Kimia Farma Submit FS

  • Published on
    21-Jul-2016

  • View
    39

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kimia Farma Submit FS

Transcript

<p>Strengthening Foundation for Persistent Growth</p> <p>Profil PerseroanPendirian dan Informasi Umum</p> <p>PT Kimia Farma (Persero) Tbk. selanjutnya disebut Entitas didirikan berdasarkan akta No. 18 tanggal 16 Agustus 1971 dan diubah dengan akta perubahan No. 18 tanggal 11 Oktober 1971 keduanya dari Notaris Soelaeman Ardjasasmita S.H. di Jakarta. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. J.A.5/184/21 tanggal 14 Oktober 1971, yang didaftarkan pada buku registrasi No. 2888 dan No. 2889 tanggal 20 Oktober 1971 di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 90 tanggal 9 November 1971 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 508. Anggaran Dasar entitas telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan tentang modal disetor terakhir dengan akta No.45 tanggal 24 Oktober 2001 dari Imas Fatimah, S.H. notaris di Jakarta. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-12746HT.01.04.TH.2001 tanggal 8 November 2001.</p> <p>Pada tahun 2008, Anggaran Dasar mengalami perubahan dengan akta No. 79 tanggal 20 Juni 2008 dari Imas Fatimah, S.H, notaris di Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar ini mengacu kepada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor. AHU-47137.AH.01-02 Tahun 2009 tanggal 4 Agustus 2008.</p> <p>Entitas berdomisili di Jakarta dan memiliki unit produksi yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Watudakon (Mojokerto), dan Tanjung Morawa - Medan. Entitas juga memiliki satu unit distribusi yang berlokasi di Jakarta. Pada tahun 2003, entitas membentuk 2 (dua) entitas anak yaitu PT KF Trading &amp; Distribution dan PT Kimia Farma Apotek yang sebelumnya masing-masing merupakan unit usaha Pedagang Besar Farmasi dan Apotek (catatan c). Kantor Pusat entitas beralamat di Jalan Veteran Nomor 9, Jakarta.</p> <p>Entitas mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1817 yang pada saat itu bergerak dalam bidang distribusi obat dan bahan baku obat. Pada tahun 1958, pada saat Pemerintah Indonesia menasionalisasikan semua Perusahaan Belanda, status entitas tersebut diubah menjadi beberapa Perusahaan Negara (PN). Pada tahun 1969, beberapa Perusahaan Negara (PN) tersebut diubah menjadi satu Perusahaan yaitu Perusahaan Negara Farmasi dan Alat Kesehatan Bhinneka Kimia Farma disingkat PN Farmasi Kimia Farma. Pada tahun 1971, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 1971 status Perusahaan Negara tersebut diubah menjadi Persero dengan nama PT Kimia Farma (Persero).</p> <p>Hasil produksi entitas saat ini dipasarkan di dalam negeri dan di luar negeri, yaitu ke Asia, Eropa, Australia, Afrika dan Selandia Baru.</p> <p>Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar entitas:(1) Maksud dan tujuan entitas ini menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat khususnya bidang industri kimia, farmasi, biologi, kesehatan, industri makanan serta minuman, dan mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai entitas dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, entitas dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:a) Mengadakan, menghasilkan, mengolah bahan kimia, farmasi, biologi dan lainnya yang diperlukan guna pembuatan persediaan farmasi, kontrasepsi, kosmetika, obat tradisional, alat kesehatan, produk makanan/minuman dan produk lainnya termasuk bidang perkebunan dan pertambangan yang ada hubungannya dengan produksi di atas,</p> <p>b) Memproduksi pengemas dan bahan pengemas, mesin dan peralatan serta sarana pendukung lainnya, baik yang berkait dengan industri farmasi maupun industri lainnya,</p> <p>c) Menyelenggarakan kegiatan