Knalpot Emisi Ok

  • Published on
    24-Dec-2015

  • View
    12

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KNALPOT EMISI OKEB.Latar belakang masalahSalah satu usaha untuk mengurangi polusi udara adalah dengan merancang kendaraan bermotor yang menghasilkan gas buang berkonsentrasi polutan rendah. Dalam penelitian ini, penulis hanya membahas konsentrasi polutan yang dihasilkan oleh system saluran gas buang dari sepeda motor 4 langkah yang mempunyai silinder tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat saluran gas buang yang dilengkapi dengan katalis tembaga, serta untuk mengetahui pengaruh katalis tersebut terhadap penurunan kadar karbon monoksida(CO) dan hidrokarbon (HC) dalam gas buang, tanpa mempengaruhi penurunan unjuk kerja dari sepeda motor Honda Kharisma yang mempunyai silinder tunggal dan empat langkah torak. Diharapkan penelitian ini memiliki manfaat yaitu didapatkan udara bersih dengan tingkat polusi yang rendah dan memperoleh saluran gas buang yang memiliki unjuk kerja yang bagus.Kurangnya perawatan pada sepeda motor dapat mengakibatkan masalah. Hal ini disebabkan karena penggunaan yang berangsur-angsur mengakibatkan terjadi keausan pada komponen mesin sehingga daya motor atau tenaga menjadi menurun. Usaha mengatasi permasalahan tersebut dapat berupa menambah modifikasi pada komponen-komponen sepeda motor seperti penggantian knalpot, penambahan alat penghemat bahan bakar, modifikasi ruang bakar, modifikasi karburator, dan sebagainya, dengan harapan dapat meningkatkan daya motor. Daya motor adalah kemampuan motor bakar untuk menghasilkan tenaga .tenaga ynag kinnerjanya menurun kaibat pemakaian dan kurang terrawat na kondisi mesin akan mengakibatkan kinerja menurun dan proses pembuangan akan menagalami gas belebihan akibat pembakan pada ruang bakar yang tidak sempurna ,oleh karena itu Pemanfaatan serbuk gergaji kayu sengon selama ini hanya sebagai bahan bakar. Ada beberapa manfaaat lain yang dapat diterapkan pada masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan arang aktif serbuk gergaji kayu sengon sebagai adsorben logam Pb pada emisi sepeda motor 4 tak yang selama ini menjadi penyebab timbulnya polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk 1.memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu sengon menjadi barang yang bernilaitambah khususnya sebagai adsorben. 2.mengetahui efektifitas adsorben serbuk gergaji kayu sengon dalam mengadsorbsi Pb yang terkandumg dalam asap sepeda motor 4 tak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel adalah Pb yang terkandung dalam asap sepeda motor 4 tak. Teknik analisis sampel dengan metode spektroskopi menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa: 1.serbuk gergaji kayu sengon dapat dijadikan adsorben sehingga mampu menaikkan nilai tambah 2.adsorben dari serbuk gergaji kayu sengon dapat mengadsorbsi Pb pada emisisepeda motor 4 tak sebesar + 29,4179%. dari proses konversi energi panas menjadi tenaga putar

Transcript

21

A. Judul Kegiatan :KNALPOT EMISI OKEB. Latar belakang masalahSalah satu usaha untuk mengurangi polusi udara adalah dengan merancang kendaraan bermotor yang menghasilkan gas buang berkonsentrasi polutan rendah. Dalam penelitian ini, penulis hanya membahas konsentrasi polutan yang dihasilkan oleh system saluran gas buang dari sepeda motor 4 langkah yang mempunyai silinder tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat saluran gas buang yang dilengkapi dengan katalis tembaga, serta untuk mengetahui pengaruh katalis tersebut terhadap penurunan kadar karbon monoksida

(CO) dan hidrokarbon (HC) dalam gas buang, tanpa mempengaruhi penurunan unjuk kerja dari sepeda motor Honda Kharisma yang mempunyai silinder tunggal dan empat langkah torak. Diharapkan penelitian ini memiliki manfaat yaitu didapatkan udara bersih dengan tingkat polusi yang rendah dan memperoleh saluran gas buang yang memiliki unjuk kerja yang bagus.Kurangnya perawatan pada sepeda motor dapat mengakibatkan masalah. Hal ini disebabkan karena penggunaan yang berangsur-angsur mengakibatkan terjadi keausan pada komponen mesin sehingga daya motor atau tenaga menjadi menurun. Usaha mengatasi permasalahan tersebut dapat berupa menambah modifikasi pada komponen-komponen sepeda motor seperti penggantian knalpot, penambahan alat penghemat bahan bakar, modifikasi ruang bakar, modifikasi karburator, dan sebagainya, dengan harapan dapat meningkatkan daya motor. Daya motor adalah kemampuan motor bakar untuk menghasilkan tenaga .tenaga ynag kinnerjanya menurun kaibat pemakaian dan kurang terrawat na kondisi mesin akan mengakibatkan kinerja menurun dan proses pembuangan akan menagalami gas belebihan akibat pembakan pada ruang bakar yang tidak sempurna ,oleh karena itu Pemanfaatan serbuk gergaji kayu sengon selama ini hanya sebagai bahan bakar. Ada beberapa manfaaat lain yang dapat diterapkan pada masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan arang aktif serbuk gergaji kayu sengon sebagai adsorben logam Pb pada emisi sepeda motor 4 tak yang selama ini menjadi penyebab timbulnya polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk

1. memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu sengon menjadi barang yang bernilai

tambah khususnya sebagai adsorben.

2. mengetahui efektifitas adsorben serbuk gergaji kayu sengon dalam mengadsorbsi Pb yang terkandumg dalam asap sepeda motor 4 tak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel adalah Pb yang terkandung dalam asap sepeda motor 4 tak. Teknik analisis sampel dengan metode spektroskopi menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom.

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa:

1. serbuk gergaji kayu sengon dapat dijadikan adsorben sehingga mampu menaikkan nilai tambah

2. adsorben dari serbuk gergaji kayu sengon dapat mengadsorbsi Pb pada emisisepeda motor 4 tak sebesar + 29,4179%. dari proses konversi energi panas menjadi tenaga putarSelain penggunaan Zat arang aktif , yang berperan dalam sistem

Pembuangan adalah sistem kompresi pencampuran bahan bakar denagn oksigen . Sistem ini memiliki fungsi yang penting. Tanpa adanya sistem tersebut mesin sepeda motor tidak akan hidup. Komponen yang mempunyai peranan pada sistem motor bensin adalah busi. Busi berfungsi untuk menghasilkan loncatan/percikan bunga api, sehingga dapat tejadinya ledakan kompresi. Berdasarkan jenis bahan pada pusat elektrodanya, busi dibagi menjadi busi standart, busi platinumdan busi iridium. Busi standart pusat elektrodanya terbuat dari nikel, busi platinum pusat elektrodanya terbuat dari platinum, sedangkan busi iridium pusat elektrodanya terbuat dari iridium.

Dari berbagai permasalahan yang telah diuraikan di atas Dari hasil analisis penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut : Penambahan zat arang aktif dapat meningkatkan unjuk mengurangi pembuangan bagi motor bensin 4 tak bersilinder tunggal. Hal ini dapat dilihat dengan penurunannya gas buang yang di hasil kan oleh pembakaran , dan efisiensi termis, serta menurunkan emisi gas buang, bahan bakar spesifik. Unjuk kerja motor bensin empat langkah honda karisma akan optimum jika didalam saluran gas buangnya dibuat dengan pipa tembaga straigh through yang diisikan serabut tembaga sebagai katalis seberat maksimal 200 gram.

Konsentrasi polutan gas karbon monoksida dan HC terbaik dicapai juga dengan penambahan berat katalis 200 gram. Konsentrasi polutan karbon monoksida turun 47,53%, jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (control 3), sedangkan konsentrasi polutan HC turun 33,53 %.

Perumusan masalah

Masalah bagi pemilik kendaraan kurang terawat dan jadul dapat dirumuskan sebagai masalah utama penipisan lapisan ozon (global worming) yang di akibatkan kurang bagus pengeluaran gas pada knalpot yang di akibatkan nya menurun nya kondisi mesin kendaraan bermontor.

Setiap harinya penguna kendaraan bermontor mengeluargan gas yang berlebihan sehingga dapat merusak lapisan ozon , Untuk itu diperlukan suatu modifikasi atau perangkat khusus yang dapat mengurangi pengeluaran gas yang berlebihan pada kendaraan bermontor. sehingga lingkungan hidup lebih sehat akibat penurunan emisi gas buang yang di akibatkanya oleh factor turunnya kinerja mesin bermontor pribadi. C. Tujuan

Tujuan dari kegiatan PKM-T yang diajukan ini adalah mendesain dan membuat knalpot yang bisa mengurangi pulutan, gas buang yang di hasilkan oleh sisa-sisa Bahan Bakar dan emisi Gas Buang akan di serap oleh zat arang aktif sehingga memungkinkan pemilik kendaraan pribadi untuk mengurangi pulutan akibat aktifitas bermotor yang sering di gunakan sehari-hari. D. Luaran yang diharapkan

