Kumpulan Puisi

  • Published on
    05-Aug-2015

  • View
    48

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

<p>Berikut adalah kumpulan puisi sahabat, puisi cinta, dan puisi perpisahan SAHABAT Sahabatku adalah tetesan embun pagi yang jatuh membasahi kegersangan hati hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari dalam kesejukan Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya yang menemani kesendirian rembulan yang berduka hingga mampu menerangi gulita semesta dalam kebersamaan Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan hingga mampu memberikan keteduhan dalam kedamaian Wahai angin pengembara kabarkanlah kepadaku tentang dirinya Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci yang jernih mengalir tiada henti hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri dalam kesegaran Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun dalam kesucian Sahabatku adalah untaian intan permata yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara hingga mampu menebar pesona jiwa dalam keindahan Wahai burung duta suara ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya</p> <p>KENANGAN INDAH biduk di langit masih kering tertawa melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal menari kata dalam balutan puisi membingkaikan rasa dalam bait puisi adalah aku aku bercinta dengan kata dan merangkai menjadi satu kenangan indah dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku kutemukan ada detak lemah setia PENCIL KEHIDUPAN Garis yang tadinya tak mampu kulukis kita membentang jauh Kaulah yang memegang tanganku mengarahkan jari ini agak tak lunglai memegang pensil kehidupan. Menjaga dengan senyuman agar hati ini tak letih menyambung garis yang banyak terputus. CINTA ITU Cinta itu hutan meneduhkan, cantik tapi kadang kita tersesat di dalamnya Cinta itu matahari panas membakar tapi ia berguna Cinta itu hujan selalu kita berlari agar tak terguyur tapi selalu kita kenang saat kemarau menyerang cinta itu awan kadang berarak beriringan kadang hilang tak tahu kemana cinta itu kamu kadang menyebalkan tapi juga kurindukan</p> <p>BERSAMA Kita merasakan tangan yang saling menggenggam tanpa tahu siapa yang menggenggam siapa keduanya saling berkelindan mengayun mengikuti nafas langkah kaki hingga kita sama-sama lupa, rasanya berjalan tanpa bersama PUISI UNTUK SAHABAT sahabatku seberat apapun masalahmu sekelam apapun beban hidupmu jangan pernah berlari darinya ataupun bersembunyi agar kau tak akan bertemu dengannya atau agar kau bisa menghindar darinya karena sahabat.. seberapa jauhpun kau berlari dan sedalam apapun kau bersembunyi dia pasti akan menemuimu dalam sebuah episode kehidupanmu sahabatku alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati dan mengkilapnya lantai nuranimu hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran ditambah sedikit penganan keteguhan sahabat. dengan begitu sepulangnya ia dari rumahmu akan kau dapati dirimu menjadi sosok yang tegar dalam semua keadaan dan kau pun akan mampu dan lebih berani untuk melewati lagi deraan kehidupan dan yakinlah sahabat..