Eksplorasi Konsep Arsitektur Organik Frank Lloyd Wright Pada Taman Wisata Alam Cangar

  • Published on
    07-Feb-2016

  • View
    48

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

arsitektur organik

Transcript

  • i

    EKSPLORASI KOSEP

    ARSITEKTUR ORGAIK FRAK LLOYD WRIGHT

    PADA TAMA WISATA ALAM CAGAR

    SKRIPSI

    Diajukan untuk memenuhi persyaratan

    memperoleh gelar Sarjana Teknik

    Disusun oleh :

    Diaz Dwi Yusanto

    0410650027-65

    DEPARTEME PEDIDIKA ASIOAL

    FAKULTAS TEKIK JURUSA ARSITEKTUR

    UIVERSITAS BRAWIJAYA

    MALAG

    2009

  • ii

    LEMBAR PEGESAHA DOSE PEMBIMBIG

    EKSPLORASI KOSEP

    ARSITEKTUR ORGAIK FRAK LLOYD WRIGHT

    PADA TAMA WISATA ALAM CAGAR

    SKRIPSI

    Diajukan untuk memenuhi persyaratan

    memperoleh gelar Sarjana Teknik

    Disusun Oleh :

    Diaz Dwi Yusanto

    0410650027-65

    Malang, 8 Januari 2009

    Pembimbing I

    H erry S an tosa , ST . ,MT NIP. 132262266

    Pembimbing II

    Ir. Rr, Haru Agus Razziati, MT NIP. 131276248

  • iii

    LEMBAR PEGESAHA DOSE PEGUJI

    EKSPLORASI KOSEP

    ARSITEKTUR ORGAIK FRAK LLOYD WRIGHT

    PADA TAMA WISATA ALAM CAGAR

    Disusun Oleh :

    Diaz Dwi Yusanto

    0410650027-65

    Skripsi ini telah diuji dan dinyatakan lulus pada tanggal 8 Januari 2009

    DOSEN PENGUJI

    Penguji I

    Ir. Rusdi Tjahjono, MSA NIP. 131653471

    Penguji II

    Tito Haripradianto, ST., MT NIP. 132310280

    Mengetahui,

    Ketua Jurusan Arsitektur

    Ir. Sigmawan Tri Pamungkas, MT

    IP. 131 837 967

  • iv

    SURAT PERYATAA

    ORISIALITAS SKRIPSI

    Saya, yang tersebut di bawah ini :

    Nama : Diaz Dwi Yusanto

    NIM : 0410650027-65

    Mahasiswa Jurusan Arsitektur, Fafkultas Teknik,

    Universitas Brawijaya, Malang

    Judul Skripsi-Desain : EKSPLORASI KOSEP ARSITEKTUR ORGAIK

    FRAK LLOYD WRIGHT PADA TAMA WISATA

    ALAM CAGAR

    Menyatakan dengan sebenar-benarnya, bahwa di dalam hasil karya skripsi saya, baik

    berupa naskah maupun gambar tidak terdapat unsur-unsur penjiplakan karya skripsi yang

    pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu perguruan

    tinggi, serta tidak terdapat karya atau pendapat orang lain yang pernah ditulis atau

    diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan

    disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar pustaka.

    Apabila ternyata di dalam naskah skripsi ini dapat dibuktikan terdapat unsur-unsur

    penjiplakan, saya bersedia skripsi dan gelar Sarjana Teknik yang telah diperoleh dibatalkan

    serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku (UU No. 20

    Tahun 2003 Pasal 25 Ayat 2 dan Pasal 70).

    Tembusan :

    1. Kepala Laboratorium Studio Tugas Akhir Jurusan Arsitektur FTUB

    2. Dosen pembimbing Skripsi Program yang bersangkutan

    3. Dosen penasihat akademik yang bersangkutan

    Malang, Maret 2009

    Yang membuat pernyataan,

    Diaz Dwi Yusanto

    NIM. 0410650027-65

    Materai

    Rp.6000

  • v

    RIGKASA

    DIAZ DWI YUSATO, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya,

    Maret 2009, Eksplorasi Konsep Arsitektur Organik Frank Lloyd Wright pada Taman

    Wisata Alam Cangar, Dosen Pembimbing : Her ry San tosa , ST. ,MT. dan Ir. Haru A.

    Razziati, MT.

    Perkembangan industri pariwisata menjadi salah satu industri yang akan tumbuh

    dan dominan di berbagai belahan dunia. Orientasi pengembangan wisata alam mulai

    mengarah bagaimana mengembangkan pariwisata tanpa mengubah dan merusak alam.

