Ekologi dan-ilmu-lingkungan

  • Published on
    28-May-2015

  • View
    8.272

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

  • 1. 1EK OL O GI DA N ILMU LINGK U N G A N(SOEMARNO, BAHAN KAJIAN KLP- 2011) Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antaraorganisme-organisme hidup dengan lingkungannya. Berasal dari kata Yunanioikos (habitat) dan logos (ilmu). Sangat diperhatikan dengan hubunganenergi dan menemukannya kembali kepada matahari kita yang merupakansumber energi yang digunakan dalam fotosintesis Habitat (berasal dari kata dalam bahasa Latin yang berartimenempati) adalah tempat suatu spesies tinggal dan berkembang. Padadasarnya, habitat adalah lingkungan paling tidak lingkungan fisiknyadisekeliling populasi suatu spesies yang mempengaruhi dan dimanfaatkan olehspesies tersebut. Menurut Clements dan Shelford (1939), habitat adalahlingkungan fisik yang ada di sekitar suatu spesies, atau populasi spesies, ataukelompok spesies, atau komunitas. Dalam ilmu ekologi, bila pada suatu tempat yang sama hidupberbagai kelompok spesies (mereka berbagi habitat yang sama) maka habitattersebut disebut sebagai biotop. Bioma adalah sekelompok tumbuhan danhewan yang tinggal di suatu habitat pada suatu lokasi geografis tertentu.Pembagian Ekologi Menurut Habitatnya:Ekologi perairan tawaro Ekologi lauto Ekologi daratMenurut garis Taxonomi o Ekologi tumbuhan o Ekologi vertebrata o Ekologi serangga o Ekologi jasad renikORGANISASI KEHIDUPAN BIOSFIR ECOSISTEM COMMUNITY POPULATION ORGANISMEEkologi adalah dasar pokok ilmu lingkungan. Inti permasalahan lingkungan hidup pada hakekatnya adalah ekologiyakni hubungan makluk hidup, khususnya manusia dengan lingkunganya.Komponen- komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi

