Gambaran Pengetahuan Sikap Dan Tindakan Ibu Menyusui Tentang Tehnik Menyusui

  • Published on
    10-Jul-2015

  • View
    588

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

GAMBARAN PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKAN IBU MENYUSUI TENTANG TEHNIK MENYUSUI DI GAMPONG BALOHAN KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG TAHUN 2011

Oleh Cut Safriani 720101D08004

BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Berdasarkan hasil prasurvei pada periode bulan Desember 2006-Februari 2007 di desa Sidodadi Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur terdapat 58 orang ibu menyusui yang mengalami masalah seperti puting susu lecet 16 orang (28%), payudara bengkak 19 orang (33%), bendungan payudara 3 orang (5%), dan yang tidak mengalami masalah 20 orang (35%). Dengan cara menyusui yang benar masalah seperti payudara bengkak, puting susu lecet, radang payudara, air susu

B. Tujuan Penelitian - Tujuan UmumUntuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Sikap dan Tindakan Ibu Menyusui tentang Teknik Menyusui di Gampong Balohan Tahun 2011.

- Tujuan KhususUntuk

mengetahui gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang cara menyusui. Untuk mengetahui gambaran sikap ibu menyusui tentang cara menyusui. Untuk mengetahui gambaran praktek atau tindakan ibu menyusui tentang cara

BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAANA. Konsep Pengetahuan B. Konsep Sikap (Attitute) C. Praktik atau Tindakan (practice) D. Konsep Ibu

Ibu adalah wanita yang telah melahirkan seorang, panggilan yang lazim pada wanita baik yang sudah bersuami maupun belum (Kamus Bahasa Indonesia, 2001).E. Konsep Menyusui

Menyusui adalah ibu yang memberikan air susu kepada bayi dan sebagainya untuk diminum dari buah dada (Kamus Besar Bahasa Indonesia).F. Teknik Menyusui Bayi Untuk menyusui dengan baik, bayi harus mencakup puting dan aerola ibu dengan mulut terbuka lebar dan hidung bayi harus sejajar dengan puting susu (Verny, 2009).

BAB III KERANGKA KONSEP PENELITIAN A. Kerangka Kerja Penelitian Pengetahuan ibumenyusui Sikap ibu menyusui Praktek atau Tindakan ibu menyusui Cara Menyusui

B. Pertanyaan Penelitian Bagaimana gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang cara menyusui yang benar di gampong Balohan? Bagaimana gambaran sikap ibu menyusui tentang cara menyusui yang benar di gampong Balohan? Bagaimana gambaran praktek atau tindakan ibu menyusui tentang cara menyusui di gampong Balohan?

DefinisiNo Variabel

OperasionalDefinisi Operasional

Cara Ukur dan Alat Ukur

Skala

Hasil Ukur

Variabel 1 Tehnik menyusui Tehnik menyusui yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu lecet dan ASI tidak keluar optimal Hal-hal yang diketahui ibu menyusui tentang cara menyusui Wawancara Quesioner Ordinal - Baik = x - Kurang baik = x

Subvariabel 1 Pengetahuan Wawancara Quesioner Ordinal - Baik = x 4,42 - Kurang baik = x 4,42 Ordinal - Baik = x 29,3 - Kurang baik = x 29,3 Ordinal - Baik = x 7,1 - Kurang baik = x 7,1

2 Sikap

Pendapat ibu menyusui tentang cara menyusui Tindakan ibu menyusui dalam cara menyusui.

Wawancara Quesioner Wawancara Quesioner

3 Praktek atau tindakan

BAB IV METODELOGI PENELITIANA. Jenis dan Desain Penelitian

Penelitian ini besifat deskriptif yaitu untuk mengetahui Gambaran pengetahuan sikap dan tindakan ibu menyusui tentang tehnik menyusui di Gampong Balohan Kecamatan SukaJaya Kota Sabang Tahun 2011.B. Populasi dan sampel

Dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling yaitu semua populasi akan menjadi sampel dalam penelitian ini yang berjumlah 38 orang.C. Lokasi dan Waktu Penelitian D. Alat pengukur data E. Etika penelitian

F. Teknik pengumpulan data G.Jenis Pengumpulan Data H. Pengolahan Data- Editing - Coding - Tabulating

I. Analisa DataAnalisa data dilakukan dengan metode statistik deskriptif untuk masing-masing variabel penelitian dengan menggunakan frekuensi distribusi berdasarkan persentase masingmasing variabel dan subvariabel dilakukan dengan menentukan mean/ rata-rata ( ) dengan menggunakan rumus sebagai berikut :X =

Keterangan : = Mean/ rata-rata X = Jumlah nilai dari keseluruhan responden n = Sampel

J. Penyajian Data

A.

Gambaran Umum Lokasi Penelitian Gampong Balohan terdiri dari jurong Lamkuta, Jurong Blang Tunong, Jurong Cot Kuala, Jurong Ulee Krueng dan Jurong Alue Tho mempunyai jumlah penduduk 2649 jiwa, jumlah kepala keluarga 687 kepala keluarga, jumlah pria 1362 jiwa, dan jumlah wanita 1287 jiwa. Lokasi penelitian ini terletak di Gampong Balohan Kota Sabang penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18-23 Juli 2011 dengan jumlah responden yang terlibat adalah 38 responden.

