DPS 21 November 2012

  • Published on
    07-Mar-2016

  • View
    253

  • Download
    22

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DPS 21 November 2012

Transcript

  • C. 1321

    C. 1320

    ECERAN RP 2.500

    MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALIRABU, 21 NOVEMBER 2012 - NOMOR 4.613 TAHUN KE - 15

    C. 1349

    C. 541

    Potongan batu batamerah itu hampir sajamendarat di tubuhAKBP Dekananto,yang ketika itu barusaja ke luar dari per-temuan dengan KajariTabanan untuk men-emui massa di depan pintugerbang kejari. Sesaat sete-lah menyampaikan penjela-san bersama tim pengacaraSukaja, tiba-tiba batu batamelayang dari arah belakangkerumunan massa, namuntak mengenai sasaran kare-

    KEDATANGAN massapendukung I Wayan Sukajayang kembali turun ke jalanuntuk berdemo ke Kejari Ta-banan di Jl.PB Sudirman, Dan-gin arik, Selasa (20/11) kema-rin, kembali menuntut pe-nangguhan penahanan man-tan Ketua DPRD Tabanantersebut. Awalnya, sebagianpendukung Sukaja berkumpuldi jalan di depan TMP Pan-cakatirta di Jl.Rama sekitarpukul 09.00. Mereka kemudi-an terkonsenterasi di timurLapangan Alit Saputra, sam-bil menunggu kedatangan pen-dukung lainnya dari Kecama-tan Baturiti.

    Lempar Kapolres, Pendukung Sukaja DiamankanSaat Demo ke Kejari Tabanan

    Tabanan, DenPostPolres Tabanan mengamankan I Dewa Ketut Purna

    (35) gara-gara tepergok melemparkan batu ke arahKapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono dalamdemo menuntut penangguhan penahanan mantanKetua DPRD Tabanan I Wayan Sukaja di Kejari Taba-nan, Selasa (20/11) kemarin.

    INTEROGASI - Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono (paling kiri) saat menginterogasi pelaku pelem-paran (kanan, baju kaos putih) dalam aksi demo di Kejari Tabanan, Selasa (20/11) kemarin.

    DenPost/gagah

    na seorang polisi de-ngan sigap berhasilmenangkap bendatersebut.

    Insiden itu cepatterungkap, karena be-berapa saksi yakni ang-gota Dalmas melihat

    aksi pelaku pelemparantersebut. Tanpa banyak kata,pelempar batu bata yang war-ga Bugbugan, Desa MargaDajan Puri, Kecamatan Mar-ga, Tabanan itu, segera dia-mankan.

    Ketika aksi demo berak-

    hir dan massa meninggal-kan Kejari Tabanan, Purnayang tertangkap basah kare-na aksinya itu kemudian di-interogasi Kapolres Taba-nan. Pria berambut gon-drong tersebut menurutsaja ketika digiring masukmobil untuk dibawa ke Pol-res Tabanan.

    Polisi sempat kerepotanketika menginterogasi Pur-na, karena dia sempat tidakmengaku lantaran dalamkondisi di bawah pengaruhminuman beralkohol.

    Tuntut Penangguhan Penahanan Sukaja

    SALING DORONG - Aksi saling dorong antara massa pen-dukung Sukaja dengan polisi, di jalan di depan pintugerbang Gedung Kejari Tabanan, Selasa (20/11) kemarin.

    DenPost/gagah

    DUA tersangka kasus dugaan korupsi dana bansos yangditahan Kejari Tabanan, I Wayan Sukaja dan I Made War-dana, kini bertemu dalam satu atap di Lapas Tabanan. Bah-kan, mereka menghuni satu ruangan yang sama di kamarNo. 6 bersama delapan napi lainnya.

    Baik Sukaja, yang mantan ketua DPRD Tabanan, mau-pun Wardana, yang masih aktif sebagai anggota DPRD Ta-banan ini, masih dikunjungi teman-teman dan keluargamasing-masing. Namun tidak seperti sebelumnya, kunju-ngan untuk kedua tahanan titipan kejaksaan itu mulaiberkurang.

