PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA SABUN KUACI SEBAGAI PERAWATAN KULIT DAN PENYEMBUHAN LUKA BIDANG KEGIATAN : PKM – GT Diusulkan Oleh : AGUNG IRAWAN MARTA LINGGA ( 03121003021/2012 ) UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2012 HALAMAN PENGESAHAN USUL PKM-GT 1. Judul Kegiatan : SABUN KULIT KUACI SEBAGAI PERAWATAN KULIT DAN PENYEMBUHAN LUKA 2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-AI ( √ ) PKM-GT 3. Pelaksana Kegiatan : a. Nama : Agung Irawan Marta Lingga b. NIM : 03121003021 c. Jurusan : Fakultas Teknik / Teknik Kimia d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Sriwijaya e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Negeri Agung RT01 RW01 Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera selatan. (081373908287/085832626892) f. Alamat email : apexnuraga@gmail.com Menyetujui Ketua Jurusan/Program Studi/Departemen/ Pembimbing Unit Kegiatan mahasiswa Ketua Pelaksana Kegiatan ( NIP. ) ( NIM. ) KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan dan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang berjudul “Sabun Kuaci Sebagai Perawatan Kulit dan PemyembuhAN luka” tepat pada waktunya. Karya Tulis PKM-GT ini murni disusun berdasarkan gagasan yang berorientasi pada limbah kulit kuaci. Gagasan ini mendeskripsikan berbagai kandungan Kuaci dan Kulit jeruk yang bermanfaat bagi kulit, kemudian penggabungan keduanya menjadi sediaan yang efektif untuk sabun penghalus kulit. Selanjutnya juga dibahas cara implementasi yang akan dilakukan sehingga kuaci dan kulit jeruk dapat menjadi sabun dan digunakan di masyarakat. Penghargaan dan rasa terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung gagasan tertulis ini, khususnya keluarga saya yang selalu mendukung saya. Dan tidak lupa juga kepada kakak senior jurusan Teknik Kimia yang telah memberikan Tugas kepada penulis untuk menyampaikan gagasan tertulis ini melalui PKM-GT dan membimbing penulis. Akhirnya penulis menyadari bahwa gagasan tertulis ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar dapat membuat gagasan tertulis selanjutnya yang lebih baik lagi. Indralaya, 4 Agustus 2012 Penulis DAFTAR ISI Halaman Pengesahan Usul PKM-GT ................................................................... ii KATA PENGANTAR ......................................................................................... iii DAFTAR ISI ........................................................................................................ iv RINGKASAN ...................................................................................................... 1 PENDAHULUAN ............................................................................................... 2 Latar Belakang ..................................................................................................... 2 Tujuan .................................................................................................................. 3 Manfaat ................................................................................................................ 3 GAGASAN .......................................................................................................... 3 Kandungan dan Manfaat Kuaci ............................................................................ 3 Pembuatan Sabun Kuaci ...................................................................................... 4 KESIMPULAN .................................................................................................... 5 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 7 DAFTAR RIWAYAT HIDUP ( Curriculum Vitae ) ........................................... 8 Lampiran .............................................................................................................. 