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

B. Hasil PenelitianKarakteristik Responden 1.1 Umur Respondena.

Tabel 5.1 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik Umur Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38)Kelompok Umur 20-25 Tahun 26-31 Tahun 32-37 Tahun Total Frekuensi (F) 22 15 1 38 Persentase (%) 57,9 39,5 2,6 100,0

1.2 PendidikanTabel 5.2 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik Pendidikan Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38)No Pendidikan Frekuensi (F) 2 7 21 6 2 Total 38 Persentase (%) 0 5,3 18,4 55,2 15,8 5,3 100,0 1 2 3 4 5 6 TS SD SLTP SMA DIII SI

1.3 Pekerjaan

Tabel 5.2 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik Pekerjaan Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38)Pekerjaan IRT Pedagang PNS Total Frekuensi (F) 21 2 15 38 Persentase (%) 55,2 5,3 39,5 100,0

b. Subvariabel Penelitian 1. Pengetahuan

Tabel 5.5 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Kategori Pengetahuan Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38) No 1 2 Baik Kurang Baik Jumlah Kategori Frekuensi 14 24 38 Persentase (%) 36,8 63,2 100,0

2. Sikap

Tabel 5.7 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Kategori Sikap Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38) No Kategori Frekuensi Persentase (%) 1 2 Baik Kurang Baik Jumlah 17 21 38 44,7 55,3 100,0

3. Praktek atau TindakanTabel 5.7 Disribusi Frekuensi Berdasarkan Kategori Praktek atau Tindakan Ibu Menyusui Tahun 2011 (n = 38) No 1 2 Baik Kurang Baik Jumlah Kategori Frekuensi 17 21 38 Persentase (%) 44,7 55,3 100,0

C. Pembahasan1.Pengetahuan

Ditinjau dari segi pengetahuan berada pada kategori kurang sebanyak 24 responden dengan persentase 63,2 % dan pada kategori baik sebanyak 14 responden dengan persentase 36,8 % kemungkinan hal ini terjadi karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh ibu menyusui baik dari lingkungan maupun dari media lain mengenai teknik menyusui yang benar, meskipun responden pernah mendapatkan informasi sebelumnya mengenai cara menyusui akan tetapi informasi tersebut hanya dasar-dasarnya saja tidak spesifik mengenai menyusui.

Menurut Notoadmodjo (2007), dengan memberikan informasi tentang cara hidup sehat, cara pemeliharaan kesehatan, cara menghindari penyakit dan sebagainya akan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hal tersebut. Kaitannya dengan penelitian ini adalah apabila ibu menyusui diberikan informasi tentang cara menyusui, maka akan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang hal tersebut hingga pada pelaksanaannya ibu menyusui dapat menyusui dengan benar. 2. Sikap Dari hasil pengolahan data yang ditunjukkan pada tabel 5.7 dapat diketahui bahwa sikap ibu menyusui tentang teknik menyusui di Gampong Balohan Kota Sabang berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 21 responden dengan persentase 55,3 % dan baik sebanyak 17 responden dengan persentase 44,7 %. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Notoatmodjo (2007), bahwa sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek. Semakin sering ibu menyusui maka semakin banyak pula pengalaman yang didapat dan hal

3. Praktek atau TindakanDari hasil pengolahan data yang ditunjukkan pada tabel 5.9 dapat diketahui bahwa praktek atau tindakan ibu menyusui tentang teknik menyusui di Gampong Balohan Kota Sabang berada pada kategori kurang, yaitu sebanyak 21 responden dengan persentase 55,3 %. Kemungkinan hal ini terjadi karena banyak ibu menyusui yang belum mengetahui cara menyusui yang benar sehingga praktek atau tindakan menyusui masih kurang baik. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi dan penyuluhan yang diberkaitan tentang menyusui. Praktek cara menyusui yang baik dan benar perlu dipelajari oleh setiap ibu karena menyusui itu bukan suatu hal yang reflektif dan instingtif, tetapi merupakan suatu proses belajar yang baik bukan hanya untuk ibu yang pertama kali melahirkan karena biasanya ibu melahirkan anak satu tidak memiliki ketrampilan menyusui yang benar. Dengan demikian ibu perlu belajar berinteraksi dengan manusia baru ini agar dapat sukses dalam memberikan yang terbaik bagi bayinya (Mellyana, 2003).

D. Keterbatasan PenelitianDalam penelitian ini keterbatasan yang dihadapi peneliti adalah bahwa instrumen penelitian dirancang sendiri oleh peneliti dan tidak melakukan uji validitas mengingat waktu yang kurang memadai untuk melakukan uji validitas dan karena penelitian ini hanya bersifat deskriptif, maka peneliti tidak meneliti lebih lanjut korelasi antara variabel independent dan dependen.

A. Kesimpulan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Pengetahuan ibu menyusui tentang teknik menyusui di Gampong Balohan Kota Sabang tahun 2011 berada pada kategori kurang yaitu 24 responden (63,2 %) dan pada kategori baik 14 responden (36,2 %). Sikap ibu menyusui tentang teknik menyusui di Gampong Balohan Kota Sabang tahun 2011 berada pada kategori kurang yaitu 21 responden (55,3 %) dan pada kategori baik yaitu 17 responden (44,7 %). Praktek atau tindakan ibu menyusui tentang teknik menyusui di Gampong Balohan Kota Sabang tahun 2011 berada pada kategori kurang yaitu 21 responden (55,3 %) dan pada kategori baik yaitu 17 responden (44,7 %).

B. Rekomendasi

Bagi Institusi Pelayanan Pukesmas Pembantu (Pustu) agar memberikan penyuluhan tentang menyusui dan memperbanyak informasi tentang menyusui melalui pemasangan poster dan brosur yang berkaitan dengan cara menyusui yang benar. Bagi Institusi terkait