Program Wirausaha Mahasiswa PROPOSAL BISNIS ITS PLAN MAHASISWA PEMANFAATAN POHON SIWALAN SEBAGAI BAHAN BAKU SIRUP BUAH SIWALAN DAN MINUMAN SARI LEGEN Ketua Pelaksana : Nama : Miftakhul Falah (Nrp 2307100096) Anggota 1. Nama : M. Cahyo Adinugroho (Nrp 4204100061) 2. Nama : Herry Purnama Sandy (Nrp 2507100110) 3. Nama : Amir Amrudin (Nrp 2207100073) 4. Nama : Miftahuddin (Nrp 1206100073) Dosen Pendamping Nama : Dr. Didik Prasetyoko NIP : 197106161997031002 JURUSAN/PROGRAM STUDI T EKNIK KIMIA FAKULTAS FTI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2010 D. Halaman Pengesahan HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL BISNIS PLAN MAHASISWA ITS 1. Judul Kegiatan : Meningkatkan Nilai Guna Pohon Siwalan Sebagai Bahan Baku Sirup buah Buah Siwalan dan Minuman Sari Legen : Produk kemasan yang terjual sampai ke jaringan ritel 2. Jenis Output yang dihasilkan 3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama : Miftakhul Falah b. NRP : 2307 100 096 c. Jurusan/Program Studi/Fak. : Teknik Kimia d. Alamat Rumah/Telp/HP/E-mail : Keputih Tegal Timur 42- 44 4. Pembimbing Kegiatan a. Nama (sebutkan gelar lengkap) : Dr. Didik Prasetyoko b. NIP : 197106161997031002 c. Golongan/Pangkat : d. Jurusan/Program Studi/Fak. : kimia / FMIPA e. Alamat Rumah/Telp/HP/E-mail : Prumdos blok U / 085646162520 5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 orang 6. UKM Mitra Nama UKM : Alamat / Telp/Fax/E-mail : Nama Pimpinan : 7. Biaya Kegiatan a. ITS : Rp37.485.000 b. Sumber lain : 8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 24 bulan Dosen Pendamping Surabaya, 10 Mei 2010 Ketua Pelaksana (Dr. Didik Prasetyoko) NIP 197106161997031002 Mengetahui Pembantu Dekan III Fakultas Fti ITS (Miftakhul Falah) NRP 2307100096 Mengetahui Ketua Jurusan Teknik Kimia (Ir. Wiratno Argo Asmoro, M.Sc.) NIP 132125675 Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Makin berkembangnya manusia ke zaman yang lebih modern membuat manusia menjadi semakin membutuhkan yang praktis. Mulai dari mie instan, bihun instan, minuman instan dan lain-lain. Keberadaan minuman instan menjadi popular di masyarakat Indonesia. Menurut data penjualan minuman energy mengalami peningkatan sekitar lebih dari 10 % tiap tahunnya. Meskipun pada tahun 2009 mengalami penurun. Namun kami masih melihat peluang pasar yang bisa diambil disini. Dalam persaiangannya mereka terdiferensiasi menjadi minuman energi, minuman penyegar dan minuman kesehatan. Keberadaan minuman tradisional yang telah ada dimasyarakat seperti legen sudah cukup popular. Minuman yang berasal dari pohon siwalan/ dikenal dengan nama pohon Siwalan banyak terdapat di daerah tuban, dan menjadi minuman khas setempat. Penjualnya merupakan petani siwalan setempat. Minuman yang didapatkan dengan cara disadap suplainya tidak terpengaruh musim namun buahnya hanya tumbuh pada musim kemarau saja. Bahkan pada musim medeng (Agustus-Desember) terjadi over produksi nira legen sehingga secara tradisional petani akan mengolah kelebihan nira legen yang tidak mampu dipasarkan menjadi gula siwalan. Air legen segar ini dapat disajikan dalam keadaan segar maupun keadaan yang telah difermentasi (tuak). Minuman khas tuban yang belum terfermentasi memiliki rasa yang khas dan banyak kandungan gizinya. Namun ternyata minuman ini hanya bisa didapatkan di daerah di dekat perkebunan siwalan. Karena minuman ini belum ditreatment untuk menghilangkan bakteri fermentasi, sehingga berjalannya waktu mengubah glukosa yang ada menjadi alcohol. Maka produk local yang berjaya di daerahnya (tuban) mempunyai kemungkinan untuk berjaya di pasaran nasional bila kehalalannya dapat terjamin dengan metode pengawetan kimiawi. I.2 Justifikasi Pemilihan Objek Produk merupakan minuman daerah yang belum menasional, memiliki kandungan gizi dan dapat berfungsi sebagai minuman energy karena kandungan glukosanya tinggi. Karena terbukti berjaya di daerahnya, maka minuman yang siap untuk dipasarkan dengan tetap terjaga kehalalannya mempunyai peluang berjaya di nasional. Selain itu buah (siwalan) dari pohon yang sama dapat diolah menjadi Sirup buah buah, memiliki kandungan gizi dan rasa yang unik, juga berpeluang menjadi oleh-oleh khas tuban yang terdistribusi ke seluruh jawa atau bahkan ke seluruh Indonesia. I.3 Tujuan Usaha 1. Memanfaatkan bahan baku daerah agar nilai ekonominya meningkat. 2. Meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat. 3. Me-nasionalisasikan minuman legen dan buah siwalan ke seluruh Indonesia. Bab II Analisis Produk II.1 Jenis dan Nama Produk, Karakteristik Produk Nama produk ini adalah “sari legen” dan “sirup buah siwalan”. Minuman sari legen tergolong minuman berenergi dengan kandungan glukosa yang cukup besar sedangkan sirup siwalan tergolong sirup alami yang diekstrak langsung dari buahnya. Karena kedua jenis minuman ini berkecenderungan mengalami fermentasi maka dihambat dengan pengawet kimia (asam sitrat). Sari legen yang disadap langsung dari pohon siwalan ini akan didistribusikan ke pasar dalam kemasan yang praktis yaitu dalam cup 250 mL dan 1 L. Untuk menaikan nilai ekonomi buah siwalan, produk diekstrak menjadi sirup buah siwalan yang dijual dalam kemasan botol ukuran 1 L. Untuk menjaga kualitas produk yang terjamin kemurnian dan keasliannya maka akan dilakukan pengesahan dari BPOM. (a) Gambar 1. (a) Desain penutup cup 250 mL, (b) (b) Desain pada bungkus kemasan 1 L II.2 Keunggulan Produk Dibandingkan dengan Produk Lain Minuman ini mengandung glukosa dalam jumlah yang cukup besar yang dibutuhkan tubuh, sehingga dapat berfungsi sabagai minuman energi. Selain itu, minuman khas tuban ini memiliki keunikan dalam hal cita rasa yang berbeda dengan degan kelapa muda. Dengan mengambil langsung dari petani setempat diharapkan kualitas kemurnian air legen ini terjaga sehingga dihasilkan minuman yang terjamin kualitas, dan kehalalannya dengan pengawet kimia (asam sitrat) yang tidak berbahaya bagi tubuh. Pemberian pengawet kimia ini diharapkan umur kadaluarsa sari legen maupun sirup dapat bertahan lebih lama dibandingkan produk serupa (legen) yang dijual eceran dipinggir jalan. Meskipun menggunakan pengawet alami, namun asam sitrat merupakan vitamin c bagi tubuh, sehingga secara kesluruhan produk minuman alami ini bebas dari zat kimia yang merugikan tubuh dan efek samping lainnya, hal ini berbeda dengan minuman berenergi serupa yang diekstrak dari zat-zat kimia yang sedikit banyaknya memiliki efek samping pada tubuh dalam jangka panjang. Produk minuman ini dikemas ke dalam kemasan yang praktis untuk memudahkan proses penyimpanan di rumah, dibawa dalam perjalanan dan mudah diletakkan dimana saja. Untuk suplai bahan baku, baik sari legen maupun buah siwalan, ketersediaannya di perkebunan siwalan yang terdapat di rembang dan tuban cukup melimpah untuk memenuhi permintaan di pulau jawa. Berikut kami sajikan komposisi dari sari legen : Tabel 1 Komposisi Sari legen Komponen Total gula (g/100 cc) Gula reduksi (g/100 cc) Protein (g/100 cc) Nitrogen (g/100 cc) pH (g/100 cc) Specific gravity Mineral sebagai abu (g/100 cc) Kalsium (g/100 cc) Fosfor (g/100 cc) Besi (g/100 cc) Vitamin C (mg/100 cc) Vitamin B1 (IU) Vitamin B komplek Jumlah 10,93 0,96 0,35 0,056 6,7-6,9 1,07 0,54 Sedikit 0,14 0,4 13,25 3,9 Diabaikan Sumber: Davis and Johnson (1987) Buah siwalan bentuknya agak bulat, bergaris tengah 7 - 20 cm, ungu tua sampai hitam, pucuknya kekuningan. Buah berisi 3 bakal biji. Daging buah muda warna putih kaca/transparan, daging buah dewasa/tua warna kuning kemudian berubah menjadi serabut. Buah siwalan merupakan sumber karbohidrat berupa sukrosa, glukosa dan air. kadar