9 RINGKASAN Banyak orang yang menyukai makanan ringan, salah satunya adalah kuaci. Makanan ini banyak disukai baik dari segala umur, baik dari yang muda sampai yang tua, khususnya wanita yang ingin diet. Kuaci yang berasal dari biji bunga matahari ini mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Kandungan vitamin E di dalamnya membantu berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Biji bunga matahari juga bisa diolah menjadi minyak nabati yang setara dengan minyak zaitun, sehingga bisa digunakan secara luas sebagai pengganti minyak sayur. Kualitas minyak terbaik didapat dari varietas biji hitam yang kandungan minyaknya berkisar antara 50 hingga 60 persen. Kuaci yang berguna untuk kulit diolah dengan kulit jeruk dan soda api menjadi sabun. Sabun yang diperuntukan untuk badan tersebut diharapkan bisa menjaga kesehatan kulit, melindungi kulit, mempercepat dalam proses penyembuhan luka, dan juga sebagai antioksidan. Untuk melakukan percobaan ini, maka dilakukan berbagai macam metode ilmiah dan pratikkum. Tetapi karena keterbatasan waktu, sehingga percobaan ini menjadi kurang sempurna. Dengan percobaan ini diharapkan bisa diterapkan dan dikembangkan oleh industri sabun, sehingga bukan hanya untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka bisa didapatkan, tetapi bisa untuk mengurangi limbah kulit kuaci yang tidak terpakai. PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang sering membuat kita stress dan membuat kulit kita menjadi kasar. Aktivitas yang rentan akan gerak itu membuat kulit kita semakin gelap dan kasar. Khususnya bagi para wanita, pasti akan sangat mencemaskan kesehatan kulitnya yang akan berdampak pada kecantikannya. Di aktivitas padat yang sering kita jalani, kita juga sering merasa stress akan berbagai masalah tekanan yang malah tanpa disadari akan membuat kesehatan dan kecantikan kulit akan berkurang. Apalagi dalam aktivitas kita itu, kulit kita terkena luka yang sering kali bisa mengakibatkan infeksi berbagai kuman. Agar kulit kita menjadi halus dan pikiran rileks, seringkali para wanita banyak melakukan berbagai cara untuk mengembalikan kecantikan kulitnya, baik membeli sabun perawatan kulit, mandi sauna, maupun perawatan spa yang bahkan harga perawatannya tidak murah. Di saat ini, banyak orang yang hanya menganggap kuaci sebagai cemilan ringan yang sering dianggap bisa mengurangi berat badan. Tetapi tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kuaci memiliki manfaat yang sangat bagus untuk kulit, baik untuk perawatan kesehatan kulit, kecantikan kulit, mempercepat proses penyembuhan, maupun sebagai anti oksidan. Tidak terkecuali kulit nya yang sering dibuang orang, padahal minyak pada kulit kuaci tersebut mempunyai kandungan yang hampir sama dengan minyak zaitun. Kuaci mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Kandungan vitamin E di dalam kuaci membantu berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, anti oksidan, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Berdasarkan kandungan dan manfaat yang dimiliki kuaci tersebut, diajukan gagasan untuk membuat sabun kuaci dengan bahan minyak sayur, soda api, dan kulit jeruk sebagai pewangi. Sabun kuaci diharapkan memiliki sifat antioksidan, anti aging, anti genesis, dan perbaikan jaringan yang berguna untuk mencegah infeksi pada luka dan membantu penyembuhan luka. Tujuan 1. Mendeskripsikan kandungan dan manfaat kuaci. 2. Mengolah kuaci menjadi sabun perawatan kulit. Manfaat 1. Memberikan solusi baru pada masyarakat dalam perawaan kulit dan penyembuhan luka 2. Menjadikan kuaci menjadi tanaman yang bernilai ekonomi tinggi. 3. Mengurangi limbah kulit kuaci yang dianggap tidak berguna. 3. Menambah khasanah ilmu pengetahuan mengenai kesehatan. GAGASAN Kulit sangat rentan terhadap sesuatu. Kulit sering mengalami kekeringan karena faktor cuaca, lingkungan, aktivitas, dan penuaan. Kulit yang kering akan menjadi masalah yang penting bagi sebagian para wanita, kulit yang kering dirasa akan mengurangi kecantikan kulit. Apalagi dengan perasaan yang stress akan tekanan dan masalah dan juga luka yang juga akan mengurangi kecantikan kulit. