HUBUNGAN PERSEPSI IBU TERHADAP BENTUK TUBUH IBU DAN ?· benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

HUBUNGAN PERSEPSI IBU TERHADAP BENTUK TUBUH

IBU DAN SUAMI SERTA ANAK DENGAN STATUS GIZI

NOVI SUSANTI

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT

FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2014

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA*

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Hubungan Persepsi Ibu

terhadap Bentuk Tubuh Ibu dan Suami serta Anak dengan Status Gizi adalah

benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan

dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang

berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari

penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka

di bagian akhir skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut

Pertanian Bogor.

Bogor, Maret 2014

Novi Susanti

NIM I14114030

__________________________

*Pelimpahan hak cipta atas karya tulis dari penelitian kerja sama dengan pihak

luar IPB harus didasarkan pada perjanjian kerja sama yang terkait

ABSTRAK

NOVI SUSANTI. Hubungan Persepsi Ibu Terhadap Bentuk Tubuh Ibu dan Suami

serta Anak dengan Status Gizi. Dibimbing oleh HARDINSYAH.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persepsi ibu

terhadap bentuk tubuh ibu dan suami serta anak dengan status gizi. Penelitian ini

dilakukan menggunakan desain cross sectional study terhadap 140 ibu, suami dan

anak dari populasi anak dan orang tua yang bersekolah di TK Aliya dan Mexindo

Kota Bogor. Persepsi bentuk tubuh diperoleh dengan menggunakan metode FRS

(figure rating scale) yang diisi oleh ibu. Persepsi baik dan tidak baik mengenai

bentuk tubuh diperoleh dari data persepsi bentuk tubuh aktual dan status gizi ibu,

suami serta anak. Data status gizi diukur langsung oleh peneliti. Hasil uji statistik

chi-square menunjukan ada hubungan antara persepsi ibu mengenai bentuk tubuh

baik atau tidak baik dengan status gizi ibu, suami dan anak (p

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Gizi

dari Program Studi Ilmu Gizi pada

Departemen Gizi Masyarakat

HUBUNGAN PERSEPSI IBU TERHADAP BENTUK TUBUH

IBU DAN SUAMI SERTA ANAK DENGAN STATUS GIZI

NOVI SUSANTI

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT

FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2014

Judul Skripsi : Hubungan Persepsi Ibu terhadap Bentuk Tubuh Ibu dan Suami

serta Anak dengan Status Gizi

Nama : Novi Susanti

NIM : I14114030

Disetujui oleh

Prof Dr Ir Hardinsyah, MS

Pembimbing

Diketahui oleh

Drs Rimbawan, PhD

Ketua Departemen

Tanggal Lulus:

Persepsi Ibu terhadap Bentuk Tubuh Ibu dan Suami . ':e!1gan Status Gizi

J u ul Skrip :

Nama NIM

Tanggal Lulus:

Disetujui oleh

Prof Dr [1SYah, MS Pembimbing

0 5 AAA j"J R 2014

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa taala atas

segala karunia-Nya sehingga karya ilmiah yang berjudul Hubungan Persepsi Ibu

terhadap Bentuk Tubuh Ibu dan Suami serta Anak dengan Status Gizi ini dapat

diselesaikan.

Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS

selaku pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan, arahan serta saran

selama penyusunan skripsi ini. Terima kasih pula kepada Ibu Dr. Ir. Sri Anna

Marliyati, M.Si selaku dosen pemandu seminar dan dosen penguji skripsi. Di

samping itu, terima kasih juga penulis sampaikan kepada Kepala Sekolah TK

Mexindo dan TK Aliya yang telah memberikan izin penelitian, serta kepada adik-

adik dan orang tua murid di kedua TK yang telah bersedia dijadikan contoh dalam

skripsi ini. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada bapa, mamah, kakak-

kakak, serta seluruh keluarga, atas segala doa, dukungan dan kasih sayangnya.

Terima kasih pula kepada teman-teman alih jenis angkatan 5 yang telah

memberikan semangat dan membantu selama pengumpulan data sampai

terselesaikannya karya ilmiah ini.

Tidak lupa Penulis mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyusunan

karya ilmiah. Semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat.