pemasaran, perdagangan dan distribusi dari hasil produksi seperti di atas, baik hasil produksi sendiri maupun hasil produksi pihak ketiga termasuk barang umum, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan usaha entitas,</p> <p>d) Berusaha di bidang jasa, baik yang ada hubungannya dengan kegiatan usaha entitas maupun jasa, upaya dan sarana pemeliharaan dan pelayanan kesehatan pada umumnya termasuk jasa konsultasi kesehatan,</p> <p>e) Melakukan usaha-usaha optimalisasi aset yang dimiliki entitas,</p> <p>f) Jasa penunjang lainnya termasuk pendidikan, penelitian dan pengembangan sejalan dengan maksud dan tujuan entitas, baik yang dilakukan sendiri maupun kerja sama dengan pihak lain.BUDAYA PERUSAHAAN</p> <p>Budaya perusahaan PRIMA yang mencakup aspek nilai diri dan nilai kerja dan telah ditetapkan sejak tahun 2004, masih tetap relevan dengan visi misi Perseroan saat ini. Budaya perusahan tersebut adalah:</p> <p>Berbekal budaya perusahaan tersebut, Perseroan telah berhasil menemukan inti sari budaya perusahaan yang merupakan nilai-nilai inti perusahaan (corporates value) yaitu I C A R E yang menjadi acuan/pedoman bagi Perseroan dalam menjalankan usahanya, untuk berkarya meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat luas. Berikut adalah nilai-nilai inti (corporates values) Perseroan:Innovative</p> <p>Budaya berpikir out of the box, smart, dan kreatif untuk membangun produk unggulan</p> <p>Think out of the boxes, smart, and creative to build leading products</p> <p>Customer First</p> <p>Mengutamakan pelanggan sebagai mitra kerja</p> <p>Put priority on customers as a working partner</p> <p>Accountability</p> <p>Dengan senantiasa bertanggung jawab atas amanah yang dipercayakan oleh perusahaan dengan memegang teguh profesionalisme, integritas dan kerja sama</p> <p>With everlastingly responsible for the mandate entrusted by the company with hold professionalism, integrity and cooperation</p> <p>Responsibility</p> <p>Memiliki tanggung jawab pribadi untuk bekerja tepat waktu, tepat sasaran dan dapat diandalkan, serta senantiasa berusaha untuk tegar dan bijaksana dalam menghadapi setiap masalah.</p> <p>Having personal responsibility to work on time, on target and reliable, and continually seeks to stand firm and wise in facing any problem.</p> <p>Eco - Friendly</p> <p>Menciptakan dan menyediakan baik produk maupun jasa layanan yang ramah lingkungan.</p> <p>Create products or services and provide good services environmentally friendly.Visi Perusahaan</p> <p>Menjadi korporasi bidang kesehatan terintegrasi dan mampu menghasilkan pertumbuhan nilai yang berkesinambungan melalui konfigurasi dan koordinasi bisnis yang sinergis.</p> <p>Misi Perusahaan</p> <p>Menghasilkan pertumbuhan nilai korporasi melalui usaha di bidang-bidang :</p> <p>1. Industri kimia dan farmasi dengan basis penelitian dan pengembangan produk yang inovatif.</p> <p>2. Perdagangan dan jaringan distribusi.</p> <p>3. Pelayanan kesehatan yang berbasis jaringan ritel farmasi dan jaringan pelayanan kesehatan lainnya.</p> <p>4. Pengelolaan aset-aset yang dikaitkan dengan pengembangan usaha perusahaan.</p> <p>MAKSUD DAN TUJUAN</p> <p>Maksud dan tujuan Perseroan adalah turut melaksanakan dan menunjang program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya kegiatan usaha di bidang industri kimia, farmasi, biologi dan kesehatan serta industri makanan dan minuman dengan menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.</p> <p>Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha, baik dilakukan sendiri atau pun kerjasama dengan pihak lain, sebagai berikut:1. Mengadakan, menghasilkan, mengolah bahan kimia, farmasi, biologi dan lainnya yang diperlukan guna pembuatan sediaan farmasi, kontrasepsi, kosmetik, obat tradisional, alat kesehatan, produk makanan/minuman dan produk lainnya termasuk bidang perkebunan dan pertambangan yang ada hubungannya dengan produksi sebagaimana disebutkan di atas.