Install Mikrotik

  • Published on
    10-Oct-2014

  • View
    211

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

install mikrotik + network management #1yang kita siapkan: pc dengan spesifikasi sesuai budget kalo spek gue waktu install kemarin: 1. dual core 2. sata 160GB 3. RAM 2GB 4. 2 Lan Card RTL8139C + RTL8139D 5. speedy 3mbps sebenernya mikrotik versi 2.5 tidak bisa mendeteksi SATA, oleh karena itu aktifkan fitur Legacy di Bios anda yaitu Legacy IDE Channels set ke Primary P-ATA + S-AT (*). boot mikrotik lalu pilih paket, gue pilih semua paket dengan memencet A (a) di keyboard. lalu pencet I (i) dikeyboard dari sini yes yes aja, terus mikrotik akan menginstall dan memformat hardisk. setelah selesai reboot PC. I. masuk ke mikrotik dengan user and passsword default: usr: admin pass: -kosongII. pertama cek interface (ngecek lan card)1 [admin@mikrotik] > interface pr 2 3 Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running 4# NAME TYPE 50 61 R Ether0 R Ether1 ether ether RX-RATE 0 0 TX-RATE 0 0 MTU 1500 1500

terdeteksi 2 yaitu Ether0 & Ether1 sesuai dengan spek gue yaitu 2 lan card. Ether0 = interface LAN (KABEL HOME) Ether1 = interface WAN (KABEL SPEEDY) III. ganti nama interface biar gampang identifikasi

1 [admin@mikrotik] > interface set 0 name=LAN 2 3 [admin@mikrotik] > interface set 1 name=SPEEDY

IV. ip address router mikrotik per card. LAN -> 192.168.1.1 SPEEDY -> 192.168.0.2 sett ip address:1 [admin@mikrotik] > ip address add interface=LAN address=192.168.1.1 2 3 [admin@mikrotik] > ip address add interface=SPEEDY address=192.168.0.2

V. set ip modem (SPEEDY) 192.168.1.11 [admin@mikrotik] > ip route add gateway=192.168.0.1

VI. set DNS TELKOM DNS 1 =202.134.0.155 DNS 2 = 202.134.0.611 [admin@mikrotik] > ip dns set primary-dns=202.134.0.155 secondarydns=202.134.0.61 allow-remote-requests=yes

VII. setting NAT biar bandwith SPEEDY share ke LAN.1 [admin@mikrotik] > ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=SPEEDY action=masquerade

dah sampe sini ping ke modem (192.168.1.1) dan ping ke DNS (202.134.0.155 or 202.134.0.61) harusnya udah bisa konek kalo gak bisa cek cara diatas ada yang kelewat pa gak.

generate mikrotik ber license upgradable ke 3.221. pertama download dan bakar ke cd iso mikrotik versi 2.9.51 di: mikrotik-2.9.51 (2465) lalu boot dan pilih paket sesuai keinginan kalo bisa di a (all) aja kalo mau pilih pencet spasi. setelah selesai install sett interface agar bisa konek ke winbox (ftp). 2. download file berikut: http://netload.in/dateiIGeZSk1UPE/softwareID%20crack-v1.1.rar.htm 3. konek lewat aplikasi ftp dan konek ke mesin ftp://ip-mikrotik-anda beserta user dan passwordnya setelah itu upload file softwareID crack.v1.1.npk yang ada di rar tadi di download. upload ke folder root ftp (/) 4. reboot ROS (RouterOS) anda. 5. masuk ke winbox -> New Terminal. masukkan command: [admin@mikrotik] > mikrotik generate tunggu beberapa menit kalo error coba salah satu command berikut: mikrotik hdb mikrotik hdc mikrotik hdd mikrotik sda mikrotik sdb mikrotik sdc setelah generate selesai (agak lama). reboot ROS anda. 6. buka file txt di rar yang didownload tadi. 7. masuk ke ROS lewat winbox, kemudian masukkan license perhatikan Software-ID dan copy paste key yang ada di txt tadi. 8. ROS akan reboot. 9. setelah itu ROS akan berlisensi ^_^. tergantung dari generate nya, gue dapet yang level 6.

10. update ROS ke 3.22 dengan cara 11. download file update 3.22 di: all_packages.322 (730) 12. extract ke folder baru. lalu konek lagi pake ftp ke ftp://ip-mikrotik-anda beserta user dan passwordnya. 13. upload semua file yang telah di extract tadi. lalu reboot ROS. taraa jadi v3.22 berlisensi 5 / 6.

settingan terbaik mikrotik untuk warnetsebelum saya menginjakkan kaki dari dunia perwarnetan dan saya serius kuliah saya pengen tulis ini dulu :D, menurut saya ini adalah settingan terbaik mikrotik untuk warnet baik small dan large (up to 200) client. saya pake mikrotik di 19 client warnet (termasuk server dan client), dimana 8 PC games, dan 10 PC internet biasa. saya anggap Anda sudah mengerti script mikrotik dan interface sudah jelas serta sudah connect internet (masquarade) jadi tinggal lewat winbox saja. sebelumnya saya pake router PC dengan mikrotik generate an v3.22. dengan spesifikasi processor dual core dan bisa dilihat digambar:

mikrotik saya bekerja pada jaringan internet speedy 3 Mbps. berikut interface saya: # NAME TYPE MTU 0 R SPEEDY ether 1500