Bogor, Maret 2014

Novi Susanti

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN 1

Latar Belakang 1

Tujuan 2

Kegunaan 2

KERANGKA PEMIKIRAN 2

METODE 4

Desain, Waktu dan Tempat 4

Jumlah dan Cara Penarikan Contoh 4

Jenis dan Cara Pengumpulan Data 4

Pengolahan dan Analisis Data 6

Definisi Operasional 8

HASIL DAN PEMBAHASAN 9

Gambaran Umum Lokasi Penelitian 9

Karakteristik Contoh dan Keluarga 10

Status Gizi 12

Pengetahuan dan Pentingnya Body Image 13

Persepsi Bentuk Tubuh Aktual 14

Persepsi Bentuk Tubuh Ideal 15

Persepsi Bentuk Tubuh Sehat dan Tidak Sehat 17

Persepsi baik dan tidak baik 18

Hubungan Persepsi Baik dan Tidak Baik dengan Status Gizi 19

SIMPULAN DAN SARAN 20

Simpulan 20

Saran 21

DAFTAR PUSTAKA 21

RIWAYAT HIDUP 24

DAFTAR TABEL

1 Jenis dan cara pengumpulan data 5

2 Sebaran karakteristik contoh dan keluarga 11

3 Sebaran contoh berdasarkan klasifikasi status gizi 12

4 Sebaran pengetahuan dan pentingnya body image 13

5 Sebaran persepsi ibu mengenai bentuk tubuh aktual ibu, suami dan anak 14

6 Sebaran persepsi tinggi badan aktual anak, dan harapan ibu terhadap

tinggi badan anak berdasarkan status gizi (TB/U) 15

7 Sebaran persepsi ibu mengenai bentuk tubuh ideal ibu, suami dan anak 16

8 Sebaran persepsi ibu mengenai bentuk tubuh sehat dan tidak sehat ibu,

suami dan anak 17

9 Persepsi baik dan tidak baik ibu terhadap bentuk tubuh ibu, suami dan

anak 18

10 Hubungan persepsi baik dan tidak baik ibu terhadap bentuk tubuh ibu

dengan status gizi 19

11 Hubungan persepsi baik dan tidak baik ibu terhadap bentuk tubuh suami

dengan status gizi 20

12 Hubungan persepsi baik dan tidak baik ibu terhadap bentuk tubuh anak

dengan status gizi 20

DAFTAR GAMBAR

1 Hubungan persepsi baik dan tidak baik ibu terhadap bentuk tubuh ibu,

suami dan anak dengan status gizi 3

2 Figure rating scale wanita dan pria dewasa 7

3 Figure rating scale anak usia prasekolah 8

1

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Gizi merupakan proses organisme menggunakan makanan yang

dikonsumsi melalui proses pencernaan, absorbsi, transportasi, penyimpanan,

metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk

mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ,

serta menghasilkan energi. Konsumsi makanan merupakan salah satu faktor yang

secara langsung dapat mempengaruhi status gizi seseorang. Konsumsi yang tidak

seimbang dengan kebutuhan tubuh akan terjadi kesalahan gizi yang mencakup

kelebihan dan kekurangan zat gizi (Supariasa 2002).

Menurut Kemenkes (2010b), kekurusan dan kegemukan pada usia balita

merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Persentase kekurusan

balita sebesar 13.3 persen dan persentase kegemukan sebesar 14.0 persen.

Sedangkan pada orang dewasa, persentase kekurusan sebesar 12.6 persen dan

persentase kegemukan sebesar 21.7 persen. Prevalensi kekurusan pada balita dan

dewasa mengalami penurunan yang tidak berarti, sedangkan prevalensi

kegemukan meningkat pada setiap tahun.

Menurut Germov dan Williams (2004) persepsi seseorang mengenai

bentuk dan ukuran tubuhnya sendiri disebut sebagai body image. Hal ini

dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran tubuh aktualnya, perasaannya tentang bentuk

tubuhnya serta harapan terhadap bentuk dan ukuran tubuh yang diinginkannya.

Body image memiliki peran penting dalam mempengaruhi kualitas hidup, bahkan

menurut Cash dan Pruzinsky et al. (2002) body image dapat mempengaruhi

emosi, pikiran, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari semenjak usia dini.

Penelitian yang dilakukan oleh Hardinsyah et al. (2013) mengenai persepsi

bentuk tubuh menunjukan bahwa hampir setengah (49.8%) dari ibu

mempersepsikan bentuk tubuh anaknya sebagai kurus, sedangkan masing-masing

sepertiga dari ibu menilai bentuk tubuhnya sebagai kurus dan normal. Contento et

al. (2003) dalam penelitiannya menunjukan bahwa seluruh ibu mempersepsikan

bentuk tubuh kurus merupakan bentuk yang diinginkan, menarik dan sehat.

Bentuk tubuh yang cenderung kearah gemuk juga dipilih oleh ibu sebagai bentuk

yang diinginkan bagi anak-anak mereka.

Hyun dan Hong (2005) dalam sebuah penelitian di Korea menemukan

sebanyak 74.7% ibu menginginkan untuk menjadi lebih kurus, dan 81.1%

menginginkan anak mereka menjadi lebih gemuk. Selain itu, ibu tidak dapat

mempersepsikan bentuk tubuh anaknya dengan benar, yaitu menilai tubuh

anaknya sebagai tidak overweight walaupun pada kenyataannya status gizi anak

mereka adalah overweight. Philips dan Man (2010) menemukan hubungan