    Langkah pemeliharaan dan pelestarian alam antara lain dalam bentuk greenspeak dan back

    to nature.

    Indonesia memiliki sekian banyak kekayaan alam beserta panoramanya. Namun

    secara umum pemanfaatan wisata alam sebagai bagian kekayaan alam di Indonesia belum

    banyak dilakukan secara optimal yang mengakibatkan kerusakan alam. Studi kasus yang

    diambil adalah Taman Wisata Alam Cangar, Batu. Taman Wisata Alam Cangar memiliki

    potensi-potensi yang cukup banyak sebagai taman wisata alam. Namun pada

    pelaksanaannya pembangunan Cangar sebagai taman wisata alam, kurang memperhatikan

    fungsi utama bahwa Cangar berada pada kawasan konservatif. Yang terjadi adalah

    pembangunan lingkungan binaan yang tidak selaras dengan lingkungan alam sekitar

    sehingga sedikit banyak telah mengubah keasrian alam Cangar.

    Dari fenomena tersebut maka perlu adanya perancangan wisata alam yang berbasis

    alam. Konsep perancangan yang digunakan adalah Konsep Arsitektur Organik Frank

    Lloyd Wright. Konsep arsitektur organik Frank Lloyd Wright digunakan dalam proses

    perancangan ini karena merepresentasikan prinsip-prinsip alam yang dipadukan dengan

    kemampuan manusia sehingga didapat bentuk bangunan (lingkungan binaan) alami. Secara

    garis besar prinsip-prinsip dan karakter arsitektur organik yang akan diterapkan adalah

    unity, simplicity, harmon, continuity, plasticity, integrity, character, discipline, dan

    tenuity.

    Dengan mengaplikasikan konsep arsitektur organik Frank Lloyd Wright yang

    menerapkan prinsip-prinsip alam, diharapkan tercipta suatu tempat wisata yang selaras

    dengan kondisi lingkungan alam sekitar sehingga fungsi rekreasi dan konservasi dapat

    terakomodasi pada Taman Wisata Alam Cangar.

  • vi

    SUMMARY

    DIAZ DWI YUSATO, Architecture Departement, Engineering Faculty of Brawijaya

    University, Maret 2009, Exploration Concept of Frank Lloyd Wrights Organic

    Architecture in Taman Wisata Alam Cangar, By Guidance of : Her ry San tosa ,

    ST . ,MT. dan Ir. Haru A. Razziati, MT.

    The development of the tourism industry became one of the industries that will

    grow and dominant in the world. The orientation of the nature visit development began to

    tent to how to develope the tourism without changing and damaging nature. The step about

    the maintenance and nature perpetuation such as based on the form of greenspeak and the

    back to nature.

    Indonesia had however many nature wealth as well as his panorama. However

    generally the utilisation of the nature tour as the part of the nature wealth in Indonesia

    often was not yet carried out optimally that resulted in nature damage. The case study

    which was taken was the Cangar National Recreation Park, Batu. The Cangar national

    recreation park had the potentials that enough as the national recreation park. However in

    his implementation the Cangar development as the national recreation park, not all that

    paid attention to the main function that Cangar was into the conservative region. That

    happened was the development of the cultivation environment which was not suitable with

    the surrounding nature environment so as more or less had changed beauty of Cangar

    nature.

    From the phenomenon then needed the nature visit designing of based on nature.

    The concept of designing which used was the Frank Lloyd Wrights Organic Architecture

    concept. Frank Lloyd Wrights Organic Architecture concept was used in the designing

    process because it representated the principles of nature which combined with the human

    capabiliity so as to be gotten by the shape of the building (the cultivation environment)

    natural. In outline, the character and principles of organic architecture which will be

    applied were unity, simplicity, harmon, continuity, plasticity, integrity, character,

    discipline, and tenuity.

    By applying Frank Lloyd Wrights Organic Architecture concept which applied

    principles of nature, it was hoped created a tourist attraction which is suitable with the

    surrounding nature environment condition so as the function of conservation and recreation

    could accommodated to the Cangar National Recreation Park.

  • vii

    KATA PEGATAR

    Alhamdulillahhirabbilaalamiin, puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat

    rahmat dan hidayah-Nya maka penyusunan Skripsi dengan judul Eksplorasi Konsep

    Arsitektur Organik Frank Lloyd Wright pada Taman Wisata Alam Cangar ini dapat

    terselesaikan.