protein dan lemaknya sangat rendah dibawah 1%, serta sedikit serat. (By Simon B Widjanarko) II.3 Keterkaitan dengan Produk Lain Termasuk Perolehan Bahan Baku Perkebunan siwalan tersebar di daerah Kabupaten tuban seluas 512 H. Estimasi produksi siwalan saat ini adalah sebesar 3.528,36 ton/th. karena air legen didapat dengan cara di sadap baik pada musim hujan maupun kemarau, sehingga tidak mempengaruhi suplai bahan baku air legen, namun suplai buah siwalan sangat dipengaruhi oleh musim, sebab masa panennya pada musim kemarau. Demikian kami sajikan data produksi sari legen di daerah tuban: Tabel 2. Produksi Siwalan di Kabupaten tuban Tahun 2001- 2005 Areal Perkebunan Produksi Prosentase Prosentase Luas Volume No Tahun Kenaikan Kenaikan (Ha) (ton) (%) (%) 1 2001 562 3645.7 2 2002 562 0.00 3609.4 -1.00 3 2003 562 0.00 3552.5 -1.58 4 2004 512 -8.90 4650.0 30.89 5 2005 512 0.00 3528.4 -24.12 Sumber : Data Statistik Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tuban Tahun 2005 Sekitar 50 % dari hasil perkebunan yang berupa air legen dijual eceran oleh pedagang setempat. Sedangkan sekitar 5–10 % diproduksi untuk menghasilkan gula siwalan. Gambar 2. pohon siwalan II.4 Peta Persaingan Dalam persaingan usaha pembuatan sari legen sebagai minuman berenergi, selama ini telah dikuasai produk pocary sweet (untuk minuman botol) dan extra joss (untuk saset). Sedangkan untuk produk sirup buah dikuasi oleh Sirup ABC yang telah menjadi brand image sirup. Dalam pemetaan persaingannya bila dinilai terhadap 3 faktor bisnis yaitu kualitas, harga dan financial strength. Tabel 3. Peta persaingan usaha pembuatan Minuman Berenergi Bisnis Faktor Kualitas Harga Financial strength Tabel 4. Peta persaingan usaha pembuatan Sirup Bisnis Faktor Kualitas Harga Financial strength Sirup Buah Siwalan Rating Score 2 0.6 2 0.6 1 0.4 Sirup ABC Rating Score 2 0.6 2 0.6 3 0.8 Sirup Marjan Rating Score 3 0.8 1 0.4 3 0.7 Sari Legen Rating Score 2 0.6 2 0.6 1 0.4 Pocary Sweet Rating Score 1 0.4 1 0.8 3 0.8 Extra Joss Rating Score 2 0.6 3 0.8 3 0.8 Bab III Analisa Proses Produksi III.1 Analisa Bahan Baku Dari 2 jenis produk yang akan didistribusikan ”yaitu sari legen (1)” dan ”sirup buah siwalan (2)” memerlukan bahan baku seperti: Tabel 5. Analisa buat/beli No Komponen Komponen 1.1 Sari legen 1.2 Cup 1.3 Penutup cup 1.4 2.1 2.2 2.3 Kemasan 1 L Sirup Siwalan Botol 1 L Tutup botol Bahan Air Legen Plastic Plastic Polimer Polystyrene Buah Siwalan Kaca Plastic Termoset III.2 Proses Produksi Air legen di proses dalam panci besar bersama bahan pengawet, pemberi aroma, dan buah siwalan yang telah dipotong. Karena ada kemungkinan air legen terfermentasikan oleh bakteri Saccharomyces cereviceae. Saccharomyces cereviceae merupakan khamir yang bersifat fermentatif kuat dan mempunyai suhu optimal untuk pertumbuhannya 25-30°C (Fardiaz, 1992) serta mampu menghasilkan enzim-enzim antara lain α-glukosidase, α-galaktosidase, selulase dan invertase (Astuty, 1991). Khamir Saccharomyces cereviceae bersifat anaerob fakultatif yang optimal dapat hidup dengan atau tanpa menggunakan O2 sebagai penerima elektron terakhir dalam metabolisme selnya. Kondisi aerob sel khamir akan memperbanyak aktivitas pertumbuhan dan sedikit sekali menghasilkan etanol sedangkan pada kondisi anaerob aktivitas khamir cenderung menghasilkan etanol (Maiorella, 1985). Perlu dilakukan pasteurisasi pada suhu 600 C selama 20 menit dalam sebuah bejana besar yang terdapat alat pengukur suhu. Setelah itu ditambahkan asam sitrat sebagai pengawet dan menambah kandungan vitamin c. Setelah itu dikemas ke dalam cup berukuran 250 mL dan di seal dengan menggunakan cup sealer semi otomatis untuk mempercepat proses packaging. Dan simpan dalam lemari penampungan. Mixing Bahan Pasteurisa si Packaging Ukuran 250 mL Lingkaran (d=7,5cm) kotak (p=7cm, l=5cm, T=15 cm) Botol 1 L Keterangan Buat Beli Beli Beli Buat Beli Beli Gambar 3. Alur proses produksi “Nira Legen” Sedangkan untuk produk sirup buah siwalan, diproduksi dengan cara buahnya dipotongpotong melintang, diblender dan disaring sehingga hanya liquidnya yang diambil. Liquid (sirup) akan dituang ke dalam botol dan dilakukan pasteurisasi sama seperti halnya sari legen. Kemudian liquid tadi ditambahkan gula dan bahan pengawet asam sitrat. Produk yang telah siap didistribusikan disimpan di lemari pendingin. Mixing bahan Pasteurisa si Blending Packaging Gambar 4. Alur proses produksi “sirup buah siwalan” III.3 Waktu Produksi Tabel 6, Analisa Waktu Produksi Nira Legen No 1 2 3 Proses Produksi Mixing bahan Pasteurisasi Packaging Waktu 11 liter air legen 20 menit 90 menit 40 menit Jam kerja @hari 7-8 jam. Proses mixing bahan bisa dilakukan untuk takarang 11 liter sekaligus. Kemudian proses pasteurisasi dilakasanakan selama 90 menit dalam satu bak yang cukup untuk 11 liter. Untuk packaging bisa dilakukan secara manual sesua dengan permintaan pasar. Total 11 liter membutuhkan waktu 1jam 2,5 jam. Dalam sehari mampu menghasilkan 33 liter sari legen. Tabel 7, Analisa Waktu Produksi Sirup Buah Siwalan No 1 2 3 4 Proses Produksi Blending bahan baku Mixing Pasteurisasi dan filterasi Packaging Waktu 11 liter air legen 30 menit 20 menit 90 menit 40 menit Jam kerja @hari 7-8 jam. Proses blending bahan baku untuk 5 liter sekaligus kemudian. Setelah itu dilakukan proses Mixing bahan baku dan proses pasteurisasi selama 60 menit dan 30 menit untuk proses pemisahan liquid dan serat (solid buah). Kemudian dilakukan proses packaging ke dalam botol yang sudah steril. III.4 Bahan Baku, Bahan Penolong dan Peralatan yang Digunakan Bahan yang digunakan: 1. Buah siwalan, dan 2. Air legen. Bahan penolong digunakan: 1. Pengawet kimia asam oksalat, dan 2. Pemanis, (meningkatkan rasa) Alat yang dipakai: 1. Gelas cup plastic, 2. Cup sealer semi otomatis, 3. Blending, 4. Filter (sari buah siwalan), 5. Alat pasteurisasi, dan 6. Lemari pendingin besar. Gambar 5. buah siwalan III.4 Jumlah Produk yang Dihasilkan dalam Satu Tahun Pada tahun 2010 diperkirakan asumsi luas lahan yang aktif adalah 404 ha maka estimasi produksi nira dan buah siwalan per tahunnya adalah: • • Produksi nira legen : 13.672.100 liter 4,7 liter x 80 bt x 90 hr x 404 ha Produksi buah siwalan 20 btr x 2 musimx 80 bt x 404 ha : 1.292.800 glondong 50 % nira legen yang dihasilkan, digunakan masyarakat untuk penjualan eceran pedagang setempat (50%) dan 10% untuk memproduksi gula siwalan. Sehingga diperkirakan hanya 7000 liter yang belum termanfaatkan. Rencana produksinya membutuhkan 800 liter perbulannya, sehingga satu tahunnya memproduksi 2400 cup 250 mL dan 200 kemasan 1L. Sedangkan buahnya membutuhkan sekitar 600 Kg untuk dihasilkan sekitar 300 botol sirup buah siwalan. Target penjualan satu tahun dari kedua produk adalah: 1. 28800 cup “sari legen” 250 mL, 2. 3.600 kemasan “sari legen “ 1 L, 3. 