    Surutnya kunjungan tersebut diakui Kalapas TabananSlamet Supartono, Selasa (20/11) kemarin. Sampai hariini (Selasa kemarin) masih ada beberapa yang berkunjunguntuk menemui Pak Sukaja maupun Pak Wardana, tapi tidakseperti beberapa hari sebelumnya. Paling-paling teman ataukeluarganya yang berkunjung sebentar, tegasnya.

    Bagaimana mungkin sayabisa melupakan apa yang di-lakukan Wir terhadap saya.Dia telah menyakiti saya dariluar dan dalam. Saya sudahtidak peduli dengan Wir. Tapiyang selalu membuat sayasedih adalah nasib anak-anak saya, ujar Ni Putu Sursaat ditemui di sel tahananPolsek Petang.

    Apakah anda akan berce-rai? Sebelum kejadian itu(penusukan), kami sering

    cekcok, bahkan kata-katacerai kerap terlontar darimulut suami saya, kata NiPutu Sur.

    Walau dari mulut Wirsering terlontar kata-katacerai, namun Ni Putu Surmengaku tidak pernahmenanggapinya, sebab diamasih memikirkan anak-anaknya. Dulu anak sayasempat berkelahi denganbapaknya (Wir) karena meli-hat saya sering dipukuli. Bah-

    Kisah Istri yang Tusuk SuaminyaSelain Jadi Tersangka, Rumah Tangga Pun Terancam Kandas

    SELAIN masih menahan sakit hati gara-gara meng-hadapi kasus perselingkuhan suaminya, kini Ni PutuSur (53) resmi menjadi tersangka dan mendekam disel Polsek Petang. Dia sebelumnya menusuk sangsuami, I Gusti Komang Wir (54). Tidak itu saja, ru-mah tangga yang telah dibangun wanita yang tinggaldi Jl. Cedrawasih, Dauh Peken, Tabanan, selamakurang lebih 30 tahun ini, terancam kandas.

    kan anak saya sempat me-ngancam mematahkan leherbapaknya bila terus menya-kiti saya, imbuhnya.

    Meski sejak peristiwa ituWir tidak lagi memukul diri-nya, namun sifat Wir yangsuka ngomong kasar kepadaNi Putu Sur tidak hilang-hi-lang juga. Tidak itu saja, NiPutu Sur mengaku bahwaWir sering telepon-teleponandengan seorang wanita yangdiduga selingkuhannya. Per-nah suatu ketika saat Wirmandi teleponya berbunyi.Setelah saya angkat secaradiam-diam ternyata yang me-nelepon itu seorang wanita.Mendengar suara saya, wan-ita itu dengan cepat menu-tup teleponnya.

    Baca Selain...di Hal. 11

    Wardana-Sukaja Sekamar di Lapas Tabanan

    Genta InteraktifTopik: Lempar Kapolres,Pendukung SukajaDiamankan.Silakan berkomentardi telepon (0361) 2782445mulai pukul 09.00

    Baca Lempar... di Hal. 11

    Padangsambian, DenPostHanya gara-gara rebutan chanel TV, dua buruh mebel,

    Nur Holis (34) asal Pegayaman, Buleleng, berkelahi dengantemannya, Sarbini Jekoniah alias Cimeng (25), di Jl. Gu-nung Athena No.99, Denbar, Senin (19/11) malam lalu pukul21.30. Ketika itu Nur menusuk perut Sarbini dengan gun-ting hingga ususnya terburai. Akibat perbuatannya, Nur kinimendekam di sel Polresta Denpasar.

    Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Am-bariyadi Wijaya, Selasa (20/11) kemarn, saat kejadian, Nurdan Sarbini bersama teman-temannya tinggal di meskaryawan Art Meubel di Jl. Gunung Athena No. 99, Denbar. Awalnya situasi mes aman-aman saja alias belum ada tan-da-tanda konflik antara Nur dengan Sabirin. Mereka bersa-ma buruh lainnya sibuk dengan aktivitas masing-masing.Sambil mengisi waktu sebelum ngantuk, Sarbini dan Nurmenonton TV. Tiba-tiba kedua buruh ini ngotot dan inginmenonton acara kesukaan masing-masing. Mereka awal-nya terlibat perang mulut dan saling memaki. Mengingattidak ada yang mau mengalah, Nur dan Sabirin akhirnyaadu jotos.

