Efek Dari Perawatan Ortodontik Menggunakan Molar Band Terhadap

  • Published on
    13-Dec-2014

  • View
    65

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pemeriksaan gingival pocket, indeks plak, skor bleeading pada molar band

Transcript

<p>Disusun Oleh : Carolin Parlina Devina Yastani</p> <p>Alignment baik</p> <p>trauma oklusi (-) menjaga kebersihan mulut &gt;&gt;&gt;Th/ ORTHO</p> <p>Pemasangan molar band</p> <p>kontrol plak signifikan skor plak, skor gingiva, dan kedalaman poket pd seluruh interval waktu pada kelompok perlakuan yaitu Gr-1 dan Gr-2(1991); Boyd dan Baumrind (1992) juga melaporkan lebih banyak akumulasi plak dan inflamasi gingiva di sekitar molar band.</p> <p> Alexander</p> <p> Pd</p> <p>studi ini= tdk tdapat byk perubahan antara 3 bln &amp; 6 bln, walaupun tdp perubahan dari baseline sampai 3 bulan = inflamasi telah tjd, hasil tidak akan berbeda banyak. ketika gingivitis moderate telah terbentuk selama perawatan ortodontik, tidak akan berkembang menjadi periodontitis kronik.</p> <p> Zechrisson</p> <p>et al (1976)= kehilangan attachment pd px dimana molar band difiksasi dan melukai sulkus gingiva. studi ini, skor gingiva dan PPD meningkat dari baseline ke 3 bulan.et al (1990) &gt;&gt; indeks plak &amp; skor perdarahan dari baseline sampai hari ke 90sementasi band ortodonti mpunyai potensial merusak jar. gingiva karena : </p> <p> Pada</p> <p> Huser</p> <p>Akumulasi plak Atau dekatnya jarak band ke sulkus gingiva</p> <p> Pada</p> <p>Gr-1 (tanpa kumur chlorhexidine), skor plak, gingiva, dan PPD &gt;&gt; dibandingkan dengan Gr-2. jg menemukan kumur chlorhexidine dpt mbantu mkontrol plak px ortodontik. et al (1991) juga menemukan terdapat &gt; signifikan dari baseline ke 6 bulan pada Gr-1 dan Gr-2, sedangkan tdk ada &gt;&gt; di Gr-3ada kehilangan perlekatan dan &gt;&gt; PPD ini disebabkan oleh pembentukan pseudopocket karena gingival enlargement. Ec :Iritasi mekanik dari band Iritasi kimia dari semen band pada margin gingiva perawatan OH yg tdk adekuat &gt;&gt; akumulasi plak</p> <p> Tidak</p> <p> Ec</p> <p>perbesaran gingiva posisi molar band yang tadinya supragingival subgingival lebih mengiritasi &gt;&gt; skor gingiva</p> <p> Baer</p> <p>&amp; Coccaro (1964) menemukan pembesaran gingiva segera setelah pemasangan alat orto cekat. Mereka juga menemukan pembesaran akan hilang setelah alat orto cekat dilepas.(1940) menemukan kerusakan jaringan periodontal yang disebabkan perawatan orto dapat sehat kembali (reversibel)</p> <p> Skillin</p> <p>CFU gr-1 &amp; gr-2 memiliki jml &gt;&gt; secara signifikan dibanding gr-3. Pada gr-3 cocci aerob konstan selama sepanjang studi dan tdpt sedikit koloni anaerob. Jml koloni gr-1 &gt;&gt; signifikan dibanding gr-2</p> <p>Pd tahap awal perawatan orto, bakteri Gram + &amp; aerob lebih byk, namun pada bulan ke 6, baccili negative anaerob lebih banyak dibandingkan cocci Gram + aerob. Sejalan dengan molar band yg &gt;&gt; subgingival tempat yang baik utk bakteri anaerob. Hal ini mrpkn pyebab pd akhir 6 bulan dgn PPD yg &gt;&gt; mikroorganisme anaerob &gt;&gt; signifikan dibanding organisme aerob.</p> <p> Flores</p> <p>de Jacoby &amp; Muleer (1982) juga menemukan shift mikroorganisme dari aerob ke anaerob.dan Brown (1964) melaporkan peningkatan yang hampir sama terjadi pada semua jumlah bakteri setelah penempatan band, yang sejalan dengan studi ini.</p> <p> Bloom</p> <p> Leggott</p> <p>et al (1984) melaporkan 2 atau 3 kali &gt;&gt; mikroorganisme 6 bulan setelah pemasangan band.menjelaskan potensi band subgingiva (sebelumnya supragingiva) perubahan ekosistem yang membuat mikroorganisme periodontopatik lebih dominan. Perubahan ini diindikasikan dengan kenaikan skor plak, skor gingival dan PPD.</p> <p>Walaupun chlorhexidine dpt membantu utk mengkontrol plak, pada gr-2 tdpt perubahan pada pemeriksaan klinis dan mikrobiologis pada periode 1 bulan dan 3 bulan adanya factor lain yang dapat terlibat. Dapat berupa :Iritasi mekanis dari molar band Banyaknya plak subgingival Iritasi kimia oleh semen untuk banding. ++ spekulasi bahwa alat orto sendiri memiliki efek sitotoksik. reaksi periodontal.</p> <p>Pada studi ini, efek molar banding telah menunjukkan &gt;&gt; indeks plak, indeks gingival, dan PPD; serta peningkatan dan shift mikroorganisme. Hal ini sejalan dgn studi lain.Studi ini juga menunjukkan bahwa chlorhexidine &gt; memiliki akumulasi plak, gingivitis,&amp; gingival enlargement dibandingkan dgn individu tanpa molar band. Pada pasien dengan molar band, terjadi shift mikroorganisme dari aerobic, Gram + ke anaerobic dan Gram -. Chlorhexidine tidak bisa mencegah gingivitis sepenuhnya pada pasien dengan orto band. kesimpulan molar band dapat memberikan iritasi gingivitis &amp; gingival enlargement, yg pada nantinya akan membuat akumulasi plak lebih banyak</p> <p> Instruksi</p> <p>OH yang baik dan oral profilaksis yang baik dapat mengurangi gingivitis dan gingival enlargement pada pasien dengan orto cekat.chlorhexine dapat membantu mengkontrol hitung control plak.</p> <p> Kumur</p> <p>Naga SM, Sosa KV. Effect of Orthodontic Treatment Using Fixed Molar Bands On Periodontal Tissues- Clinical and Microbiological Evaluation. Annals and Essences of Dentistry 2010 : II issue 4</p>