</p> <p>2. Memproduksi produk unggulan baik dari pengembangan sendiri maupun kerja sama dengan pihak luar.</p> <p>3. Menyelenggarakan kegiatan pemasaran, perdagangan dan distribusi dari hasil produksi seperti pada poin 1, baik hasil produksi sendiri maupun hasil produksi pihak ketiga, termasuk barang umum, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan usaha Perseroan.</p> <p>4. Berusaha di bidang jasa, yang berhubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, serta upaya dan sarana pemeliharaan dan pelayanan kesehatan pada umumnya, termasuk jasa konsultasi kesehatan.</p> <p>5. Jasa penunjang lainnya termasuk pendidikan, penelitian dan pengembangan sejalan dengan maksud dan tujuan Perseroan, baik yang dilakukan sendiri maupun kerja sama dengan pihak lain.</p> <p>Profil Bisnis PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF), adalah sebuah perusahaan farmasi terbuka yang didirikan pada tahun 1871. Pada saat itu, KAEF adalah satu-satunya perusahaan farmasi di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama NV Chemicallen Handle Rathkamp &amp; Co. Pada tahun 1958, Pemerintah Indonesia menasionalisasi Perusahaan, dan menggabungkan beberapa perusahaan farmasi termasuk KAEF menjadi PNF Bhineka Kimia Farma. Pada tahun 1971, badan hukumnya berubah menjadi Perseroan Terbatas, dan namanya diubah menjadi PT Kimia Farma (Persero). Pada tanggal 4 Juli 2001, KAEF tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Sekarang, Pemerintah Indonesia memiliki persentase terbesar dari kepemilikan saham (90,02%).</p> <p>Sejarah PT Kimia Farma Tbk ("KAEF") berawal di tahun 1817 ketika NV Chemicallen Handle Rathkamp &amp; Co didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda di Indonesia, dan menjadi perusahaan farmasi pertama di Indonesia. Pada tahun 1958, Pemerintah Indonesia menggabungkan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF Bhineka Kimia Farma. Pada tahun 1971, badan hukum Perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas (Perseroan Terbatas), untuk kemudian menjadi Perusahaan Terbuka pada tahun 2001 saat tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Saat ini, kegiatan KAEF yang meliputi manufaktur, perdagangan dan distribusi obat-obatan, penelitian dan pengembangan, farmasi ritel, klinik kesehatan, dan laboratorium klinik. Lima pabrik mendukung bisnis manufaktur KAEF dengan produksi mencapai 302 jenis obat-obatan. KAEF juga merupakan pemimpin dalam pasar ritel farmasi dengan total 500 apotek di Indonesia, sedangkan untuk perdagangan dan distribusi KAEF didukung 44 cabang dan 338 salesman untuk melayani 18.672 outlet yang tersebar di Indonesia. Pada tahun 2012, ada 64 klinik dan 33 laboratorium yang mendukung visi KAEF untuk menjadi perusahaan kesehatan terpadu.Di bawah ini adalah beberapa milestones KAEF hingga saat ini:</p> <p>Dengan semangat inovasi, saat ini KAEF memantapkan dirinya sebagai perusahaan farmasi terintegrasi yang aktif dalam pembuatan obat-obatan, penelitian dan pengembangan, farmasi ritel, klinik kesehatan, laboratorium klinik, perdagangan dan distribusi.BIDANG DAN KEGIATAN USAHA</p> <p>Perseroan memiliki bidang usaha di bidang industri farmasi, yang didukung oleh manufaktur, riset dan pengembangan, pemasaran, distribusi, ritel, dan laboratorium klinik serta klinik kesehatan.</p> <p>Bidang dan Kegiatan Usaha Perseroan</p> <p>PT Kimia Farma Tbk (Holding) - Perusahaan Induk Manufaktur, Riset dan Pengembangan, Pemasaran.</p> <p>Sebagai perusahaan publik sekaligus BUMN, Kimia Farma berkomitment penuh untuk melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik sebagai suatu kebutuhan sekaligus kewajiban sebagaimana diamanatkan Undang-undang No. 19/2003 tentang BUMN.