    Situasi semakin memanas, dan diam-diam Nur mengam-bil gunting yang sudah diasah sehingga ujungnya tajam.Senjata itu lalu dipakai menusuk perut Sabirin. Sabirinkaget karena tak menyangka diserang, sehingga tak sem-pat mengelak, hingga perutnya robek. Darah segar muncratdari perutnya lantaran ususnya terburai. Sabirin lalumengerang kesakitan sambil memegang lukanya. Karyawandi mes lalu menolong korban untuk dibawa ke RSUP Sang-lah. Selain itu, ada buruh lain yaitu Pujiono melaporkankejadiannya ke polresta.

    Semarapura, DenPostKapolres Klungkung AKBP

    Ni Wayan Sri YudayatniWirawati bersikap tegas ter-hadap anggotanya yangmelakukan pelanggaran di-siplin. Buktinya, Selasa (20/11) kemarin, sembilan ang-gota Polres Klungkung diadilidalam sidang disiplin yangdigelar di aula Nusa Penida,Mapolres Klungkung. Yangmenarik, sembilan polisiyang sebagian besar bertugasdi Polsek Nusa Penida inidisidangkan hanya gara-garausil mencoret foto Wakapol-res Klungkung Kompol GdeSuwahyu di majalah PolmasPolres Klungkung.

    Sayang, tidak satupunanggota Polres Klungkungyang ditemui Selasa kema-rin berani membeberkan pe-langgaran disiplin yang di-lakukan kesembilan anggotaPolri ini. Sidang disiplin yangdigelar di Aula Nusa Penidaini juga berjalan tertutup.Sejumlah kuli tinta yang in-gin meliput sidang dilarangmasuk oleh petugas provosyang jaga di depan pin-tu. Tapi sumber yangdiperoleh di mapolres,kesembilan anggotaPolri yang mencoretfoto wajah WakapolresKlungkung KompolGde Suwahyu di ma-

    Coret Foto Wakapolres,Sembilan Polisi Diadili

    Diduga Usiljalah Polmas PolresKlungkung itu sudah ber-langsung lama.

    Tapi oknum polisi yangusil mencoret foto Wakapol-res ini tidak dijetahui secarapasti, sehingga pimpinanPolres Klungkung mengam-bil sikap tegas memberikansanksi disiplin kepadakesembilan anggota Polritersebut yang kebetulan ber-tugas hari itu juga. Merekaadalah Aiptu I Ketut PutuJaya Martawan, I Bripka,Wayan Sudira, Bripka I KetutSugiarmada, Brigadir I Nyo-man Sunarta, Brigadir I GustiGde Purnambawa, Brigadir IMade Sutama, Briptu I MadeAstika, Briptu I Ketut EkaJaya dan Briptu Mulyadin.Sebagian besar anggota yangdisidangkan ini bertugas se-bagai Babinkhantibmas diNusa Penida.

    Kasubag Humas PolresKlungkung AKP Made Sudanta ketika dimintaikonfirmasi Selasa kemarinmengaku, memang benarada sidang disiplin tersebut.

    Tapi Sudanta tidakmau berkomentarbanyak terkait sidangtersebut.

    Bobol Mes BRI, Waker Diciduk Berbekal Parang dan Palu

    Lumintang, DenPostTersangka Choirul Anam (35) di-

    tangkap di salah satu SD di Jl. SermaRepot, Denbar, Jumat (16/11) lalu. Pasal-nya garong asal Mojokerto, Jatim ini, tigakali membobol rumah Ir. Susiantinah (47)di mes BRI di Jl. Serma Repot No.3, Den-pasar.

