DPS 31 Desember 2012

  • Published on
    22-Mar-2016

  • View
    274

  • Download
    34

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DPS 31 Desember 2012

Transcript

  • C. 1470

    C. 1569

    C. 1568

    ECERAN RP 2.500

    MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALISENIN, 31 DESEMBER 2012 - NOMOR 4.652 TAHUN KE - 15

    C. 1473

    C. 541

    Setahun, Jalan di Bali Telan 565 NyawaBuleleng Terseram, Bangli Paling Ramah Data Lakalantas 2012

    Jumlah Kasus : Meninggal : Luka Berat :

    Luka Ringan :

    Ranking Lakalantas1. Buleleng :

    2. Denpasar :

    grafis/adi sudianggarasumber : Polda Bali

    2.535 (turun 199)565 (tambah 31)

    1.236 (turun 2.032)2.710 (turun 308)

    102 korban jiwa (naik 31 kasus)93 korban jiwa (turun 22 kasus)

    Tiga Pembobol ATM Pakai Modus BaruLacak Alatnya, Labforensik Dilibatkan

    Kereneng, DenPostPeriode setahun terakhir, jalanan di Bali menelan 565 nya-

    wa. Dari angka tersebut, jalanan di Buleleng mendapat reputa-si paling seram karena menyebabkan 102 jiwa melayang. Se-mentara Bangli mendapat predikat paling ramah karena pa-ling sedikit, dengan hanya tiga korban jiwa. Hal tersebut terkuakdalam data yang disuguhkan Kapolda Bali, Irjen Arif Wachyunadi,saat jumpa pers akhir tahun, beberapa waktu lalu.

    Dibandingkan periode yang sama tahun 2011, kasuskecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Bali tahun ini menga-lami peningkatan 5,85 persen atau setara dengan 31 kasus.Polresta Denpasar yang tahun lalu menempati rangking ter-tinggi dengan 115 korban, kini mampu turun satu tingkatdengan 93 kejadian.

    Padangsambian, DenPostKasus pembobolan ATM di swalayan Tiara Gatzu di Jalan

    Gatot Subroto Barat membuat pening jajaran reserse Pol-res Badung dan Polda Bali. Satu persoalan utama yangbelum mampu dipecahkan, alat apa yang digunakan meru-sak mesin ATM berbahan baja tebal itu. Namun, satu ka-bar baiknya adalah pelaku diidentifikasi tiga orang, ber-dasarkan rekaman kamera pengintai.

    Polda Tekan Pelanggaran Disiplin Anggota

    Kasatreskrim Polres Badung, AKP Wayan ArthaAryawan, yang dihubungi mengakui belum tahu alatsesungguhnya yang digunakan kawanan garong itu.Memang mesin ATM itu rusaknya karena dilas. Tapilas macam apa, itu yang kami belum tahu. Kalau lasbiasa kan alatnya besar dan berat. Dari olah TKP, kecilkemungkinan las konvensional yang dipakai. Mesin ATMseperti dirobek saja dengan alat pelaku, padahal itubaja tebal sekali, papar alumnus Akpol 2004 tersebut,Minggu (30/12).

    Melacak alat itu, jelas Artha, pihaknya menggandengLab. Forensik Cabang Denpasar. Dengan memeriksakandungan material dari mesin ATM yang dibobol, di-harap ada titik terang sesungguhnya alat apa yang di-pakai pelaku. Sedikitnya itu bisa membantu mem-persempit fokus penyelidikan tim gabungan Polres Ba-dung dan Dit. Reskrimum Polda Bali. Mengenai jum-lah pelaku, Artha menyebut sedikitnya tiga orang ber-dasarkan rekaman kamera pengintai di ATM.