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa kuaci yang terkenal dengan vitamin E nya ini terkenal untuk menjaga kesehatan kulit. tidak terkecuali juga kulitkuaci yang mengandung minyak yang kandungannya hampir mirip dengan minyak zaitun, yang telah terbukti bagus untuk perawatan kulit. Selain itu juga, banyak kulit kuaci yang sering dibuang dan dianggap sampah. Padahal kulit kuaci itu bisa diolah menjadi sesuatu yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Dengan mengolah kuaci menjadi sabun perawatan kulit, diharapkan sabun kuaci ini diharapkan memiliki sifat antioksidan, anti aging, anti genesis, dan perbaikan jaringan yang berguna untuk mencegah infeksi pada luka dan membantu penyembuhan luka. Kandungan dan Manfaat Kuaci Kuaci mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Dalam 1 ons kuaci, terkandung 30 persen vitamin E. Kandungan vitamin E di dalam kuaci membantu menjaga kesehatan kulit (menghaluskan dan membantu regenerasi sel), menyehatkan rambut, dan mata. Tak hanya itu, vitamin E bermanfaat pula untuk meningkatkan detoksifikasi tubuh, mencegah kanker, mengurangi asma, osteoarthritis, rematik, mengurangi resiko terkena kanker usus besar, komplikasi diabetes, dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Sementara itu, magnesium membantu fungsi saraf, mencegah pengeroposan tulang, serta mencegah terjadinya kejang otot. Selenium bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, mencegah sakit kepala atau migrain, serta dapat mengurangi penyakit jantung dan stroke. Kuaci merupakan sumber lemak sehat (tak jenuh) hampir 90%, vitamin, antioksidan, mineral, protein dan fitokimia yang sangat baik. Selain itu, biji bunga matahari mengandung lemak tak jenuh ganda (asam linoleat) dan tunggal (asam oleat), jenis lemak yang melindungi jantung. Studi klinis menunjukkan, makanan tinggi lemak tak jenuh lebih baik daripada makanan rendah lemak, karena meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat). Mineral kalsium dan fosfor sangat penting perannya dalam pembentukan massa tulang dan gigi, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Keberadaan mineral kalium sangat penting untuk mengimbangi natrium. Kalium bersifat hipotensif, yaitu memiliki efek penurunan tekanan darah. Nutrisi yang tidak kalah pentingnya dalam kuaci bunga matahari adalah fitosterol, salah satu fitokimia. Jika dikonsumsi dalam jumlah memadai, terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menyehatkan jantung, meningkatkan respon imun dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, dari 27 kacang-kacangan dan biji-bijian yang paling sering dikonsumsi di AS, biji bunga matahari dan pistachio memiliki fitosterol tertinggi (270-289 mg/100 gr). Biji bunga matahari juga kaya akan folat (sangat baik bagi ibu hamil) dan berbagai mineral seperti magnesium, selenium, tembaga, zinc, kalsium, dan zat besi. Namun, walaupun kandungan kimia kuaci berperan besar bagi kesehatan, jumlah konsumsinya yang masih rendah dan tidak kontinyu menyebabkan sumbangan gizinya tidak berarti banyak bagi masyarakat. Menyadari pentingnya minyak pada biji bunga matahari, saat ini biji tersebut telah diolah menjadi sunbutter. Pembuatan Sabun Kuaci Terdapat berbagai kandungan alami pada kuaci yang berguna untuk perawatan kulit, anti oksidan, dan membantu proses penyembuhan luka. Kandungan vitamin E pada kuaci sangat bagus untuk dibuat olahan berbentuk sabunyang bagus untuk perawatan kulit, anti oksidan dan membantu proses penyembuhan pada luka. Adapun langkah-langkah pembuatan sabun kuaci secara tradisional adalah menghaluskan semua bagian kuaci menjadi halus, memanasi minyak kelapa, mencampurkan soda api dengan air, mencampurkan minyak kelapa dengan larutan soda api beserta kuaci halus dan perasan kulit jeruk, dan didinginkan agar campuran tersebut menjadi keras seperti sabun. Tahapan pengembangan sabun kuaci Langkah langkah dalam mengembangkan gagasan ini adalah dengan pratikkum yang singkat karena kurangnya waktu untuk pratikkum. Pada percobaan pun hanya dilakukan satu kali. Untuk tahapan sukarelawan, saya menggunakan diri saya sendiri untuk mencoba sabun kuaci. Penilaian yang penting adalah dosis soda api yang takarannya harus pas dan merata. Apabila larutan soda api tidak merata maka bentuk