</p> <p>PT. Kimia Farma (Persero) Tbk merupakan sebuah perusahaan pelayanan kesehatan yang terintegrasi, bergerak dari hulu ke hilir. Kimia Farma memiliki bidang usaha utama, yaitu : Industri, yang didukung oleh Riset dan Pengembangan, Pemasaran, Distribusi, Ritel Farmasi, Laboratorium Klinik dan Klinik Kesehatan.</p> <p>Dengan dukungan kuat Riset dan Pengembangan, segmen usaha yang dikelola oleh perusahaan induk ini memproduksi obat jadi dan obat tradisional, yodium, kina dan produk-produk turunannya, serta minyak nabati. Lima fasilitas produksi yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia merupakan tulang punggung dari segmen industri, dimana kelimanya telah mendapat sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan sertifikat ISO 9001, ISO 9002 dan ISO 14001 dari institusi luar negeri. (Llyod's, SGS, TUV)</p> <p>Hasil produksi yang di buat oleh Pabrik Farmasi perusahaan baik produk obat-obat kimia, Formulasi dan herbal, dibagi dalam 6 (enam) lini produksi yaitu etikal, obat bebas, generik, narkotika, lisensi dan bahan baku.</p> <p>Hampir semua kelas terapi diakomodasi oleh produk perusahaan yang terdiri lebih dari 385 item produk dan dipasarkan keseluruh Indonesia serta di ekspor ke beberapa negara melalui jaringan distribusi perseroan atau yang memiliki perjanjian dengan perseroan.</p> <p>Sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya Kimia Farma berkomitmen untuk memastikan pasokan obat generik yang tetap ke pasar.</p> <p>Perusahaan induk ini memproduksi obat-obatan, obat-obatan herbal, yodium, kina dan produk turunannya, serta minyak nabati. Ada lima fasilitas produksi yang tersebar di beberapa kota Indonesia. Pabrik-pabrik ini memproduksi 302 jenis produk sebagai berikut: </p> <p>Dilengkapi dengan laboratorium formulasi dan analisis laboratorium, ekstraksi bahan alami, dan perkebunan percobaan, PT Kimia Farma Tbk (Holding) juga melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan produk baru Perusahaan. Perusahaan Induk ini juga mengekspor produk-produknya untuk memenuhi permintaan obat di negara-negara Asia, Eropa dan Afrika. Kegiatan pemasaran yang didukung oleh sekitar 453 tenaga lapangan, 13.497 dokter dan 1.304 rumah sakit.PT Kimia Farma Apotek (KFA) Ritel Farmasi, Klinik Kesehatan, Laboratorium Klinik.</p> <p>Melalui anak perusahaan ini, KAEF menjadi pemimpin di pasar ritel farmasi dengan 412 apotek di 2012. Penambahan outlet farmasi menjadi salah satu strategi KAEF untuk meningkatkan penetrasi pasar selain melalui program franchise. </p> <p>Sejak tahun 2011, KFA telah melakukan program transformasi dan mengubah visi perusahaan dari jaringan ritel farmasi menjadi jaringan layanan kesehatan yang terkemuka dan mampu memberikan solusi kesehatan masyarakat di Indonesia. Pada tahun 2012 telah dilakukan beberapa hal untuk mengimplementasikan visi KFA yaitu dengan mengembangkan layanan klinik dan meningkatkan pelayanan apotek, laboratorium klinik dan optik. Klinik dan Laboratorium menyediakan layanan pengobatan kuratif, penanganan darurat tingkat pertama, bedah minor, imunisasi, layanan pemeriksaan kesehatan berkala, pemeriksaan kehamilan dan bayi, dll. Pada tahun 2012 terdapat 64 klinik dan 33 laboratorium klinik</p> <p>Fasilitas dan LayananKFA menyediakan layanan kesehatan yang terintegrasi meliputi layanan farmasi (apotek), klinik kesehatan, laboratorium klinik dan optik, dengan konsep One Stop Health Care Solution (OSHcS) sehingga semakin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Pelayanan farmasi menggunakan standar Good Pharmacy Practice (GPP) yaitu standar internasional yang diterbitkan oleh The International Pharmaceutical Federation serta standar yan...</p>