Jurnal firga yanti

  • Published on
    28-Nov-2014

  • View
    802

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Transcript

<ul><li> 1. i PENGUJIAN ABNORMAL RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PELUNCURAN INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI)Studi Kasus Pada Perusahaan yang Terdaftar Pada Lampiran Surat Pengumuman Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)No.Peng-00097/BEI.PSH/05/2011 Firga Yanti Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang (firgayanti@yahoo.com)ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti return tidak normal disekitar hari-hari pengumumanIndeks Saham Sayriah Indonesia (ISSI). Untuk menganalisis data dilakukan dengan studi peristiwa.Periode estimasi yang digunakan adalah 15 hari, 10 hari, dan 5 hari sebelum dan sesudah peluncuranISSI. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar kedalam ISSI. Sedangkansampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menyimpulkanadanya abnormal return saham pada periode pengamatan 15 hari sebelum peluncuran ISSI. Sedangkanuntuk periode 10 hari dan 5 hari sebelum peluncuran dan 15 hari, 10 hari, 5 hari sesudah peluncuran ISSIhasil uji one sample t-test menunjukkan tidak terdapatnya abnormal return. Pada pengujian denganmenggunakan paired sample t-test dapat dismpulkan terdapat perbedaan abnormal return pada periodepengamatan 15 hari. Sementara untuk periode pengamatan 10 hari dan 5 hari tidak terdapat perbedaanabnormal return.Kata kunci: pengumuman, ISSI, return tidak normal, indeks sayriah, studi peristiwa.ABSTRACT The aim of this research are to identify the abnormal return around the announcement day ofIndonesia Sharia Stock Indeks (ISSI). To analize the data were used event study. Estimation period usedis 15 days, 10 days, and 5 days before and after the release of ISSI. The population in this study are listedcompany of ISSI. Sample is determined by the method of purposive sampling.The results of this studyconcluded there was abnormal returns in the observation period of 15 days before release of ISSI. Whilefor a period of 10 days and 5 days before the launch of ISSI and 15 days, 10 days, 5 days after the launchof ISSI test results of one sample t-test showed no presence of abnormal return. In the test using thepaired sample t-test can concluded there are differences in abnormal return on the 15-day observationperiod. While for the 10-day observation period and 5 days there was no difference in abnormal return.Keyword: Annoucement, ISSI, Abnormal Return, Sharia Indeks, Event study. i </li> <li> 2. ii </li> <li> 3. 1LATAR BELAKANG dilakukan oleh Gredia (2007) yang menganalisis Dalam berinvestasi investor sangat reaksi pasar terhadap perusahaan yang tergabungmemerlukan informasi karena informasi yang dalam Jakarta Islamic Indeks (JII). Hasil statistikdimiliki dapat mengurangi ketidakpastian yang menunjukkan bahwa adanya perubahanterjadi sehingga keputusan yang diambil abnormal return (AR) antara periode sebelum,diharapkan dapat sesuai dengan tujuan yang selama dan sesudah penetapan tergabung dalamingin dicapai (Wang, Francisca, dan Soffy, JII. Hal serupa juga ditemukan dalam penelitian2000). Pada umumnya, informasi yang yang dilakukan oleh Rizka (2011) saatdibutuhkan investor dapat berasal dari kondisi diumumkannya kenaikan tarif bahan bakarinternal maupun eksternal perusahaan (emiten). minyak dimana terdapatnya perbedaan AR 10Dalam pasar modal yang efisien, pasar akan hari sebelum dan sesudah pengumuman.bereaksi secara cepat terhadap semua informasi Sementara Zulfadli (2010) yang menganalisisyang relevan yang akan tercermin pada harga return saham sebelum dan sesudah right issuesekuritas-sekuritasnya (Suad, 2001:269). juga menemukan tidak terdapat perbedaan Fama (1970) dalam Jogiyanto (2008), average abnormal return (AAR) yang signifikanmenyajikan tiga macam bentuk utama dari sebelum dan sesudah righ issue selamaefisiensi pasar berdasarkan ketiga macam bentuk pengamatan 5, 15, 90 dan 180 hari sementaradari informasi sebagai berikut:1) Efisiensi pasar pada pengamatan 30 hari terdapat perbedaanbentuk lemah (weak form) jika harga-harga AAR yang signifikan sebelum dan sesudah rightsekuritas secara penuh mencerminkan (fully issue.reflect) informasi masa lalu. Untuk menguji Perbedaan reaksi pasar terhadap informasipasar jenis ini dipergunakan koofisien korelasi ini dimungkinkan terjadi. Signaling theoryperubahan harga saham untuk time lag tertentu. mengungkapkan bahwa pasar akan bereaksi2) Efisiensi pasar bentuk setengah kuat positif jika informasi yang dipublikasikan(semistrong form) dimana harga sekuritas secara mengindikasikan sinyal yang menguntungkan.penuh mencerminkan (fully reflect) semua Sebaliknya, pasar akan bereaksi negatif terhadapinformasi yang dipublikasikan (all publicly informasi yang dirasa tidak menguntungkanavailable information), termasuk informasi yang (Jogiyanto, 2009:392). Informasi yang diresponberada dalam laporan-laporan keuangan pasar ini akan berdampak terhadap keputusanperusahaan emiten. Untuk pengujian setengah pembelian yang dilakukan investor. Jika banyakkuat dipergunakan event study. 3) Efisiensi pasar investor berpandangan pesimis akibat sinyalbentuk kuat (strong form) yaitu apabila harga- negatif dari informasi yang diterima, maka iaharga sekuritas secara penuh (fully reflect) akan mengurangi jumlah pembelian yang terjadimencerminkan semua informasi yang tersedia dan akan menambah penawaran di pasartermasuk informasi privat. Pengujian dilakukan sehingga harga akan terdorong turun. Sebaliknyadengan menganalisis prestasi berbagai portofolio jika investor memandang optimis akibat sinyalyang dikelola oleh kelompok-kelompok yang positif dari informasi yang diterima, maka iamungkin memiliki informasi khusus. (Suad, akan menambah jumlah pembelian yang terjadi2001:270-280) dan akan menurunkan penawaran di pasar Penelitian pasar Efisien yang umum sehingga harga akan terdorong naik (Sharpe,dilakukan adalah dalam bentuk setengah kuat Alexander dan Bailey, 2005).dengan melihat dampak dari suatu pengumuman Salah satu informasi yang berasal dariterhadap harga saham seperti yang pernah eksternal perusahaan adalah pengumuman </li> <li> 4. 2Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). informasi yang relevan. Sejalan denganPengumuman ISSI ini akan direspon positif oleh pendapat Suad, Eduardus (2001:112)pasar karena Investor muslim yang dulunya mengungkapkan bahwa konsep pasar efisienmeragukan kehalalan investasinya di pasar lebih ditekankan pada aspek informasi, artinyamodal, kini tidak perlu khawatir. Karena, seperti pasar yang efisien adalah pasar dimana hargayang tercantum dalam Fatwa No. 80/DSN- semua sekuritas yang diperdagangkan telahMUI/III/2011 tanggal 08 Maret 2011 dalam mencerminkan semua informasi yang tersedia.keputusan pertama mengenai ketentuan umum Fama (1970) dalam Jogiyanto (2008),pasal ke-3 bahwa Ekuitas yang termasuk ke menyajikan tiga macam bentuk utama daridalam Daftar Efek Syariah (DES) yang efisiensi pasar berdasarkan ketiga macam bentukditerbitkan oleh BAPEPAM dan LK telah dari informasi sebagai berikut:melibatkan DSN-MUI (Dewan Syariah 1. Efisiensi pasar bentuk lemah (weak form).Nasional-Majelis Ulama Indonesia) dalam Pasar dikatakan efisiensi dalam bentukpenyusunannya. Selain itu informasi ISSI ini lemah jika harga-harga sekuritas secarabernilai positif karena ISSI mampu memberikan penuh mencerminkan (fully reflect)pilihan investasi yang luas dengan 214 saham informasi masa lalu. Informasi masa lalu iniyang tergabung didalamnya. merupakan informasi yang sudah terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis; 2. Efisiensi pasar bentuk setengah kuat1) apakah terdapat abnormal return saham (semistrong form). Pasar dikatakan efisiensebelum tanggal peluncuran ISSI. 2) apakah dalam bentuk setengah kuat (semistrongterdapat abnormal return saham setelah tanggal form) jika harga-haga sekuritas secara penuhpeluncuran ISSI, 3) apakah terdapat perbedaan mencerminkan (fully reflect) semuaabnormal return saham sebelum dan sesudah informasi yang dipublikasikan (all publiclytanggal peluncuran ISSI. available information), termasuk informasi Apabila pengumuman ISSI memiliki yang berada dalam laporan-laporanmuatan