4.800 botol “sirup buah siwalan” 1 L. Bab IV Analisis Pasar IV.1 Profil Konsumen dan Segmentasi Pasar Dengan perkembangan teknologi dan kemajuan zaman serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, tren produk yang dibutuhkan masyarakat berangsur-angsur bergeser menjadi produk yang praktis dan tahan lama sehingga mudah didapatkan dimana-mana dan mudah mendistribusikannya. Produk ”sari legen dan sirup buah siwalan” merupakan inovasi produk yang siap didistribusikan dalam jumlah besar ke wilayah perkotaan tanpa takut produk akan terfermentasi. Dengan melihat kondisi tren pasar untuk minuman berenergi dan panganan kuliner yang tinggi dan tingkat antusiasnya besar, maka produk ”sari legen dan sirup buah siwalan” merupakan bisnis yang sangat menjanjikan karena memenuhi kebutuhan tren pasar yang ada. Trend masyarakat pada penggunaan minuman berenergi adalah sebagai sarana untuk memulihkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap tuntutan aktivitas ditambah saat berhadapan dengan iklim panas yang tidak bersahabat. Segmentasi konsumen dari produk ini adalah kalangan yang memiliki aktivitas tinggi di daerah perkotaan, dan pecinta kuliner. bisnis ini lebih fokus dalam menangani pasar yang memiliki porsi paling besar (seperti kalangan perkotaan) dan juga kalangan di luar arus utama (pecinta kuliner dan minuman sehat). Sehingga diharapkan tercipta image baik di mainstream perkotaan yang didominasi oleh remaja berpendidikan tinggi, eksekutif beraktivitas padat dan pekerja keras serta menjalin pelanggan setia di grassroad yaitu kalangan pecinta kuliner yang jumlahnya cukup banyak di wilayah perkotaan surabaya. Tabel 8. Segmentasi pasar Produk Kebutuhan dan Pesaing pilihan pelanggan Sari Legen Toko Serba Ada Keluarga, eksekutif muda, Pelajar Extra joss, krating daeng, Maizon, Warung makan kuliner Pecinta kuliner Pocary sweet Kantin Mahasiswa Pelajar Toko Kelontong Keluarga Sirup Siwalan Toko Serba Ada Keluarga Sirup ABC, Sirup Toko Kelontong Keluarga Marjan Rumah Makan di pinggir Wisatawan jalan Bila melihat dari daya belinya maka kami memposisikan untuk konsumen di semua kalangan ekonomi, karena harganya murah dan dapat dijangkau masyarakat kecil. Dari segi karakter pembeli adalah kaum muda professional dan terdidik yang dinamis, praktis dan membutuhkan minuman berenergi seperti produk sari legen. Mereka yang suka kuliner karena minuman ini tergolong baru, alami dan kedaerahan tapi dikemas lebih praktis. Untuk kalangan remaja, produk sari legen adalah mahasiswa, karyawan dan pelajar yang memiliki aktivitas, dan mobilitas tinggi serta memiliki jiwa petualang kuliner, sedangkan untuk kalangan tua, diharapkan produk ini dapat menjadi bagian dari konsumsi pola hidup sehat mereka. Untuk produk sirup buah siwalan lebih mendekati kalangan masyarakat yang telah berkeluarga dan berdaya beli menengah ke atas. Branding sirup buah siwalan adalah minuman oleh-oleh tuban, yang ditujukan pada wisatawan yang berkunjung ke daerah seperti tuban dan Surabaya. Pasar yang terdapat di Kota Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya merupakan pangsa pasar yang cukup besar mengingat mereka berdayabeli menengah ke bawah. Berikut disajikan jumlah kecamatan dan jumlah RT dan RW yang terdapat di Kota Surabaya : Pasar Tabel 9. Jumlah Data Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW di Surabaya No. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 KECAMATAN / Distric (2) Surabaya Pusat Genteng Bubutan Tegalsari Simokerto Surabaya Utara Pabean Cantikan Semampir Krembangan Kenjeran Bulak Surabaya Timur Tambaksari Gubeng Rungkut Tenggilis Mejoyo Gunung Anyar Sukolilo Mulyorejo Surabaya Selatan Karangpilang Dukuh Kupang Gayungan Jambangan Wonocolo Sawahan Wiyung Wonokromo Surabaya Barat Asemrowo Sukomanunggal Benowo Lakarsantri Sambikerep Pakal Tandes Jumlah JUMLAH KELURAHAN / RW Sub Distric (3) (4) 5 5 5 5 5 5 5 4 5 6 6 6 5 4 7 6 4 4 4 4 5 6 4 6 5 5 5 6 4 5 12 163 64 53 52 61 52 71 47 35 22 74 63 68 25 29 67 53 29 31 33 26 43 71 32 58 18 34 25 30 38 34 51 1.389 RT (5) 318 405 333 367 322 562 402 363 111 642 519 373 153 163 370 278 186 154 166 125 226 554 158 512 117 262 140 153 215 169 306 9.124 Sumber : Bag. Pemerintahan, Pemerintah Kota Surabaya Berdasarkan tabel 3.2 dapat diketahui besarnya pangsa pasar di Kota Surabaya, apabila diasumsikan di kota Surabaya ini terdapat 3000 orang tergolong mereka yang memiliki jiwa petuang kuliner, beraktivitas padat dan pekerja keras. Sekitar 500 orang minum 4 cup per bulan dan ditambah lagi mereka menyetok 1 L lemasan sari legen perbulan untuk keperluan konsumsi maka diharapkan sedikitnya produksi yang ada mampu diserap pasar. Sedangkan untuk Sirup buah siwalan diharapkan ada sekitar 275 keluarga yang mengkonsumsi I botol (1 liter) selama sebulan. Dengan harapan mereka adalah yang memiliki ikatan emosional dengan tuban, menyukai kuliner daerah dan berdaya beli menengah ke bawah. Hal ini membuka peluang bagi produk olahan dari pohon siwalan untuk dikembangkan pasarnya ke wilayah diluar surabaya. IV.2 Media Promosi yang Digunakan 1. Jaringan social (twitter), berusaha mengedukasi pasar dengan memberitahukan manfaat dan khasiat dari sari legen kepada masyarakat. Metode yang dilakukan secara rutin meng up date artikel promosi kepada masyarakat. Menjaring teman sebanyak-banyaknya. 2. Blog, secara rutin meng up date artikel untuk menarik pembeli. 3. Pamphlet, mengedukasi pasar local (Surabaya) untuk lebih kenal dan dapat mengakses lebih jauh ke website kami. 4. Radio, bekerja sama dengan RRI Surabaya sebagai radio nasional yang masih peduli dengan masyarakat tradisional. 5. Media massa, mencoba mengirim artikel secara rutin kepada media massa. IV,3 Strategi Pemasaran Riset Produk Jenis produk yang akan di pasarkan Survey tempat produk dipasarkan Menentukan Strategi Pemasaran Produk Konsultasi dengan Pakar Pasar Produksi Kuantitas Produk Pemasaran Produk Feed Back Konsumen Perbaikan Produk dan Strategi Pemasaran Gambar 6. Alur strategi pemasaran Keterangan : 1. Pada tahap ini dilakukan proses tinjauan pustaka dan dilakukan uji sample secara langsung guna mengetahui nilai gizi, tahan lama dan efek pemakaian sehingga dapat ditentukan jenis produk yang bernilai jual dan siap untuk dipasarkan, 2. Setelah diperoleh produk yang handal untuk dipasarkan, kemudian dilakukan survey terhadap konsumen dari “sari legen” dan Sirup buah siwalan. Survey dilakukan pada beberapa tempat, misalnya daerah di sekitar pasar tradisional, dan pemukiman penduduk. Daerah yang menjadi pasar dari “sari legen” dan Sirup buah siwalan ini daerah yang sering dikunjungi konsumen dan banyak terdapat manusia yang beraktivitas padat dalam daerah tersebut. Berdasarkan analisa pasar ini dapat ditentukan strategi pemasaran produk, yaitu dengan mengandeng pihak pemerintah dalam upaya kampanye hidup sehat melalui produk “sari legen” dan sirup buah siwalan, 3. Berdasarkan analisa pasar yang dilakukan di sekitar Kota Surabaya dan Sidoarjo dapat ditentukan target produksi pada tahun pertama adalah sebanyak 5000 unit “sari legen” dan sirup buah siwalan, 4. Setelah tahap awal persiapan telah dilakukan dengan baik, maka dilakukan proses pemasaran produk kepada konsumen melalui kerjasama dengan pemerintah disamping mencoba melakukan pemasaran secara langsung kepada konsumen, 5. Setelah tiga bulan pemasaran, maka disebarkan angket kepada konsumen dengan tujuan memperoleh feed back dari konsumen guna membangun “sari legen” dan “Sirup buah siwalan” menjadi lebih baik, baik dari segi produk maupun segi pemasaran. Strategi marketing 4 P(produk, price, place, promotion) a. Product Kualitas produk minuman sari legen dan sirup buah siwalan diharapkan dapat menjaga kehalalan (konsentrasi alcohol buah rendah) dan masa kadaluarsa yang panjang sehingga menjadi pilihan untuk penyimpanan di toko, rumah dan lain-sebagainya. Dengan kemasan yang praktis maka proses distrbusi menjadi lebih mudah. Minuman alami dengan pengawet kimia yang sedikit efek samping bisa dijadikan sebuah keunggulan sebagai minuman tanpa efek samping. b. Price Apabila dilihat dari segi harga, produk ini memiliki harga yang jauh lebih murah dari minuman berbergi lainnya. Selain itu kami juga menyediakan kemasan 250 mL, tentunya dengan harga yang lebih murah. Hal ini belum dilakukan pesaing mana pun. c. Place Produk minuman kemasan sari legen dan sirup siwalan hadir dengan kemasan yang lebih praktis sehingga