Data Penerima BPJS Lawas, DPR Tolak Kenaikan Anggaran

  • Published on
    17-Jan-2016

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani meminta pelayanan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus diperbaiki. Hal ini sesuai dengan laporan dari masyarakat terhadap komplain pelayanan BPJS.

Transcript

  • Yuk, Belajar Wirausaha di "Creativepreneur Corner2015"

    Nia Deviyana - 20 Maret 2015 19:57 wib

    Foto: Metrotvnews.com / Nia Deviyana

    Metrotvnews.com, Jakarta: Seminar untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship atau wirausaha di kalangananak muda kembali digelar.

    Mengambil tema "Creativepreneur corner 2015", acara ini akan menghadirkan pembicara-pembicara handal yangberkompeten di dunia entreprenership, seperti Dian Sastrowardoyo (aktris), Andre Surya (Digital Artis, Founder ofEnspire Studio and Enspire of Digital Art), Vidi Aldiano (Entrepreneur dan penyanyi), Yansen Kamto (DigitalEntrepreneur), Chaerul Tanjung (Owner CT Corpora), Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung), Andrea Hirata(penulis) dan Darwis Triadi (profesional fotografer).

    "Ini acara kedua. Tahun lalu kita sudah mengadakan acara serupa bertema "creativepreneur Corner" danCreativepreneur Berjuang"," ujar Putri Tanjung, founder Creativepreneur Event Creator dalam jumpa pers yangberlangsung di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2015).

    Delapan pembicara ini akan membagikan pengalaman serta tips untuk berpikir 'Out of The Box'. Di sela acara,nantinya akan ada pula penampilan dari Sheila on 7, New Gruvi dan Angel Pieters sebagai bintang tamu.

    Creativepreneur corner 2015 akan terselanggara pada 29 Maret 2015 pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB di TheHall Senayan City, Jakarta.

    "Tahun ini saya jamin lebih spesial karena para penonton bisa berinteraksi, mengenal, dan belajar langsung daridelapan narasumber yang menjadi panutan anak-anak muda dalam berinovasi," pungkas Putri.AWP

  • http://hiburan.metrotvnews.com/read/2015/03/20/374361/yuk-belajar-wirausaha-di-creativepreneur-corner-2015

  • Data Penerima BPJS Lawas, DPR Tolak KenaikanAnggaran

    Husen Miftahudin - 21 Maret 2015 11:13 WIB

    Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

    Metrotvnews.com, Jakarta: Pelayanan yang kurang maksimal oleh Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS)karena saat ini Rumah Sakit (RS) yang menerima BPJS tidak memiliki Standar Pelayanan Minimum (SPM). Selainitu, data bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) pelayanan pun sudah sangat lama.

    "Dengan adanya kartu BPJS Kesehatan bisa akses dan berobat baik. Itu kemudahan, namun data yang digunakanBPJS atau Kemenkes (Kementerian Kesehatan) itu Badan Pusat Statistik (BPS) 2011, tidak update dan tak diubahhari ini," papar Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani, dalam Talkshow Sindo Trijaya Network dengan tema MauSehat, Kok Repot, di Warung Daun, Jalan Cikini Raya No 26, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).

    Dia menambahkan, dengan datanya yang sudah lama, hal tersebut menjadi masalah karena membuat ongkos PBIjadi besar. "Itu jadi masalah seperti penerima PBI, sudah banyak yang meninggal, dulu miskin, tapi berusaha jadiekonomi baik, tidak di-update. Jadi ongkos PBI besar," imbuh dia.

    Hal itu yang membuat pihak DPR Komisi IX menolak permintaan kenaikan anggaran untuk PBI ini. Menurut dia,jika mau meminta tambahan anggaran, seharusnya pelayanan dan data harus dimaksimalkan.

    "Pelayanan tidak diperbaiki, namun PBI minta dinaikkan. Wajar kalau anggota Komisi IX menolak," tegas Irma.

    Dia pun menyoroti pelayanan BPJS Kesehatan yang harus diperbaiki. Hal ini sesuai dengan laporan darimasyarakat terhadap komplain pelayanan BPJS.

  • Ia mengakui, pelayanan BPJS yang kurang baik karena sistem kesehatan pengganti Asuransi Kesehatan (ASKES)ini masih dalam tahap belajar. Namun sayangnya, tahap tersebut seharusnya tidak membuat pelayanandikesampingkan karena menyangkut nyawa pasien.

    "Service sampai hari walaupun masih tahap belajar, tidak lah harus seperti itu yang kita berikan kepada rakyat.Masak untuk rakyat coba-coba," pungkas Irma.AHL

    http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/03/21/374522/data-penerima-bpjs-lawas-dpr-tolak-kenaikan-anggaran

Recommended

View more >