EFEKTIVITAS PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ?· efektivitas penerapan strategi pembelajaran berbasis…

  • Published on
    17-Mar-2019

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>EFEKTIVITAS PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS </p> <p>MASALAH UNTUK MEMBENTUK KEMAMPUAN BERPIKIR </p> <p>KRITIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN </p> <p> PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII </p> <p> DI SMP NEGERI 26 MAKASSAR </p> <p>Skripsi </p> <p> Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Meraih gelar Sarjana </p> <p>Pendidikan Islam (S. Pd.) Jurusan Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar </p> <p> Oleh: </p> <p> SUKIMANSUKIMANSUKIMANSUKIMAN </p> <p>NIM: 20100113009 </p> <p>FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN UIN UIN UIN ALAUDDIN MAKASSARALAUDDIN MAKASSARALAUDDIN MAKASSARALAUDDIN MAKASSAR </p> <p>2017201720172017 </p> <p>v </p> <p>KATA PENGANTARKATA PENGANTARKATA PENGANTARKATA PENGANTAR </p> <p>Alhamdulillah puji syukur yang sedalam-dalamnya penulis panjatkan ke </p> <p>hadirat Allah swt. atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Penulis </p> <p>dapat menyusun skripsi ini dalam bentuk yang sangat sederhana. Salam dan salawat </p> <p>semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW para sahabat, </p> <p>keluarga serta pengikut-pengikutnya hingga akhir zaman. </p> <p>Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa sejak awal hingga dengan selesainya </p> <p>penyusunan skripsi ini banyak tantangan dan rintangan yang ditemui namun berkat </p> <p>kesabaran yang dilandasi dengan usaha yang sungguh-sungguh, maka hambatan </p> <p>tersebut dapat dilalui dengan baik. </p> <p>Oleh Karena itu, dengan penuh kerendahan hati, penulis menyampaikan </p> <p>terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada </p> <p>Ayahanda Samin Luta dan Ibunda Suriyani tercinta yang telah merelakan segalanya </p> <p>dan tiada henti-hentinya memberikan dukungan moril serta doa yang tulus kepada </p> <p>penulis sehingga tercapai keberhasilan ini. Serta kepada kakak dan sahabat-sahabat, </p> <p>dan teman-teman khususnya kelas PAI 1-2 angkatan 2013 yang tercinta yang selalu </p> <p>memberikan semangat kepada penulis. Begitu pula penulis mengucapkan terima </p> <p>kasih kepada </p> <p>1. Bapak Prof. Dr. Musafir, M.Si., Rektor UIN Alauddin Makassar beserta </p> <p>jajarannya yang telah memberikan bantuan dalam pengembangan kemampuan </p> <p>dan keterampilan kepada penulis. </p> <p>2. Bapak Dr. H. Muh. Amri, Lc., M.Ag., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan </p> <p>serta para wakil Dekan. </p> <p>vi </p> <p>3. Dr. H. Erwin Hafid, Lc., M.Th.I., M.Ed. dan Usman, S.Ag., M.Pd., Ketua dan </p> <p>Sekertaris Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Alauddin Makassar. </p> <p>4. Dr. H. Muh. Sain Hanafi, M.Pd. dan Ahmad Afiif, S.Ag., M.Si. Pembimbing I </p> <p>dan Pembimbing II yang telah memberi arahan, koreksi, pengetahuan baru dalam </p> <p>penyusunan skripsi ini, serta membimbing penulis sampai tahap penyelesaian. </p> <p>5. Para dosen, karyawan dan karyawati Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang </p> <p>secara konkrit memberikan bantuannya baik langsung maupun tidak langsung. </p> <p>6. Nur Rahmah S.Pd. M.Pd. Kepala sekolah SMP Negeri 26 Makassar dan seluruh </p> <p>guru yang memberikan kesempatan kepada penyusun atas sebagai informasi </p> <p>penelitian ini, Para staf dan adik-adik peserta didik SMP Negeri 26 Makassar. </p> <p>Atas segala pengertian dan kerja samanya melaksanakan penelitian. </p> <p>7. Segenap keluarga, sahabat dan rekan-rekan seperjuangan yang telah banyak </p> <p>membantu penulis dalam penyusunan Skripsi ini. </p> <p>8. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak </p> <p>memberikan sumbangsih kepada penulis selama kuliah hingga penyusunan </p> <p>skripsi ini selesai. </p> <p>Demikanlah skripsi ini dibuat, semoga segala bantuan yang diberikan selama </p> <p>ini bernilai ibadah di sisi Allah swt. dan akhirnya semoga skripsi ini dapat </p> <p>bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi penulis sendiri. </p> <p> Makassar, 10 November 2017 Penyusun </p> <p> SSSSukimanukimanukimanukiman </p> <p> NIM:20100113009 </p> <p> ix </p> <p>DAFTAR ISI </p> <p>JUDUL ............................................................................................................. i </p> <p>PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI .......................................................... ii </p> <p>PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................................... iii </p> <p>PENGESAHAN SKRIPSI ............................................................................... iv </p> <p>KATA PENGANTAR .................................................................................... v </p> <p>DAFTAR ISI ................................................................................................... viii </p> <p>ABSTRAK .................................................................................................. x </p> <p>BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1-14 </p> <p>A. Latar Belakang Masalah .......................................................... 