2. 2membentuk suatu kesatuan yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistemakuarium, ekosistem ini terdiri dari ikan, tumbuhan air, plankton yangterapung di air sebagai komponen biotik, sedangkan yang termasuk komponenabiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.ILMU LINGKUNGANIlmu lingkungan adalah ekologi yang menerapkan berbagai azas dankonsepnya kepada masalah yang lebih luas,yang menyangkut pula hubunganmanusia dengan lingkungannya. Ilmu Lingkungan adalah ekologi terapan.Ilmu lingkungan ini mengintegrasikan berbagai ilmu yang mempelajarihubungan timbal balik anatara jasad hidup (termasuk manusia) dengan denganlingkungannya.Ilmu lingkungan (environmental science atau envirology) adalahilmu yang mempelajari tentang lingkungan hidup. Ilmu Lingkunganadalah suatu studi yang sistematis mengenai lingkungan hidup dankedudukan manusia yang pantas di dalamnya. Perbedaan utama ilmulingkungan dan ekologi adalah dengan adanya misi untuk mencaripengetahuan yang arif, tepat (valid), baru, dan menyeluruh tentang alamsekitar, dan dampak perlakuan manusia terhadap alam. Misi tersebutadalah untuk menimbulkan kesadaran, penghargaan, tanggung jawab,dan keberpihakan terhadap manusia dan lingkungan hidup secaramenyeluruh.Ilmu lingkungan merupakan perpaduan konsep dan asasberbagai ilmu (terutama ekologi, ilmu lainnya: biologi, biokimia,hidrologi, oceanografi, meteorologi, ilmu tanah, geografi, demografi,ekonomi dan sebagainya), yang bertujuan untuk mempelajari danmemecahkan masalah yang menyangkut hubungan antara mahluk hidupdengan lingkungannya. Ilmu lingkungan merupakan penjabaran atauterapan dari ekologi.Ilmu Lingkungan merupakan salah satu ilmu yang mengintegrasikanberbagai ilmu yang mempelajari jasad hidup (termasuk manusia) denganlingkungannya, antara lain dari aspek sosial, ekonomi, kesehatan, pertanian,sehingga ilmu ini dapat dikatakan sebagai suatu poros, tempat berbagai asasdan konsep berbagai ilmu yang saling terkait satu sama lain untuk mengatasimasalah hubungan antara jasad hidup dengan lingkungannya. Asas di dalam suatu ilmu pada dasarnya merupakan penyamarataankesimpulan secara umum, yang kemudian digunakan sebagai landasan untukmenguraikan gejala (fenomena) dan situasi yang lebih spesifik. Asas dapatterjadi melalui suatu penggunaan dan pengujian metodologi secara terusmenerus dan matang, sehingga diakui kebenarannya oleh ilmuwan secarameluas. Tetapi ada pula asas yang hanya diakui oleh segolongan ilmuwantertentu saja, karena asas ini hanya merupakan penyamarataan secara empirissaja dan hanya benar pada situasi dan kondisi yang lebih terbatas, sehingga 3. 3terkadang asas ini menjadi bahan pertentangan. Namun demikian sebaliknyaapabila suatu asas sudah diuji berkali-kali dan hasilnya terus dapatdipertahankan, maka asas ini dapat berubah statusnya menjadi hukum. Begitupula apabila asas yang mentah dan masih berupa dugaan ilmiah seorangpeneliti, biasa disebut hipotesis Hipotesis ini dapat menjadi asas apabila diujisecara terus menerus sehingga memperoleh kesimpulan adanya kebenaranyang dapat diterapkan secara umum. Untuk mendapatkan asas baru dengancara pengujian hipotesis ini disebut cara induksi dan kebanyakandipergunakan dalam bidang-bidang biologi, kimia dan fisika. Disini metodepengumpulan data melalui beberapa percobaaan yang relatif terbatas untukmembuat kesimpulan yang menyeluruh. Sebaliknya cara lain yaitu dengancara deduksi dengan menggunakan kesimpulan umum untuk menerangkankejadian yang spesifik. Asas baru juga dapat diperoleh dengan cara simulasikomputer dan penggunaan model matematika untuk mendapatkan semacamtiruan keadaan di alam (mimik). Cara lain juga dapat diperoleh denganmetode perbandingan misalnya dengan membandingkan antara daerah yangsatu dengan yang lainnya. Cara-cara untuk mendapatkan asas tersebut dapatdikombinasikan satu dengan yang lainnya. Asas di dalam suatu ilmu yang sudah berkembang digunakan sebagailandasan yang kokoh dan kuat untuk mendapatkan hasil, teori dan model 14ASAS ilmu lingkungan. Untuk menyajikan asas dasar ini dilakukan polaseperti pada Sumber alam, ialah Derajat ASAS 5 keteraturandengan mengemukakanyangsegala sesuatu