Draft Tugas 4 Scada Inkubator Bayi

  • Published on
    09-Jul-2016

  • View
    214

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Draft Tugas 4 Scada Inkubator Bayi

Transcript

Tugas 4 Proyek Telemetering

TE145466 Pengenalan SCADA

KelompokTelemonitoring Temperatur pada Inkubator Bayi

NRP & Nama2213039017 Dimas Rahmat P.2213039033 Ratih Putri Nastiti

Tanggal25 April 2016

2. Judul Proyek Telemetering : Telemonitoring Temperatur pada Inkubator Bayi berbasis Arduino menggunakan Media Komunikasi Jaringan Ethernet dengan RJ-45

Lokasi Telemetering : Inkubator Bayi pada Rumah Sakit Haji SurabayaGambar/Foto Peralatan :

Gambar 1. Inkubator Bayi sebagai objek yang di Monitoring

3. Software dan Hardware yang akan digunakan : Bagian Hardware terdiri dari :1) Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient)Thermistor adalah jenis Resistor yang nilai resistansi atau nilai hambatannya dipengaruhi oleh Suhu (Temperature). Thermistor PTC, semakin tinggi suhu disekitarnya, semakin tinggi pula nilai resistansinya (berbanding lurus / Positif). Sensor diletakkan dalam incubator bayi dan dikuatkan oleh rangkaian op-amp lalu diolah oleh ADC kemudian disambungkan pada mikrokontroller

Gambar 2. Thermistor PTC

2) Rangkaian Op-Amp Non InvertingRangkaian ini menggunakan LM741 digunakan untuk memperkuat output sensor dengan keluaran yang tetap sefase dengan sinyal inputnya.

Gambar 3. Rangkaian Op-Amp Non Inverting

3) Rangkaian Jembatan Wheatstone4) Arduino UNOArduino UNO adalah sebuah board mikrokontroler yang didasarkan pada ATmega32. Arduino UNO mempunyai 14 pin digital input/output (6 di antaranya dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, sebuah osilator Kristal 16 MHz, sebuah koneksi USB, sebuah power jack, sebuah ICSP header, dan sebuat tombol reset.Mikrokontroller ini sebagai RTU (Remote Terminal Unit) yang akan mengolah data analog menjadi kode-kode digital oleh rangkaian penguat output nilai resistansi dari sensor.

Gambar 4. Bentuk Arduino UNO5) KomputerSebagai MCU (Master Control Unit) yang akan digunakan untuk memperoleh data dengan media Ethernet (RJ-45)

6) Arduino Ethernet ShieldArduino Ethernet Shieldadalah modul yang berfungsi menghubungkan Arduino board dengan jaringan internet dengan memasangkan modul tersebut di atas Arduino board, sambungkan dengan kabel network RJ45. Sebagai media komunikasi yang digunakan sebagai penghubung antara MCU (Komputer/laptop) dengan RTU (Arduino).

Gambar 5. Arduino Ethernet Shield

Bagian Software:Menggunakan Software Delphi sebagai interfacing antara MCU (Komputer) dengan RTU (Arduino). Pada Software Delphi menampilkan hasil data suhu yang telah di proses di Arduino.

Blok Diagram Sistem:Pada diagram ini menunjukkan PC/Komputer sebagai MCU. Telemetering ini membutuhkan sensor temperature berupa Thermistor PTC. Lalu, sebagai media komunikasi pengirim hasil data dari sensor digunakan jaringan Ethernet.

Objek yg Telemetering(Inkubator Bayi)

ArduinoPC

OutputInput

Media KomunikasiJaringan Ethernet

Thermistor PTC

MCURTU

Gambar 6. Blok Diagram Sistem

4. Pada proyek telemetering ini terdiri dari : sensor, rangkaian sinyal kondisioning, akusisi data, mikrokontroller, komunikasi, computer, dan software untuk monitoring.

Pada rangkaian telemetering ini terdapat sensor thermistor yang keluarannya bernilai resistansi. Kemudian nilai resistansi dikonversikan menjadi tegangan untuk diolah oleh ADC, maka menggunakan voltage divider atau jembatan wheatstone kemudian sinyal mengalami dua proses pengolahan sinyal. Pertama, dikuatkan oleh rangkaian Op-amp Non Inverting yang berfungsi untuk memperkuat gelombang dengan keluaran yang tetap sefasa dengan sinyal inputannya. Kedua, setelah dikuatkan sinyal dikondisikan tegangan masukannya menggunakan rangkaian Zero dan Span. Kemudian, tegangan tersebut dibaca oleh ADC (Analog to Digital Converter) untuk mengkonversi tegangan menjadi satuan suhu yaitu Celcius. Lalu, data ADC diteruskan menggunakan Ethernet oleh mikrokontroller menuju Komputer untuk ditampilkan pada program Delphi.