Hakikat Artikel

  • Published on
    19-Jul-2015

  • View
    271

  • Download
    2

Embed Size (px)

Transcript

PENULISAN ARTIKEL PERTEMUAN KE-2

Tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah yang bersifat aktual dan atau kontroversial dengan tujuan memberitahu (informatif), memengaruhi, dan meyakinkan (persuasif argumentatif)

Lepas

Tidak terikat dengan laporan tertentuSalah satu bentuk opini di Media Massa

Kapan saja, dimana saja, oleh siapa saja

Mengikuti

Kaidah jurnalisme Struktur tulisan = Feature Menerapkan kaidah bahasa jurnalistikArtikel Menampilkan karakter penulis Ditujukan kepada khalayak tertentu Subyek bahasannya dengan subyektifitas tinggi Tulisan Jurnalistik Lain Menampilkan karakter media Ditujukan untuk khalayak umum Mengutamakan obyektivitas

Topik Uraian tidak bersifat lokal Lebih bersifat lokal Uraiannya tidak banyak memakai Banyak menampilkan kutipan kutipan langsung , perkataan, atau perkataan orang lain dan pendapat orang Panjang uraian lebih banyak Uraian lebih singkat

1.

Ditulis dengan atas nama (by line story) - Artikel karya individual - nama penulis biasanya dicantumkan di bawah judul

2. Mengandung

gagasan aktual dan atau kontroversial - gagasan yang bersifat baru - belum banyak ditulis, diketahui, dan dibicarakan orang - Menghindari gagasan usang

3. Gagasan yang diangkat harus menyangkut kepentingan sebagian besar khalayak pembaca - Harus memberikan manfaat bagi kepentingan mayoritas masyarakat sesuai dengan pangsa pasar surat kabar ata majalah yang memuat opini tsb

4. Ditulis secara referensial dengan visi intelektual - Didukung oleh bacaan , pengetahuan, dan teori yang relevan, yang dapat diperoleh dari surat kabar, jurnal, hasil-hasil penelitian, skripsi, desertasi, dll - Logis - Sistematis - Analitis - Akademis - Etis

5. Disajikan dalam bahasa yang hidup, segar, popular, dan komunikatif - Tunduk pada kaidah bahasa jurnalistik (sederhana, jelas, lugas, singkat, menarik, ringan dicerna, gampang diingat, mudah dimengerti dan dipahami, komunikatif)

6. Singkat dan tuntas - Secara filosofi: tidak bertele-tele, tidak mendayu-dayu dan berputar-putar, tidak mengerjai pembaca ( Ringkas, langsung pada pokok persoalan) - Secara teknis: disesuaikan dengan ruangan (space) yang tersedia. ( 15- 20 paragraf, atau 21- 26 paragraf) - Tuntas: tidak bersambung ke edisi berikutnya

7. Orisinal - Asli merupakan karya sendiri, bukan hasil menjiplak atau membajak. - Harus asli bukan fotocopy atau salinannya

Mengikuti

ruang pola dan waktu pelaporan jurnalisme Gaya dan isi artikel jurnalistik memiliki kecepatan yang sama dengan berita Punya kepadatan yang sama Model artikel jurnalistik tidak memakai piramida terbalik Outline (kerangka karangan) dapat mengikuti pengisahan feature (storytelling)

kronologis

Memudahkan pemahaman pembaca Menulis dari permulaan ke akhir Memakai urutan waktu

The Least-tomost Hampir sama dengan kronologis important Memaparkan perkembangan dari (dari kurang ke sederhana ke yang kompleks yang paling penting

Masalah dan solusi Katalog

Memulai dengan permasalahan Memaparkan jawaban demi jawaban sampai ke jawaban utama

Membuat urutan yang menyangkut orang, tempat, atau berbagai kejadian Mengklasifikasi Contoh tulisan perjalanan

Repetitif

Mengulang-ulang topik artikel dengan berbagai penekanan yang berbeda Misal menulis sebuah konsep, konsep tersebut terus disebut-sebut

Kombinasi

Sering dipakai, menggabungkan beberapa struktur sebelumnya Penulis mengkreasikan gambaran permasalahan dengan berbagai cara

o

o -

-

Artikel jurnalistik tidak memola struktur dengan kaku (Santana, 2005:56) Mempunyai beberapa unsur: Pernyataan ringkas (summary statement) yang berisi pesan utama dan detil-detil penjelasan 5 W + 1 H Suporting information (informasi pendukung) yang terdiri dari latar belakang berbagai fakta peristiwa dan jalan penyelesaian