    Baca Copet...di Hal. 11

    Baca Tiga... di Hal. 11

    Kerobokan, DenPostMade Lengkong (40), napi

    kasus pembunuhan yangmendekam di LP Kerobokanmencoba bunuh diri, Sabtu(29/12) malam. Dia menusukperutnya sendiri dengan pi-sau gunting kuku. Nyawan-ya terselamatkan petugas LPyang bergegas melarikannyake RSUP Sanglah. Namun,tak jelas dari mana Lengkongmendapat benda tajam se-perti itu.

    Informasi yang dihimpun,Kepala LP Kerobokan,,

    IGN Wiratna, yang dimintaikonfirmasi, Minggu (30/12),menyatakan benar ada war-ga binaanya mencoba ulah

    Gedung Jasa Raharja TerbakarDenpasar, DenPost

    Kantor Jasa Raharja di JalanHayam Wuruk, Denpasar, Ming-gu (30/12) terbakar. Dugaan se-mentara, api yang melalap salahsatu ruangan di lantai tiga ituakibat arus pendek listrik.

    Informasi yang didapat di loka-si kejadian, kebakaran diketahuikaryawan yang sedang lembur se-kitar pukul 11.30. Mereka meli-hat asap tebal keluar di ruanganpenyimpanan server. Panik kare-

    na menduga ada kebakaran,karyawan perusahaan asuransiitu sempat mau masuk ke ruan-gan. Sial, pintu ternyatadikunci. Kaca jendela punjadi korban karena dipecah-kan agar bisa masuk.

    Namun, niat parakaryawan memadamkan apimendadak sirna karenaasap begitu tebalnya. Mere-ka pun memilih mundur danmenghubungi petugas pemadam

    kebakaran.Tiga unit mobil kebakaran da-

    tang ke lokasi tak lama berselang.Hanya, petugas pemadamsempat kewalahan menujulantai tiga karena asapmenyesaki seisi ruanganmulai dari tangga. Kendalaitu tak lama bisa diatasisetelah petugas memakaimasker gas dan berjuang

    memadamkan api. Sekitar 30 menit kemudian api

    berhasil kami padamkan dan tidaksampai merembet ke ruanganlain, ujar Ardi Ganggas, KepalaBidang Kedaruratan dan LogistikBadan Penanggulangan BencanaDaerah (BPBD) Kota Denpasar,yang ditemui di lokasi.

    Belum diketahui kerugian aki-bat kejadian tersebut. Namun,dari keterangan di lokasi, di ru-angan tersebut terdapat perala-tan komputer dan arsip perusa-haan yang kini hangus. (yan)

    Baca Setahun... di Hal. 11

    Depresi, Napi PembunuhanTusuk Perut Sendiri

    Baca Depresi...di Hal. 11

    pati menusuk perut memakaipisau gunting kuku. Begitumengetahui ada warga bi-naan yang menusuk diri, ang-gota kami langsung ke loka-si. Bahkan langsung melari-kan ke rumah sakit. Perut-nya terpaksa dijarit, ujarWiratna. Tak pelak, atas ke-jadian itu perut korban mestidijarit.

    Denpasar, DenPostKeramaian pengunjung Denpasar Festival

    (Denfes) dimanfaatkan penjahat, khususnyapara pencopet. Buktinya, Sabtu (29/12) siangseorang pengunjung kehilangan kamera di-gital senilai Rp 9,5 juta. Yang membuat kor-ban bernama Wes itu geleng-geleng kepala,kamera itu raib ketika berada dalam ranselyang digendong.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, saat itu Wes datang ke Den-fes bersama teman kampusnya. Tujuannyamencari foto untuk tugas kampus sekalianbuat bermalam mingguan. Pengunjung ketempat itu lagi ramai, sampai harus desak-desakan, ujar sumber yang enggan disebutnamanya.

