Laporan stase KKP

  • Published on
    08-Nov-2015

  • View
    9

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Stase KKP

Transcript

<p>JADWAL KEGIATAN STASE KKP DAN PDAM</p> <p>NoHari / TanggalTopik BimbinganPembimbing</p> <p>1.Selasa21 April 2015Melapor dan membawa surat ke PDAME. Genah</p> <p>2.Rabu22 April 2015KKP Bandaradrg. Sanil</p> <p>3.Kamis23 April 2015PDAME. Genah</p> <p>KKP Pelabuhandr. Pingkan. P</p> <p>MATERI BIMBINGAN (RINGKASAN)</p> <p>1. KKP ( Kantor Kesehatan Pelabuhan) Udara Kelas II ManadoHari / Tanggal:Selasa 21 April 2015Jenis Kegiatan:BimbinganPembicara:drg. Sanil</p> <p>Ringkasan Materi / Bimbingan :KKP = Kantor Kesehatan Pelabuhan merupakan unit pelaksanaan (vertikal) teknis pusat yang bertanggung jawab langsung dan di kelolah oleh oleh menteri kesehatan yang di tempatkan di daerah melalui direktorat jendral P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan lingkungan).KKP udara kelas II Manado ini wilayah kerjanya meliputi Bandara Samratulangi, bandara Naha, Bandara Talaud dan beberapa pelabuhan.Visi KKP udara Bitung: Mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan.Misi KKP udara Bitung:1. Menciptakan komunitas dan lingkungan bandara/pelabuhan yang sehat2. Meningkatkan kinerja dan mutu program yang berhasil guna.3. Memenuhi dan meningkatkan profesionalisme pelayanan publik.4. Memberdayakan masyarakat sadar dan peduli cegah tangkal penyakit.5. Memperkuat dan memperluas jejaring kerja.Prinsip : Cegah tangkal penyakit menular yang berpotensi menjadi KLB/WabahFungsi :1. Melakukan cegah tangkal penyakit karantina dan PHEIC (Public Health Emergency of International Concern) di lingkungan bandara, pelabuhan, dan PLBD (Pos Lintas Batas Darat).2. Melakukan perawatan kesehatan terbatas.3. Melakukan perawatan kesehatan Matra.4. Melakukan surveilens epidemiologi nasional. 5. Melakukan Sistem Kewaspadaan Dini</p> <p>Penyakit karantina : PES, Colera, Yellow Fever, Cacar, TyphoidPenyakit potensi wabah : flu burung, flu babi, antrax, SARS, lepra, disentri.Pos Lintas Batas Darat (PLBD) : 1. Kalimantan2. Irian Papua3. Timor timor</p> <p>2. PT. AIR MANADO (PDAM)Hari / Tanggal: Kamis 23 April 2015Jenis Kegiatan:BimbinganPembicara:Bpk E. Genah</p> <p>Ringkasan Materi / Bimbingan :PT Air Manado (PDAM) : Menyuplai air ke masyarakat kota ManadoInstalasi ada :1. Paal 2A Konvensional (Bagian utara: Tuminting)2. Paal 2B Instalasi DGremot (Paal 2, Tikala, Wenang)3. Instalasi Lota (Malalayang, Pineleng, Winangun, Teling)4. Pancuran 9 (Winangun I, Winangun II, Batu Kota)5. Malalayang (Malalayang I, Malalayang II)6. Sea7. KokaAda 2 jenis Air yaitu :1. Air bersih yaitu air yang diolah2. Air minum yaitu air yang diolah dan langsung diminumPengawasan dilakukan oleh Departemen Kesehatan kota Manado. Air baku dipengaruhi iklim baik secara kualitas maupun kuantitas. Air dari Daerah Aliran Sungai Tondano di tampung dahulu lalu dilakukan screening dan uji laboratorium, kemudian memasuki proses koagulasi dengan menggunakan Alumunium Sulfat (penjernih air, 100 gram/Liter air baku, yang dilarutkan sehingga mengandung Alumunium Sulfat 10%) dan kemudian mengalami flokulasi yaitu pembentukan endapan segmentasi yang mengendap secara gravitasi dan disaring dalam fase filter. Air yang telah tersaring di teruskan ke reservoir dan kemudian ke konsumen.</p> <p>Pengolahan air menggunakan 2 metode yaitu :1. Full water treatment process(instalasi Paal 2A dan Paal 2B) kimia (setiap 6 bulan) dan bakteriologi2. Parsial water treatment process bakteriologiMusim panas tidak menggunakan bahan kimia (Parsial treatment water).Proses parsial apabila &lt; 5 NTU. Parsial ini merupakan proses desinfeksi biasanya di daerah lota. Full biasanya &gt; 5 NTU dan menggunakan proses penuh ini biasanya di lakukan di daerah pall 2. Bahan desinfektan digunakan Kaporit dengan dosis 2 mg/L air baku. Batasan bakteriologi untuk air bersih yaitu jumlah bakteri E. Coli &lt; 