sabun akan terlalu lembut dan cacat, dan apabila penggunaan soda api terlalu banyak akan sedikit membahayakan kulit. Proses pengembangan sabun kuaci ini dilakukan sangat singkat karena ketersediaan waktu dan penggunaan alat sederhana. Selain itu biaya yang dibutuhkan dalam proses pengembangan sabun kuaci juga tidak terlalu mahal mengingat kuaci sebagai bahan utama sabun masih mudah diperoleh. Jika pengembangan sabun kuaci telah berhasil, maka sabun kuaci dapat menjadi salah satu pilihan sabun yang berperan dalam perawatan kulit, anti oksidan dan membantu proses penyembuhan luka. KESIMPULAN Berkaitan dengan kegunaan kuaci sebagai bahan yang efektif dalam perawatan kulit dan penyembuhan luka, penulis mengajukan gagasan tentang pengolahan atas dasar menyempurnakan dan memaksimalkan potensi-potensi zat yang terdapat pada keduanya. Teknik praktikum dan pembelajaran dari media lain dilakukan untuk menyakinkan percobaan ini. tahap selanjutnya dilakukan penelitian pada manusia. Pada tahapan ini dilakukan berbagai fase seperti menilai keamanan penggunaan Sabun Kuaci untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka, penilaian dosis pemakaian yang efektif pada kuaci dan soda api juga dilakukan agar sesuai dengan takaran. Setelah dilakukan semua tahap perencanaan implementasi yang telah diuraikan di atas, pengolahan sabun kuaci akan menjadi salah satu pilihan termudah bagi masyarakat dalam usaha perawatan kulitdan penyembuhan luka. Lebih jauh lagi, jika hasil yang didapatkan dapat dipublikasikan dengan efektif maka manfaat yang akan dirasakan tidak hanya bagi masyarakat kota sebagai alternatif alat perawatan kulit, tetapi manfaat ini juga dapat dirasakan oleh penduduk desa sebagai solusi termudah dan termurah untuk menjawab masalah-masalah mereka dalam usaha perawatan kulit dan penyembuhan luka berkaitan dengan semua pekerjaan mereka yang mengandung resiko terjadinya kulit kering dan luka. Harapan terbesar dari gagasan tertulis ini adalah pengaplikasian sabun kuaci dalam bidang industri. Jika perencanaan implementasi yang telah diuraikan di atas telah sempurna dan manfaat serta efek samping koliya sudah terkontrol dengan baik,diharapkan sabun kuaci dapat menjadi salah satu sabun perawatan kulit dan penyembuh luka yang efektif yang dapat digunakan dalam perawatan kulit. Proses pengembangan koliya dapat dilakukan dengan singkat dan sederhana. Selain itu biaya yang dibutuhkan dalam proses pengembangan sabun kuaci juga tidak terlalu mahal mengingat kuaci sebagai bahan utama sabun masih mudah diperoleh. Jika dilihat dari manfaatnya, sabun kuaci sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam hal perawatan kulit dan membantu penyembuhan luka. Kesimpulannya, gagasan tertulis tentang sabun kuaci ini optimis berhasil untuk dilakukan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA 1. Ternyata Kuaci Mempunyai Banyak manfaat ( http://www.minangforum.com/Thread-Ternyata-Kuaci-Mempunyai-BanyakManfaat diakses pada 5 Agustus 2012 ) 2. Manfaat Yang Jarang Diketahui dari Kuaci ( http://wahw33d.blogspot.com/2012/04/manfaat-yang-jarang-diketahui-dari.html diakses pada 5 Agustus 2012) 3. Kwaci, Makanan Ringan Bermanfaat ( http://ferizkurniawan.com/hiburan/kuliner/kwaci-makanan-ringan-berat-manfaat diakses pada 5 Agustus 2012 ) Daftar Riwayat Hidup ( Curriculum Vitae ) Nama Lengkap Tempat dan tanggal lahir Alamat : Agung Irawan Marta Lingga : Lubuk Linggau, 5 November 1994 : Negeri Agung RT01 RW01 Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan : SMAN 3 Unggulan Martapura : Asal sekolah Karya – karya ilmiah yang pernah dibuat - Pemanfaatan Biji Durian sebagai makanan alternatif bergizi tinggi Pemanfaatan kelengkeng sebagai minuman isotonik alami. Penghargaan yang ilmiah pernah diraih : 1. Peserta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia Se Sumatera Selatan LAMPIRAN Gambar 1 : contoh alat yang digunakan Gambar 2 : pencampuran soda api dengan minyak Gambar 3 : contoh pencampuran minyak kelapa dan kuaci
Please download to view
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
...