    Susah payah menembus lautan manu-sia di areal sepanjang Jalan Gajah Madatersebut, korban menuju tempat yang agaklengang. Maksudnya biar leluasa mengam-bil kamera yang ada di ransel. Begitu menu-runkan tas punggung, korban terhenyakbukan main. Tas yang semula terkunci,ternyata terbuka lebar. Usai terkejut diapun lemas karena kamera seri Canon EOS60 D miliknya lenyap. Wes pun melapor-kan kejadian yang menimpanya ke PolsekDenpasar Barat.

    Copet Gasak KameraPengunjung Denfes

    Kereneng, DenPostBidang Propam Polda Bali

    boleh bangga tahun ini, kare-na jumlah pelanggarandisiplin polisi menuruntajam. Dari 161 kasuspada tahun 2011, tera-khir bisa ditekan sam-pai berhenti di 140 ataumenurun 21 kasus.Namun, 40 kasus di an-taranya justru dilakukan ang-gota Polda Bali atau men-ingkat 14 kasus dibandingperiode sama tahun lalu.

    Berdasarkan catatan akhirtahun Bid. Propam yang dis-

    ampaikan Kapolda Irjen ArisWachyunadi pekan lalu,penurunan pelanggaran ang-

    gota paling banyak ter-jadi di Polres Buleleng.Dari 24 laporan tahun2011, sampai denganDesember kemarinmentok di angka 11perkara. Kenaikan jus-tru terjadi di lingku-

    ngan Polda Bali dengan 40laporan ditangani, berband-ing 26 kasus tahun lalu atausama dengan 53,85 persen.Sementara SPN Singarajamasih menjadi kesatuan

    yang layak jadi panutan se-jak tahun lalu. Sebab, insti-tusi pencetak bintara Polriitu paling bersih di Bali den-gan tak adanya anggota per-nah menjadi tamu Bid. Pro-pam Polda.

    Kabid. Propam Polda Bali,Kombes Bambang Yogisworo, Baca Polda... di Hal. 11

    Genta InteraktifTopik: Depresi, Napi CobaBunuh Diri.Silakan berkomentardi telepon (0361) 2782445mulai pukul 09.00

    Bambang YogisworoDenPost/Agus Hendra

    saat dimintai tanggapan,mengaku bersyukur bisa me-nekan pelanggaran anggota.Hal itu, jelasnya, mencermin-kan makin baiknya kinerjadan kesadaran anggota untuktidak melanggar aturan inter-nal.

    Ketua Ikadin Denpasar inimemandang, polisi tajam kebawah tapi tumpul ke atasdan kalah dengan premanis-me. Lambatnya pengungkapanperkara berhubungan denganrendahnya kepastian hukum.

    Di pengujung tahun, umatHindu di Bali diresahkan aksipembobolan pura di seluruhBali. Kasus ini mengingatkankita bagaimana sindikat pen-curian pratima mengobok-obok Bali tahun 2011. Pulu-han pura diobrak-abrik. Perh-iasan, uang kepeng, benda

    Kilas Balik Kriminal 2012 (2-habis)

    Sulit Diendus, Garong Pratima seakan Ledek PolisiBERAGAM kejahatan sepanjang tahun 2012,

    menurut praktisi hukum I Made Suardana,menuntut kerja keras polisi untuk menuntas-kan. Rasa aman dinilai masih mahal di Bali.Parameternya, warga banyak takut keluarmalam, memakai perhiasan atau memarkirmotor. Publik belum puas dengan kinerja ke-polisian. Banyak kasus belum terungkap, diantaranya pencurian pratima dan bobol brankas,ulasnya.

    sakral serta pratima, raib.Celakanya, sampai sekarangkomplotan maling itu taktersentuh ketajaman penciu-man reserse kriminal.

    Kinerja Kapolda Bali (wak-tu itu) Irjen Budi Gunawanbersama jajarannya pun lay-ak dipertanyakan. Target 20hari untuk menangkap pelakupun diucapkan. Tapi, faktan-ya jauh panggang dari api.Bahkan sampai dia pergi dariBali, janji dan target yang di-kumandangkan tak terwujud.

