Fahmi Muizzuddin Fsh

  • Published on
    09-Nov-2015

  • View
    11

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bab

Transcript

<ul><li><p>KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2008-2010 DENGAN METODE RISK ADJUSTED RETURN </p><p>SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan Hukum Untuk memenuhi Syarat-Syarat Mencapai Gelar </p><p>Sarjana Ekonomi Syariah (S.E.Sy) </p><p>Oleh: FAHMI MUIZZUDIN NIM : 107046102058 </p><p>KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH PROGRAM STUDI MUAMALAT </p><p>FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI </p><p>SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA </p><p>1432 H/2011 M </p></li><li><p>KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2008-2010 DENGAN METODE </p><p>Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan HukumUntuk memenuhi Syarat</p><p>Pembimbing I </p><p>Dr. JAENAL ARIPIN, MNIP. 197210161998031004</p><p>KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH </p><p>FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM</p><p>KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2010 DENGAN METODE RISK ADJUSTED RETURN</p><p>SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan HukumUntuk memenuhi Syarat-Syarat Mencapai Gelar</p><p>Sarjana Ekonomi Syariah (S.E.Sy) Oleh: </p><p>FAHMI MUIZZUDIN NIM : 107046102058 </p><p>Di Bawah Bimbingan </p><p>Pembimbing I Pembimbing II</p><p>JAENAL ARIPIN, M.Ag. 197210161998031004 </p><p> TITI DEWI WARNNIP. 197312212005012002</p><p>KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH PROGRAM STUDI MUAMALAT </p><p>FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUMUNIVERSITAS ISLAM NEGERI </p><p>SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1432 H/2011 </p><p>KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE ADJUSTED RETURN </p><p>Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan Hukum Syarat Mencapai Gelar </p><p>Pembimbing II </p><p>WI WARNINDA, S.E, M.Si. NIP. 197312212005012002 </p><p>KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH </p><p>FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM </p></li><li><p>Skripsi Yang Berjudul PERIODE 2008-2010 DENGAN METODE diujikan dalam sidang munaqasyah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 21 sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Program Strata 1 (S1) pada Program Studi Muamalat (Ekonomi Islam) </p><p>Panitia Ujian Munaqasyah </p><p>Ketua : Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.NIP. 195505051982031012</p><p>Sekretaris : Mu'min Roup, NIP.</p><p>Pembimbing I : DrNIP. 197210161998031004</p><p>Pembimbing II : Titi Dewi WarnNIP.</p><p>Penguji I : Dr. Euis Amalia, M.AgNIP. 197107011998032002</p><p>Penguji II : Dwi Nur'aini I</p><p>PENGESAHAN PANITIA UJIAN </p><p>Skripsi Yang Berjudul KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA 2010 DENGAN METODE RISK ADJUSTED RETURN</p><p>diujikan dalam sidang munaqasyah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 21 September 2011. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Program Strata 1 (S1) pada Program Studi Muamalat (Ekonomi Islam) </p><p>Jakarta, 21 September 2011 Mengesahkan, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum </p><p>Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.NIP. 195505051982031012 </p><p>Panitia Ujian Munaqasyah </p><p>Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.NIP. 195505051982031012 </p><p>Mu'min Roup, M.A. NIP. 197004161997031004 </p><p>Dr. Jaenal Aripin, M.Ag. NIP. 197210161998031004 </p><p>Titi Dewi Warninda, S.E., M.Si. NIP. 197312212005012002 </p><p>Dr. Euis Amalia, M.Ag. NIP. 197107011998032002 </p><p>Dwi Nur'aini Ihsan, SE., MM. </p><p>KINERJA REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA RISK ADJUSTED RETURN, telah </p><p>diujikan dalam sidang munaqasyah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif . Skripsi ini telah diterima </p><p>sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Program Strata 1 (S1) pada </p><p>Fakultas Syariah dan Hukum </p><p>Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM. </p><p>Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM. (............................) </p><p>(............................) </p><p>(............................) </p><p>(............................) </p><p>(............................) </p><p>(............................) </p></li><li><p>LEMBAR