Instruksi Kerja Penggunaan Inkubator Memmert INE500 Mutu... · Instruksi Kerja Penggunaan Inkubator…

  • Published on
    06-Mar-2019

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>Instruksi Kerja </p> <p>Penggunaan Inkubator Memmert </p> <p>INE500 </p> <p>Laboratorium Kesmavet </p> <p>Program kedokteran Hewan </p> <p>Universitas Brawijaya </p> <p>2012 </p> <p>Instruksi Kerja </p> <p>Penggunaan Inkubator Memmert INE500 </p> <p>Laboratorium Kesmavet </p> <p>Program Kedokteran Hewan </p> <p>Universitas Brawijaya </p> <p>Kode Dokumen : 01300 06142 </p> <p>Revisi : 2 </p> <p>Tanggal : 16 Agustus 2012 </p> <p>Diajukan Oleh : Ketua GJM </p> <p>Prof. Dr. Aulanniam, drh., DES </p> <p>Dikendalikan Oleh : Wabid. Akademik </p> <p> Prof. Dr. Aulanniam, drh., DES </p> <p>Disetujui Oleh : Ketua Program </p> <p>Prof. Dr. Pratiwi Trisunuwati, drh., MS </p> <p>INSTRUKSI KERJA </p> <p>PENGGUNAAN INKUBATOR MEMMERT INE500 </p> <p>LABORATORIUM KESMAVET PKH-UB </p> <p>A. TUJUAN </p> <p>Instruksi kerja adalah penuntun untuk operator dari produk Inkubator Memmert </p> <p>INE500 dan memberikan informasi yang diperlukan untuk mengoperasikan </p> <p>inkubator dengan benar dan aman. </p> <p>B. RUANG LINGKUP </p> <p>Instruksi Kerja ini meliputi semua prosedur penggunaan dan perawatan </p> <p>Inkubator Memmert INE500 untuk penelitian atau praktikum di Laboratorium </p> <p>Kesmavet PKH UB. </p> <p>C. PIHAK TERKAIT </p> <p>Pihak-pihak berikut ini bertanggung jawab untuk penggunaan secara benar dan </p> <p>perawatan Oven Carbolite: Staff Laboratorium Kesmavet, Dosen Bagian </p> <p>Kesmavet PKH UB, Asisten Laboratorium Kesmavet. </p> <p>D. INFORMASI ALAT </p> <p>Jenis alat : Inkubator </p> <p>Range : 200C s/d 700C </p> <p>Kapasitas : 108 Liter, total muatan 60 kg </p> <p>Model : Memmert INE500 </p> <p>Power : 900 watt, 4 Ampere </p> <p>Voltage : 230 V 50/60 Hz </p> <p>Serial No. : E511.0918 </p> <p>E. DOKUMEN </p> <p>Log penggunaan alat </p> <p>F. PROSEDUR </p> <p>1. Instalasi </p> <p>Oven bisa diletakkan di lantai atau pada rangka/meja secara horisontal. </p> <p>Jarak antara bagian belakang oven dengan dinding minimal 15 cm. jarak </p> <p>dengan atap minimal 20 cm dan jarak dengan dinding samping minimal 8 cm. </p> <p>secara umum ini memungkinkan ventilasi udara yang cukup di sekitar oven. </p> <p>2. Penggunaan Inkubator </p> <p>Inkubator memmert ini bukan untuk bahan-bahan yang bisa </p> <p>meledak/terbakar atau menimbulkan gas atau debu pada saat proses </p> <p>pemanasan. </p> <p>Debu atau material korosif dalam jumlah besar dalam ruangan oven dan di </p> <p>sekitar peralatan dapat menjadi deposit dalam oven dan menyebabkan arus </p> <p>pendek atau kerusakan pada sirkuit listrik. Jarak antar specimen harus diatur </p> <p>supaya memungkinkan sirkulasi udara dalam inkubator. </p> <p>3. Pengoperasian Inkubator </p> <p>3.1. Membuka pintu </p> <p>pintu terbuka dengan cara menarik handle pintu. Pintu akan tertutup dan </p> <p>terkunci dengan menekan handle pintu ke dalam. </p> <p>3.2. Menghidupkan/mematikan Inkubator </p> <p>Inkubator dihidupkan dengan cara menekan kontrol push/turn (posisi </p> <p>On). Untuk mematikan inkubator, tekan tombol push/turn pada posisi Off </p> <p>3.3. mengatur aliran udara </p> <p>geser tombol pengatur udara untuk membuka atau menutup katup udara </p> <p>untuk mengatur suplai udara ke dalam oven. </p> <p>3.4. mengatur temperatur </p> <p>tekan tombol SET sambil atur set point temperatur dengan memutar </p> <p>tombol push/turn. </p> <p>Pada saat tombol SET dilepas, display akan menunjukkan set point </p> <p>temperatur yang berkedip. Display kemudian akan berubah kembali ke </p> <p>temperatur actual sekarang dan pengontrol akan mengatur ke suhu yang </p> <p>akan dicapai. </p> <p>4. Pengoperasian normal </p> <p>Mode operasi ini dapat berlangsung terus menerus. Setting operasi bisa </p> <p>dipilih dan setting bekerja langsung pada oven. Dengan memutar tombol </p> <p>push/turn parameter dapat diatur dan dapat dirubah sesuai parameter yang </p> <p>diinginkan. </p> <p>1. Memilih mode operasi normal operation </p> <p>Tekan tombol SET selama 3 detik, mode operasi yang aktif akan menyala. </p> <p>Pilih mode operasi mode 1 dengan memutar tombol push/turn sambil </p> <p>menekan tombol SET. Setelah tombol SET dilepas, layar kontrol akan </p> <p>menunjukkan mode operasi tipe 1. </p> <p>2. Mengatur set point temperatur </p> <p>Tekan tombol SET dan putar tombol push/turn untuk memilih set point </p> <p>temperatur yang diinginkan. Saat tombol SET dilepas, display akan </p> <p>menunjukkan temperatur set point berkedip, kemudian berubah ke </p> <p>temperatur actual. Pengontrol akan mulai memanaskan oven, ditunjukkan </p> <p>dengan simbol heater berwarna orange </p> <p>3. Mengatur kecapatan kipas </p> <p>Putar tombol push/turn searah jarum jam sampai simbol kipas menyala </p> <p>pada display. Sambil menekan tombpl SET putar tombol push/turn untuk </p> <p>mengatur kecepatan kipas sampai dengan 50% </p> <p>4. Putar tombol push/turn searah jarum jam sampai monitor temperatur </p> <p>menyala pada display. Tekan tombol SET dan putar tombol push/turn </p> <p>untuk mengatur temperatur monitor. </p> <p>Laboratorium Kesmavet </p> <p>Program kedokteran Hewan </p> <p>Universitas Brawijaya </p> <p>LOG PENGGUNAAN ALAT Nama Alat : </p> <p> Tipe : </p> <p> No Tanggal Keterangan Paraf </p>

Recommended

View more >