    Memang, tidaklah bijak

    polisi dijadikan bak sampahkekesalan pengempon purameski itu tanggung jawabmereka. Pengempon juga mes-ti secepatnya mencari alter-natif solusi. Salah satunyamenyimpan pratima dalambrankas berkualitas bagus.

    Dari catatan DenPost,hingga pertengahan Desember2012, terjadi 29 kasus pencu-rian pratima. Komplotan ma-ling itu mengobok-obok puradari wilayah Jembrana hing-ga Karangasem. Kasus pen-curian pratima paling banyakterjadi di wilayah Tabanan.Bila upaya menangkal kasuspencurian itu tidak secepat-nya dilaksanakan, di tahun2013 diprediksi akan terjadilagi. Apalagi, pengempon puraberlomba-lomba membuatpratima sebagus dan semahalmungkin, sebagai wujud bak-ti kepada sesuhunan.

    Pengempon pura mestisecepatnya membentengi dirimenghalau maling. Baca Sulit... di Hal. 11

    OLAH TKP - Anggota Identifikasi Polresta Denpasarsaat melakukan olah TKP kasus pembunuhan MadePurnabawa sekeluarga di Kampial, Kuta Selatan.Kasus pembantaian ini merupakan salah satu kasusmenonjol di Bali.

    DenPost/dok

    KADO PAHIT - Reserse kriminal Polres Badung dan Polda Bali menggali informasi dilokasi pembobolan ATM di swalayan Tiara Gatzu. Kejadian ini bak kado pahit di akhirtahun 2012.

    DenPost/Rahken

    Tidak TerbitBERHUBUNG Tahun Baru 2013, Harian DenPost tidakterbit Selasa (1/1) besok. ada Rabu (2/1) dan seterusnyaDenPost terbit seperti biasa. Mohon pelanggan danrelasi maklum. (red)

  • DENPOST zzzzz SENIN, 31 DESEMBER 20122

    Dauh Puri, DenPostDua dari 12 finalis Duta Eendek Denpasar dari kalangan

    siswa SMA/SMK dan universitas se-Kota Denpasar, akhirnyaterpilih sebagai pemenang. Keduanya meraup poin tertinggidalam penilaian yang dilakukan Tim Dinas Perindustrian danPerdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, melalui Lisensi Dew-an Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar. DuaDuta Endek 2013 yang terpilih Sabtu (29/12) itu, yakni Anggadan Putri.

    Ajang pemilihan Duta Endek ini dilaksanakan pada Den-pasar Festival Ke-5 di On Stage Catur Muka Denpasar. Sebelumpengumuman pemenang, finalis Duta Endek ini juga dinilaikembali performance mereka oleh tiga juri. Untuk runner up Idiraih pasangan Andri Sena dan Willy, serta runner up II diraihpasangan Mike dan Ogek.

    Di samping pemilihan Duta Endek Denpasar, pada DenfestV juga digelar lomba kreasi endek dari karyawan bank se-KotaDenpasar, yang dimenangkan wakil dari BNI Wilayah Denpasarsebagai juara I dan juara II, serta Bank Danamon sebagai juaraIII.

    Menurut Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly Dhar-mawijaya Mantra, pemilihan Duta Endek ini sebagai inovasikreatif terbaru dari Pemerintah Kota Denpasar untuk mempro-mosikan endek di masyarakat, sebagai produk lokal unggulanKota Denpasar. Disamping itu, Denpasar sebagai ibu kota Provin-si Bali yang merupakan pusat pemerintahan, ekonomi, dan pen-didikan memiliki peluang besar dalam mengangkat industri kre-atif khususnya tenun endek.

    Pemkot Denpasar melalui Disperindag dengan menggan-deng Dekranasda Denpasar terus berupaya melestarikan,mengembangkan produk tekstil endek lewat berbagai program.Salah satunya membentuk Duta Endek, yang nantinya dapatmempromosikan endek di kalangan remaja dan masyarakat,paparnya.