mudah untuk didistribusikan dari daerah tuban ke kota besar seperti Surabaya sidoarjo dan gersik. Tempat yang ideal sebagai area pemasaran sari legen dan sirup buah siwalan adalah area yang dekat dengan instansi pendidikan, perkantoran, rumah makan sepanjang perjalanan dan industri. Area seperti ini dapat ditemui di Kota Surabaya, Sidoarjo, gersik dan sekitarnya sehingga ini adalah pilihan yang tepat untuk mem-branding kedua produk ini baik sebagai minuman berenergi juga sebagai oleh-oleh khas tuban (jawa timur). d. Promotion Promosi merupakan aspek penting dalam pemasaran karena sari legen dan sirup siwalan merupakan produk lama yang sudah familiar bagi masyarakat di jawa timur, namun biasa dijual oleh pedagang kaki lima. Diharapkan dengan promosi melalui berbagai media, brand sebagai minuman energy dan minuman khas tuban. Dengan kegiatan promosi yang gencar diharapkan minuman khas tuban ini dapat diketahui pecinta legen maupun dikenal oleh masyarakat yang belum pernah mencoba. Promosi ini juga merupakan bentuk langkah edukasi pasar melalui media cetak dan pameran. Produk ini juga akan diiklankan radio lokal di Surabaya, salah satu diantaranya adalah Radio Suara Surabaya. Selain itu produk juga akan dipromosikan melalui papan nama, spanduk, brosur dan media massa serta media online. Bab V Manajemen Keuangan dan Pembiayaan Usaha V.1 Investasi yang Diperlukan Tabel 10. Variabel Cost N Juml Jenis Barang o ah 1 sari aren 800 Harga Satuan Rp 1,000.00 Jumlah Harga Rp 800,000.00 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 buah siwalan listrik air asam sitrat botol dan tutup gula transportasi gaji karyawan cup tutup cup kemasan 1 L 300 1 1 2 400 100 2 3 2400 2400 300 Rp 3,500.00 Rp 750,000.00 Rp 250,000.00 Rp 10,000.00 Rp 1,000.00 Rp 9,000.00 Rp 350,000.00 Rp 600,000.00 Rp 200.00 Rp 200.00 Rp 1,250.00 Rp 1,050,000.00 Rp 750,000.00 Rp 250,000.00 Rp 20,000.00 Rp 400,000.00 Rp 900,000.00 Rp 700,000.00 Rp 1,800,000.00 Rp 480,000.00 Rp 480,000.00 Rp 375,000.00 Rp 8,005,000.00 Tabel 11. Fixed Cost N Jumla Jenis Barang o h 1 cup sealer 1 2 alat pasteurisasi 2 3 bak besar 3 4 alat penyaring 10 5 tempat sampah 4 6 pendingin besar 1 7 Rak 1 8 sewa tempat 1 9 promosi 1 1 0 blender 3 1 2 gaji manajemen 4 1 3 research 1 Harga Satuan Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 2,000,000.00 1,300,000.00 300,000.00 25,000.00 20,000.00 5,000,000.00 250,000.00 10,000,000.00 1,000,000.00 300,000.00 1,000,000.00 500,000.00 Jumlah Harga Rp 2,000,000.00 Rp 2,600,000.00 Rp 900,000.00 Rp 250,000.00 Rp 80,000.00 Rp 5,000,000.00 Rp 250,000.00 Rp 10,000,000.00 Rp 1,000,000.00 Rp Rp 900,000.00 4,000,000.00 Rp 500,000.00 Rp 27,480,000.00 V.2 Rencana Neraca Awal dan Neraca Akhir Tahun Tabel 12. Perhitungan BEP Investasi Laba Kotor BEP Rate of Return = 0.089964845 = Rp10.07 Pay Back Period= Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 = Rp31,290,000.00 = Rp2,815,000.00 Pendapatan Biaya Tet Rp Rp 27,480,0 Rp Rp 6,955,000.00 Rp 9,095,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 11.11545293 V.3 Rencana laporan rugi laba Tabel 13. Laporan Rugi Laba N o Jenis Layanan Asumsi Pelanggan Per Bulan 2400 300 400 Harga Rp 2,000.00 Rp 9,000.00 Rp 8,000.00 Total Harga Rp 4,800,000.00 Rp 2,700,000.00 Rp 3,200,000.00 Rp 10,700,000.00 1 cup 250 ml kemasan kaleng 2 1lt 3 Sirup Buah V.4 Rencana neraca awal dan neraca akhir tahun Tabel 14 Neraca Keuangan CV Syukur Nikmat Tuban Neraca keuangan sari legen dan Sirup buah siwalan Asset/Aktiva Aktiva Lancar Kas Piutang Inventaris kantor dan Perijinan Jumlah Aktiva Tetap Alat Pembuatan Minuman Sari legen cup sealer alat pasteurisasi bak besar alat penyaring pendingin besar Jumlah Alat Pembuatan Sirup buah Legen Saringan Alat pasteurisasi Blender Jumlah Biaya Produksi 1 bulan Promosi Rp. Rp 2.000.000 Rp 10,330,000.00 Rp 12.330.000 Passiva Rp. Modal investor 37.485.000 Rp2,000,000.00 Rp1,300,000.00 Rp 900,000.00 Rp 125,000.00 Rp5.000.000,00 Rp 9.325.000 Rp 125,000.00 Rp1,300,000.00 Rp 900,000.00 Rp2,250,000.0 0 Rp8,005,000.00 Rp1,000,000.00 Biaya manajemen Reasearch Jumlah Total Rp4.000.000,00 Rp 500,000.00 Rp37.485.000 Total pasiva Rp37.485.00 0 V.5 Personalia Direktur Utama Manajer Pengembanga n produk Manajer marketing Manajer Produksi Gambar 6. Sturktur Organisasi CV Syukur Nikmat Tuban 1. Manajer umum  mengkoordinasi, memberikan pengarahan kepada pekerja selaku (manajer SDM) dan mengarahkan lembaga usaha. Yang bertanggung jawab sebagai manajer umum dan SDM adalah M falah. 2. Manajer pengembangan produk melakukan research untuk memperbaiki qualitas, efisiensi biaya, menemukan inovasi baru dan lain-lain. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer pengembangan produk Amir Amrudin. 3. Manajer produksi  bertanggung jawab terhadap suplai bahan baku, proses produksi dan sampai packaging. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer produksi adalah M. Cahyo Adi Nugroho. 4. Manajer marketing  bertanggung jawab memarketingkan produk, memperkenalkan brand, memperbaiki citra perusahaan dan lain-lain. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer marketing Herry Purnama S. Bab VI Denah dan lokasi usaha VI.1 Nama Perusahaan CV Syukur Nikmat Tuban VI.2 Gambar Denah dan Lokasi Usaha Tuban dekat dengan daerah perkebunan dan menjadikan penduduk sekitar sebagai karyawannya yaitu tepatnya di kecamatan menanggal. Lampiran CV Ketua Pelaksana 1 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Miftakhul Falah : Falah : Laki-laki : Indonesia : Islam : Gresik, 7 September 1989 : Jalan Keputih Tegal Timur 42-44 : 085648569506 : [email protected] : SDN 1 Bungah Gresik(1995-2001) SMP Negeri 1 Gresik (2001-2004) SMA Negeri 1 Gresik (2004-2007) Jurusan Teknik Kimia ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 1 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap : M. Cahyo Adinugroho : Cahyo : Laki-laki : Indonesia : Islam : Jakarta, 12 mei 1986 : Solo Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : 085610928349 : : SD II Sragen(1992-1998) SMP Negeri 1 Sragen (1998-2001) SMA Negeri 3 Sragen (2001-2004) Jurusan Sistem Perkapalan ITS (2004-Sekarang) Anggota Pelaksana 2 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Herry Purnama Sandy : Herry : Laki-laki : Indonesia : Islam : Banyuwangi, 2 Agustus 1989 : Dusun Sukolilo RT 1/3, Desa Sukomaju, Kec SronoBanyuwangi : 085649283023 : [email protected] : SDN 1 Sukomaju (1996-2001) SMP Negeri 1 Srono (2001-2004) SMA Negeri 1 Genteng-Banyuwangi (2004-2007) Jurusan Teknik Industri ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 3 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama : Amir Amirudin : Amir : Laki-laki : Indonesia : Islam Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Probolinggo, 16 Juni 1989 : Probolinggo, Desa Sukamaju : 085614417890 : : SD (1995-2001) SMP Probolinggo (2001-2004) SMA Probolinggo (2004-2007) Jurusan Teknik Elektro ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 4 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Miftahuddin : Addin : Laki-laki : Indonesia : Islam : Tulungagung, 23 Mei 1986 : RT/RW : 1/VI Desa Kalidawir, Kec. Kalidawir, Tulungagung : 085730000181 : [email protected] : SD Sukorejo Kulon III (1993-1999) SMP Negeri 1 Kalidawir (1999-2002) SMK Negeri 3 Boyolangu (2002-2005) Jurusan Matematika ITS (2006-Sekarang) Pernyataan kesediaan UKM Kami akan bekerjasama dengan UKM sablon untuk mencetak logo di plastic kemasan per bulan sekitar 800 untuk plastic, 500 untuk tutup cup, 300 label di kaleng dan 500 logo di cup.
Please download to view
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
...

