Hukum Bisnis Akuntansi KOntrak (REVISI)

  • View
    320

  • Download
    9

Embed Size (px)

Transcript

Kuliah 7-9

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

1

DASAR HUKUM DAN PENGERTIAN PERJANJIAN (KONTRAK)

Pasal 1331 KUHPerdata: Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Subekti: Suatu perjanjian adalah suatu peristiwa di mana seorang berjanji kepada seorang lain atau di mana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan sesuatu hal.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

2

PENGERTIAN PERIKATAN, PERJANJIAN DAN KONTRAKPerjanjian

Perikatan Hukum

Hukum saja Sesuai hukum Hukum + Perbuatan manusia Melawan hukum

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

3

Fakta Hukum

Tindakan Manusia

Fakta Hukum SemataKelahiran; Kematian; Persaudaraan.

Tindakan manusia lainnya, Tindakan Materiil

Perbuatan melawan hukum

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

4

Fakta Hukum

Tindakan Hukum

Tindakan Hukum SepihakWasiat; Penolakan harta peninggalan

Tindakan Hukum Berganda

Keputusan rapat

Perjanjian

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

5

UNSUR-UNSUR PERJANJIAN (KONTRAK)

pihak-pihak yang kompeten; pokok yang disetujui; pertimbangan hukum; perjanjian timbal balik; hak dan kewajiban timbal balik.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

6

Syarat sahnya suatu perjanjian

Pasal 1320 KUHPerdata: sepakat mereka yang mengikatkan dirinya; kecakapan untuk membuat suatu perjanjian; suatu hal tertentu; suatu sebab yang halal.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

7

Syarat sahnya suatu perjanjian

Syarat pertama dan kedua di atas dinamakan syarat-syarat subjektif (Perjanjian dapat dibatalkan: Voidable syarat ketiga dan keempat merupakan syarat-syarat obyektif (Perjanjian Batal demi hukum: Void)

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

8

SISTEM HUKUM PERJANJIAN DALAM KUHPERDATA

sistem terbuka, artinya memberikan kebebasan kepada para pihak (dalam hal menentukan isi, bentuk, serta macam perjanjian) untuk mengadakan perjanjian akan tetapi isinya selain tidak bertentangan dengan perundangundangan, kesusilaan, dan ketertiban umum, juga harus memenuhi syarat sahnya perjanjianUniversitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi 9

ASAS -ASASHUKUM SEBAGAI LANDASAN PEMIKIRAN HUKUM PERJANJIAN (KONTRAK)

Paul Scholten: Pikiran-pikiran dasar, yang terdapat di dalam dan di belakang sistem hukum, masing-masing dirumuskan dalam aturan-aturan perundang-undangan dan putusan-putusan hakim, yang berkenaan dengannya ketentuan-ketentuan dan keputusan-keputusan individual dapat dipandang sebagai penjabarannya. Satjipto Rahardjo: Kebenaran asasi (basic truth).

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

10

KONTRAK BISNIS

Kaidah Hukum: Buku III KUHPerdata dan ketentuan lain di luar KUHPerdata (ketentuan khusus)Pedoman untuk menilai perbuatan manusia

Konsensualitas Kekuatan Mengikat

Asas HukumKebebasan Berkontrak

Kehati-hatianUniversitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi 11

ELEMEN KONTRAK BISNISPerbuatan para pihak Perbuatan para pihak ditujukan adanya akibat hukum. sehingga diperlukan adanya pernyataan kehendak dan kewenangan bertindak.

Isi dari Kontrak

Kesepakatan para pihak untuk menuangkan dalam bentuk klausula (berisi hak dan kewajiban). Kebebasan menuangkan isi kontrak dibatasi tidak bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan yang baik, dan ketertiban umum.

Pasal 1338 KUHPerdata bahwa itikad baik Pelaksanaan Kontrak digunakan pada pelaksanaan suatu kontrak, berarti bahwa pada saat kontrak dilaksanakan, selain ketentuan yang disepakati juga kaidah hukum yang mengatur ( aanvullend)Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi 12

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAK Asas Konsensualitas (Consensus)

Kesepakatan para pihak yang membuat perjanjian, yang ditandai dengan apa yang dikehendaki pihak yang satu juga dikehendaki oleh pihak lainnya. Asas ini tercantum di dalam pasal 1320 KUHperdata. Konsensus ini tidak ada bila terdapat 3 (tiga) hal (pasal 1321 KUHPerdata) yaitu: .Paksaan (dwang); .Kekhilafan (dwaling); .Penipuan (bedrog).