PERNYATAAN </p><p>Dengan ini saya menyatakan bahwa: </p><p>1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar strata 1 di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. </p><p>2. Semua sumber yang saya gunakan telah saya cantumkan sesuai dengan ketrentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. </p><p>3. Jika kemudian hari terbukti bahwa hasil karya saya merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedian untuk menerima sanksi yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. </p><p>Jakarta, 21 September 2011 </p><p>Fahmi Muizzudin </p></li><li><p>iv </p><p>KATA PENGANTAR </p><p> Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas berkat rahmat, hidayah, </p><p>serta inayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini untuk memperoleh </p><p>kelulusan dengan menyandang gelar Sarjana Ekonomi Syariah (S.E.Sy) di </p><p>Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. </p><p> Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan untuk junjungan besar kita </p><p>Nabi Besar Muhammad SAW, karena beliaulah suri tauladan kita yang patut kita </p><p>ikuti langkahnya dalam setiap aspek kehidupan. </p><p>Dapat terselesaikannya penulisan skripsi yang berjudul KINERJA </p><p>REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2008-2010 DENGAN </p><p>METODE RISK ADJUSTED RETURN ini, tidak terlepas dari kesempatan, </p><p>bimbingan, arahan, dan dorongan yang telah saya terima dari berbagai pihak. Oleh </p><p>karena itu, perkenankan pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima </p><p>kasih yang tulus kepada: </p><p>1. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Bapak Prof. Dr. Drs. H. Muhammad </p><p>Amin Suma, SH, MA, MM. </p><p>2. Ketua Program Studi Muamalat Fakultas Syariah dan Hukum Ibu Euis </p><p>Amalia, M.Ag. dan Sekretaris Program Studi Muamalat, Bapak Mumin roup, </p><p>M.A. </p><p>3. Bapak DR. Jaenal Aripin, M.Ag. dan Ibu Titi Dewi Warninda, S.E., M.Si., </p><p>selaku dosen pembimbing, yang dengan penuh kesabaran memberikan arahan </p></li><li><p>v </p><p>dan bimbingan serta tidak sungkan untuk meluangkan waktunya hingga </p><p>terselesaikannya skripsi ini. </p><p>4. Para Dosen pada Program Studi Muamalat Konsentrasi Perbankan Syariah, </p><p>Fakultas Syariah dan Hukum atas curahan ilmu dan tuntunannya baik di </p><p>dalam maupun diluar perkuliahan </p><p>5. Keluarga Besarku, Kedua Orang Tua, Ayahanda Abdul Razzak dan Ibunda </p><p>Lea Muvida, yang senantiasa berdoa dan mendukung penuh keseluruhan </p><p>proses hidupku. Adik-adikku Farhan, Fadhli, Farouqi, dan Fahsan. </p><p>6. Teman-teman Konsetrasi Perbankan Syariah angkatan 2007 khususnya kelas </p><p>B, terima kasih atas kebersamaan ini. </p><p>7. Serta pihak lain yang juga turut membantu dan mendukung penulis. </p><p>Selama penulisan ini, saya menyadari masih banyak kekurangan karena </p><p>keterbatasan pengalaman, pengetahuan dan kemampuan penulis, untuk ini saya </p><p>meinta maaf dan semoga menjadi pelajaran yang berharga bagi seluruh pihak </p><p>terkait. Saya berharap agar skripsi ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang </p><p>membacanya. </p><p>Jakarta, September 2011 </p><p>Fahmi Muizzudin </p></li><li><p>vi </p><p>ABSTRAKSI </p><p>Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai kinerja reksadana syariah yang terdapat di Indonesia selama periode Januari 2008 sampai dengan Desember 2010 dengan menggunakan metode Risk Adjusted Return. Metode pengukuran kinerja ini memperhitungkan faktor risiko dan tingkat pengembalian (return) dari portofolio. </p><p>Dalam penilaian kinerja dengan Risk Adjusted Return, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rasio Sharpe, Treynor, dan Jensen. Penelitian ini menggunakan sampel dua puluh tiga reksadana syariah di Indonesia dari semua jenis reksadana syariah yang ada. Terdiri dari sepuluh reksadana campuran syariah, enam reksadana saham syariah, enam reksadana pendapatan tetap syariah, dan satu reksadana indeks syariah. Penilaian kinerja ini dilakukan dengan membandingkan kinerja reksadana yang dikelola manajer investasi dengan pembandingnya yaitu return Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS). </p><p>Kinerja