Layer Network Dan Layer Transport

  • View
    381

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

TUGAS INDIVIDU

MATA KULIAH MENGENAL JARINGAN KOMPUTER

LAYER NETWORK DAN LAYER TRANSPORTOlehPutu Yogi Santosa 0911021054 VB

Dosen Pengampu Mata Kuliah: Gde Putu Arya Oka, SST., M.Pd.

JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA 2011

PRAKARTADengan mengucapkan puji syukur kehadirat tuhan yang maha esa, atas segala kebesaran dan limpahan rahmat yang diberikan-nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah berjudul Layer Network dan Layer Transport Dalam penulisan makalah ini, kami selaku penulis tidak terlepas dari pihak-pihak yang telah memberikan motivasi dan dorongan dalam mengerjakan makalah ini. Untuk itu kami selaku penulis tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih yang telah membantu kami baik itu membantu dalam bentuk pikiran maupun tenaga. Demikianlah yang dapat penulis sampaikan semoga kelak makalah ini berguna kedepannya sebagai kajian atau sebagai bahan pelajaran dalam mata kuliah Mengenal Jaringan Komputer. Penulis menyadari didalam pembuatan makalah ini masih kurang dari sempurna, maka untuk itu kritik dan saran sangat penulis harapkan agar nantinya hal itu dapat kami gunakan sebagai kajian untuk membuat makalah yang lebih baik dari makalah ini. Atas perhatiannya penulis ucapkan terima kasih.

Singaraja, oktober 2011

Penulis

i

DAFTAR ISI

KataPengantar................... Daftar Isi .................. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ............... 1.2 Rumusan Masalah .................. 1.3 Manfaat .................. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Layer Network.... 2.1.1 2.1.2 2.1.3 2.1.4 2.1.5 Routing.............................................................................. Algoritma Routing..... Internetworking. Repeater, Bridge, Gateway IP Address.

i ii

1 3 4

5 5 6 6 7 10 19 19 21 21 22 24

2.2 Layer Transport............................................................................... 2.2.1 2.2.2 2.2.3 2.2.4 2.2.5 Layanan yang tersedia pada Layer Transport ................... Elemen-elemen Protokol Transport... Router.... Protokol TCP. Protokol UDP.....................................................................

BAB IV PENUTUP 4.1 Simpulan .. 4.2 Saran..... DAFTAR PUSTAKA 27 27

ii

BAB I PENDAHULUAN1.1.Latar Belakang Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah

berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya. Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1. Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet MODEL OSI NO. LAPISAN TCP/IP PROTOKOL TCP/IP NAMA PROTOKOL DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) DNS (Domain Name 7 Aplikasi Aplikasi Server) FTP (File Transfer Protocol) HTTP (HyperText Transfer Protocol) KEGUNAAN Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas Data base nama domain mesin dan nomer IP Protokol untuk transfer file Protokol untuk transfer file HTML dan Web

1

MIME (Multipurpose Internet Mail Extention) NNTP (Networ News Transfer Protocol) POP (Post Office Protocol) SMB (Server Message Block) SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) SNMP (Simple 6 Presentasi Network Management Protocol) Telnet TFTP (Trivial FTP) NETBIOS (Network Basic Input Output System) 5 Sessi RPC (Remote Procedure Call) SOCKET

Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup Protokol untuk mengambil mail dari server Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows Protokol untuk pertukaran mail Protokol untuk manejemen jaringan Protokol untuk akses dari jarak jauh Protokol untuk transfer file

BIOS jaringan standar

Prosedur pemanggilan jarak jauh Input Output untuk network jenis BSD-UNIX Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented) Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)

TCP (Transmission Control Protocol) 4 Transport Transport UDP (User Datagram Protocol)

2

IP (Internet Protocol) RIP (Routing Information Protocol) 3 Network Internet ARP (Address Resolution Protocol)

Protokol untuk menetapkan routing Protokol untuk memilih routing Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP Protokol untuk mendapatkan

RARP (Reverse ARP) informasi nomer IP dari hardware PPP (Point to Point Protocol) LLC 2 Datalink Network SLIP (Serial Line Interface Internet Protocol) Protokol untuk point ke point Protokol dengan menggunakan sambungan serial

