Epaper surya 3 oktober 2013

  • Published on
    30-Nov-2014

  • View
    2.762

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

  • 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 NEW DELHI, SURYA - Pabrik bayi pertama di dunia sedang dibangun di India. Tempat itu akan menjadi rumah bagi ratusan perempuan miskin yang dibayar untuk hamil dan melahirkan bayi bagi pasangan keluarga kaya Eropa dan Ame- rika. Para calon orangtua bisa me- ngirim sperma atau embrio ke toko atau klinik tempat para perempuan dibayar untuk mengandung dan melahir- kan, sebelum kemudian mere- ka datang lagi mengambil bayi- bayi yang dipesannya. Klinik bernilai jutaan dolar itu akan dilengkapi apartemen bagi pasangan kaya yang datang ber- kunjung, satu lantai untuk para surrogate mother (perempuan yang disewa rahimnya untuk mengandung bayi orang lain via inseminasi buatan), kantor, kamar bersalin, departemen IVF, bahkan restoran, serta toko suvenir. Dokter di balik klinik bertek- nologi tinggi itu adalah Nayna P ENUGASAN ke daerah lain sudah menjadi resiko yang tak lagi bisa dihindari di dunia militer. Mening- galkan suami dan anak di rumah, konon jadi resiko terberat yang dipikul seorang wanita, bila sudah memutuskan mengam- bil militer sebagai jalan karier.. Saya ingat, ketika saya harus menjalani tugas belajar ke Australia. Putri saya yang ketika itu masih dua tahun, harus saya tinggal di rumah. Ya mau bagaimana lagi, kenang Letkol Widyati, Komandan Sekolah Kesehatan TNI AL Surabaya. Widyati masih ingat betul kesedihan yang ia rasakan ketika itu. Cerita dari orang rumah soal kerinduan sang putri kepada dirinya, membuatnya tak kuasa menahan tangis. Suami di rumah cerita, setiap ada mobil antar jemput perwira di kompleks rumah dinas, putri saya langsung lari keluar. Dia teriak-teriak "mama pulang", padahal ma- manya ada di luar negeri, ujar Widyati. Pilihan hidup sebagai perwira karir TNI AL membuat Widyati menguatkan dirinya. Ia ingat, bahwa itu adalah konsekuensi yang harus dihadapi oleh perwira TNI seperti dirinya. Kebimbangan seorang ibu itu pasti ada. Setiap berangkat, rasanya sangat berat. Saya beruntung punya suami yang malah menguatkan saya, ujar Widyati. Cerita yang sama juga dialami oleh Sersan Satu Lia Richatalia. Tentara wanita dari Kesatuan Pemegang Kas Pangkalan Utama TNI AL (Pekas Lantamal) itu bergabung dengan Kontingen Garuda di KEPALA Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Marsetio, menyambut positif kehadiran taruni atau kadet perempuan di Akademi Angkatan Laut (ALL). Menurutnya, kebutuhan perwira sangat banyak. Untuk itu AAL telah menyiapkan kelengkapan untuk mendukung pendidikan para taruni. "Kami sudah menyiapkan semuanya. Kami juga punya lemba- ga pendidikan yang bisa mendidik taruni atau kadet yang lebih banyak, " kata Marsetio kepada Surya. Gubenur Akademi Aangkatan Laut, Laksamana Muda (Laksda) INGN Ary Atmaja juga menyambut gembira kehadiran kadet pe- rempuan. Ini terlihat dengan penambahan fasilitas asrama bagi kadet perempuan oleh AAL. KE HALAMAN 7 Memang saat itu kita kalah.Tapi, dengan modal juara Piala AFF, motivasi dan kepercayaan diri anak anak kini makin tinggi. INDRA SJAFRII PELATIH TIMNAS Taruni Masih Sebatas Pemanis Belum Diberikan Jabatan Strategis Angkatan Awal untuk Kerja Kantoran SURABAYA, SURYA - Tentara Nasional In- donesia (TNI) mulai membuka diri dengan menerima perempuan sebagai taruni di aka- demi pendidikan mereka. Nantinya, para taruni ini memiliki jenjang karir kemiliteran seperti prajurit laki-laki. Pendidikan dasar militer dilakukan ku- rang lebih satu tahun, dan Agustus 2014 mendatang, para taruni ini melanjutkan pendidikan sesuai matra masing-masing. Untuk Akademi Angkatan Udara (AAU) pendidikan dilakukan di Yogyakarta, Aka- demiAngkatan Laut (AAL) di Surabaya, KE HALAMAN 7 Tentara wanita dilatih dengan standar yang sama dengan ten- tara laki-laki. Mereka dirancang untuk terbiasa mengabaikan rasa sakit. Toh, mereka tetaplah wanita yang menangis bila harus bertugas meninggalkan keluarga di rumah. Mereka Bangga Menjadi Tentara Wanita (2) Meninggalkan Anak Jadi Tugas Paling Berat DOK PRIBADI TUGAS INTERNASIONAL - Sersan Satu Lia Richatalia (tengah) dari Kesatuan Pemegang Kas Pangkalan Utama TNI AL (Pekas Lantamal) saat bergabung dengan Kontingen Garuda di Lebanon pada masa bakti 2011-2012. Macan Bingung Terkam Polisi LUMAJANG, SURYA - Macan tutul (Panthera pardus) turun ke Dusun Sumber Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabu- paten Lumajang, Rabu (2/10) dan sempat menyerang petugas yang hendak menangkapnya. Macan yang diperkirakan dari kawasan hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu masuk ke rumah Mulyono (45) warga setempat, Rabu dini hari. Keberadaan macan itu baru diketahui saat Mulyono bangun tidur dan hendak menunaikan salat subuh. Saat masuk ke da- pur, ia kaget karena mendengar auman yang lebih keras dari kucing. Ternyata setelah diamati lebih