Legen fix

by lee-minhoo

on

Report

Category:

Documents

Download: 1

Comment: 0

509

views

Comments

Description

Download Legen fix

Transcript

Program Wirausaha Mahasiswa PROPOSAL BISNIS ITS PLAN MAHASISWA PEMANFAATAN POHON SIWALAN SEBAGAI BAHAN BAKU SIRUP BUAH SIWALAN DAN MINUMAN SARI LEGEN Ketua Pelaksana : Nama : Miftakhul Falah (Nrp 2307100096) Anggota 1. Nama : M. Cahyo Adinugroho (Nrp 4204100061) 2. Nama : Herry Purnama Sandy (Nrp 2507100110) 3. Nama : Amir Amrudin (Nrp 2207100073) 4. Nama : Miftahuddin (Nrp 1206100073) Dosen Pendamping Nama : Dr. Didik Prasetyoko NIP : 197106161997031002 JURUSAN/PROGRAM STUDI T EKNIK KIMIA FAKULTAS FTI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2010 D. Halaman Pengesahan HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL BISNIS PLAN MAHASISWA ITS 1. Judul Kegiatan : Meningkatkan Nilai Guna Pohon Siwalan Sebagai Bahan Baku Sirup buah Buah Siwalan dan Minuman Sari Legen : Produk kemasan yang terjual sampai ke jaringan ritel 2. Jenis Output yang dihasilkan 3. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama : Miftakhul Falah b. NRP : 2307 100 096 c. Jurusan/Program Studi/Fak. : Teknik Kimia d. Alamat Rumah/Telp/HP/E-mail : Keputih Tegal Timur 42- 44 4. Pembimbing Kegiatan a. Nama (sebutkan gelar lengkap) : Dr. Didik Prasetyoko b. NIP : 197106161997031002 c. Golongan/Pangkat : d. Jurusan/Program Studi/Fak. : kimia / FMIPA e. Alamat Rumah/Telp/HP/E-mail : Prumdos blok U / 085646162520 5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 orang 6. UKM Mitra Nama UKM : Alamat / Telp/Fax/E-mail : Nama Pimpinan : 7. Biaya Kegiatan a. ITS : Rp37.485.000 b. Sumber lain : 8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 24 bulan Dosen Pendamping Surabaya, 10 Mei 2010 Ketua Pelaksana (Dr. Didik Prasetyoko) NIP 197106161997031002 Mengetahui Pembantu Dekan III Fakultas Fti ITS (Miftakhul Falah) NRP 2307100096 Mengetahui Ketua Jurusan Teknik Kimia (Ir. Wiratno Argo Asmoro, M.Sc.) NIP 132125675 Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Makin berkembangnya manusia ke zaman yang lebih modern membuat manusia menjadi semakin membutuhkan yang praktis. Mulai dari mie instan, bihun instan, minuman instan dan lain-lain. Keberadaan minuman instan menjadi popular di masyarakat Indonesia. Menurut data penjualan minuman energy mengalami peningkatan sekitar lebih dari 10 % tiap tahunnya. Meskipun pada tahun 2009 mengalami penurun. Namun kami masih melihat peluang pasar yang bisa diambil disini. Dalam persaiangannya mereka terdiferensiasi menjadi minuman energi, minuman penyegar dan minuman kesehatan. Keberadaan minuman tradisional yang telah ada dimasyarakat seperti legen sudah cukup popular. Minuman yang berasal dari pohon siwalan/ dikenal dengan nama pohon Siwalan banyak terdapat di daerah tuban, dan menjadi minuman khas setempat. Penjualnya merupakan petani siwalan setempat. Minuman yang didapatkan dengan cara disadap suplainya tidak terpengaruh musim namun buahnya hanya tumbuh pada musim kemarau saja. Bahkan pada musim medeng (Agustus-Desember) terjadi over produksi nira legen sehingga secara tradisional petani akan mengolah kelebihan nira legen yang tidak mampu dipasarkan menjadi gula siwalan. Air legen segar ini dapat disajikan dalam keadaan segar maupun keadaan yang telah difermentasi (tuak). Minuman khas tuban yang belum terfermentasi memiliki rasa yang khas dan banyak kandungan gizinya. Namun ternyata minuman ini hanya bisa didapatkan di daerah di dekat perkebunan siwalan. Karena minuman ini belum ditreatment untuk menghilangkan bakteri fermentasi, sehingga berjalannya waktu mengubah glukosa yang ada menjadi alcohol. Maka produk local yang berjaya di daerahnya (tuban) mempunyai kemungkinan untuk berjaya di pasaran nasional bila kehalalannya dapat terjamin dengan metode pengawetan kimiawi. I.2 Justifikasi Pemilihan Objek Produk merupakan minuman daerah yang belum menasional, memiliki kandungan gizi dan dapat berfungsi sebagai minuman energy karena kandungan glukosanya tinggi. Karena terbukti berjaya di daerahnya, maka minuman yang siap untuk dipasarkan dengan tetap terjaga kehalalannya mempunyai peluang berjaya di nasional. Selain itu buah (siwalan) dari pohon yang sama dapat diolah menjadi Sirup buah buah, memiliki kandungan gizi dan rasa yang unik, juga berpeluang menjadi oleh-oleh khas tuban yang terdistribusi ke seluruh jawa atau bahkan ke seluruh Indonesia. I.3 Tujuan Usaha 1. Memanfaatkan bahan baku daerah agar nilai ekonominya meningkat. 2. Meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat. 3. Me-nasionalisasikan minuman legen dan buah siwalan ke seluruh Indonesia. Bab II Analisis Produk II.1 Jenis dan Nama Produk, Karakteristik Produk Nama produk ini adalah “sari legen” dan “sirup buah siwalan”. Minuman sari legen tergolong minuman berenergi dengan kandungan glukosa yang cukup besar sedangkan sirup siwalan tergolong sirup alami yang diekstrak langsung dari buahnya. Karena kedua jenis minuman ini berkecenderungan mengalami fermentasi maka dihambat dengan pengawet kimia (asam sitrat). Sari legen yang disadap langsung dari pohon siwalan ini akan didistribusikan ke pasar dalam kemasan yang praktis yaitu dalam cup 250 mL dan 1 L. Untuk menaikan nilai ekonomi buah siwalan, produk diekstrak menjadi sirup buah siwalan yang dijual dalam kemasan botol ukuran 1 L. Untuk menjaga kualitas produk yang terjamin kemurnian dan keasliannya maka akan dilakukan pengesahan dari BPOM. (a) Gambar 1. (a) Desain penutup cup 250 mL, (b) (b) Desain pada bungkus kemasan 1 L II.2 Keunggulan Produk Dibandingkan dengan Produk Lain Minuman ini mengandung glukosa dalam jumlah yang cukup besar yang dibutuhkan tubuh, sehingga dapat berfungsi sabagai minuman energi. Selain itu, minuman khas tuban ini memiliki keunikan dalam hal cita rasa yang berbeda dengan degan kelapa muda. Dengan mengambil langsung dari petani setempat diharapkan kualitas kemurnian air legen ini terjaga sehingga dihasilkan minuman yang terjamin kualitas, dan kehalalannya dengan pengawet kimia (asam sitrat) yang tidak berbahaya bagi tubuh. Pemberian