Jurnal Translate

  • Published on
    23-Jul-2015

  • View
    57

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Diagnosis dari Hirschsprungs Disease

OBJEKTIF. Tujuan kami adalah untuk menentukan validitas dari penggunaan low-osmolality Water Soluble Contras Enemas (WSCE) pada neonatus dan bayi dengan suspek Hirschsprungs Disease dan untuk merecanakan system scoring yang menggunakan daftar dari tanda-tanda radiologis untuk menentukan kemungkinan dari Hirschsprungs Disease. MATERI dan METODE. Arsip-arsip dari semua pasien dipilih oleh bedah anak dari tahun 1988 sampai 1992 untuk pemeriksaan radiologi yang kemungkinan Hirschspruns Disease yang telah ditinjau terlebih dahulu. 38 pasien yang berumur dari 2 hari sampai 9 bulan telah dipelajari; 20 dari mereka adalah neonatus (kurang dari 1 bulan). Dari semua pasien, 24 menggunakan WSCE dan 14 lainnya menggunakan Barium Enema. Untuk semua pasien, Hirschsprungs Disease didiagnosa dengan menggunakan biopsy rectum atau dikeluarkan dari biopsy, follow-up klinis, atau keduanya. Gambaran hasil roentgen dibaca oleh ahli radiologi gastrointestinal yang menggunakan daftar dari kriteria diagnosis yang dilaporkan dalam literature. Sensitifitas dan Spesifisitas dari penemuan-penemuan ini telah dibandingkan dengan yang ada di literature. HASIL. Dari 18 pasien dengan Hirschsprungs Disease, 12 adalah neonatus. Semua memperlihatkan kriteria diagnostic radiologis; frekuensi, sensitifitsf dan spesifisitas dari penemuan-penemuan tersebiut telah dilaporkan. 20% (n=2) dari pasien Hirschsprungs Disease dalam kelompok WSCE (n=10) memiliki penemuan negative. 2 dari 12 neonatus mengalami perforasi kolon, satu terjadi saat penyuntikan kontras dan lainnya terjadi dalan 24 jam dari prosedur. KESIMPULAN. WSCE memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang sama dengan Barium Enema untuk mendeteksi adanya Hirschsprungs Disease. Untuk dua pasien dengan perforasi, penggunaan WSCE adalah sangan bermanfaat, menghindarkan masalah yang berkaitan dengan pengisian barium ke dalam kavum

peritoneum. System scoring untuk diagnosis enema dapat dikerjakan dengan mudah. Hirschsprungs Disease adalah suatu kelainan congenital. Obstruksi fungsional dari usus ditandai oleh tidak adanya ganglia pada submukosa dan pleksus intramuscular pada traktus gastrointestinal. Gambaran radiologis dari Hirschsprungs Disease pada Barium Enema dan gambaran hasil roentgen yang terlambat telah diuraikan. Pada tahun 1980, sensitifitas, spesifisitas dan nilai prediktif dari semua penemuan radilologis ini telah dievaluasi secara kritis. Ini telah menunjukan bahwa dengan ilmu radiologi saja tidak cukup sensitive untuk mendiagnosia Hirschsprungs Disease. Manometry, biopsy rectum atau keduanya diperlukan untuk diagnosis yang akurat. Pada banyak sentral, kontras enema adalah siap digunakan setiap waktu dan merupakan pemeriksaan pertama yang diminta untuk mengevaluasi neonatus dengan obstruksi usus bagian bawah atau pada bayi dengan kebiasaan buang air besa yang tidak normal. Opini dari ahli radiologi lalu membentuk bagian dari data yang digunakan oleh klinisi (tidak selalu bedah anak) untuk memutuskan apakah manometry, biopsy rectal atau keduanya yang diindikasikan untuk mengkonfirmasi atau mengeluarkan diagnosis Hirschsprungs Disease. Tidak semua dari pasien-pasien ini menderita Hirschsprungs Disease; sebuah spectrum dari kondisi yang mungkin terjadi. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menentukan keabsahan dari penggunaan low-osmilality Water Soluble Contras Enema (WSCE) disbanding dengan Barium Enema pada neonatus dan bayi untuk memeriksa Hirschsprungs Disease. Tujuan kedua adalah untuk mengembangkan system scoring untuk meningkatkan keakuratan diagnosis dari WSCE untuk mendeteksi Hirschsprungs Disease. Materi dan Metode Penelitian retrospektif kami mencakup semua neonatus dan bayi yang dipilih untuk evaluasi radiologi oleh karena gejala-gejala dan tanda-tandanya dicurigai Hirschsprungs Disease dari bagian bedah anak di McMaster University

Health Science Centre dari tahun 1988 sampai 1992. Pada departemen radiologi di institusi tersebut, diagnosis neonatus dengan penyuntikan kontras ditampilkan dengan menggunakan low-osmolality Contras medium (ioxaglate sodium meglumine [hexabrix 160; Mallinckrodt Canada, Pointe Claire, Canada] atau Iohexol [Omnipaque 300; Winthrop Pharmaceuticals, New York,NY]). Hasil dari penyuntikan kontras dan gambaran radiologi yang terlambat dan rekam medis dari para neonatus dan bayi telah ditinjau. Pasien-pasien diikutkan dalam penelitianketika semua gambaran roentgen telah tersedia dan Hierschsprungs Disease juga telah dikonfirmasi atau dikeluarkan dari biopsy rectum atau telah di tentukan oleh kombinasi dari hasil pemeriksaan kontras, manometry, dan followup klinis yang mendekati. Dari 52 pasien yang telah dipilih untuk dievaluasi selama masa penelitian, 38 memenuhi kriteria penelitian (yaitu semua gambaran radiologi dan arsip telah tersedia). Terdapat 23 pasien laki-laki dan 15 pasien perempuan. 20 pasie (53%) adalah neonatus. Empatbelas pemeriksaan dengan menggunakan kontras ditampilkan dengan Barium, dan 24 lainnya menggunakan water-soluble contras agent. Gambaran hasil sinar-X dibaca oleh ahli radiologi gastrointestinal yang berpengalaman menyadari dariu hasil laporan patologi. Ahli radiologi dalam penelitian ini tahu bahwa tidak semua pasien dalam penelitian ini memiliki Hirschsprungs Diusease dan telah ditinjau sebelumnya dengan literature yang bersangkutan. Para ahli radiologi menggunakan daftar dari kriteria radiologi yang dijelaskan dalam literature, meliputi zona transisi, kontraksi irregular, index rektosigmoid (lebar maksimal dari rectum dibagi dengan lebar maksimum dari sigmoid;abnormal jika