    Menurut Kasi Humas Polsek DenbarAiptu I Ketut Merta Bujangga, Selasa (20/11) kemarin, saat diinterogasi, tersang-ka mengaku tiga kali membobol mes BRI.Saat beraksi, kebetulan rumah itu tak adayang menunggui, karena penghuninya keluar kota.

    Terungkapnya kasus ini ketika Susian-tinah bersama keluarganya baru saja tibadi rumahnya pada Minggu (28/11) lalu se-kitar pukul 20.00. Setibanya di rumah,dia kaget bukan kepalang karena pinturumahnya tercongkel. Susiantinah lalumengecek barang-barangnya, dan ternya-ta banyak barang yang hilang. Selanjut-nya kasus ini dilaporkan ke Polsek Den-bar.

    Berdasarkan laporan itu, polisi kemu-dian melakukan penyelidikan. Polisihasilnya mencurigai tersangka Anam.

    Ditusuk Gunting,Usus Buruh Terburai

    Gara-gara Rebutan Chanel TV

    DenPost/kertanegaraTUNJUKKAN ALAT Polisi menunjukkan alat yang dipakai tersangka ChoirulAnam (kiri) membobol rumah Susiantinah di Jl. Serma Repot No.3, Denbar.

    Baca Coret...di Hal. 11

    Baca Ditusuk... di Hal. 11

    Baca Wardana... di Hal. 11 Baca Tuntut... di Hal. 11

    Baca Bobol...di Hal. 11

    Wayan SukajaMade Wardana

    DenPost/dok

    DenPost/wiadnyanaMENDEKAM DI SEL - Tersangka Ni Putu Sur yang kinimendekam di Polse Petang terancam berpisah dengansuami yang ditusuknya, I Gusti Komang Wir.

  • DENPOST zzzzz RABU, 21 NOVEMBER 20122

    Genta InteraktifTopik : WorkshopKiss Program Kasekdan Komite SekolahSilakan berkomentardi telepon (0361)2782445mulai pukul 10.00

    Dauh Puri, DenPostTidak ingin dicap tebang pil-

    ih, Dinas Perhubungan (Dishub)Kota Denpasar menertibkankendaraan roda empat miliksejumlah Pegawai Negeri Sipil(PNS) dan pegawai BUMD (pe-gawai bank). Dari hasil penyisi-ran di kawasan Catur Muka,petugas Dishub menderek tigamobil, salah satunya mobil mil-ik PNS, Selasa (20/11) kemar-in,.

    Kepala Bidang Pengendaliandan Operasional (Dalops)Dishub Kota Denpasar, KetutSriawan, mengatakan penert-iban dilakukan di kawasantersebut karena belakangan inibanyak pelanggaran parkir di ti-tik nol Denpasar. Kami tidakingin dianggap tebang pilih. Ken-daraan milik siapa pun, kalausudah melanggar rambu, yakami tertibkan, tegasnya.

    Dalam penertiban tersebut, 13 mobil terpaksa digembok karena parkir pada marka jalan.Namun 10 gembok akhirnya di-buka karena pemilik kendaraanbergegas memindahkannya. Se-dangkan tiga mobil lainnya ter-

    Dishub Derek Mobil Milik PNSpaksa diderek, lantaran setelahditunggu-tunggu, sang pemiliktidak datang.

    Menurut Sriawan, salah satukendaraan yang diderek yaknisedan DK 028 AQ milik salahseorang pegawai pemkot Den-pasar. Mobilnya terpaksa kamiderek karena parkir di utara PuraJagatnatha, tepatnya depanSMPN 1 Denpasar. Padahalsudah pasang rambu laranganparkir di sana, ujarnya.

    Tiga kendaraan itu lalu di-angkut dan dibawa ke KantorDishub di Ubung. Selanjutnyapemilik kendaraan itu dimintamenyelesaikan administrasinyalangsung ke Dishub.

