Hydro Cyclone

  • Published on
    07-Nov-2015

  • View
    4

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

aaaaaaaaaaaaaa

Transcript

M-VIIIHYDROCYCLONE

I.Tujuan PercobaanMemisahkan mineral-mineral berharga dari pengotornya berdasarkan perbedaan berat jenis.Menentukan recovery (perolehan) mineral berharga.Menentukan ratio of concentration mineral berharga.

II.Teori DasarHydrocyclone merupakan classifier yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang berfungsi untuk mempercepat laju pengendapan.Bagian-bagian atau konfigurasi hydrocyclone terdiri dari bagian silinder yang dihubungkan dengan bagian kerucut, yang ujungnya terbuka (apex). Bagian atas silinder ditutup dengan plat yang ada pipa untuk keluarnya overflow. Perpanjangan pipa overflow ke bagian dalam silinder disebut fortex finder.Umpan berupa pulp atau slurry dimasukkan ke dalam cyclone dengan tekanan tertentu yang dapat dikontrol (dimonitor) melalui bagian atas yang silindris. Apabila pulp atau slurry ditekan secara tangensial ke dalam cyclone, cairan pulp atau slurry akan mengalir dengan kecepatan yang tinggi dengan arah gerakan yang berputar.Adanya gerakan spiral yang mengarah ke atas di bagian tengah dan gerakan spiral mengarah ke bawah di bagian dinding hydrocyclone memungkinkan terbentuknya tempat-tempat dimana kecepatan vertikal sama dengan nol diantara kedua pola aliran ini. Setiap partikel yang berada di dalam hydrocyclone akan mengalami dua gaya yang saling berlawanan, yaitu gaya sentrifugal yang mengarah keluar dan gaya drag (gaya hisap) yang mengarah ke bawah. Partikel besar akan mengalami gaya sentrifugal lebih besar dibandingkan dengan gaya drag, terlempar kea rah dinding, mengikuti arus spiral mengarah ke bawah dan keluar melalui lobang apex sebagai underflow. Sebaliknya partikel kecil, gaya sentrifugal tidak cukup untuk mendorongnya ke arah luar bergerak di spiral dalam yang bergerak ke atas dan keluar sebagai overflow.

Gambar 1Hydrocyclone

III.Alat dan Bahan1.AlatTimbangan (neraca)SplitterAlas plastik/karpetSendokNampanKantong plastikMikroskop/loopeCorongPapan grain countingPan pemanasPemanas (oven)EmberGelas ukurStop WatchHydrocyclone

2.BahanMineral kasiterit (SnO2), sebanyak 100 gr.Mineral kuarsa (SiO2), sebanyak 300 gr.

IV.Prosedur PercobaanLakukan mixing antara kasiterit dan pasir kuarsa.Lakukan coning dan quartering.Tentukan kadar feed dengan grain counting.Ukur debit air yang digunakan.Campur kasiterit dan kuarsa di atas dengan air dan aduk sampai merata (feed).Atur penggunaan hydrocyclone, sesuaikan penggunaan debit air yang masuk.Hidupkan motor hydrocyclone (Dalam hal ini buka kran air dengan ukuran debit tertentu).Masukkan feed di atas pada feeder hydrocyclone setiap 15 detik.Atur kecepatan air sampai feed habis semuanya.Matikan motor hydrocyclone.Ambil konsentrat, kemudian saring.Masukkan ke pan pemanas dan keringkan pada suhu 100o sampai 150o C sampai airnya hilang.Timbang berat konsentrat.Tentukan kadar kasiterit (SnO2) dengan grain counting.Tentukan berat tailing (T) dan kadarnya (t), dengan rumus :

Material Balance

Metallurgical Balance

Dimana:F=Berat feed (gr)f=Kadar feed (%)C=Berat konsentrat (gr)c=Kadar konsentrat (%)T=Berat tailing (gr)t=Kadar tailing (%)