeksi maka tubuh ibu akan membuat antibody dan akan disalurkan dengan bantuan jaringan limposit. Antibody tersebut akan berada dipayudara dan ditransfer ketubuh bayi melewati ASI, sehingga penting sekali pemberian ASI pada bayi karena akan membuat bayi kebal terhadap infeksi. c. ASI mengandung komposisi yang tepat Yaitu mengandung makanan yang baik bagi bayi, yang terdiri dari zat gizi dalam proporsi yang seimbang dan cukup secara kuantitas semua zat gizi yang diperlukan untuk kehidupan 6 bulan pertama. d. Mengurangi kejadian karies gigi Insiden karies gigi (karang gigi) pada bayi yang mendapat susu formula jauh lebih tinggi dibandingkan yang mendapatkan ASI, karena kebiasaan menyusui dengan botol dan dot terutama pada waktu akan tidur menyebabkan gigi lebih lama kontal dengan susu formula dan menyebabkan asam yang terbentuk akan merusak gigi. e. Memberikan rasa nyaman dan aman pada bayi dan adanya ikatan antara ibu dan bayi Hubungan fisik antara ibu dan bayi untuk perkembangan bayi, kontak kulit ibu dan bayi akan mengakibatkan perkembangan psikomotor maupun social yang lebih baik. f. Terhindar dari alergi Pada bayi baru lahir, sisten Ig E belum sempurna. Pemberian susu formula akan merangsang aktivitas system ini dan dapat menimbulkan alergi. ASI tidak menimbulkan efek ini. Pemberian protein asing yang ditunda sampai umur 6 bulan akan mengurangi kemungkinan alergi. g. ASI meningkatkan kecerdasan bayi Lemak pada ASI adalah lemak tak jenuh yang mengandung omega 3 untuk pematangan sel otak pada sehingga jaringan otak bayi yang mendapat ASI eksklusif akan tumbuh optimal dan terbebas dari rangsangan kejang sehingga menjadikan anak lebih cerdas dan terhindar dari kerusakan sel-sel saraf otak. h. Membantu perkembangan rahang dan membantu merangsang pertumbuhan gigi kerana gerakan menghidap mulut bayi pada payudara Salah satu penyebab mal oklusi rahang adalah kebiasaan lidah yang mendorong kedepan akibat menyusu dengan botol dan dot.

2. a.

Bagi ibu Aspek kontrasepsi Hisapan mulut bayi pada putting susu merangsang ujung saraf sensorik sehingga post anterior hipofisis akan mengeluarkan prolaktin. Prolaktin akan masuk kedalam aliran darah dan menuju ke inndung telur, menekan produksi estrogen akibatnya tidak ada ovulasi. Salah satu metode