Indralaya_03121003021_agung Irawan Marta Lingga_pk Gt_ Sabun Kuaci Sebagai Sabun Perawatan Kulit Dan Penyembuh Luka

by agung-marta-lingga-jauhari

on

Report

Category:

Documents

Download: 0

Comment: 0

27

views

Comments

Description

Download Indralaya_03121003021_agung Irawan Marta Lingga_pk Gt_ Sabun Kuaci Sebagai Sabun Perawatan Kulit Dan Penyembuh Luka

Transcript

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA SABUN KUACI SEBAGAI PERAWATAN KULIT DAN PENYEMBUHAN LUKA BIDANG KEGIATAN : PKM – GT Diusulkan Oleh : AGUNG IRAWAN MARTA LINGGA ( 03121003021/2012 ) UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2012 HALAMAN PENGESAHAN USUL PKM-GT 1. Judul Kegiatan : SABUN KULIT KUACI SEBAGAI PERAWATAN KULIT DAN PENYEMBUHAN LUKA 2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-AI ( √ ) PKM-GT 3. Pelaksana Kegiatan : a. Nama : Agung Irawan Marta Lingga b. NIM : 03121003021 c. Jurusan : Fakultas Teknik / Teknik Kimia d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Sriwijaya e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Negeri Agung RT01 RW01 Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera selatan. (081373908287/085832626892) f. Alamat email : apexnuraga@gmail.com Menyetujui Ketua Jurusan/Program Studi/Departemen/ Pembimbing Unit Kegiatan mahasiswa Ketua Pelaksana Kegiatan ( NIP. ) ( NIM. ) KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan dan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang berjudul “Sabun Kuaci Sebagai Perawatan Kulit dan PemyembuhAN luka” tepat pada waktunya. Karya Tulis PKM-GT ini murni disusun berdasarkan gagasan yang berorientasi pada limbah kulit kuaci. Gagasan ini mendeskripsikan berbagai kandungan Kuaci dan Kulit jeruk yang bermanfaat bagi kulit, kemudian penggabungan keduanya menjadi sediaan yang efektif untuk sabun penghalus kulit. Selanjutnya juga dibahas cara implementasi yang akan dilakukan sehingga kuaci dan kulit jeruk dapat menjadi sabun dan digunakan di masyarakat. Penghargaan dan rasa terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung gagasan tertulis ini, khususnya keluarga saya yang selalu mendukung saya. Dan tidak lupa juga kepada kakak senior jurusan Teknik Kimia yang telah memberikan Tugas kepada penulis untuk menyampaikan gagasan tertulis ini melalui PKM-GT dan membimbing penulis. Akhirnya penulis menyadari bahwa gagasan tertulis ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar dapat membuat gagasan tertulis selanjutnya yang lebih baik lagi. Indralaya, 4 Agustus 2012 Penulis DAFTAR ISI Halaman Pengesahan Usul PKM-GT ................................................................... ii KATA PENGANTAR ......................................................................................... iii DAFTAR ISI ........................................................................................................ iv RINGKASAN ...................................................................................................... 1 PENDAHULUAN ............................................................................................... 2 Latar Belakang ..................................................................................................... 2 Tujuan .................................................................................................................. 3 Manfaat ................................................................................................................ 3 GAGASAN .......................................................................................................... 3 Kandungan dan Manfaat Kuaci ............................................................................ 3 Pembuatan Sabun Kuaci ...................................................................................... 4 KESIMPULAN .................................................................................................... 5 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 7 DAFTAR RIWAYAT HIDUP ( Curriculum Vitae ) ........................................... 8 Lampiran .............................................................................................................. 