dengan metode Treynor dan Jensen memiliki hasil kinerja yang lebih baik di banding dengan kinerja metode Sharpe. Ini berarti bahwa portofolio belum terdiversifikasi sempurna, karena kinerja portofolio yang kurang terdiversifikasi menjadi lebih tinggi pada rasio Treynor dan Jensen Alpha dibandingkan dengan rasio Sharpe. Hal ini muncul sebagai akibat dari adanya komponen risiko non-sistematis pada rasio Sharpe. Sedangkan, Jika portofolio telah terdiversifikasi sempurna, maka rasio Sharpe, Treynor dan Jensen Alpha akan memberi peringkat kinerja yang sama bagi portofolio. Hal ini disebabkan oleh total variance yang sama dengan systemtic variance pada portofolio yang terdiversifikasi sempurna. Kata Kunci : Investasi, Reksadana Syariah Indonesia, risk adjusted return. </p></li><li><p>vii </p><p>DAFTAR ISI </p><p>KATA PENGANTAR . iv </p><p>ABSTRAKSI vi </p><p>DAFTAR ISI . vii </p><p>DAFTAR TABEL .... x </p><p>DAFTAR GAMBAR ... xii </p><p>BAB I PENDAHULUAN ...... 1 </p><p>A. Latar Belakang .. 1 </p><p>B. Perumusan Masalah .. 7 </p><p>C. Tujuan Penelitian .. 8 </p><p>D. Kajian Terdahulu .. 9 </p><p>E. Metodologi Penelitian .. 11 </p><p>F. Sistematika Penulisan ... 12 </p><p>BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 14 </p><p>A. Teori Reksadana ... 14 </p><p>B. Reksadana Syariah 25 </p><p>C. Penilaian Kinerja (Performance Measurement) Reksadana . 35 </p><p>D. Kerangka Pemikiran . 39 </p></li><li><p>viii </p><p>BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 42 </p><p>A. Objek Penelitian .. 42 </p><p>B. Metode Penetuan Sampel 45 </p><p>C. Sumber Data 46 </p><p>D. Variabel Penelitian .. 47 </p><p>E. Metode Pengukuran Kinerja 49 </p><p>F. Evaluasi Kinerja Reksadana Syariah ... 53 </p><p>BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 54 </p><p>A. Analisis Statistik Deskriptif 54 </p><p>1. Reksadana Campuran Syariah 54 </p><p>2. Reksadana Saham Syariah .. 57 </p><p>3. Reksadana Pendapatan Tetap Syariah .... 60 </p><p>4. Reksadana Indeks Syariah .. 61 </p><p>B. Analisis Kinerja Reksadana Campuran Syariah . 62 </p><p>1. Kinerja Berdasarkan Indeks Sharpe ... 62 </p><p>2. Kinerja Berdasarkan Indeks Treynor . 64 </p><p>3. Kinerja Berdasarkan Indeks Jensen 66 </p><p>C. Analisis Kinerja Reksadana Saham Syariah ... 68 </p><p>1. Kinerja Berdasarkan Indeks Sharpe ... 68 </p><p>2. Kinerja Berdasarkan Indeks Treynor . 69 </p><p>3. Kinerja Berdasarkan Indeks Jensen 71 </p></li><li><p>ix </p><p>D. Analisis Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Syariah ..... 72 </p><p>1. Kinerja Berdasarkan Indeks Sharpe ... 72 </p><p>2. Kinerja Berdasarkan Indeks Treynor . 73 </p><p>3. Kinerja Berdasarkan Indeks Jensen 75 </p><p>E. Analisis Kinerja Reksadana Indeks Syariah 75 </p><p>1. Kinerja Berdasarkan Indeks Sharpe ... 75 </p><p>2. Kinerja Berdasarkan Indeks Treynor . 76 </p><p>3. Kinerja Berdasarkan Indeks Jensen 77 </p><p>F. Perbandingan Kinerja Harian Reksadana Syariah Indonesia Dengan </p><p>Metode Risk Adjusted Return ...... 78 </p><p>BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 84 </p><p>A. Kesimpulan . 86 </p><p>B. Saran 84 </p><p>DAFTAR PUSTAKA ... 91 </p><p>LAMPIRAN .. 94 </p></li><li><p>x </p><p>DAFTAR TABEL </p><p>1. Tabel 3.1 Daftar Reksadana Syariah di Indonesia . 39 2. Tabel 3.2 Daftar Objek Penelitian . 41 3. Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Rata-rata Harian Reksadana Campuran </p><p>Syariah Indonesia... 51 4. Tabel 4.2 Statistik Deskriptif Rata-rata Harian Reksadana Saham </p><p>Syariah Indonesia... 55 5. Tabel 4.3 Statistik Deskriptif Rata-rata Harian Reksadana Pendapatan </p><p>tetap Syariah Indonesia..... 58 6. Tabel 4.4 Statistik Deskriptif Rata-rata Harian Reksadana Indeks </p><p>Syariah Indonesia... 59 7. Tabel 4.5 Kinerja Reksadana Campuran Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Sharpe 60 8. Tabel 4.6 Kinerja Reksadana Campuran Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Treynor . 62 9. Tabel 4.7 Kinerja Reksadana Campuran Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Jensen ... 64 10. Tabel 4.8 Kinerja Reksadana Saham Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Sharpe ... 66 11. Tabel 4.9 Kinerja Reksadana Saham Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Treynor . 67 12. Tabel 4.10 Kinerja Reksadana Saham Syariah Berdasarkan Indeks </p><p>Jensen ... 