    Selain milik PNS, Sriawanmengatakan pihaknya juga me-nertibkan kendaraan milik pe-gawai bank yang parkir di JalanGajah Mada, Denpasar. Penert-iban ini kan sudah rutin kamilakukan, tapi tetap saja ada pe-langgaran. Bahkan tak sedikitpelanggaran dilakukan justruoleh orang-orang yang tahu atu-ran atau tahu hukum, tapi tetapmelanggar, tegas Sriawan.(111)

    Dauh Puri, DenPostWalikota Denpasar, IB. Rai

    Dharmawijaya Mantra men-gunjungi korban kerusuhan diDesa Balinuraga, KecamatanWaypanji, Lampung Selatan,Selasa (20/11) kemarin. Dalamkesempatan tersebut, RaiMantra menyerahkan bantu-an Rp 624.946.250, yang di-kumpulkan dari para PNS, ang-gota DPRD, murid, YayasanPembangunan Sanur, guru-guru, gerakan koperasi, peda-gang, masyarakat dan lemba-ga sosial lainnya di Kota Den-pasar.

    Kunjungan ini sebagai ben-tuk perhatian dan kepeduliankami kepada warga yang men-jadi korban kerusuhan diPropinsi Lampung. Merekasangat memerlukan bantuandan uluran tangan dari kitasemua, kata Rai Mantra.

    Bantuan tersebut diterima Ketua PHDI Propinsi Lam-pung, Nengah Maharta dandisaksikan Ketua PHDI Kabu-paten Lampung Selatan, MadeSukintra, Kepala Desa BaliNuraga, Ketut Wardana sertawarga masyarakat Bali Nuragadi Balai desa setempat.

    Rai Mantra Serahkan Bantuan untuk Warga Balinuraga

    Denpasar, DenPostUntuk menunjang kreatifi-

    tas pelajar, Faber Castell tidakpernah berhenti menggelareven. Setelah sukses meng-hadirkan Raditya Dika dalamtalk show yang bertemakanKreativ Menulis, Rejeki TakAkan Habis, Faber Castellmenggelar workshop khususguru SD dengan tema BrainBalancing, Practical Way to Opti-mize Childrens Creativity diHotel Kelapa Gading Jl. KargoPermai, Denpasar, Selasa(20/11) kemarin.

    Loka karya ini menghadir-kan pembicara Bapak Yohanesatau Mr. Yo yakni owner darisanggar Canvas Rumah Kun-

    Dangri, DenPostBisnis di bidang pengepul

    barang bekas sebenarnyamendapat dukungan positifPemkot Denpasar. Terlebihkelompok usaha dalam ben-tuk bank sampah. Bagaima-na pun usaha tersebut san-gat membantu dalam mewu-judkan Kota Denpasar.

    Namun dalam praktiknyadi lapangan, angkutanbarang-barang bekaskadang-kadang tidak mem-perhatikan dampak yang dit-imbulkan bagi penggunajalan lainnya. Pola penga-ngkutnya asal-asalan, takteratur dan kelebihan kapa-sitas. Kondisi itulah yangdisoroti anggota DPRD KotaDenpasar, I Wayan SuadiPutra.

    Ketika diminta komen-tarnya, Selasa (20/11), poli-tisi PDIP ini mengaku pi-haknya kerap menjumpaiangkutan mobil jenis pikc-upL300 yang mengangkutbarang-barang bekas di ka-wasan Jalan Tukad Pak-erisan, Panjer. Yang diper-soalkan bukan barang yangdiangkut, namun proseduratau tata cara pengangku-tannya. Selain melebihi ka-

    Walikota menambahkan,bantuan tersebut janganlahdilihat dari jumlah atau nilain-ya. Akan tetapi sumbangan inimencerminkan ketulusankami dan rasa simpati dari se-luruh masyarakat Denpasar.Diharapkan bantuan itu bisabermanfaat bagi wargaBalinuraga yang terkenamusibah. Peristiwa seperti itu

    tidak perlu terulang lagi danmenjadi pelajaran bagi kitabersama untuk selalu salinghormat-menghormati sertamenjaga toleransi antar umatmanusia, terangnya.

    Rai Mantra juga memberi-kan motivasi dan dorongan agarmasyarakat kembali bangkitserta tidak larut dalam kese...