Juvenile Giant Fibroadenoma Mammae

  • Published on
    09-Feb-2016

  • View
    86

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

jurnal terjemahan

Transcript

Laporan kasus

UDC: 618.19-006.5-089Juvenile giant fibroadenoma mammae laporan kasusJuvenile giant fibroadenoma mammae laporan kasus

JUVENILE GIANT FIBROADENOMA MAMMAE LAPORAN KASUSFibroadenoma mammae adalah suatu tumor fibroepitelioma jinak campuran dari payudara akibat proliferasi dari epithelium dan stroma fibrovascular. Tumor ini membuat 7% dari semua benjolan payudara berubah. Paling sering terjadi pada wanita-wanita yang berusia 30 sampai 40 tahun. Tumor bermanifestasi sebagai perubahan tertentu, dimana bisa berbentuk bulat atau lonjong dan pada umumnya berukuran dari 1 sampai 10 centimeter. Karakteristik utamanya bahwa kapsule jaringan ikat yang membatasi penetrasi sel tumor yang tak terkendali ke jaringan sekitar. Jurnal ini menampilkan suatu kasus seorang pasien berumur 9 tahun dengan tumor di payudara kirinya. Status pasien ini mencatat perubahan tiga bulan pertama sebelum mengunjungi doktor. Seorang wanita perlu persiapan yang cukup untuk dilakukan pembedahan dan dioperasi di bawah anestesi umum endotracheal. Intervensi pembedahan ekstirpasi tumor ini melibatkan jaringan yang sehat. Juvenile giant Fibroadenoma adalah suatu kasus yang jarang di dalam praktek klinis pada usia ini. Pengobatannya adalah dengan pembedahan dan ekstirpasi total dari tumor tersebut. Juga, kasus seperti ini mengarah ke perubahan ganas yang telah diuraikan. Acta Medica Medianae 2010;49(4):49-51.

Kata kunci: fibroadenoma, dada, extirpation___________________________________________________________________________Pusat Klinis Kosovska Mitrovica

Kontak: Zvonko Radosavljevi

Ul. Nemanjina bb 38218 Leposavi

E-Mail: radosavljevizvonko@gmail.comPendahuluanFibroadenoma mammae adalah suatu tumor fibroepitelioma campuran pada payudara. Terjadi sepanjang atau pada kadar estrogen yang tinggi absolut di dalam darah (1). Volume tumor ini membesar sepanjang siklus haid dan selama kehamilan yang reaksinya barkaitan dengan rangsangan hormon. Fibroadenoma jarang berpotensi menjadi suatu keganasan.

Ada suatu dominasi histologi dari komponen penghubung dan epitel tumor dengan multiplikasi yang atipikal dari canal dan acini. Kadang-Kadang, dapat dilihat metaplasi squamous dari epitel. Fibroaedenoma mammae adalah tumor tertentu yang berukuran 1 sampai 10 cm, dengan bentuk bulat atau oval/lonjong. Selama kehamilan dan siklus haid tumor menunjukkan kecenderungan untuk bertumbuh. Mungkin menimbulkan permasalahan jika mencapai ukuran besar. Secara klinis, tumor bermanifestasi sebagai pembengkakan di salah satu area payudara yang disproporsional bila dibandingkan dengan yang lainnya. Tumor yang tumbuh secara progresif dan pada sebagian kasus mungkin memiliki ukuran yang besar.Diagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesis, presentasi klinis, ultrasonografi dan temuan patologis.Terapi pembedahan merupakan terapi utama, dan terapi ini melibatkan ekstirpasi total dari tumor termasuk ke jaringan sehat (2).

Laporan kasus Seorang anak perempuan usia 9 tahun datang ke bagian bedah umum dengan keluhan bengkak dan nyeri pada pada payudara sebelah kirinya. Dia mengatakan bahwa dirinya pertama kali mengeluhkan bengkak pada payudara kirinya tiga bulan yang lalu sebelum mengunjungi dokter. Pasien mengatakan bahwa payudara kirinya mulai tumbuh dan tiba-tiba membengkak bila dibandingkan dengan payudara lainnya. Tiga bulan setelah payudara kirinya mengalami perubahan, pasien dikirim ke bagian bedah dimana dia diterapi.

Setelah pasien dikirim ke bagaian bedah, dengan segera pasien dilakukan suatu pemeriksaan secara klinis, laboratorium, radiologi dan analisa ultrasonografi. Dari hasil analisa laboratorium didapat nilai-nilai yang memberikan suatu petunjuk, kecuali pada temuan sedimentasi menunjukkan nilai sed- 47/105. Marker tumor CA15-3 sudah tentu sebagai suatu nilai yang memberikan petunjuk. Radiografi dari paru-paru tidak menunjukkan suatu perubahan patologis.Pemeriksaan ultrasonografi pada payudara menunjukkan formasi hyperechogenic yang mengisi hampir keseluruhan payudara kiri. Perubahan yang terjadi dimana ukuran tumor 12x7 cm dan tumor tidak menginfiltrasi ke dalam rung lingkup struktur. Pemeriksaan ultrasonografi abdominal tampak biasa tidak ditemukan pembesaran kelenjar limfa pada abdomen dan tulang panggul kecil. Sebagai tambahan, pemeriksaan ultrasosonografi pada kedua daerah axsilla tidak menunjukkan pembesaran kelenjar limfa.

Dengan pertimbangan umur dari pasien dan daerah tempat dia tinggal, perguruan tinggi ilmu bedah memperkenalkan kasus ini kepada kosil Oncology dibidang payudara untuk diusulkan suatu intervensi pembedahan pada suatu fasilitas pusat kesehatan.