kerangka teorinya terlebih dahulu, kemudian setelah Peningkatanfluktuasimemungkinkandipahami pola dan hiduporganisasi pemikirannya baru dikemukakan fakta-fakta pengadaanpopulasiorganisme bergantungyang mendukung dan didukung, suatu mungkin asas-asas disini sebenarnyauntuk meningkatkan alam sumber sehingga kepadamerupakan satu kesatuan yang salingdapatpengubahan energiterkait dan tidak dapat dipisahkan satupengaruh terangsang sejarahsama lain (sesuai dengan urutan logikanya). penggunaan populasi ituASAS 11sumber alam Sistem yangsendiritersebutmantap ASAS 3 ASAS-ASAS ILMU LINGKUNGAN(dewasa) Materi, energi,mengeksploitas ruang, waktu dan i sistem yang keanekara-gamanASAS 9belum dewasa ASAS 13 adalah kategoriKeanekaraga- Lingkungan fisik sumber alamman sebandingyang stabildengan bio-memungkinkanmasa/produk- keanekaragamantivitasbiologi berlaku ASAS 1dalam ekosistem Energi tak pernah mantap, yang hilang, hanya kemudian berubahASAS 8 menggalakkanTingkat ma-kanan stabilitas populasiatau taksonlebh jauh lagimenjadi jenuh ASAS 2 oleh Semua proses keanekaragaman, pengubahan tidak dengan kecepatan cermat yang ditentukanASAS 10oleh sifat mic,Biomassa/diferensiasi produktivitas meningkat dalam ASAS 4lingkungan Mengenai kejenuhanyang stabil dan ketidakjenuhanASAS 7Keanekaragamanyang kekal lebih ASAS 12tinggi padaKesempurnaan ASAS 6 lingkungan yangadaptasi tiap Ketupan (genotip)stabil tabiat/sifat ber- dengan daya(Rosenzwelg) gantung ke-pada pembiakan tertinggi kepenti-ngan akan sering dijumpairelatifnya dalam pada generasi suatu lingkungan berikutnyatertentu 4. 4 Energi Terbuang takHewan makan1 terasimilasiDisimilasi 2Gambar.Hubungan logis di antara 14 asas ilmu lingkungan (Watt,1973)Produksi materi kehidupanASAS 1: (HUKUM THERMODINAMIKA I)Semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup,Energi diambil atau populasiekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. 3oleh peng-Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain tetapi tidak dapat eksploitasihilang, dihancurkan atau diciptakan.Energi dibakardan energi Energi Asas ini adalah sebenarnya serupa dengan hokum Thermodinamika I,diubah sebagaidisimpan 6 yang sangat fundamental dalam fisika. Asas ini dikenal sebagaipanas sebagai lemak hukum konservasi energi dalam persamaan matematika. Contoh:Energi digunakan untuk5menyokong berbagai4Pertumbuhan Banyaknya kalori, energi yang terbuang dalam bentuk makanankegiatan,: lari, berenang, diubah oleh jasad hidup menjadi energi untuk tumbuh, berbiak,terbang, dsb. menjalankan proses metabolisme, dan yang terbuang sebagai panas.Energi digunakan untuk menyokongPembiakanmetabolisme dasar, misalnya: denyut jantung, pernafasan, mempertahankansuhu tubuh dsb. 5. 5Pemisahan energi yang masuk jadi dua komponen.Jumlah energi yang masuk dan keluar dari suatu pemisahan atau suatu proses,berupa materi.Jumlah energi yang masuk dan keluar dari suatu pemisahan atau suatu proses,berupa tenaga atau panas.Asas 1 ini disebut juga dengan hukum konservasi energi, dalam ilmufisika sering disebut sebagai hukum termodinamika pertama. Asas inimenerangkan bahwa energi dapat diubah, dan energi yang memasuki jasadhidup, populasi ataupun ekosistem dianggap sebagai energi yang tersimpanataupun yang terlepaskan, sehingga dapat dikatakan bahwa sistem kehidupansebagai pengubah energi. Dengan demikian dalam sistem kehidupan dapatditemukan berbagai strategi untuk mentransformasi energi, maka dibutuhkanpembukuan masukan dan keluaran kalori dalam sistem kehidupanContohnya makanan yang dimakan oleh hewan.Dari gambar di atas dapat terlihat bahwa ternyata energi ada yang dapatdimanfaatkan dan ada pula yang terbuang dan hal ini spesifik untuk masing-masing spesies hewan tergantung bagaimana kemampuan dan strategi hewantersebut untuk melawan alam lingkungannya. Keberhasilan dalam melawan 6. 6lingkungan dapat diukur dengan peningkatan jumlah populasinya.Gambar : Energi panas yang jatuh di bumi dipakai oleh tumbuhan dan genangan air, serta dipantulkan oleh lahan terbuka dan bangunan.ASAS 2Tak ada system pengubahan energi yang betul- betul efisien.Pengertian:Asas ini tak lain adalah hokum Thermodinamika II, Ini berarti energiyang t