pengawet kimia ini diharapkan umur kadaluarsa sari legen maupun sirup dapat bertahan lebih lama dibandingkan produk serupa (legen) yang dijual eceran dipinggir jalan. Meskipun menggunakan pengawet alami, namun asam sitrat merupakan vitamin c bagi tubuh, sehingga secara kesluruhan produk minuman alami ini bebas dari zat kimia yang merugikan tubuh dan efek samping lainnya, hal ini berbeda dengan minuman berenergi serupa yang diekstrak dari zat-zat kimia yang sedikit banyaknya memiliki efek samping pada tubuh dalam jangka panjang. Produk minuman ini dikemas ke dalam kemasan yang praktis untuk memudahkan proses penyimpanan di rumah, dibawa dalam perjalanan dan mudah diletakkan dimana saja. Untuk suplai bahan baku, baik sari legen maupun buah siwalan, ketersediaannya di perkebunan siwalan yang terdapat di rembang dan tuban cukup melimpah untuk memenuhi permintaan di pulau jawa. Berikut kami sajikan komposisi dari sari legen : Tabel 1 Komposisi Sari legen Komponen Total gula (g/100 cc) Gula reduksi (g/100 cc) Protein (g/100 cc) Nitrogen (g/100 cc) pH (g/100 cc) Specific gravity Mineral sebagai abu (g/100 cc) Kalsium (g/100 cc) Fosfor (g/100 cc) Besi (g/100 cc) Vitamin C (mg/100 cc) Vitamin B1 (IU) Vitamin B komplek Jumlah 10,93 0,96 0,35 0,056 6,7-6,9 1,07 0,54 Sedikit 0,14 0,4 13,25 3,9 Diabaikan Sumber: Davis and Johnson (1987) Buah siwalan bentuknya agak bulat, bergaris tengah 7 - 20 cm, ungu tua sampai hitam, pucuknya kekuningan. Buah berisi 3 bakal biji. Daging buah muda warna putih kaca/transparan, daging buah dewasa/tua warna kuning kemudian berubah menjadi serabut. Buah siwalan merupakan sumber karbohidrat berupa sukrosa, glukosa dan air. kadar protein dan lemaknya sangat rendah dibawah 1%, serta sedikit serat. (By Simon B Widjanarko) II.3 Keterkaitan dengan Produk Lain Termasuk Perolehan Bahan Baku Perkebunan siwalan tersebar di daerah Kabupaten tuban seluas 512 H. Estimasi produksi siwalan saat ini adalah sebesar 3.528,36 ton/th. karena air legen didapat dengan cara di sadap baik pada musim hujan maupun kemarau, sehingga tidak mempengaruhi suplai bahan baku air legen, namun suplai buah siwalan sangat dipengaruhi oleh musim, sebab masa panennya pada musim kemarau. Demikian kami sajikan data produksi sari legen di daerah tuban: Tabel 2. Produksi Siwalan di Kabupaten tuban Tahun 2001- 2005 Areal Perkebunan Produksi Prosentase Prosentase Luas Volume No Tahun Kenaikan Kenaikan (Ha) (ton) (%) (%) 1 2001 562 3645.7 2 2002 562 0.00 3609.4 -1.00 3 2003 562 0.00 3552.5 -1.58 4 2004 512 -8.90 4650.0 30.89 5 2005 512 0.00 3528.4 -24.12 Sumber : Data Statistik Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tuban Tahun 2005 Sekitar 50 % dari hasil perkebunan yang berupa air legen dijual eceran oleh pedagang setempat. Sedangkan sekitar 5–10 % diproduksi untuk menghasilkan gula siwalan. Gambar 2. pohon siwalan II.4 Peta Persaingan Dalam persaingan usaha pembuatan sari legen sebagai minuman berenergi, selama ini telah dikuasai produk pocary sweet (untuk minuman botol) dan extra joss (untuk saset). Sedangkan untuk produk sirup buah dikuasi oleh Sirup ABC yang telah menjadi brand image sirup. Dalam pemetaan persaingannya bila dinilai terhadap 3 faktor bisnis yaitu kualitas, harga dan financial strength. Tabel 3. Peta persaingan usaha pembuatan Minuman Berenergi Bisnis Faktor Kualitas Harga Financial strength Tabel 4. Peta persaingan usaha pembuatan Sirup Bisnis Faktor Kualitas Harga Financial strength Sirup Buah Siwalan Rating Score 2 0.6 2 0.6 1 0.4 Sirup ABC Rating Score 2 0.6 2 0.6 3 0.8 Sirup Marjan Rating Score 3 0.8 1 0.4 3 0.7 Sari Legen Rating Score 2 0.6 2 0.6 1 0.4 Pocary Sweet Rating Score 1 0.4 1 0.8 3 0.8 Extra Joss Rating Score 2 0.6 3 0.8 3 0.8 Bab III Analisa Proses Produksi III.1 Analisa Bahan Baku Dari 2 jenis produk yang akan didistribusikan ”yaitu sari legen (1)” dan ”sirup buah siwalan (2)” memerlukan bahan baku seperti: Tabel 5. Analisa buat/beli No Komponen Komponen 1.1 Sari legen 1.2 Cup 1.3 Penutup cup 1.4 2.1 2.2 2.3 Kemasan 1 L Sirup Siwalan Botol 1 L Tutup botol Bahan Air Legen Plastic Plastic Polimer Polystyrene Buah Siwalan Kaca Plastic Termoset III.2 Proses Produksi Air legen di proses dalam panci besar bersama bahan pengawet, pemberi aroma, dan buah siwalan yang telah dipotong. Karena ada kemungkinan air legen terfermentasikan oleh bakteri Saccharomyces cereviceae. Saccharomyces cereviceae merupakan khamir yang bersifat fermentatif kuat dan mempunyai suhu optimal untuk pertumbuhannya 25-30°C (Fardiaz, 1992) serta mampu menghasilkan enzim-enzim antara lain α-glukosidase, α-galaktosidase, selulase dan invertase (Astuty, 1991). Khamir Saccharomyces cereviceae bersifat anaerob fakultatif yang optimal dapat hidup dengan atau tanpa menggunakan O2 sebagai penerima elektron terakhir dalam metabolisme selnya. Kondisi aerob sel khamir akan memperbanyak aktivitas pertumbuhan dan sedikit sekali menghasilkan etanol sedangkan pada kondisi anaerob aktivitas khamir cenderung menghasilkan etanol (Maiorella, 1985). Perlu dilakukan pasteurisasi pada suhu 600 C selama 20 menit dalam sebuah bejana besar yang terdapat alat pengukur suhu. Setelah itu ditambahkan asam sitrat sebagai pengawet dan menambah kandungan vitamin c. Setelah itu dikemas ke dalam cup berukuran 250 mL dan di seal dengan menggunakan cup sealer semi otomatis untuk mempercepat proses packaging. Dan simpan dalam lemari penampungan. Mixing Bahan Pasteurisa si Packaging Ukuran 250 mL Lingkaran (d=7,5cm) kotak (p=7cm, l=5cm, T=15 cm) Botol 1 L Keterangan Buat Beli Beli Beli Buat Beli Beli Gambar 3. Alur proses produksi “Nira Legen” Sedangkan untuk produk sirup buah siwalan, diproduksi dengan cara buahnya dipotongpotong melintang, diblender dan disaring sehingga hanya liquidnya yang diambil. Liquid (sirup) akan dituang ke dalam botol dan dilakukan pasteurisasi sama seperti halnya sari legen. Kemudian liquid tadi ditambahkan gula dan bahan pengawet asam sitrat. Produk yang telah siap didistribusikan disimpan di lemari pendingin. Mixing bahan Pasteurisa si Blending Packaging Gambar 4. Alur proses