KULIAH 1 STIKES

  • Published on
    06-Jul-2015

  • View
    188

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<p>PARASITOLOGI UMUMEMMA MARDLIYAH, dr. Staf Parasitologi FK UNJANI</p> <p>PARASITOLOGI???? PARASIT????</p> <p>DefinisiParasitologi: Ilmu yang mempelajari organisme yang hidup untuk sementara atau menetap di dalam atau pada permukaan organisme lain dengan maksud untuk mengambil sebagian atau seluruh kebutuhan makanannya serta mendapat perlindungan dari organisme lain tersebut</p> <p>DefinisiParasitisme: hubungan timbal balik antara hewan atau tumbuhan yang menghabiskan sebagian atau seluruh siklus hidupnya dengan organisme lain dari spesies yang berbeda (Cheng, 1973) Parasit (sites=makanan, parasit=orang yang ikut makan): organisme yang mengambil makanan serta mendapat perlindungan dari organisme lain Hospes/tuan rumah: organisme yang mengandung parasit</p> <p>Pembagian ParasitPROTOZOA ZOOPARASIT METAZOA HELMINTHS</p> <p>PARASITOLOGIPARASIT FUNGUS PHYTOPARASIT BAKTERI</p> <p>ARTHROPODA</p> <p>MIKOLOGI</p> <p>BAKTERIOLOGI</p> <p>SPIROCHAETA DAN VIRUS</p> <p>VIROLOGI</p> <p>Parasit obligat (permanen): tidak dapat hidup tanpa hospes Parasit fakultatif (oportunis): dapat hidup bebas, sewaktu-waktu jadi parasit sewaktuParasit temporer (intermitten): sebagian masa hidupnya hidup bebas, sebagian menjadi parasit Parasit koprozoik/spuria/palsu Parasit insidentil: ada di organisme yang bukan hospesnya Pseudoparasit: artefak mirip parasit</p> <p>Parasit menurut kerusakan yang ditimbulkannyaParasit patogen: menyebabkan gangguan baik lokal maupun sistemik Parasit apatogen: tidak menimbulkan kerusakan bagi hospes bersifat komensal</p> <p>Parasit menurut tempat hidupnyaEktoparasit: pada permukaan tubuh hospes infestasi Endoparasit: dalam tubuh hospes infeksi InfeksiInfeksi-infestasi parasitosis</p> <p>Superinfeksi: bila terjadi reinfeksi parasit yang sama Autoinfeksi: reinfeksi yang terjadi oleh parasit yang sudah ada dalam tubuh Autoinfeksi interna: langsung Autoinfeksi eksterna: keluar tubuh terlebih dahulu misalnya dari anal ke mulut melalui tangan</p> <p>HospesHospes definitif/terminal: tempat parasit dewasa mengadakan reproduksi seksual Hospes perantara/intermediate host: tempat parasit mengalami sebagian siklus hidupnya dan atau tempat reproduksi aseksual Hospes penyerta: hospes yang dapat dihuni parasit tertentu walaupun bukan tuan rumah definitifnya Hospes paratenik: tak terjadi perkembangan parasit</p> <p>Vektor: hospes yang menularkan parasit kepada manusia arthropoda Vektor mekanik Vektor biologis: sebagian siklus hidup parasit terjadi pada tubuh vektor</p> <p>KlasifikasiKingdom Subkingdom Phylum Class Ordo Genus Species</p> <p>Sumber InfeksiTanah/air terkontaminasi Makanan Arthropoda penghisap darah Binatang Tumbuhan air Manusia lain Diri sendiri</p> <p>Tempat/Cara masuk ParasitMulut Menembus kulit Gigitan arthropoda Inhalasi Transplasental/kongenital Transmammary Hubungan seksual Jarum suntik Transfusi darah Transplantasi jaringan</p> <p>Morfologi ParasitProtozoa Metazoa satu sel Helminth, arthropoda</p> <p>Perubahan morfologi terjadi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya</p> <p>Siklus HidupSumberi infeksi Cara masuk parasit Perjalanan parasit dalam tubuh hospes perubahan stadium</p> <p>Kerusakan yang ditimbulkan parasit Respon tubuh terhadap parasit Cara penularan kepada orang lain</p> <p>Siklus HidupReproduksi: seksual, aseksual Ada yang bersifat hermafrodit Stadium infektif: stadium yang masuk kedalam tubuh manusia Stadium diagnostik: stadium yang ditemukan di bahan pemeriksaan, untuk membantu penegakan diagnosis Siklus hidup penting untuk penatalaksanaan penyakit (pengobatan, pencegahan, pemberantasan)</p> <p>Parasitologi Medik1. Helmintologi: Klas Nematoda Klas Trematoda Klas Cestoidea 2. Entomologi: Arthropoda 3. Protozoologi: Protozoa</p> <p>Sepuluh infeksi parasit yang penting di dunia (WHO, 1985)1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.</p> <p>Ascaris lumbricoides Cacing tambang Plasmodium sp. Trichuris trichiura Amoeba Filaria Schistosoma sp. Giardia lamblia Trypanosoma sp. Leishmania sp. .</p> <p>Penatalaksanaan Penyakit ParasitTerapi penderita dengan adekuat (non invasif, invasif) Edukasi Perbaikan hygiene, sanitasi lingkungan Pemberantasan vektor</p> <p>Kebijakan Pemerintah PENTING Koordinasi lintas program lintas sektoral !!</p> <p>SEKIAN DAN TERIMA KASIH</p>