</p> <p>kaupun akan semakin bisa bertahan kala badai cobaan itu menghantam KAU TELAH MATI selamat datang, walau kamu pergi aku tak mampu terbang, aku tak mampu berlari aku hanya bisa memandangmu dari sini biarlah kamu mampu biarlah aku sendu aku yakin, meskipun kau membunuhku masih ada sisi terangmu emas tak bisa takhlukan aku UNTUK SAHABAT Angan hidupku melayang Disaat aku mengingatmu Banyak kata yang tak sempat kuucap Berlalu cepat kau tinggalkan aku Tinggalkan semua cerita Yang layak kukenang Wahai sahabat .. Kurindu canda tawamu Namun Semua itu hanyalah sejuta mimpi Kerapuhan hatiku, terjamah sudah Saat kau kembali kepadaNya Bersama dua cahaya yang menyertaimu Tuk slamanya hingga akhir hayatku Kau ada di hatiku Sahabat. JAUHI LANGKAHKU Kini,terasa malam menyekam peluh jiwa ku Aku terdiam pada malam membisu Kemanakah jiwanya terbang tinggalkan jiwa ini? Tak ku dengar lagi Nafasnya menyentuh hati ku</p> <p>Aku terdiam di sudut bisu Mencoba tegar menahan linangan ku Kini,ketakutan ku hadir kembali Kau buka pinu hati yang telah lama rapuh Hanya untuk sesaat berlabuh di hati ku Lepaskan nafas ku Jauhi langkah ku Biarkan malam yang menemani sedih ku Biarkan angin yang membawa dirimu pergi dari hidup ku AKU Aku benar-benar sendiri Terabaikan dan tak ada yang peduli Apa ini yang dinamakan takdir Atau ini hanyalah suatu peran yang harus kujalani dan akan berakhir. Dengan langkah sigap dan tujuan pasti, kuawali hari Berharap kesulitan tak menhampiri kutentukan misi Tapi apa yang terjadi Aku masuk ke dalam dunia yang sama sekali tak ku mengerti Aku hanyalah seorang pemimpi yang selalu lari dari kenyataan Tenggelam dalam kerapuhan dan terus larut dalam kesedihan Aku hanyalah seorang pecundang yang takut akan rin tangan dan kekalahan Yang kini mencoba merangkai mimpi dan harapan UNTUK KEKASIH, SAHABAT DAN GURUKU Hari ini tak adalagi Puisi yang ku tulis untukmu Hari ini tiada lagi Kata-kata indah yang ku ungkapkan padamu Semua terdiam dan termangu Hanya air mata yang menetetes di pipimmu Oh sayangku, hapuslah air matamu</p> <p>Kutaksanggup melihat semua itu Sungguh aku cinta. . . . . . . . . . . . Padamu kuucapkan sejuta terimakasih Karenamu tinggalkan kenangan Yang tak terhapuskan Kaulah pelipur hati disaat lara Temanku, disaat suka dan duka Sejuta kenangan indah Kala canda tawa kita . . . . .. . . . . Bersamamu Aku belajar untuk membaca Kepadamu aku berlatih tentang asa Kau lukiskan indahnya mega Kau tuturkan tulusnya surya Kini ku berada didepan pintumu Aku harus melangkah meninggalkanmu Untuk teruskan perjalanan . . . . . . . Ku tak kuasa melihat semua ini Kutak mampu melihat airmatamu Yang terus menetes Hingga luluhkan hatiku Haruskah kuteteskan airmata ini Haruskan kupeluk kau dan tak pernah Kulepas lagi Hanya kaulah sang kekasih . . .. . . Hati yang dulu mampu tersenyum.. Kini hanyaterharu dan pilu Mengapa ini semua Begitu cepat berlalu Dulu kita pernah belajar bersama Bermain bersama Bahkan sempat bermain Cinta Kini kita harus meniti jalan sendiri-sendiri Untuk menyebrang ke . . . . .. .</p> <p>Masa depan yang cerah Itu harapanku Mengejar cita, itu perintahmu Sungguh begitu tulus kasihmu Begitu besar pengorbananmu Meski aku sering menentangmu Walau aku selalu menyangkalmu Kau tetap berdiri didepan Untuk mengajariku Kau tetap bercerita Tentang indahnya loka. . . . . . Kekayaan yang paling berharga dihatiku Adalah aku pernah memilikimu Dan kebahagiaan yang paling inidah dalam hidupku Adalah saat ku menatap wajahmu Jangan menangis sayang Janganlah kau bersedih hati Dan biarlah kau hanya menjadi Bayang indah yang harus kutinggal . . . . Pergi, kita semua harus pergi Untuk lepaskan kebersamaan ini Kita bepencar kian kemari untuk menempuh cita didalam hati dan kaulah sahabatku yang se . . . . jati dirimu pancarkan cahaya ilmu yang menuntunku disetiap waktu yang mengiringi disetiap langkahku yang menerangi didalam kehidupanku dan hanya terimakasih yang mampu ku ucapkan padamu Biarkanlah kami melangkah pergi Untuk teruskan perjalanan ini Semua kisah yang pernah terjadi Tetap kenanglah didalam Hati.