produksi “sirup buah siwalan” III.3 Waktu Produksi Tabel 6, Analisa Waktu Produksi Nira Legen No 1 2 3 Proses Produksi Mixing bahan Pasteurisasi Packaging Waktu 11 liter air legen 20 menit 90 menit 40 menit Jam kerja @hari 7-8 jam. Proses mixing bahan bisa dilakukan untuk takarang 11 liter sekaligus. Kemudian proses pasteurisasi dilakasanakan selama 90 menit dalam satu bak yang cukup untuk 11 liter. Untuk packaging bisa dilakukan secara manual sesua dengan permintaan pasar. Total 11 liter membutuhkan waktu 1jam 2,5 jam. Dalam sehari mampu menghasilkan 33 liter sari legen. Tabel 7, Analisa Waktu Produksi Sirup Buah Siwalan No 1 2 3 4 Proses Produksi Blending bahan baku Mixing Pasteurisasi dan filterasi Packaging Waktu 11 liter air legen 30 menit 20 menit 90 menit 40 menit Jam kerja @hari 7-8 jam. Proses blending bahan baku untuk 5 liter sekaligus kemudian. Setelah itu dilakukan proses Mixing bahan baku dan proses pasteurisasi selama 60 menit dan 30 menit untuk proses pemisahan liquid dan serat (solid buah). Kemudian dilakukan proses packaging ke dalam botol yang sudah steril. III.4 Bahan Baku, Bahan Penolong dan Peralatan yang Digunakan Bahan yang digunakan: 1. Buah siwalan, dan 2. Air legen. Bahan penolong digunakan: 1. Pengawet kimia asam oksalat, dan 2. Pemanis, (meningkatkan rasa) Alat yang dipakai: 1. Gelas cup plastic, 2. Cup sealer semi otomatis, 3. Blending, 4. Filter (sari buah siwalan), 5. Alat pasteurisasi, dan 6. Lemari pendingin besar. Gambar 5. buah siwalan III.4 Jumlah Produk yang Dihasilkan dalam Satu Tahun Pada tahun 2010 diperkirakan asumsi luas lahan yang aktif adalah 404 ha maka estimasi produksi nira dan buah siwalan per tahunnya adalah: • • Produksi nira legen : 13.672.100 liter 4,7 liter x 80 bt x 90 hr x 404 ha Produksi buah siwalan 20 btr x 2 musimx 80 bt x 404 ha : 1.292.800 glondong 50 % nira legen yang dihasilkan, digunakan masyarakat untuk penjualan eceran pedagang setempat (50%) dan 10% untuk memproduksi gula siwalan. Sehingga diperkirakan hanya 7000 liter yang belum termanfaatkan. Rencana produksinya membutuhkan 800 liter perbulannya, sehingga satu tahunnya memproduksi 2400 cup 250 mL dan 200 kemasan 1L. Sedangkan buahnya membutuhkan sekitar 600 Kg untuk dihasilkan sekitar 300 botol sirup buah siwalan. Target penjualan satu tahun dari kedua produk adalah: 1. 28800 cup “sari legen” 250 mL, 2. 3.600 kemasan “sari legen “ 1 L, 3. 4.800 botol “sirup buah siwalan” 1 L. Bab IV Analisis Pasar IV.1 Profil Konsumen dan Segmentasi Pasar Dengan perkembangan teknologi dan kemajuan zaman serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, tren produk yang dibutuhkan masyarakat berangsur-angsur bergeser menjadi produk yang praktis dan tahan lama sehingga mudah didapatkan dimana-mana dan mudah mendistribusikannya. Produk ”sari legen dan sirup buah siwalan” merupakan inovasi produk yang siap didistribusikan dalam jumlah besar ke wilayah perkotaan tanpa takut produk akan terfermentasi. Dengan melihat kondisi tren pasar untuk minuman berenergi dan panganan kuliner yang tinggi dan tingkat antusiasnya besar, maka produk ”sari legen dan sirup buah siwalan” merupakan bisnis yang sangat menjanjikan karena memenuhi kebutuhan tren pasar yang ada. Trend masyarakat pada penggunaan minuman berenergi adalah sebagai sarana untuk memulihkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap tuntutan aktivitas ditambah saat berhadapan dengan iklim panas yang tidak bersahabat. Segmentasi konsumen dari produk ini adalah kalangan yang memiliki aktivitas tinggi di daerah perkotaan, dan pecinta kuliner. bisnis ini lebih fokus dalam menangani pasar yang memiliki porsi paling besar (seperti kalangan perkotaan) dan juga kalangan di luar arus utama (pecinta kuliner dan minuman sehat). Sehingga diharapkan tercipta image baik di mainstream perkotaan yang didominasi oleh remaja berpendidikan tinggi, eksekutif beraktivitas padat dan pekerja keras serta menjalin pelanggan setia di grassroad yaitu kalangan pecinta kuliner yang jumlahnya cukup banyak di wilayah perkotaan surabaya. Tabel 8. Segmentasi pasar Produk Kebutuhan dan Pesaing pilihan pelanggan Sari Legen Toko Serba Ada Keluarga, eksekutif muda, Pelajar Extra joss, krating daeng, Maizon, Warung makan kuliner Pecinta kuliner Pocary sweet Kantin Mahasiswa Pelajar Toko Kelontong Keluarga Sirup Siwalan Toko Serba Ada Keluarga Sirup ABC, Sirup Toko Kelontong Keluarga Marjan Rumah Makan di pinggir Wisatawan jalan Bila melihat dari daya belinya maka kami memposisikan untuk konsumen di semua kalangan ekonomi, karena harganya murah dan dapat dijangkau masyarakat kecil. Dari segi karakter pembeli adalah kaum muda professional dan terdidik yang dinamis, praktis dan membutuhkan minuman berenergi seperti produk sari legen. Mereka yang suka kuliner karena minuman ini tergolong baru, alami dan kedaerahan tapi dikemas lebih praktis. Untuk kalangan remaja, produk sari legen adalah mahasiswa, karyawan dan pelajar yang memiliki aktivitas, dan mobilitas tinggi serta memiliki jiwa petualang kuliner, sedangkan untuk kalangan tua, diharapkan produk ini dapat menjadi bagian dari konsumsi pola hidup sehat mereka. Untuk produk sirup buah siwalan lebih mendekati kalangan masyarakat yang telah berkeluarga dan berdaya beli menengah ke atas. Branding sirup buah siwalan adalah minuman oleh-oleh tuban, yang ditujukan pada wisatawan yang berkunjung ke daerah seperti tuban dan Surabaya. Pasar yang terdapat di Kota Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya merupakan pangsa pasar yang cukup besar mengingat mereka berdayabeli menengah ke bawah. Berikut disajikan jumlah kecamatan dan jumlah RT dan RW yang terdapat di Kota Surabaya : Pasar Tabel 9. Jumlah Data Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW di Surabaya No. (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 KECAMATAN / Distric (2) Surabaya Pusat Genteng Bubutan Tegalsari Simokerto Surabaya Utara Pabean Cantikan Semampir Krembangan Kenjeran Bulak Surabaya Timur Tambaksari Gubeng Rungkut Tenggilis Mejoyo Gunung Anyar Sukolilo Mulyorejo Surabaya Selatan Karangpilang Dukuh