informasi maka pasar akan bereaksi keuangan perusahaan emiten.terhadap informasi tersebut. Hal ini akan 3. Efisiensi pasar bentuk kuat (strong form).ditunjukkan dengan adanya abnormal return Pasar dikatakan efisien dalam bentuk kuatyang diterima oleh investor. Apabila sesudah (strong form), jika harga-harga sekuritaspeluncuran ISSI abnormal return yang diterima secara penuh (fully reflect) mencerminkanberbeda dengan sebelum peluncuran ISSI, ini semua informasi yang tersedia termasukmenunjukkan bahwa informasi ISSI diserap oleh informasi privat.pasar. Diharapkan dengan begitu hasil penelitian Untuk menguji pasar modal efisien dalamini akan dapat dimanfaatkan oleh investor bentuk lemah, dipergunakan koofisien korelasikedepannya untuk pengambilan keputusan perubahan harga saham untuk time lag tertentu.investasi terutama terkait dengan pengumuman Sementara untuk pengujian setengah kuatyang dikeluarkan oleh BEI. dipergunakan event study dan untuk pasar dalam bentuk kuat pengujian dilakukan denganTINJAUAN PUSTAKA menganalisis prestasi berbagai portofolio yang1. Pasar Modal Efisien dikelola oleh kelompok-kelompok yang mungkin Suad (2001:269) menyatakan pasar modal memiliki informasi khusus. (Suad, 2001:270-efisien sebagai, Pasar modal yang harga 280)sekuritas-sekuritasnya mencerminkan semua </li> <li> 5. 32. Signaling Teori (bisa saham maupun surat hutang jangka Jogiyanto (2009: 392), mengemukakan panjang), yang bisa memberikanbahwa informasi yang dipublikasikan sebagai keuntungan (kerugian) pada investor.suatu pengumuman akan memberikan signal Eduardus (2001:6) membedakan returnbagi investor dalam pengambilan keputusan menjadi return yang diharapkan (expectedinvestasi. Jika pengumuman tersebut return) dan return yang terjadi (ralized return).mengandung nilai positif, maka diharapkan pasar Jogiyanto (2009:557-569) mengungkapkan adaakan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut beberapa cara yang dapat dilakukan dalamditerima oleh pasar. Reaksi pasar ditunjukkan menghitung expected return yaitu:dengan adanya perubahan volume perdagangan 1. Model disesuaikan rerata (Mean Adjustedsaham. Pada waktu informasi diumumkan dan Model). Model ini beranggapan bahwasemua pelaku pasar sudah menerima informasi return ekspektasi bernilai konstan yangtersebut, pelaku pasar terlebih dahulu sama dengan rerata return realisasimenginterpretasikan dan menganalisis informasi sebelumnya selama periode estimasi.tersebut sebagai signal baik (good news) atau Adapun cara perhitungan returnsignal buruk (bad news). Hasil dari interpretasi ekspektasi dengan menggunakan modelinformasi inilah nantinya yang akan ini adalah:mempengaruhi permintaan dan penawaran dariinvestor. Jika banyak investor berpandanganpesimis akibat bad news dari informasi yang (Jogianto, 2009:558)diterima, maka ia akan mengurangi jumlah Keterangan:pembelian yang terjadi dan akan menambah E(Ri,t) = Return ekspektasi sekuritaspenawaran di pasar sehingga harga akan ke I pada periode peristiwaterdorong turun. Sebaliknya jika investor ke-tmemandang optimis akibat good news dari Rit = Return realisasi sekuritas keinformasi yang diterima, maka ia akan I pada periode estimasi ke tmenambah jumlah pembelian yang terjadi dan T = lamanya periode estimasi,akan menurunkan penawaran di pasar sehingga yaitu dari t1 sampai dengan t2harga akan terdorong naik (Sharpe, Alexander 2. Model Pasar (Market Model).dan Bailey, 2005). Perhitungan dengan model pasar dilakukan melalui dua tahapan, yaitu:3. Return a. Membentuk model ekspektasi dengan Eduardus (2001:6) menyatakan bahwa menggunakan data realisasi selamareturn merupakan tingkat keuntungan investasi. periode estimasi return estimasi.Sumber-sumber utama dari return menurut b. Menggunakan model ekspektasi ini untukEduardus (2001:48) terdiri dari dua komponen mengestimasi return ekspektasi diutama, yaitu: periode jendela (window period). 1. Yield merupakan komponen return yang Model ekspektasi dapat dibentuk dengan mencerminkan aliran kas atau pendapatan teknik regresi OLS (ordinary Least Square) yang diperoleh secara periodik dari suatu dengan persamaan: investasi....</li></ul>