</p> <p>kumpulan puisi-puisi paling romantis, terindah,mesra buat pacar yang paling tersayang KEKASIH Kekasih Laksana cermin dalam resonansi jiwa Yang menggetarkan palung hati hingga keraga Dan menghantarkan kehangatan bara dari bekunya hati sang kelana kekasih kesetiaan agung pada dera kerinduan laksana pantai menanti ombak dalam pelukan yang teredam pada dalamnya kebisuan kekasih seperti bunga yang menjaga tingginya kuncup pucuk-pucuk kasihmu tak juga meredup mencumbui lautan sukma yang kuyup dalam serenade desiran angin sayup kekasih karang-karang kesabaran yang tumbuh di lubuk kalbu meleburkan kebimbangan sang peragu saat luka kuburkan semburat hasrat perindu dari kelam kelabu cerita lalu kekasih butiran hujan yang jatuh selayak mutiara terbungkus rapi dalam kado asa untuk kau buka jika saatnya tiba andai mampu kusibak jendela masa kekasih sanjung puji dalam serambi janji terucap lugas pada paras sejati demi ikrar atas cinta suci rekatkan dua hati yang terpatri ============================ Jujur ku katakan kepada mu aku sayang kamu</p> <p>Aku mencintaimu setulus hati ku Bagi ku hanya kaulah penerang hidupku Tlah berulang kali ku coba Mencari pengganti dirimu Membuka hati untuk yang lain Namun semua sia-sia Dan ternyata cinta ini hanya untuk mu Mungkin memang aku yang bersalah Karna ku tak pernah menjadi seperti apa yang kau mau Andai ku memahami dirimu lebih dari segalanya Pasti kau dan aku akan bersama selamanya Tapi kini kau pergi tinggalkan aku Kasih. Salah kah aku tak bisa menjaga hatimu di hati ku Salah kah aku tak memahami dirimu Kasih Kini aku kan melupakan mu Aku kan mencoba membuka hati tuk yang lain Aku terus mencoba dan terus mencoba melupakanmu Namun aku tetap tak bisa Karma Hanya hati mu yang kini ada dihatiku Sampai kapanpun kau kan selalu dihati ku Dan sampai kapan pun aku tak kan bisa melupakanmu ada lagi nech kerinduan terdalam entah mengapa setiap detik ku selalu mengingat wajahmu entah mengapa.. setiap ku merenung teringat namamu.. entah mengapa ini terjadi padaku tak bisa kutahan gejolak rasa rindu tak bisa kutahan mendengar suaramu</p> <p>tak bisa kutahan ingin berjumpa denganmu tak bisa kutahan derap langkahku segera menghampirimu. ku mohon terus pertahankan rasa ini kumohon jangan pisahkan ia dari diri.. ini kumohon berikan kebahgian ini abadi semoga ini menjadi cinta terakhir untuk ku. ======================================= Bilakah kerinduan yang merasuk menjalar laksana virus yang mematikan setiap keresahan Menumbuhkan titik titik cinta yang terbenam sejak lama Tumbuh menerawang cahaya Melihatmu,manatapmu,menjamah gulir air cinta Yang bersemayam indah di antara 2 jiwa Aku berdiri disini menatap derasnya alir cinta yang tercipta Merangkai keindahan di antara pikir di balik gundah Hey bidadari yang tengah menerawang jauh Mamandang waktu yang berpijak kata LOVE Mancoba memeluk erat setiap bayangan Akulah yang berdiri memandangmu jua Berharap engkau melihatku berdiri tegak Menopang ribuan cinta yang ku rangkai Hanya untukmu Semogaitu untukmu sampai entah Tanganku kuat menopang nya Ataukah kau akan berdiri di sampingku mengangkat tinggi Bersama rangkaian je suis tombe amoureux de toi Sampai kita tak mampu lagi membuka mata =================================== Lantunan kidung jiwa yang