1 R LAN ether 1500 2 X OnBoard ether 1500 dan menganut topologi jaringan untuk port 80 seperti ini: Internet -> Mikrotik -> Web Proxy -> Client. dan untuk port lain contoh 443, dan 21, direct tanpa ke web proxy Internet -> Mikrotik -> Client. baik mari kita mulai set up. 1. enable kan proxy server internal mikrotik.

enabled: yes

src-address: 0.0.0.0 port: 8080 parent-proxy: 0.0.0.0 parent-proxy-port: 0 cache-administrator: deenet@bulak max-cache-size: unlimited cache-on-disk: yes max-client-connections: 950 max-server-connections: 950 max-fresh-time: 2w5d19m serialize-connections: no always-from-cache: yes cache-hit-dscp: 4 cache-drive: secondary-master lanjut ke step ke 2 2. route semua request 80 dari client di interface LAN (192.168.1.0/24) jadi redirect ke 8080 (proxy) dari NAT FIREWALL

chain=dstnat action=redirect to-ports=8080 protocol=tcp src-address=192.168.1.0/24 in-interface=LAN dst-port=80 oke proxy secara penuh sudah berjalan untuk semua client kemudian lanjut ke no 3 kita set up MANGLE

3. pada set up mangle ini langkah harus diperhatikan ! dan peletakan rules harus sesuai! gak boleh keliru.

a. mangle pertama 0 ;;; HIT TRAFFIC FROM PROXY chain=output out-interface=lan dscp=4 action=mark-packet new-packet-mark=proxy-hit passthrough=no b. mangle kedua, ketiga dan keempat, berurutan 1 ;;; UP TRAFFIC chain=prerouting in-interface=lan src-address=192.168.1.0/24 action=mark-packet new-packet-mark=test-up passthrough=no 2 ;;; CONN-MARK chain=forward src-address=192.168.1.0/24 action=mark-connection

new-connection-mark=test-conn passthrough=yes 3 ;;; DOWN-DIRECT CONNECTION chain=forward in-interface=public connection-mark=test-conn action=mark-packet new-packet-mark=test-down passthrough=no 4 ;;; DOWN-VIA PROXY chain=output out-interface=lan dst-address=192.168.1.0/24 action=mark-packet new-packet-mark=test-down passthrough=no view sourceprint?/ip firewall mangle add chain=output out-interface=lan dscp=4 action=mark1 packet new-packet-mark=proxy-hit passthrough=no comment="HIT TRAFFIC FROM PROXY"; /ip firewall mangle add chain=prerouting in-interface=lan src2 address=192.168.1.0/24 action=mark-packet new-packet-mark=test-up passthrough=no comment="UP TRAFFIC"; /ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.0/24 3 action=mark-connection new-connection-mark=test-conn passthrough=yes comment="CONN-MARK"; /ip firewall mangle add chain=forward in-interface=speedy connection4 mark=test-conn action=mark-packet new-packet-mark=test-down passthrough=no comment="DOWN DIRECT CONNECTION"; /ip firewall mangle add chain=output out-interface=lan dst5 address=192.168.1.0/24 action=mark-packet new-packet-mark=test-down passthrough=no comment="DOWN VIA PROXY";

oke dah selesai dari sini kita tinggal atur bandwith per client dari simple queues biar gak ada yang nyedot bandwith. 4. buat simple queues dengan packet mark test-down

name=Client 1 target-addresses=192.168.1.221/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none packet-marks=test-down direction=both priority=8 queue=default-small/default-small limit-at=0/0 max-limit=384000/384000

burst-limit=0/0 burst-threshold=0/0 burst-time=0s/0s total-queue=default-small ingat yang di mark packet nya itu test-down karena tadi di Mangle atas kita sudah tandai bahwa packet test-down ialah packet request dan upload dari client ke internet (modem). sementara queues akan meng loss bandwith dari proxy server (ROS) ke client. oke now done, logika settingan diatas ialah untuk membedakan koneksi antara koneksi ke proxy dan ke internet. sebagai contoh saya setting koneksi per client ialah 384/384 sehingga tidak ada rebutan bandwith, tentu saja maximal download client walaupun pake IDM ialah 40 50 KBps. tapi jika mereka download pertama kali kemudian melakukan cache di proxy server MT untuk koneksi kedua dari client lain koneksi tidak akan ke internet melainkan ke proxy server MT dan LOSS tidak terkena queues 384/384. ibarat kata supaya proxy server tidak terkena queues ini contoh settingan simple queues saya.

view sourceprint?01 { 02 :local strPC 03 :set strPC "Client" 04 :local interfacenya 05 :set interfacenya "lan" 06 :local ipnya 07 :set ipnya "192.168.1." 08 :local iprouternya 09 :set iprouternya 1 10 :local limitnya 11 :set limitnya "256000/256000" 12 :local maxlimitnya 13 :set maxlimitnya "384000/384000" 14 :local startipnya 15 :set startipnya 2 16 :local endipnya

17 :set endipnya 50 18 :for i from=$startipnya to=$endipnya do={ 19 :if ($i < 10) do={ :set strPC "Client0" } else={ :set strPC "Client" } /queue simple add packet-marks=test-down target-addresses=($ipnya . $i) 20 limit-at=$limitnya max-limit=$maxlimitnya interface=$interfacenya name=($strPC . $i)} /queue simple remove [/queue simple find target-addresses=($ipnya . $iprouternya . "/32")] 22 } 21

dan ini screenshot untuk koneksi ke dua download dari client alias dari proxy yang gak kena queues

ini juga setelah tercache oleh proxy

Good Luck!