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

13

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAKAsas Kebebasan Berkontrak (Freedom of Contract) Kebebasan untuk membuat perjanjian yang meliputi: Kebebasan untuk menentukan kehendak untuk menutup atau tidak menutup perjanjian. Kebebasan untuk memilih dengan pihak mana akan ditutup suatu perjanjian; Kebebasan untuk menetapkan isi perjanjian; Kebebasan untuk menetapkan bentuk perjanjian; Kebebasan untuk menetapkan cara penutupan perjanjian. Asas ini tercantum di dalam pasal 1338 KUHPerdata.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

14

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAKAsas Mengikat sebagai Undang-undang (pacta sunt servanda)

Perjanjian yang dibuat secara sah mengikat kedua belah pihak seperti mengikatnya sebuah undang-undang (pasal 1338 KUHPerdata)

Asas Itikad Baik (Good Faith)

Blacks Law Dictionary memberikan pengertian itikad baik adalah: in or with good faith; honestly, openly, and sincerely; without deceit or fraud. Truly; actually; without simulation or pretense.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

15

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAK Asas Itikad Baik (Good Faith)

Prof. Mr. P.L. Wry memberikan arti itikad baik dalah hukum perjanjian adalah: . Bahwa kedua belah pihak harus berlaku yang satu terhadap yang lain seperti patut saja antara orang-orang sopan, tanpa tipu daya, tanpa tipu muslihat, tanpa cilat-cilat, akal-akal, tanpa mengganggu pihak lain, tidak dengan melihat kepentingan sendiri saja, tetapi juga dengan melihat kepentingan pihak lain

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

16

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAKAsas Itikad Baik (Good Faith)

Prof. Subekti, SH merumuskan itikad baik sebagai berikut: Itikad baik diwaktu membuat suatu perjanjian berarti kejujuran. Orang yang beritikad baik menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada pihak lawan, yang dianggapnya jujur dan tidak menyembunyikan sesuatu yang buruk yang dikemudian hari dapat menimbulkan kesulitan-kesulitan. Pasal 1338 ayat 3KUHPerdata: Perjanjian-perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

17

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAK Asas Itikad Baik (Good Faith) Kesimpulan:

Itikad baik adalah suatu sikap batin atau keadaan kejiwaan manusia yang: Jujur; Terbuka (tidak ada yang disembunyikan atau digelapkan); Tulus ikhlas; Sungguh-sungguh.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

18

ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PERANCANGAN KONTRAK

Fungsi Itikad Baik dalam kontrak.

Rumusan pasal 1338 ayat 3 KUHPerdata, dapat disimpulkan bahwa itikad baik harus digunakan pada saat pelaksanaan suatu kontrak. Hal ini berarti bahwa pada waktu kontrak dilaksanakan, selain ketentuanketentuan yang telah disepakati dalam kontrak yang wajib ditaati oleh para pihak, melainkan juga itikad baik sebagai ketentuan-ketentuan yang tidak tertulis. Jadi, itikad baik berfungsi menambah (aanvullend) ketentuan-ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak di dalam kontrak.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

19

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

20

ANATOMI KONTRAK

Judul Kontrak (Heading/Contract Title)Judul kontrak harus dapat mengidentifikasikan inti kontrak yang syarat-syarat, ketentuanketentuan atau klausula-klausulanya diatur di dalamnya. Korelasi dan relevansi antara judul dan isi kontrak.

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

21

ANATOMI KONTRAK

Tempat dan tanggal penanda-tanganan kontrak

Standar pembukaan dari kontrak pada umumnya memuat tempat dan tanggal penanda-tangan kontrak. Terkadang tunduk pada keharusan formal tertentu, misal pada akta jual beli tanah, akta notarial

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

22

ANATOMI KONTRAK

Tempat dan tanggal penandatanganan kontrakTanggal penanda-tanganan kontrak dapat menentukan keabsahan kapasitas para pihak serta keabsahan dari kesepakatankesepakatan yang dicapai oleh para pihak. Alasannya, kesepakatan-kesepakatan itu hanya sah bila tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku pada tanggal penandatangan kontrak

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

23

ANATOMI KONTRAK

KOMPARISI (Belanda : Comparitie, yang berarti penghadapan).Istilah ini sebenarnya digunakan untuk menandai suatu bagian pembukaan dari akta-akta notaris, dan karena bagian itu memang menyebutkan pihak-pihak yang menghadap notaris. Komparisi memuat identifikasi dari para pihak yang melibatkan dan mengikatkan diri di dalam suatu kontrak

Universitas Kristen Maranatha FE Jurusan Akuntansi

24

ANATOMI KONTRAK

Yang dapat menjadi pihak dalam kontrak adalah subjek hukum, yang diklasifikasikan sebagai manusia dan badan hukum. Untuk dapat menjadi subjek hukum, manusia dan badan hukum harus memenuhi syarat kecakapan bertindak (bekwaamheid). Kecakapan manusia harus dibuktikan dengan identitasnya. Akan tetapi untuk menjadi pihak dalam suatu kontrak, seseorang yang mewakili suatu badan hukum sebagai subjek hukum harus memenuhi syarat tambahan, yaitu bahwa dia juga memiliki wewenang bertindak (bevoegdheid)

Universit