Kacang Hijau

  • View
    349

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kacang Hijau

Transcript

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 1

    I. PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Program diversifikasi pangan merupakan kebijakan yang

    bertujuan untuk mengalihkan sebagian konsumsi karbohidrat

    masyarakat dari beras menuju sumber pangan pokok non-beras

    sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi beras dalam negeri. Ini

    dapat dilakukan dengan suatu penggalakan gerakan dengan

    memanfaatkan sumber kalori, protein dan karbohidrat lainnya yang

    dapat diproduksi secara lokal (salah satu sumber pangan yang

    memiliki kalori, protein dan karbohidrat diantaranya kacang tanah

    dan kacang hijau).

    Kacang tanah merupakan salah satu komoditi tanaman

    pangan bernilai ekonomis dan strategis dalam upaya meningkatkan

    pendapatan dan perbaikan gizi masyarakat. Pentingnya peran

    kacang tanah tersebut terlihat dengan semakin meningkatnya

    permintaan didalam negeri dan semakin beragamnya produk-

    produk olahan yang berbahan baku kacang tanah yang dihasilkan

    oleh industri berskala rumah tangga maupun oleh industri sedang

    dan industri besar.

    Kacang tanah di bidang industri digunakan sebagai bahan

    untuk membuat keju, mentega, sabun dan minyak goreng. Hasil

    sampingan dari minyak dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang

    sudah dipipil/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui

    fermentasi jamur. Sebagai bahan pangan dan pakan ternak yang

    bergizi tinggi, kacang tanah mengandung lemak (40,50%), protein

    (27%), karbohidrat serta vitamin (A, B, C, D, E dan K), juga

    mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro,

    Magnesium, Phospor, Kalium dan Sulphur.

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 2

    Kebutuhan akan kacang tanah terus meningkat rata-rata

    setiap tahun + 900.000 ton, produksi rata-rata setiap tahun

    783.110 ton (87,01%). Volume impor rata-rata setiap tahun sekitar

    + 168.000 ton. Areal panen kacang tanah di Indonesia pada tahun

    2011 seluas 539.459 ha dan produksi yang dicapai sebesar 691.289

    ton dengan produktivitas rata-rata 12,81 ku/ha. Sedangkan

    berdasarkan ARAM II 2012 BPS, terjadi peningkatan luas panen dan

    produksi sedangkan produktivitas kacang tanah menurun. Sasaran

    tahun 2012 luas panen seluas 651.500 ha dengan produktivitas

    12,57 ku/ha dan produksi kacang tanah nasional 780.000 ton.

    Kacang hijau merupakan salah satu sumber protein nabati

    tinggi (A, B1 dan C) serta beberapa mineral. Penggunaan kacang

    hijau sangat beragam, dari olahan sederhana hingga produk olahan

    teknologi industri. Produk terbesar hasil olahan kacang hijau di

    pasar berupa taoge (kecambah), bubur, makanan bayi, industri

    minuman, kue, bahan campuran soun dan tepung hunkue. Selain

    digunakan sebagai bahan makanan, kacang hijau juga mempunyai

    manfaat sebagai tanaman penutup tanah dan pupuk hijau. Kacang

    hijau di Indonesia menempati urutan ke-3 terpenting sebagai

    tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah. Dengan

    potensinya ini kacang hijau dapat mengisi kekurangan protein pada

    umumnya, perbaikan gizi dan sekaligus menaikkan pendapatan

    petani.

    Kebutuhan kacang hijau terus meningkat rata-rata setiap

    tahun + 330.000 ton, produksi rata-rata setiap tahun 38.414 ton

    (93,46 %) dan impor masih tinggi dengan volume impor rata-rata

    setiap tahun sekitar + 29.443 ton. Areal panen kacang hijau di

    Indonesia pada tahun 2011 seluas 297.315 ha dan produksi yang

    dicapai sebesar 341.342 ton dengan produktivitas rata-rata 11,48

    ku/ha. Berdasarkan ARAM II 2012 BPS, perkembangan luas panen

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 3

    kacang hijau menurun 14,53% menjadi 254.101 ha dan produksi

    menurun 13,31% menjadi 295.904 ton, sedangkan produktivitas

    meningkat 1,48% menjadi 11,65 ku/ha. Tahun 2014 sasaran luas

    panen kacang hijau seluas 341.800 ha dengan produktivitas 12,58

    ku/ha, maka produksi kacang hijau nasional diharapkan mencapai

    430.000 ton.

    Agar sasaran produksi kacang tanah dan kacang hijau sampai

    tahun 2014 tercapai, maka perlu dibuat road map sebagai acuan

    dalam pelasanaan pencapaian sasaran produksi yang didasarkan

    pada prinsip bahwa pembangunan masa depan merupakan proses

    yang berkelanjutan, peningkatan, pendalaman, perluasan, dan

    pembaharuan dari pembangunan yang telah dilaksakanan periode

    sebelumnya.