1 </p> <p>B. Rumusan Masalah .................................................................... 5 </p> <p>C. Hipotesis Penelitian .................................................................. 5 </p> <p>D. Definisi Operasional dan Ruang Lingkup Penelitian ............... 6 </p> <p>E. Kajian Fustaka .......................................................................... 7 </p> <p>F. Tujuan dan Kegunaan Penelitian............................................... 12 </p> <p>BAB II TINJAUAN TEORETIS ..................................................................... 15-40 </p> <p>A. Pengertian Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah ............... 15 </p> <p>B. Kemampuan Berpikir Kritis ..................................................... 32 </p> <p>BAB III METODE PENELITIAN................................................................... 41-49 </p> <p>A. Jenis dan Lokasi Penelitian .................................................... 41 </p> <p>B. Desain Penelitian ..................................................................... 41 </p> <p>C. Populasi dan Sampel................................................................ 42 </p> <p>D. Metode Pengumpulan Data ..................................................... 45 </p> <p>E. Instrumen Penelitian ................................................................ 45 </p> <p>F. Teknik Analisis Data ............................................................... 47 </p> <p> ix </p> <p>BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................. 50-57 </p> <p>A. Hasil Penelitian ........................................................................... 50 </p> <p>B. Pembahasan.................................................................................. 54 </p> <p> BAB V PENUTUP.......................................................................................... 56-60 </p> <p>A. Kesimpulan ................................................................................. 58 </p> <p>B. Implikasi Penelitian ..................................................................... 59 </p> <p>KEPUSTAKAAN ............................................................................................ 61-63 </p> <p>LAMPIRAN-LAMPIRAN </p> <p>......................................................................... 66 </p> <p>............................................................................... 64 </p> <p>DAFTAR RIWAYAT HIDUP </p> <p>x </p> <p>ABSTRAK Nama : Sukiman NIM : 20100113009 Judul : Efektivitas Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis </p> <p>Masalah Untuk Membentuk Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 26 Makassar </p> <p>Skripsi ini membahas tentang Efektivitas Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Membentuk Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII.7 di SMP Negeri 26 Makassar.Tujuan penelitian ini adalah(1)Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis sebelum penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah pada pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VIII.7 di SMP Negeri 26 Makassar. (2)Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VIII.7 di SMP Negeri 26 Makassar.(3)Untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah untuk membentuk kemampuan berpikir Kritis Peserta didik dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMP Negeri 26 Makassar. </p> <p>Jenis penelitian ini adalah Quasi experimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 26 Makassar yang berjumlah 234 peserta didik. Sedangkan sampelnya adalah kelas VIII.7 sebanyak 29 peserta didik.. Instrument penelitian ini menggunakan tes kemampuan berpikir kritis, dan pedoman observasi. Data yang dikumpul diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji t. </p> <p>Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh skor rata-rata gambaran kemampuan berpikir kritis peserta didik sebelum penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah sebesar 38, 8621, dan berada pada kategori sedang. Sedangkan skor rata-rata setelah penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah sebesar 57, 6786 dan berada pada kategori sedang. Sedangkan hasil analisis di peroleh nilai p (&lt; 0,005) lebih kecil dari nilai p (</p> <p> 1 </p> <p>BAB 1 </p> <p>PENDAHULUAN </p> <p>A. Latar Belakang Masalah </p> <p>Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan </p> <p>potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi </p> <p>kegiatan belajar mereka.1 Pendidikan mempuyai peranan yang sangat strategis dalam </p> <p>pembangunan bangsa. Berbagai kajian di berbagai negara menunjukkan adanya </p> <p>hubungan yang kuat antara tingkat pendidikan dengan tingkat perkembangan bangsa. </p> <p>Pendidikan yang memfasilitasi perkembangan bangsa adalah pendidikan yang merata </p> <p>dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. </p> <p>Berkaitan dengan usaha