    Penulis menyadari bahwa tulisan ini dapat terwujud karena adanya bantuan dari

    beberapa pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati saya sampaikan

    penghargaan, rasa hormat, dan terima kasih kepada :

    1. Kedua orangtua dan keluarga yang selama ini telah memberikan doa dan

    dukungan yang tak terhingga.

    2. Ir. Rinawati PH,. MT. dan Ir. Damayanti Asikin,. MT selaku dosen staf pengelola

    Skripsi.

    3. Bapak Herry Santosa, ST., MT dan Ibu Haru AR. Ir., MT selaku dosen

    pembimbing, yang telah memberikan arahan dan masukan dalam penyusunan

    skripsi ini.

    4. Bapak Ir. Rusdi Tjahjono, MSA dan Bapak Tito Haripradianto, ST., MT selaku

    dosen penguji, yang telah memberikan banyak masukan.

    5. Nino arsita, atas segala bantuan dan dorongan semangat sehingga skripsi ini dapat

    terselesaikan.

    6. Sahabat dan teman-teman yang telah membantu dan selalu memberikan dukungan

    dalam penyusunan skripsi ini.

    7. Seluruh pihak yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan skripsi ini.

    Penulis juga menyadari bahwa dalam skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh

    karena itu pada kesempatan kali ini kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca

    guna melengkapi dan menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat

    bagi kita semua.

    Malang, 26 Maret 2009

    Penyusun

  • viii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i

    LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING ........................................ ii

    LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PENGUJI.................................................. iii

    LEMBAR ORISINALITAS ................................................................................ iv

    RINGKASAN...................................................................................................... v

    SUMMARY......................................................................................................... vi

    KATA PENGANTAR ......................................................................................... vii

    DAFTAR ISI........................................................................................................ viii

    DAFTAR TABEL DAN DIAGRAM.................................................................. xii

    DAFTAR GAMBAR........................................................................................... xiii