cermat, Mulyono memasti- kan itu macan tutul. Mulyono pun membangun- kan dan mengajak seisi rumah keluar. Setelah mengunci pintu, ia melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi. Pilih Honor Besar di Sinetron MORGAN OEY F ANS memang segalanya bagi peso- hor karena merekalah yang dapat mendatangkan histeria yang kadang- kadang tidak masuk akal. Ketika pesohor yang dipuja ternyata dianggap ingkar janji, kemarahan fans bisa tidak masuk akal juga. Morgan Oey pasrah menerima kema- rahan SMASHBlast, fans boyband SMASH. Morgan pernah menulis di Twitter begini: Sesering apapun kita digosipin bubar, kita akan buktiin kalau sampai akhir hayat nanti, SMASH tetap boyband yg solid & kompak (@morganoey). Kalimat itu pula yang dimun- culkan kembali dan membuat Morgan diejek fans SMASH. SMASH merupakan singkatan dari Seven Men as Seven Heroes. Meski namanya ber- arti tujuh personel, ternyata dalam Wikipedia nama Morgan langsung dicoret. Seven Men tinggal enam. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya enggak ke mana-mana kok. Masih di dunia entertainment juga. Jangan pernah berhenti men- dukung karier saya ya, ujarnya NEW DELHI, SURYA - bayi pertama di dunia sedang dibangun di India. Tempat itu akan menjadi rumah bagi ratusan perempuan miskin yang dibayar untuk hamil dan melahirkan bayi bagi pasangan keluarga kaya Eropa dan Ame- rika. Para calon orangtua bisa me- ngirim sperma atau embrio ke toko atau klinik tempat para perempuan dibayar untuk mengandung dan melahir- kan, sebelum kemudian mere- ka datang lagi mengambil bayi- di Sinetrondi Sinetron memang segalanya bagi peso-memang segalanya bagi peso- hor karena merekalah yang dapathor karena merekalah yang dapat mendatangkan histeria yang kadang- kadang tidak masuk akal. Ketika pesohor yang dipuja ternyata dianggap ingkar janji, kemarahan fans bisa tidak masuk akal juga. Morgan Oey pasrah menerima kema- rahan SMASHBlast, fans boyband SMASH. Morgan pernah menulis Sesering apapun buktiin kalau sampai akhir hayat nanti, SMASH tetap boyband yg Kalimat itu pula yang dimun- culkan kembali dan membuat SMASH merupakan singkatan nama Morgan enggak dukung karier saya ya, ujarnya Pabrik Bayi bagi Pasangan Tak Subur Pekerjakan 100 Perempuan DAILYMAIL.CO.UK BANGGA - Pasangan suami istri Rekha dan Daniele Fabbricatore bangga dengan bayi perempuan yang didapatkan dari perusa- haan itu. Garuda Muda Tak Takut Korsel JAKARTA, SURYA - Publik Indonesia bersiaplah kembali menyaksikan aksi para pah- lawan sepakbola U-19. Setelah menjuarai Piala AFF U-19 de- ngan dramatis di Sidoarjo, 22 September lalu, kini pasukan Garuda Muda bersiap berjuang pada ajang Pra-Piala Asia 2014 U-19 di Jakarta, 8-12 Oktober. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia berada di Grup G. Satu grup dengan Macan Asia Korea Selatan (Korsel), serta dua tim sesama Asia Tenggara, Laos dan Filipina. Seluruh laga akan dihelat di Stadion Utama Ge- lora Bung Karno, Jakarta. Duel Indonesia- Korsel akan tersaji pada laga pamungkas, 12 Oktober 2013. Evan Dimas dan kawan kawan lebih dulu bertarung melawan Laos pada 8 Oktober dan Filipina dua hari berselang. Korsel merupakan ujian terberat bagi KE HALAMAN 7KE HALAMAN 7 KAMIS, 3 OKTOBER 2013 NO. 323 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Sambut Kadet Perempuan, AAL Siapkan Gedung Baru Bisakah tentara perempuan setangguh tentara laki-laki? Berbagilah di www.facebook.com/ suryaonlineKE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 KE HALAMAN 7 KAPANLAGI join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  • 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION KAMIS, 3 OKTOBER 2013 | JAKARTA, SURYA- Pengamat po- litik dari Indo Baromoeter menilai partai-partaiIslamperlubergabung dalam suatu koalisi untuk me- menuhi persyaratan "presidential threshold" (perolehan suara untuk dapat mengusung capres) dalam mengusung calon presiden pada pemilupresiden2014. "Partai Islam harus bergabung dalam suatu koalisi untuk meng- usung calon presiden, karena sulit untuk mengusung calon presiden hanya dari satu partai politik saja," kata Muhammad Qodari, Rabu (2/10). Menurut Qodari, partai Islam harus melakukan koalisi di an- tara partai-partai yang meiliki visi dan misi relatif sama untuk mengakumulasi kekuatan poli- tik sehingga dapat mengusung calon presiden. Koalisi di antara partai-partai politik berbasis massa Islam, kata dia, sah-sah saja dan hal itu diatur dalam UU partai politik maupun UU Pemilu. "Koalisi partai-partai Islam men- jadi lebih efektif jika ada musuh bersama dalam pengusungan calon presiden," katanya. Menurut dia, munculnya wa- cana koalisi partai-partai Islam sah-sah saja dalam konteks peng- usungan calon presiden meng- hadapi pemilu presiden 2014. Qodari menambahkan dari bebe- rapa kali survei hasilnya menyim- pulkan partai Islam sulit memper- oleh suara hingga 20 persen pada pemilu legislatif 2014. "Karena itu, partai-partai Islam perlu mewacanakan k