Disokongnya persiapan preoperasi yang cukup, intervensi pembedahan ini dilakukan di bawah anestesi endotracheal. Intervensi pembedahan dilakukan dengan ekstirpasi tumor lengkap dengan melibatkan jaringan sehat.

Gambar 1. Pasien dengan tumor payudara sebelah kiri. Dapat dilihat

adanya disproporsional antara payudara kanan dan kiri

Gambar 2. Ultrasonografi dari tumor payudara sebelah kiri ditemukan:

seluruh payudara kiri diisi oleh masa tumor

Gambar 3. Operasi ditemukan fribroadenoma payudara dan

hubungannya ke jaringan payudara sehat

Gambar 4. Penampakan dan ukuran dari fibroadenoma payudara

yang telah diekstirpasi

Gambar 5. Preparat histologi tampak struktur berbentuk pipa/tubulus yang dominan yang dilapisi oleh hiperplasi epitel

Gambar 6. Preperat histologi tampak struktur tubulus di dalam stroma jaringan ikat dengan perubahan myxomatous

Tumor yang telah diekstirpasi berwarna putih keabu-abuan, dengan berat 470g dan berukuran 13x8 cm. Tumor memiliki kapsul yang membuat kita dapat membedakannya dari jaringan payudara yang sehat.

Selama operasi dan post-operative kursus tidak sangat penting. Luka sembuh per primam intentionem. Luka jahitan akan sembuh pada hari ketujuh setelah pembedahan ketika pasien keluar dari klinik.

Pemeriksaan mikroskopik mengungkapkan jaringan tumor mempunyai struktur tubular/berbentuk seperti pipa yang dilapisi dengan hiperplasi epitel tanpa tanda atypia, yang berderet-deret ke hiperplasi epitel.

Diagnosa pasti histopatologi adalah juvenile giant fibroadenoma mammae.

Diskusi Fibroadenoma mammae pada umumnya tunggal dengan ukuran 1 sampai 10 cm. Tumor umumnya terjadi pada wanita yang berusia 30 sampai 40 tahun. Sangat jarang terjadi pada anak-anak berumur di bawah 10 tahun (3). Diagnosa dapat ditegakkan hanya dengan suatu pemeriksaan histopatologi (4). Tidak ada metode diagnostik lain yang dapat mengkonfirmasikan hasil diagnose tersebut. Pasien kami dalam kasus ini, dilakukan suatu pemeriksaan klinis, radiografi paru-paru, ultrasonografi pada kedua payudara, ketiak, abdomen, dan tulang panggul kecil sebagai bagian dari persiapan preoperasi.

Sadov et al. (5) menunjukkan selama 20 tahun praktek telah menangani fibroadenoma mammae pada kasus anak-anak yang berusia lebih muda. Pengobatan semacam perubahan pada payudara ini melibatkan ekstirpasi total dari tumor ini. Diagnosa akhirnya ditegakkan berdasarkan pada pemeriksaan histopatologi. Maharaj et al. (6) menunjukkan suatu kasus pasien dengan giant fibroadenoma mammae yang sudah diekstirpasi dari payudara melalui suatu insisi kecil pada payudara tersebut dengan menambahkan suatu jahitan intradermal. Diagnosa akhirnya ditegakkan berdasarkan pada pemeriksaan histopatologi. Pada kasus tertentu dimana fibroadenoma yang mendesak jaringan payudara secara keseluruhan selama periode waktu yang lama, dilakukan mastektomi.

Di dalam kasus kami ini, kami melakukan suatu ekstirpasi lengkap dari tumor dengan menghemat jaringan payudara yang sehat secara maksimal. Diagnosa akhir ditegakkan berdasarkan pada pemeriksaan histopatologi. Prognosis setelah dilakaukkan terapi pembedahan adalah baik (8).

KesimpulanGiant Fibroadenoma mammae adalah suatu tumor yang jarang terjadi pada kasus-kasus di usia dini, terutama dari anak-anak yang berusia lebih muda dibandingkan usia 10 tahun. Diagnosa ditegakkan berdasarkan dari verifikasi histopatologi. Penyembuhan lengkap dapat dicapai dengan melakukan ekstirpasi dari tumor, walaupun ada beberapa kasus dapat terjadi kekambuhan. Fibroadenoma mammae sangat jarang terjadi dan hampir tidak pernah berubah menjadi suatu keganasan.REFERENSI1. Greydanus DE, Matytsina L, Gains M. Breast disorders in children and adolescents. Prim Care 2006; 33(2): 455-502.

2. Jayasinghe Y, Simmons PS. Fibroadenomas in adolescence. Curr Opin Obstet Gynecol 2009; 21(5): 402-6.

3. McCague A, Davis JV. Giant fibroadenoma in a 22 year old patient: case report and literature review. Breast Di. In press 2010.

4. Gobbi D, Dall'Igna P, Alaggio R, Nitti D, Cecchetto G. Giant fibroadenoma of the breast in adolescents: report of 2 cases. J Pediatr Surg 2003; 44(2):39-41.

5. Sadove AM, van Aalst JA. Congenital and acquired pediatric breast anomalies: a review of 20 years experience. Plast Reconstr Surg 2005;115(4):1039-50.

6. Maharaj D, Naraynsingh V, Ramdass M. Management of giant fibroadenoma: a case for small incisions for large tumors. Breast J 2003; 9(2):141.

7. Zacharia TT, Lakhar B, Ittoop A, Menachery J. Giant fibroadenoma. Breast J 2003; 9(1):53.

8. Magnoni P, Nardi F. Giant fibroadenoma of the breast. Its clinical picture and differential diagnosis. A report of a clinical case. Minerva Chir 1996; 51(1-2):71-5..

www.medfak.ni.ac.rs/ammPage 1

Page 2Page 3