yang menyiapkan sumber daya manusia yang </p> <p>berkualitas, pemerintah Republik Indonesia telah memberikan perhatian cukup besar </p> <p>terhadap dunia pendidikan dengan berusaha keras untuk meningkatkan mutu </p> <p>pendidikan nasional. Langkah konkrit adalah dengan disusunnya Undang-Undang </p> <p>No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam Bab II pasal 3 </p> <p>dinyatakan bahwa: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan </p> <p>membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka </p> <p>mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta </p> <p>didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha </p> <p>Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga </p> <p>negara yang demokratis serta tanggungjawab.2 </p> <p>1Muhibbin Syah, Psikologi Belajar ( Jakarta: Rajawali Pres), 2013, hal.1. </p> <p>2Republik Indonesia, Undang-Undang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) UU RI No. 20 Th. 2003( Jakarta : Sinar Grafika, 2011), h. 7. </p> <p> 2 </p> <p>Saat ini berbagai cara sudah dilakukan dalam rangka mencapai tujuan </p> <p>pendidikan Indonesia mulai dari pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana </p> <p>pendidikan, peningkatan kompetensi guru melalui penataran, pengadaan sertifikasi </p> <p>guru sampai pada perubahan dan pengembangan kurikulum. Tujuan tersebut bisa </p> <p>terwujud apabila ada keseriusan dari semua komponen yang terkait dalam </p> <p>pelaksananya, yaitu dari pemerintah sendiri, keluarga, dan masyarakat. Pemerintah </p> <p>berupaya mempersiapkan segala unsur pendukung diantaranya kurikulum, tenaga </p> <p>pengajar atau pendidik, buku-buku pegangan yang distribusikan ke sekolah-sekolah </p> <p>serta sarana dan prasarana. </p> <p>Selain dari perangkat keras tersebut terdapat juga perangkat lunak diantaranya </p> <p>metode, strategi, dan model pembelajaran yang mampu meningkatkan prestasi belajar </p> <p>peserta didik. Salah satu metode yang memberikan pengajaran kepada peserta didik </p> <p>sangat jelas dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman dalam QS.An-nahal/16: 125: </p> <p>#"! % .) (! ) &amp;%$ /) ( ") ! ( 0</p> <p>Terjemahan: </p> <p>Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu. Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.3 </p> <p> Kata hikmah pada makna ayat di atas berarti yang paling utama dari segala </p> <p>sesuatu, baik pengetahuan maupun perbuatan.. Hikmah juga diartikan sebagai sesuatu </p> <p>yang bila digunakan atau diperhatikan akan mendatangkan kemaslahatan dan </p> <p>3Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemahannya (Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2012, h.281. </p> <p> 3 </p> <p>kemudahan yang besar atau lebih besar, serta menghalangi terjadinya mudarat atau </p> <p>kesulitan yang besar atau lebih besar. Makna ini ditarik dari hakamah, yang berarti </p> <p>kendali karena kendali menghalangi hewan/kendaraan mengarah ke arah yang tidak </p> <p>diinginkan, atau menjadi liar. Memilih perbuatan yang terbaik dan sesuai dari dua hal </p> <p>yang buruk pun dinamai hikmah, dan pelakunya dinamai hakim (bijaksana).4 Nilai </p> <p>pendidikan dalam ayat di atas yaitu seorang pendidik dalam memberikan pengajaran </p> <p>kepada anak harus memulai dengan kelembutan. Ayat ini juga menjelaskan </p> <p>pentingnya untuk berbagai macam metode dalam pembelajaran. </p> <p>Oleh karena itu dalam mempelajari materi pembelajaran di sekolah perlu </p> <p>didukung dengan kegiatan ilmiah sehingga dapat mengembangkan keterampilan dan </p> <p>sikap ilmiah pada diri siswa. Guru dituntut dapat memilih model pembelajaran yang </p> <p>dapat memacu semangat setiap siswa secara aktif ikut terlibat dalam pengalaman </p> <p>belajarnya. Salah satu alternatif strategi pembelajaran yang memungkinkan </p> <p>dikembangkannya keterampilan berpikir siswa (penalaran, komunikasi, dan konteks) </p> <p>dalam memecahkan masalah adalah pembelajaran berbasis masalah (PBM). </p> <p>Pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu model atau strategi </p> <p>pembelajaran dimana para peserta didik diajak untuk berperan aktif menyelesaikan </p> <p>suatu masalah dalam kegiatan proses belajar mengajar. </p> <p>Pembelajaran berbasis masalah suatu pendekatan pembelajaran yang </p> <p>menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar </p> <p>4 Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah Pesan kesan dan Kesan Al-Quran, Lentera hati. 2002, h. 390-392. </p> <p> 4 </p> <p>tentang berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta untuk memperoleh </p> <p>pengetahuan dan konsep yang esensi dari materi pelajaran.5 Pembelajaran ini akan </p> <p>menciptakan individu yang kritis dengan tingkat kreativitas yang sangat tinggi dan </p> <p>tingkat keterampilan berpikir yang lebih tinggi pula. Berpikir kritis adalah berpikir </p> <p>reflektif. Reflektif berarti mempertimbangkan secara aktif, tekun dan hati-hati </p> <p>terhadap segala alternatif sebelum keputusan dan produktif yang memungkinkan </p> <p>siswa menemukan kebenaran dari...</p>

Recommended

View more >