    Lebih lanjut Selly mengatakan, Duta Endek ini akan bertu-gas memberi layanan informasi kepada masyarakat tentangendek dan mempromosikannya sebagai produk lokal unggulanKota Denpasar. Mereka akan bertugas mulai Januari 2013 dibawah lisensi Dekranasda Kota Denpasar.

    Penilaian Duta Endek meliputi interview brain, inner beauty,behaviour, public speaking, dan cooperates in team. Pada 20 Desember2012, sebanyak 12 finalis dinyatakan lolos. Sebelumnya juga 12finalis ini mengikuti program out bound di perajin tenun endekSekar Jepun Denpasar.

    Paulus Suhardi, salah satu juri Duta Endek mengatakan,para finalis rata-rata sudah mampu dan memahami tentangendek, tinggal meningkatkan dan mengembangkannya. Diamenilai bahwa kain endek sekarang sudah bisa dikreasi dandikombinasikan dalam berbagai mode sehingga nantinya bisabersaing dan go nasional. Para finalis juga mengikuti tes tulis,wawancara yang meliputi kemampuan public speaking, berba-hasa, dan termasuk kerja sama dalam tim. Selamat menjalan-kan tugas sebagai Duta Endek Denpasar yang siap mempro-mosikan endek kepada masyarakat Denpasar, ujar Paulus.

    Pasangan Angga dan Putri mengatakan generasi muda meru-pakan salah satu wadah maupun sarana yang sangat pentingbagi pelestarian kain endek sebagai warisan budaya Bali danKota Denpasar khususnya. (111/*)

    Sanur, DenPostUntuk mengantisipasi benturan antarormas dan sama-sama

    menjaga keamanan, empat ormas yang ada di wilayah Den-pasar Selatan (Densel), yakni Forum Sidakarya Bersatu, SanurBersatu, FPD Sesetan dan Gatsus Renon, menggelar perte-muan, Sabtu (29/30) malam. Alhasil, mereka sepakat bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan rasamenyama braya dan menciptakan stabilitas keamanan agar tetapkondusif.

    Nota kesepakatan sudah kami tanda tangani dan berkomit-men menjaga keamanan wilayah Densel supaya tetap kondusif.Terutama saat perayaan malam tahun baru 2013. Selain itu,kami tetap berkoordinasi dan bersinergi dengan aparat keamanan,diantaranya Polsek Densel, kata Pembina Forum SidakaryaBersatu, I Nyoman Putrawan, didampingi Ketua Umum SanurBersatu, Ida Bagus Raka Jisnu.

    Penandatanganan kesepakatan itu, menurut Putrawan, taklepas dari wancana yang dilemparkan praktisi hukum, I MadeSuardana, bahwa masyarakat perlu membentuk ormas swa-daya untuk memperkuat keamanan di wilayahnya masing-mas-ing. Tujuannya untuk membentengi wilayahnya supaya terhin-dar dari masuk ormas lain yang ingin menguasai serta mengan-cam keamanan dan sektor kehidupan warga.

    Berdasarkan wacana tersebut, kami mengumpulkan danmempertemukan ormas-ormas yang ada di wilayah KecamatanDenpasar Selatan. Tujuannya untuk sama-sama berkomitmenmenjaga wilayahnya masing-masing dan menghindari benturanantarormas seperti yang terjadi di Padangsambian. Hal ini bisamenjadi acuan bagi daerah lain, ujarnya.

    Putrawan menambahkan, ada lima poin yang tertuang dalamnota kesepakatan itu, yakni menjaga stabilitas keamanan desamasing-masing dan antarwilayah melalui koordinasi organisasimassa yang sudah ada atau akan terbentuk, menjalin silah-turahmi, menjaga harmonisasi melalui tali persahabatan sertatemu wirasa...