9 RINGKASAN Banyak orang yang menyukai makanan ringan, salah satunya adalah kuaci. Makanan ini banyak disukai baik dari segala umur, baik dari yang muda sampai yang tua, khususnya wanita yang ingin diet. Kuaci yang berasal dari biji bunga matahari ini mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Kandungan vitamin E di dalamnya membantu berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Biji bunga matahari juga bisa diolah menjadi minyak nabati yang setara dengan minyak zaitun, sehingga bisa digunakan secara luas sebagai pengganti minyak sayur. Kualitas minyak terbaik didapat dari varietas biji hitam yang kandungan minyaknya berkisar antara 50 hingga 60 persen. Kuaci yang berguna untuk kulit diolah dengan kulit jeruk dan soda api menjadi sabun. Sabun yang diperuntukan untuk badan tersebut diharapkan bisa menjaga kesehatan kulit, melindungi kulit, mempercepat dalam proses penyembuhan luka, dan juga sebagai antioksidan. Untuk melakukan percobaan ini, maka dilakukan berbagai macam metode ilmiah dan pratikkum. Tetapi karena keterbatasan waktu, sehingga percobaan ini menjadi kurang sempurna. Dengan percobaan ini diharapkan bisa diterapkan dan dikembangkan oleh industri sabun, sehingga bukan hanya untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka bisa didapatkan, tetapi bisa untuk mengurangi limbah kulit kuaci yang tidak terpakai. PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang sering membuat kita stress dan membuat kulit kita menjadi kasar. Aktivitas yang rentan akan gerak itu membuat kulit kita semakin gelap dan kasar. Khususnya bagi para wanita, pasti akan sangat mencemaskan kesehatan kulitnya yang akan berdampak pada kecantikannya. Di aktivitas padat yang sering kita jalani, kita juga sering merasa stress akan berbagai masalah tekanan yang malah tanpa disadari akan membuat kesehatan dan kecantikan kulit akan berkurang. Apalagi dalam aktivitas kita itu, kulit kita terkena luka yang sering kali bisa mengakibatkan infeksi berbagai kuman. Agar kulit kita menjadi halus dan pikiran rileks, seringkali para wanita banyak melakukan berbagai cara untuk mengembalikan kecantikan kulitnya, baik membeli sabun perawatan kulit, mandi sauna, maupun perawatan spa yang bahkan harga perawatannya tidak murah. Di saat ini, banyak orang yang hanya menganggap kuaci sebagai cemilan ringan yang sering dianggap bisa mengurangi berat badan. Tetapi tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kuaci memiliki manfaat yang sangat bagus untuk kulit, baik untuk perawatan kesehatan kulit, kecantikan kulit, mempercepat proses penyembuhan, maupun sebagai anti oksidan. Tidak terkecuali kulit nya yang sering dibuang orang, padahal minyak pada kulit kuaci tersebut mempunyai kandungan yang hampir sama dengan minyak zaitun. Kuaci mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Kandungan vitamin E di dalam kuaci membantu berperan sangat penting bagi kesehatan kulit, yaitu dengan menjaga, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah proses penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet, anti oksidan, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Berdasarkan kandungan dan manfaat yang dimiliki kuaci tersebut, diajukan gagasan untuk membuat sabun kuaci dengan bahan minyak sayur, soda api, dan kulit jeruk sebagai pewangi. Sabun kuaci diharapkan memiliki sifat antioksidan, anti aging, anti genesis, dan perbaikan jaringan yang berguna untuk mencegah infeksi pada luka dan membantu penyembuhan luka. Tujuan 1. Mendeskripsikan kandungan dan manfaat kuaci. 2. Mengolah kuaci menjadi sabun perawatan kulit. Manfaat 1. Memberikan solusi baru pada masyarakat dalam perawaan kulit dan penyembuhan luka 2. Menjadikan kuaci menjadi tanaman yang bernilai ekonomi tinggi. 3. Mengurangi limbah kulit kuaci yang dianggap tidak berguna. 3. Menambah khasanah ilmu pengetahuan mengenai kesehatan. GAGASAN Kulit sangat rentan terhadap sesuatu. Kulit sering mengalami kekeringan karena faktor cuaca, lingkungan, aktivitas, dan penuaan. Kulit yang kering akan menjadi masalah yang penting bagi sebagian para wanita, kulit yang kering dirasa akan mengurangi kecantikan kulit. Apalagi dengan perasaan yang stress akan tekanan dan masalah dan juga luka yang juga akan mengurangi kecantikan kulit. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa kuaci yang terkenal dengan vitamin E nya ini terkenal untuk menjaga kesehatan kulit. tidak terkecuali juga kulitkuaci yang mengandung minyak yang kandungannya hampir mirip dengan minyak zaitun, yang telah terbukti bagus untuk perawatan kulit. Selain itu juga, banyak kulit kuaci yang sering dibuang dan dianggap sampah. Padahal kulit kuaci itu bisa diolah menjadi sesuatu yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Dengan mengolah kuaci menjadi sabun perawatan kulit, diharapkan sabun kuaci ini diharapkan memiliki sifat antioksidan, anti aging, anti genesis, dan perbaikan jaringan yang berguna untuk mencegah infeksi pada luka dan membantu penyembuhan luka. Kandungan dan Manfaat Kuaci Kuaci mengandung vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, Vitamin E, asam folat, dan berbagai macam mineral seperti mangan, fosfor, selenium, kalium, kalsium, natrium, magnesium, hingga tembaga. Dalam 1 ons kuaci, terkandung 30 persen vitamin E. Kandungan vitamin E di dalam kuaci membantu menjaga kesehatan kulit (menghaluskan dan membantu regenerasi sel), menyehatkan rambut, dan mata. Tak hanya itu, vitamin E bermanfaat pula untuk meningkatkan detoksifikasi tubuh, mencegah kanker, mengurangi asma, osteoarthritis, rematik, mengurangi resiko terkena kanker usus besar, komplikasi diabetes, dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Sementara itu, magnesium membantu fungsi saraf, mencegah pengeroposan tulang, serta mencegah terjadinya kejang otot. Selenium bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, mencegah sakit kepala atau migrain, serta dapat mengurangi penyakit jantung dan stroke. Kuaci merupakan sumber lemak sehat (tak jenuh) hampir 90%, vitamin, antioksidan, mineral, protein dan fitokimia yang sangat baik. Selain itu, biji bunga matahari mengandung lemak tak jenuh ganda (asam linoleat) dan tunggal (asam oleat), jenis lemak yang melindungi jantung. Studi klinis menunjukkan, makanan tinggi lemak tak jenuh lebih baik daripada makanan rendah lemak, karena meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL (kolesterol jahat). Mineral kalsium dan fosfor sangat penting perannya dalam pembentukan massa tulang dan gigi, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Keberadaan mineral kalium sangat penting untuk mengimbangi natrium. Kalium bersifat hipotensif, yaitu memiliki efek penurunan tekanan darah. Nutrisi yang tidak kalah pentingnya dalam kuaci bunga matahari adalah fitosterol, salah satu fitokimia. Jika dikonsumsi dalam jumlah memadai, terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menyehatkan jantung, meningkatkan respon imun dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, dari 27 kacang-kacangan dan biji-bijian yang paling sering dikonsumsi di AS, biji bunga matahari dan pistachio memiliki fitosterol tertinggi (270-289 mg/100 gr). Biji bunga matahari juga kaya akan folat (sangat baik bagi ibu hamil) dan berbagai mineral seperti magnesium, selenium, tembaga, zinc, kalsium, dan zat besi. Namun, walaupun kandungan kimia kuaci berperan besar bagi kesehatan, jumlah konsumsinya yang masih rendah dan tidak kontinyu menyebabkan sumbangan gizinya tidak berarti banyak bagi masyarakat. Menyadari pentingnya minyak pada biji bunga matahari, saat ini biji tersebut telah diolah menjadi sunbutter. Pembuatan Sabun Kuaci Terdapat berbagai kandungan alami pada kuaci yang berguna untuk perawatan kulit, anti oksidan, dan membantu proses penyembuhan luka. Kandungan vitamin E pada kuaci sangat bagus untuk dibuat olahan berbentuk sabunyang bagus untuk perawatan kulit, anti oksidan dan membantu proses penyembuhan pada luka. Adapun langkah-langkah pembuatan sabun kuaci secara tradisional adalah menghaluskan semua bagian kuaci menjadi halus, memanasi minyak kelapa, mencampurkan soda api dengan air, mencampurkan minyak kelapa dengan larutan soda api beserta kuaci halus dan perasan kulit jeruk, dan didinginkan agar campuran tersebut menjadi keras seperti sabun. Tahapan pengembangan sabun kuaci Langkah langkah dalam mengembangkan gagasan ini adalah dengan pratikkum yang singkat karena kurangnya waktu untuk pratikkum. Pada percobaan pun hanya dilakukan satu