MAC 1 Fisik Untuk layer bagian atas yaitu layer 7,6, dan 5 difokuskan untuk membentuk pelayanan dari suatu aplikasi. Sedangkan untuk layer bagian bawah yaitu layer 4,3,2,dan 1 berorientasikan tentang aliran data dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya. Ethernet, FDDI, ISDN, ATM

1.2.Rumusan Masalah 1.2.1. Layer Network 1.2.1.1. Apa yang anda ketahui tentang Routing? 1.2.1.2. Bagaimana Algoritma Routing? 1.2.1.3. Apa yang anda ketehaui tentang Internetworking? 1.2.1. 4. Apa yang anda ketahui tentang Repeater, Bridge, Gateway? 1.2.1.5. Apa yang anda ketahui tentang IP Address? 1.2.2 Layer Transport 1.2.2.1. Layanan apa saja yang disediakan pada layer ini?3

1.2.2.2. Apa elemen-elemen dari Protokol Transport? 1.2.2.3. Apa yang kalian ketehui tentang Router? 1.2.2.4. Apa yang kalian tentang protokol TCP? 1.2.2.5. Apa yang kalian ketahui tentang protokol UDP?

1.3.Manfaat Manfaat yang diharapkan dapat diperoleh adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan pengetahuan tentang Layer Network dan Layer Transport 2. Mengikuti proses perkembangan jaman yang sudah beralih ke penggunaan teknologi dalam segala bidang.

4

BAB II PEMBAHASAN2.1. Layer Network Network Layer adalah lapisan OSI yang bertugas memberikan layanan pengalamatan dari setiap host dan juga memberikan atau memilihakan jalur tercepat dan aman dalam pengiriman data. Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.

2. 1.1. Routing Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa contoh item yang dapat di-routing : mail, telepon call, dan data. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk Router : Suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya. Routing : Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan. Pengertian Routing dan Internetworking dalam sebuah jaringan internet Pengertian Internet Sharing dan Fungsinya Konsep Database Dan Aplikasi di dalam Database Management Routing, adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah internetwork. Routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data Tentukan dahulu prefix

jaringan,subnet mask, dan address tujuan; Tambahkan ke dalam tabel route tujuan address; Masukkan gateway interface atau address next-hop yang direct routing

5

atau terhubung secara langsung ke router tetangga. Sedangkan routing dinamis biasa diterapkan di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator. Dasar-dasar routing. Setelah kita menciptakan sebuah internetwork dengan mengkoneksikan WAN dan LAN ke sebuah router, 2.1.2. Algoritma Routing Berdasarkan pemabahasan di atas, kesimpulan yang didapatkan dari makalah Penerapan Teori Graf Pada Algoritma Routing adalah sebagai berikut: 1. Keterhubungan antar router pada suatu jaringan komputer dapat dimodelkan dengan menggunakan graf. 2. Graf yang dihasilkan dari pemodelan tersebut dapat diproses lebih lanjut dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku pada graf. 3. Beberapa algoritma routing adalah algoritma BreadFirst, Dijkstra, dan BellmanFord. 4. Setiap algoritma routing tersebut memiliki kompleksitas yang

berbedabeda. Klasifikasi Algoritma Routing : 1. Global Semua router memiliki informasi lengkap mengenai topologi, link cost. Contohnya adalah algoritma link state. 2. Desentrasilasi - Router mengetahui koneksi fisik atau link cost ke tetangga, - Terjadi pengulangan proses komputasi dan mempertukarkan, - Informasinya ke router tetangganya, contohnya adalah algoritma distance vector. 2.1.3. Internetworking Internetworking adalah merupakan suatu abstraksi yang kuat yang memperbolehkan pembahasan kompleksitas dari teknologi komunikasi beragam di bawahnya. Dengan menyembunyikan detail dari setiap perangkat keras jaringan dan menyediakansuatu lingkungan komunikasi tingkat tinggi. Pengertian

6

Internetworking secara umum