    BAB I PEDAHULUA

    1.1. Latar Belakang 1

    1.1.1. Kebutuhan Rekreasi Bagi Manusia

    dan Hubungannya dengan Lingkungan 1

    1.1.2. Gambaran Umum Kondisi Alam Indonesia 2

    1.1.3. Perkembangan Wisata Alam Indonesia 2

    1.1.4. Potensi Alam Kepariwisataan Kota Batu 3

    1.1.5. Potensi dan Permasalahan Wisata Alam Cangar 5

    1.2. Identifikasi dan Batasan Masalah 8

    1.2.1. Identifikasi Masalah 8

    1.2.2. Batasan Masalah 8

    1.3. Rumusan Masalah 9

    1.4. Tujuan dan Kegunaan Kajian 9

    1.4.1. Tujuan Kajian 9

    1.4.2. Kegunaan Kajian 9

    1.5. Kerangka Pemikiran 11

    BAB II TIJAUA PUSTAKA

    2.1. Tinjauan Pariwisata 12

    2.1.1. Pengertian Pariwisata 13

    2.1.2 Jenis Wisata 13

    2.1.3. Wisata Alam 13

    2.1.4. Wisata Alam Cangar 14

    2.1.5. Tinjauan Fasilitas Wisata 18

    2.2. Arsitektur Organik dan Frank Lloyd Wright 19

    2.2.1. Perkembangan Arsitektur Organik Frank Llyod Wright 19

    2.2.2. Prinsipprinsip Desain dan Karakter Arsitektur Frank

    Lloyd Wright 22

    2.2.3. Aspek Fisik Bangunan 29

    2.2.3.1. Space Building 29

    2.2.3.2. Site Building 32

    2.2.3.3. Form-Function-Construction 34

    2.2.3.4. Material Building 34

    2.2.3.5. Scale Building 35

    2.3. Pengolahan Massa Pada Lahan Berkontur 37

    2.4. Tinjauan Sirkulasi 39

  • ix

    2.4.1. Tinjauan Sirkulasi Taman Wisata Alam 41

    2.5. Arsitektur Bentang Alam 42

    2.5.1 Pengertian Arsitektur Bentang Alam 42

    2.5.2 Elemen-elemen Bentang Alam 43

    2.5.2.1. Tanah 43

    2.5.2.2. Batu 43

    2.5.2.3. Air 43

    2.5.2.4. Tanaman 44

    2.6. Bangunan Ekologis Iklim Tropis 46

    2.6.1. Pengaruh iklim terhadap lingkungan, manusia, dan bangunan 46

    2.6.2. Kenyamanan ruang 49

    2.6.3. Fisika bangunan 50

    2.6.4. Metodologi desain 50

    2.7 Kerangka Teori 54

    BAB III METODE KAJIA

    3.1. Metode Umum Dan Tahapan Kajian 55

    3.1.1. Metode Umum 55

    3.1.2. Tahapan Kajian 55

    3.1.2.1. Perumusan Gagasan 55

    3.1.2.2. Pengumpulan dan Pengolahan Data 56

    3.1.2.3. Analisa dan Sintesa 56

    3.1.2.4. Evaluasi 56

    3.2. Metode Pengumpulan Data 56

    3.2.1. Data Primer 56

    3.2.1.1 Survei lapangan 56

    3.2.1.2 Wawancara 57

    3.2.2. Data Sekunder 57

    3.2.2.1. Studi Pustaka 57

    3.2.2.2. Studi Komparasi 57

    3.3. Metode Analisa-Sintesa 57

    3.3.1. Analisa 58

    3.3.1.1. Analisa Manusia, Fungsi dan Ruang 58

    3.3.1.2. Analisa lingkungan 59

    3.3.1.3. Analisa Bangunan (Bentuk dan Tampilan) 59

    3.3.2. Sintesa 59

    3.4 Kerangka Penelitian 60

    BAB IV HASIL DA PEMBAHASA

    4.1. Gambaran Umum Taman Wisata Alam Cangar 61

    4.1.1. Sejarah dan Perkembangan Taman Wisata Alam Cangar 61

    4.1.2. Tinjauan Umum Taman Wisata Alam Cangar 61

    4.1.3. Tinjauan Lokasi Tapak (Topografi) 62

    4.1.4. Tinjauan Pencapaian 65

    4.1.5. Tinjauan Geologi 65

  • x

    4.1.6. Tinjauan Hidrologi 66

    4.1.7. Tinjauan Klimatologi 67

    4.1.8. Tinjauan View dan Orientasi 68

    4.2. Pendekatan Desain 69

    4.3. Analisa Lingkungan 70

    4.3.1. Analisa Pencapaian dan Sirkulasi 70

    4.3.2. Analisa Tata Massa 72

    4.3.3. Analisa Flora dan Fauna 73

    4.4. Analisa Fungsi, Bentuk, dan Tampilan Bangunan Pada Taman

    Wisata Alam Cangar 74

    4.4.1. Gapura 76

    4.4.2. Area Parkir Mobil dan Motor 76

    4.4.3. Loket 77

    4.4.4. Taman 77

    4.4.5. Mushola 78

    4.4.6. Kolam Air Panas 79

    4.4.7. Area Ganti dan KM/WC 79

    4.4.8. Playground 80

    4.4.9. Rumah Makan atau Kantin 80

    4.4.10. Shelter 81

    4.4.11. Plasa dan Pendopo 82

    4.4.12. Green House 82

    4.4.13. Pondok Wisata dan Pondok Kerja 83

    4.4.14. Pusat Informasi 83

    4.4.15. Jogging Track 84

    4.5. Studi Komparasi 86

    4.5.1. PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Seloliman,

    Mojokerto Konsep Dasar 86

    4.6.2. Wisata Air Panas dan Resort Ciater 94

    4.6. Studi Desain 96

    4.6.1. Konsep Dasar 96

    4.6.2. Konsep Fungsi 99

    4.6.3. Konsep Pelaku, Aktivitas, dan Ruang 100

    4.6.4. Konsep Besaran Ruang 104

    4.6.5. Konsep Organisasi Ruang 113

  • xi

    4.6.6. Konsep Lingkungan (Tapak) 118

    4.6.6.1. Konsep Pencapaian dan Sirkulasi 118

    4.6.6.2. Konsep Tata Massa 119

    4.6.6.3. Vegetasi 120

    4.6.6.4. Konsep Ruang Luar 121

    4.6.7. Konsep Bentuk dan Tampilan Bangunan 122

    4.6.8. Konsep Utilitas 126

    4.6.8.1. Distribusi Air Bersih 126

    4.6.8.2. Pembuangan Air Kotor dan Limbah 126

    4.6.8.3. Jaringan Listrik 126

    4.6.8.4. Pembuangan Sampah 127

    4.6.8.5. Sisitem Pencegah Kebakaran 127

    4.7. Pembahasan 128

    4.7.1. Form-Function-Construction 128

    4.7.2. Space Building...