mengalun Diantara hembusan hembusan nafas Saat bibir terhenti sejenak untuk mengucap Lonceng lonceng rindu bergema mencipta rangkaian nada Untuk seberkas cinta yang terjalin sudah Diantara senja Rintihan malam membawa kedamaian hati Saat dua hati melangkah mendekat manja</p> <p>Mengikat cinta yang terdalam.. Rembulan tersenyum.. Bersama lesung pipit bintang Memandang jauh dua insan Laksana pijar bintang Cinta ini pun terangi jiwa yang gelap Laksana panas api asmara Membakar bekunya darah yang menggumpal Entah berapa lama Menyejukkan hati bersama cinta yang kau hembuskan padaku sampai penghujung usia masih ada lagi Tolong obati sedihku sedih yang tak terperikan Aku tak perduli meski dusta yang terucap katakanlah walau hanya 1 kali saja; katakan kau inginkanku berbaring disisimu walau kutahu kau telah serahkan ragamu padanya katakan kau ingin kubelai hitam rambutmu walau kau berhias hanya untuk dirinya Dustamu adalah untaian mutiara saat kau berkata kasihmu hanya untukku Biar kubawa kata kata itu kata terakhirmu itu tuk temani malamku yang tak akan pernah bersamamu lagi dan jangan bunuh aku dengan kata kau tak pernah menyayangiku</p> <p>KETULUSAN CINTAKU Engkau awan yang selalu berikan hitam dan putih jiwaku, yang memancarkan aura cinta, yang memanggilku untuk memberimu tulus cinta dari hatiku, Bintang, jagalah dirinya dari gelap malam, saat kau kelipkan cahayamu, berikanlah dia selalu mimpi indah tetang kita berdua, Bulan, teduhkan hati dan jiwanya di saat rindu datang diantara kita berdua, wujudkanlah cinta yang tulus dan sejati antara diriku dan dirinya, karena diriku menyayanginya mencintainya dan selalu merindukanya..</p> <p>Di bawah adalah kumpulan puisi sedih, puisi cinta, puisi sahabat : PUISI TERAKHIR BJ HABIBI Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi. Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini. Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini. Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku . ====================</p> <p>DIRIMU,, hanya dirimu belahan jiwa diriku hanya dirimu jantung hatiku hanya dirimu cahaya hati diriku hanya dirimu segala bagi diriku jangan pernah letih mencintai diriku jangan pernah letih sayang pada diriku karena dirimu bagian raga dalam hatiku jujur diriku tidak sanggup jika harus kehilangan dirimu jujur diriku tidak rela jika dirimu bersanding dengan yang lain sampai kapanpun diriku nie akan selalu disamping diriku walau nyawa diriku pertaruhannya. ===================== MENGERTI Aku berhenti terlalu lama pada sebuah tepian. Meratapi apa yang terjadi, kemudian menangis. Memandang sungai di hadapanku. Ada pantulan wajahku yang lelah, penat, penuh dengan emosi. Aku biarkan diri ini terdiam lebih lama di sana. Hanya memandangi sungai dan pohon-pohon dari kejauhan. Ketika aku ingat lagi apa yang aku jalani Aku menangis lagi, menangis lebih keras Ada beberapa orang menyapa mengajakku bangkit mengajakku menempuh jalan yang sama dengan mereka Tapi, lagi-lagi aku bergeming kembali menatap sungai yang alirannya deras, bergerak melintasi bebatuan kerikil, batu-batu besar tak menjadi penghalang air itu Aku tatap langit yang begitu luas awan-awan berarak menghiasinya, indah subhanallah begitu indah Kupandang gunung tinggi di kejauhan Kutatap pohon-pohon besar di dekatku</p> <p>Cukup bagiku untuk mengerti aliran deras air itu yang tak pernah kalah dengan batu besar sekalipun langit luas merona tak akan habis menyimpan berjuta rindu pohon-pohon besar...</p>