kali. Untuk tahapan sukarelawan, saya menggunakan diri saya sendiri untuk mencoba sabun kuaci. Penilaian yang penting adalah dosis soda api yang takarannya harus pas dan merata. Apabila larutan soda api tidak merata maka bentuk sabun akan terlalu lembut dan cacat, dan apabila penggunaan soda api terlalu banyak akan sedikit membahayakan kulit. Proses pengembangan sabun kuaci ini dilakukan sangat singkat karena ketersediaan waktu dan penggunaan alat sederhana. Selain itu biaya yang dibutuhkan dalam proses pengembangan sabun kuaci juga tidak terlalu mahal mengingat kuaci sebagai bahan utama sabun masih mudah diperoleh. Jika pengembangan sabun kuaci telah berhasil, maka sabun kuaci dapat menjadi salah satu pilihan sabun yang berperan dalam perawatan kulit, anti oksidan dan membantu proses penyembuhan luka. KESIMPULAN Berkaitan dengan kegunaan kuaci sebagai bahan yang efektif dalam perawatan kulit dan penyembuhan luka, penulis mengajukan gagasan tentang pengolahan atas dasar menyempurnakan dan memaksimalkan potensi-potensi zat yang terdapat pada keduanya. Teknik praktikum dan pembelajaran dari media lain dilakukan untuk menyakinkan percobaan ini. tahap selanjutnya dilakukan penelitian pada manusia. Pada tahapan ini dilakukan berbagai fase seperti menilai keamanan penggunaan Sabun Kuaci untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka, penilaian dosis pemakaian yang efektif pada kuaci dan soda api juga dilakukan agar sesuai dengan takaran. Setelah dilakukan semua tahap perencanaan implementasi yang telah diuraikan di atas, pengolahan sabun kuaci akan menjadi salah satu pilihan termudah bagi masyarakat dalam usaha perawatan kulitdan penyembuhan luka. Lebih jauh lagi, jika hasil yang didapatkan dapat dipublikasikan dengan efektif maka manfaat yang akan dirasakan tidak hanya bagi masyarakat kota sebagai alternatif alat perawatan kulit, tetapi manfaat ini juga dapat dirasakan oleh penduduk desa sebagai solusi termudah dan termurah untuk menjawab masalah-masalah mereka dalam usaha perawatan kulit dan penyembuhan luka berkaitan dengan semua pekerjaan mereka yang mengandung resiko terjadinya kulit kering dan luka. Harapan terbesar dari gagasan tertulis ini adalah pengaplikasian sabun kuaci dalam bidang industri. Jika perencanaan implementasi yang telah diuraikan di atas telah sempurna dan manfaat serta efek samping koliya sudah terkontrol dengan baik,diharapkan sabun kuaci dapat menjadi salah satu sabun perawatan kulit dan penyembuh luka yang efektif yang dapat digunakan dalam perawatan kulit. Proses pengembangan koliya dapat dilakukan dengan singkat dan sederhana. Selain itu biaya yang dibutuhkan dalam proses pengembangan sabun kuaci juga tidak terlalu mahal mengingat kuaci sebagai bahan utama sabun masih mudah diperoleh. Jika dilihat dari manfaatnya, sabun kuaci sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam hal perawatan kulit dan membantu penyembuhan luka. Kesimpulannya, gagasan tertulis tentang sabun kuaci ini optimis berhasil untuk dilakukan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA 1. Ternyata Kuaci Mempunyai Banyak manfaat ( http://www.minangforum.com/Thread-Ternyata-Kuaci-Mempunyai-BanyakManfaat diakses pada 5 Agustus 2012 ) 2. Manfaat Yang Jarang Diketahui dari Kuaci ( http://wahw33d.blogspot.com/2012/04/manfaat-yang-jarang-diketahui-dari.html diakses pada 5 Agustus 2012) 3. Kwaci, Makanan Ringan Bermanfaat ( http://ferizkurniawan.com/hiburan/kuliner/kwaci-makanan-ringan-berat-manfaat diakses pada 5 Agustus 2012 ) Daftar Riwayat Hidup ( Curriculum Vitae ) Nama Lengkap Tempat dan tanggal lahir Alamat : Agung Irawan Marta Lingga : Lubuk Linggau, 5 November 1994 : Negeri Agung RT01 RW01 Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan : SMAN 3 Unggulan Martapura : Asal sekolah Karya – karya ilmiah yang pernah dibuat - Pemanfaatan Biji Durian sebagai makanan alternatif bergizi tinggi Pemanfaatan kelengkeng sebagai minuman isotonik alami. Penghargaan yang ilmiah pernah diraih : 1. Peserta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia Se Sumatera Selatan LAMPIRAN Gambar 1 : contoh alat yang digunakan Gambar 2 : pencampuran soda api dengan minyak Gambar 3 : contoh pencampuran minyak kelapa dan kuaci
Fly UP