Luaran yang diharapkan dengan didanainya kegiatan PKM T ini adalah KNALPOT EMISI OK akan dapat mengurangi konsentrasi polutan yang timbul dan dapat meningkatkan unjuk kerja mesin. untuk meredam suara yang timbul akibat adanya tekanan gas yang keluar dari saluran knalpot ,Dan juga untuk mendapatkan hasil yang baik dalam mengurangi konsentrasi polutan CO dan HC dari gas buang ruang bakar, luaran yang kami capai lainya alas an dibuatnya artikel yang mengulas KNALPOT EMISI OK mengurangi polusi yang di akibatkan oleh penurunan kondisi mesin yang mengakibatkakn gas buang yang berlebihan yang menjadikan polusi. Dan dapat mengurangi nya konsentrasi polutan yang timbul dan dapat menurunkan polusiakibat gas buang mesin bermontor.Selain itu, luaran yang diharapkan adalah meningkatnya budaya berkreasi serta inovasi pada mahasiswa sesuai dengan bidang keahliannya serta jika memungkinkan dapat memasarkan produk hasil pendanaan PKM-T yang diajuikan ini.

E. Kegunaan

Kegunaan yang akan diperoleh dari adanya kegiatan ini adalah dibuatnya KNALPOT EMISI OK dapat dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk Mengurangi pencemaran polusi akibat dari penurunan mesin bahan bakar dari Emisi gas buang. Selain itu, dilatar belakangi dengan meningkatnya penguna kendaraan bermotor di Indonesia pembuatan KNALPOT EMISI OK nantinya akan dijadikan sebagai pembuka peluang usaha bagi mahasiswa. Solusi akan menurunnya polutan di Indonesia yang di akibatkannya oleh banyaknya kendaraan bermotor di Indonesia, juga merupakan salah satu kegunaan dari pengajuan kegiatan PKM-T ini.F. Tinjauan pustaka

Proses Pembakaran

Pembakaran sebagai reaksi kimia atau reaksi persenyawaan bahan bakar di campur dengan oksigen menhasilkan gas yang masuk melalui manipol menuju ruang bakar. Mekanisme pembakaran sangat dipengaruhi oleh karbulator yang keadaan dari keseluruhan proses pencampuran bahan bakar dengan oksigen yang pembakaran dimana atom-atom dari komponen yang dapat bereaksi dengan oksigen dan membentuk produk yang berupa gas. Bila oksigen dan hidrokarbon tidak bercampur dengan baik, maka akan terjadi proses cracking dimana pada nyala akan timbul asap. Pembakaran seperti ini dinamakan pembakaran tidak sempurna (Toyota Step 2, bahan bakar group hal: 2-3).

a. Jenis Pembakaran pada Motor Bensin

1) Pembakaran normal (sempurna)

Pembakaran normal adalah dimana bahan bakar dapat terbakar seluruhnya pada saat dan keadaan yang dikehendaki.

2) Pembakaran tidak sempurna (tidak normal)

Pembakaran tidak sempurna adalah pembakaran dimana nyala api dari pembakaran ini tidak menyebar secara teratur dan merata sehingga menimbulkan masalah atau bahkan kerusakan pada bagian-bagian motor(Suyanto, 1989 : 257).

KNSLPOT EMISI OK

Gambar 1. Model knalpot standart pabrikKNALPOT EMISI OK adalah system untuk mengurangi polusi yang di akibatkan proses pembakaran yang tidak sempuna akibat penurunan kwalitas mesin. Penurunan Kadar Emisi Gas Buang Karbon Monoksida (CO) dengan Penambahan Arang Aktif Sebesar 50 gram Pada Kendaraan Motor Honda di Balai Lingkungan Hidup Yogyakarta 2009. Rata rata konsentrasi kadar emisi gas buang karbon monoksida (CO) sebelum penambahan sebesar 5,49 persen, sedangkan setelah diadakan penambahan dengan arang aktif diperoleh hasil rata rata sebesar 5,35 persen. Dengan demikian terjadi penurunan rata rata sebesar 0,14 persen atau dengan prosentase penurunan rata rata sebesar 2,57 persen, jika dibandingkan dengan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta tentang standard baku mutu sumber bergerak kendaraan bermotor yaitu 4,5 persen berarti emisi masih berada diatas standard baku mutu yaitu 5,35 persen.

Hasil Penelitian Pre dan Post test, Selisih, Penurunan Kadar Emisi Gas Buang Karbon Monoksida (CO) dengan Penambahan Arang Aktif Sebesar 100 gram Pada Kendaraan Motor Honda di Balai Lingkungan Hidup Yogyakarta 2009. Rata rata konsentrasi kadar emisi gas buang karbon monoksida (CO) sebelum penambahan sebesar 5,49 persen, sedangkan setelah diadakan penambahan dengan arang aktif diperoleh hasil rata rata sebesar 4,33 persen. Dengan demikian terjadi penurunan rata rata sebesar 1,16 persen atau dengan prosentase penurunan rata rata se