69 13. Tabel 4.11 Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Berdasarkan </p><p>Indeks Sharpe ... 70 </p><p>14. Tabel 4.12 Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Berdasarkan Indeks Treynor . 71 </p></li><li><p>xi </p><p>15. Tabel 4.13 Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Berdasarkan Indeks Jensen ... 73 </p><p>16. Tabel 4.14 Kinerja Reksadana Indeks Syariah Berdasarkan Indeks Sharpe .. 74 </p><p>17. Tabel 4.15 Kinerja Reksadana Indeks Syariah Berdasarkan Indeks Treynor . 74 </p><p>18. Tabel 4.16 Kinerja Reksadana Indeks Syariah Berdasarkan Indeks Jensen ... 75 </p><p>19. Tabel 4.17 Perbandingan Kinerja Reksadana Syariah dengan 3 Metode 76 </p></li><li><p>xii </p><p>DAFTAR GAMBAR </p><p>1. Gambar 2.1 Skema Mekanisme Pembelian Reksadana Syariah... 26 </p><p>2. Gambar 2.2 Skema Akad Wakalah Pada Reksadana Syariah... 32 </p><p>3. Gambar 2.3 Kerangka Pemikiran . 38 </p><p>4. Gambar 4.1 Perbandingan Kinerja Harian Reksadana Syariah Indonesia </p><p>Dengan Metode Risk Adjusted Return. 78 </p></li><li><p>1 </p><p>BAB I </p><p>PENDAHULUAN </p><p>A. Latar Belakang Masalah </p><p>Pasar Modal merupakan pasar untuk berbagai macam instrumen keuangan </p><p>jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu </p><p>fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi </p><p>ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang </p><p>mempertemukan dua kepentingan, antara pihak yang memiliki kelebihan dana </p><p>(investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer atau emiten). Dengan adanya </p><p>pasar modal maka pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dana </p><p>tersebut dengan harapan memperoleh imbal hasil, sedangkan pihak emiten dapat </p><p>memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu </p><p>tersedianya dana dari operasi perusahaan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi </p><p>keuangan karena memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbal </p><p>hasil bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Karena </p><p>kedua fungsi dijalankannya tersebut, maka semakin jelas bahwa pasar modal </p><p>memiliki peran yang besar bagi perekonomian suatu negara. Dengan adanya pasar </p><p>modal maka aktivitas perekonomian akan meningkat karena pasar modal </p><p>menyediakan berbagai alternatif pendanaan bagi perusahaan, sehingga dapat </p></li><li><p>2 </p><p>beroperasi dengan skala yang lebih besar dan selanjutnya akan meningkatkan </p><p>pendapatan perusahaan dan kemakmuran rakyat luas.1 </p><p>Salah satu alternatif instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal </p><p>adalah reksadana. Reksadana menurut undang-undang pasar modal No. 8 tahun 1995 </p><p>merupakan wadah yang di pergunakan dalam rangka menghimpun dana dari </p><p>masyarakat dalam pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek </p><p>yang dilakukan oleh manajer investasi. Reksadana merupakan instrument investasi </p><p>yang belum begitu populer dibanding dengan investasi pada valas atau deposito, </p><p>ternyata mampu menghasilkan keuntungan yang cukup tinggi dalam </p><p>perkembangannya. Sejak di perkenalkan di Indonesia oleh PT Danareksa tahun 1967, </p><p>terjadi peningkatan karena masyarakat mulai mengenal dan mendapatkan </p><p>pengembalian dari investasi reksadana yang dilakukan lebih baik dibanding dengan </p><p>investasi lainnya. </p><p>Reksadana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari </p><p>masyarakat yang memiliki modal dan keinginan untuk berinvestasi, namun hanya </p><p>memiliki waktu, pengetahunan serta keahlian menghitung profil resiko dan imbal </p><p>hasil investasi, yang terbatas. Himpunan dana dari masyarakat investor tersebut </p><p> 1 Tjiptono Darmadji dan Hendy M. F, Pasar Modal di Indonesia (Jakarta, Salemba Empat, 2006), </p><p>h.11. </p></li><li><p>3 </p><p>kemudian diinvestasikan, dalam portofolio efek oleh manajer investasi yang di </p><p>percaya oleh pihak investor untuk mengelola dana tersebut2. </p><p>Di Indonesia, pasar modal syariah mulai sejak tahun 2003 walaupun </p><p>instrument syariah telah diluncurkan sejak tahun 1997. Hal ini ditandai dengan </p><p>peluncuran Danareksa syariah pada 3 Juli 1997 oleh PT Danareksa Investment </p><p>Management. Selanjutnya Bu...</p></li></ul>