    B. Maksud dan Tujuan

    Kegiatan road map kacang tanah dan kacang hijau berupaya

    untuk: a) menarik minat dan gairah petani dan investor dalam

    pengembangan kacang tanah dan kacang hijau, b) mencari

    dukungan untuk swasembada pangan, c) meningkatkan produksi

    benih bermutu, d) meningkatkan produktivitas pada daerah sentra

    produksi, e) menyiapkan kebijakan peluang usaha, pasar, harga,

    distribusi, dan f) menjalin kemitraan.

    Kegiatan dan upaya yang akan dilakukan sampai tahun 2014

    adalah: a) meningkatkan perluasan areal tanam dan produktivitas,

    b) meningkatkan efisiensi usaha dan pengembangan pasar,

    c) mempercepat peningkatan produktivitas dan produksi, d)

    mengembangkan pasar baru, e) menyiapkan pengembangan untuk

    industri kecil, menengah dan besar, dan f) mempererat kemitraan.

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 4

    Road Map kacang tanah dan kacang hijau disusun sebagai

    acuan dan arahan pelaksanaan kegiatan pengembangan

    peningkatan produksi kacang tanah dan kacang hijau di seluruh

    Indonesia dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan

    pengembangan peningkatan produksi kacang tanah dan kacang

    hijau sampai 2014 secara menyeluruh, terintegrasi, efisien, sinergi

    dan lintas sektoral.

    C. Sasaran

    C.1. Kacang Tanah

    Sasaran produksi kacang tanah tahun 2010 2014

    diproyeksikan meningkat rata-rata 10,20 % per tahun, produktivitas

    meningkat 3,64%, luas tanam dan luas panen peningkatan rata-

    ratanya sama sebesar 6,33 %. Sasaran luas tanam kacang tanah

    tahun 2012 sebesar 825.000 ha dan mencapai 910.000 ha pada

    tahun 2014, luas panen 785.700 ha di tahun 2012 menjadi

    1.300.000 ha di tahun 2014, dan produksi sebesar 1.100.000 ton

    tahun 2012 menjadi 1.300.000 ton di tahun 2014. Sasaran luas

    tanam, luas panen, produktivitas dan produksi dari tahun 2010

    2014 seperti pada Tabel 1.

    Tabel 1. Sasaran Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan

    Produktivitas Kacang Tanah Tahun 2010 2014

    Luas Tanam Luas Panen Produktivitas Produksi

    (Ha) (Ha) (Ku/Ha) (Ton)

    1 2010 712,400 678,500 13.00 882,000

    2 2011 754,400 718,500 13.50 970,000

    3 2012 825,000 785,700 14.00 1,100,000

    4 2013 869,000 827,600 14.50 1,200,000

    5 2014 910,000 866,700 15.00 1,300,000

    No. Tahun

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 5

    Jika dibandingkan dengan data ATAP (Angka Tetap) 2011,

    BPS yang menunjukkan data luas panen 539.459 ha, produksi

    691.289 ton, dan produktivitas 12,81 ku/ha, maka angka sasaran

    road map terdahulu dinilai kurang wajar dan terlalu tinggi. Kondisi

    ini menyebabkan angka rencana dalam road map terdahulu perlu

    direvisi hingga pada kondisi rasional yang dapat dicapai. Revisi

    sasaran produksi kacang tanah ada pada Tabel 2.

    Tabel 2. Revisi Sasaran Produksi, Luas Tanam, Luas Panen dan

    Produktivitas Kacang Tanah 2012 2014.

    2012 2013 2014 2012 2013 2014

    Luas Tanam (Ha) 825,000 869,000 910,000 651,550 670,000 690,000

    Luas Panen (Ha) 785,700 827,600 866,700 620,525 643,000 661,500

    Provitas (Ku/Ha) 14.00 14.50 15.00 12.57 12.75 13.00

    Produksi (Ton) 1,100,000 1,200,000 1,300,000 780,000 820,000 860,000

    URAIANSasaran Awal Revisi Sasaran

    C.2. Kacang Hijau

    Sasaran luas tanam kacang hijau tahun 2010 2014

    meningkat rata-rata 1,54% dan luas panen meningkat 1,47%,

    produktivitas 4,62% dan produksi meningkat 6,11%. Sasaran luas

    tanam kacang hijau tahun 2012 sebesar 342.600 ha dan mencapai

    359.700 ha pada tahun 2014, luas panen 325.500 ha ditahun 2012

    menjadi 341.800 ha di tahun 2014, dan produksi sebesar 390.000

    ton tahun 2012 menjadi 430.000 ton di tahun 2014. Sasaran

    produksi kacang hijau dari tahun 2011 2014 seperti pada Tabel 3.

  • Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 - 2014

    Direktorat Jenderal Tanaman Pangan 6

    Tabel 3. Sasaran Luas Tanam, Luas Panen, Produksi, dan