10/100 ml air, dan untuk air minum yaitu &lt; 1/100 ml air. Daerah Paal 2 memiliki tingkat kekeruhan air &gt;5NTU mengakibatkan pH turun sehingga digunakan Kapur untuk menaikan pH. Menurut WHO pH normal adalah 6,5-9,2.Proses penyaringan menggunakan pasir : 1. Pasir cepat2. Pasir lambatPerbedaan kedua pasir tersebut ada dalam diameternya.PT. Air Manado (PDAM) mengalirkan air di kota Manado melalui 4 jalur:1. Sonning 1 : Daerah utara, seperti wonasa, singkil, tuminting2. Daerah deg remon : daerah tengah, seperti tikala dan wenang3. Instalasi malalayang dari sumber mata air : daerah sario dan malalayang4. Sonning 4 : Daerah selatan, seperti lotta.</p> <p>3. KKP ( Kantor Kesehatan Pelabuhan) Laut Kelas III BitungHari / tanggal: Kamis23 April 2015Jenis Kegiatan:BimbinganPembicara:dr. Pingkan. P</p> <p>Ringkasan Materi / Bimbingan :KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) merupakan unit pelaksanaan (vertikal) teknis pusat yang bertanggung jawab langsung dan di kelola oleh Menteri Kesehatan yang di tempatkan di daerah melalui direktorat jendral P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan lingkungan). KKP terdiri dari 2 bagian :1. KKP Laut (Bitung)2. KKP Udara (Manado)Wilayah kerja KKP Laut Bitung meliputi:1. Pelabuhan Laut Belang2. Pelabuhan Laut Labuan Uki3. Pelabuhan Laut Amurang4. Pelabuhan Laut Kotabunan5. Pelabuhan Laut Kema6. Pelabuhan Laut MolibaguKKP Laut Bitung merupakan kantor kesehatan Pelabuhan kelas 3 yang memiliki 2 seksi :1. Upaya Kesehatan Lintas Wilayah (UKLW) dan Pengendalian risiko lingkungan (PRL)2. Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE)Pengendalian resiko lingkungan (PRL)terdiri dari:1. Pengendalian vektor (nyamuk, lalat, tikus, kecoa, dll) di wilayah pelabuhan2. Pengawasan higiene dan sanitasi (di kapal, kantin, daerah industri sekitar pelabuhan)3. Pengawasan air bersih di wilayah pelabuhan4. Pengaturan tingkat kebisinganUpaya Kesehatan Lintas Wilayah (UKLW), yang terdiri dari:1. Pelayanan kesehatan (poliklinik)2. Imunisasi internasional3. Kesehatan matra, haji dan K34. Ijin angkut orang sakit dan jenazah5. Pengendalian penyakit menular dan tidak menulara. Penyakit menular berdasarkan KepMenKes :i. Penyakit yang bersumber dari hewan, seperti Malariaii. TBCiii. HIV AIDSb. Penyakit tidak menular berdasarkan KepMenKes :i. Kankerii. Diabeter Mellitus dan Penyakit Metabolik lainnyaiii. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darahiv. Penyakit Kronik dan Degeneratif Lainnyav. Gangguan Kecelakaan dan Tindakan KekerasanTugas pokok : Melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilans epidemilogi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, Bioterorisme, unsur biologi, kimia dan penanganan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan dan lintas batas darat negaraPrinsip Cegah tangkal penyakit menular yang berpotensi menjadi KLB/WabahFungsi :1. Melaksanakan cegah tangkal melalui karantina kapal / dokumen kesehatan kapal yang diatur dalam (International health regulation (IHR 2005)a. Healthbookb. Sertifikat sanitasi kapal PHIECi. New emergine diseaseii. Ril emergine diseasec. Sertifikat vaksinasi, pengujian air, P3K dan alat kesehatan2. Karantina KapalKapal luar negeri / tersangka harus berada dalam zona karantina yaitu 2 mil dari dermaga, kapal di pasang bendera karantina dan bisa berlabu apabila sudah mendapat sertifikat bebas berlabuh (Free Pratique).3. Melaksanakan pelayanan kesehatan terbatas4. Melaksanakan pengendalian resiko lingkungan5. Melaksanakan omkaba (Obat, Makanan, Kosmetik, dan Bahan berbahaya)6. Surveilans epidemiologi tujuanya untuk pengendalian penyakit Kesehatan haji International certifikation of vaksination</p> <p>DOKUMENTASI</p> <p>Pintu masuk air dari DAS Tondano</p> <p>Alat memompa air dari DAS Tondano</p> <p>Tempat penampungan air dari DAS Tondano</p> <p>Bak sedimentasi</p> <p>Penampungan air akhir dan dicampur dengan kaporit</p> <p>1</p>