Kupang Gayungan Jambangan Wonocolo Sawahan Wiyung Wonokromo Surabaya Barat Asemrowo Sukomanunggal Benowo Lakarsantri Sambikerep Pakal Tandes Jumlah JUMLAH KELURAHAN / RW Sub Distric (3) (4) 5 5 5 5 5 5 5 4 5 6 6 6 5 4 7 6 4 4 4 4 5 6 4 6 5 5 5 6 4 5 12 163 64 53 52 61 52 71 47 35 22 74 63 68 25 29 67 53 29 31 33 26 43 71 32 58 18 34 25 30 38 34 51 1.389 RT (5) 318 405 333 367 322 562 402 363 111 642 519 373 153 163 370 278 186 154 166 125 226 554 158 512 117 262 140 153 215 169 306 9.124 Sumber : Bag. Pemerintahan, Pemerintah Kota Surabaya Berdasarkan tabel 3.2 dapat diketahui besarnya pangsa pasar di Kota Surabaya, apabila diasumsikan di kota Surabaya ini terdapat 3000 orang tergolong mereka yang memiliki jiwa petuang kuliner, beraktivitas padat dan pekerja keras. Sekitar 500 orang minum 4 cup per bulan dan ditambah lagi mereka menyetok 1 L lemasan sari legen perbulan untuk keperluan konsumsi maka diharapkan sedikitnya produksi yang ada mampu diserap pasar. Sedangkan untuk Sirup buah siwalan diharapkan ada sekitar 275 keluarga yang mengkonsumsi I botol (1 liter) selama sebulan. Dengan harapan mereka adalah yang memiliki ikatan emosional dengan tuban, menyukai kuliner daerah dan berdaya beli menengah ke bawah. Hal ini membuka peluang bagi produk olahan dari pohon siwalan untuk dikembangkan pasarnya ke wilayah diluar surabaya. IV.2 Media Promosi yang Digunakan 1. Jaringan social (twitter), berusaha mengedukasi pasar dengan memberitahukan manfaat dan khasiat dari sari legen kepada masyarakat. Metode yang dilakukan secara rutin meng up date artikel promosi kepada masyarakat. Menjaring teman sebanyak-banyaknya. 2. Blog, secara rutin meng up date artikel untuk menarik pembeli. 3. Pamphlet, mengedukasi pasar local (Surabaya) untuk lebih kenal dan dapat mengakses lebih jauh ke website kami. 4. Radio, bekerja sama dengan RRI Surabaya sebagai radio nasional yang masih peduli dengan masyarakat tradisional. 5. Media massa, mencoba mengirim artikel secara rutin kepada media massa. IV,3 Strategi Pemasaran Riset Produk Jenis produk yang akan di pasarkan Survey tempat produk dipasarkan Menentukan Strategi Pemasaran Produk Konsultasi dengan Pakar Pasar Produksi Kuantitas Produk Pemasaran Produk Feed Back Konsumen Perbaikan Produk dan Strategi Pemasaran Gambar 6. Alur strategi pemasaran Keterangan : 1. Pada tahap ini dilakukan proses tinjauan pustaka dan dilakukan uji sample secara langsung guna mengetahui nilai gizi, tahan lama dan efek pemakaian sehingga dapat ditentukan jenis produk yang bernilai jual dan siap untuk dipasarkan, 2. Setelah diperoleh produk yang handal untuk dipasarkan, kemudian dilakukan survey terhadap konsumen dari “sari legen” dan Sirup buah siwalan. Survey dilakukan pada beberapa tempat, misalnya daerah di sekitar pasar tradisional, dan pemukiman penduduk. Daerah yang menjadi pasar dari “sari legen” dan Sirup buah siwalan ini daerah yang sering dikunjungi konsumen dan banyak terdapat manusia yang beraktivitas padat dalam daerah tersebut. Berdasarkan analisa pasar ini dapat ditentukan strategi pemasaran produk, yaitu dengan mengandeng pihak pemerintah dalam upaya kampanye hidup sehat melalui produk “sari legen” dan sirup buah siwalan, 3. Berdasarkan analisa pasar yang dilakukan di sekitar Kota Surabaya dan Sidoarjo dapat ditentukan target produksi pada tahun pertama adalah sebanyak 5000 unit “sari legen” dan sirup buah siwalan, 4. Setelah tahap awal persiapan telah dilakukan dengan baik, maka dilakukan proses pemasaran produk kepada konsumen melalui kerjasama dengan pemerintah disamping mencoba melakukan pemasaran secara langsung kepada konsumen, 5. Setelah tiga bulan pemasaran, maka disebarkan angket kepada konsumen dengan tujuan memperoleh feed back dari konsumen guna membangun “sari legen” dan “Sirup buah siwalan” menjadi lebih baik, baik dari segi produk maupun segi pemasaran. Strategi marketing 4 P(produk, price, place, promotion) a. Product Kualitas produk minuman sari legen dan sirup buah siwalan diharapkan dapat menjaga kehalalan (konsentrasi alcohol buah rendah) dan masa kadaluarsa yang panjang sehingga menjadi pilihan untuk penyimpanan di toko, rumah dan lain-sebagainya. Dengan kemasan yang praktis maka proses distrbusi menjadi lebih mudah. Minuman alami dengan pengawet kimia yang sedikit efek samping bisa dijadikan sebuah keunggulan sebagai minuman tanpa efek samping. b. Price Apabila dilihat dari segi harga, produk ini memiliki harga yang jauh lebih murah dari minuman berbergi lainnya. Selain itu kami juga menyediakan kemasan 250 mL, tentunya dengan harga yang lebih murah. Hal ini belum dilakukan pesaing mana pun. c. Place Produk minuman kemasan sari legen dan sirup siwalan hadir dengan kemasan yang lebih praktis sehingga mudah untuk didistribusikan dari daerah tuban ke kota besar seperti Surabaya sidoarjo dan gersik. Tempat yang ideal sebagai area pemasaran sari legen dan sirup buah siwalan adalah area yang dekat dengan instansi pendidikan, perkantoran, rumah makan sepanjang perjalanan dan industri. Area seperti ini dapat ditemui di Kota Surabaya, Sidoarjo, gersik dan sekitarnya sehingga ini adalah pilihan yang tepat untuk mem-branding kedua produk ini baik sebagai minuman berenergi juga sebagai oleh-oleh khas tuban (jawa timur). d. Promotion Promosi merupakan aspek penting dalam pemasaran karena sari legen dan sirup siwalan merupakan produk lama yang sudah familiar bagi masyarakat di jawa timur, namun biasa dijual oleh pedagang kaki lima. Diharapkan dengan promosi melalui berbagai media, brand sebagai minuman energy dan minuman khas tuban. Dengan kegiatan promosi yang gencar diharapkan minuman khas tuban ini dapat diketahui pecinta legen maupun dikenal oleh masyarakat yang belum pernah mencoba. Promosi ini juga merupakan bentuk langkah edukasi pasar melalui media cetak dan pameran. Produk ini juga akan diiklankan radio lokal di Surabaya, salah satu diantaranya adalah Radio Suara Surabaya. Selain itu produk juga akan dipromosikan melalui papan nama, spanduk, brosur dan media massa serta media online. Bab V Manajemen Keuangan dan Pembiayaan Usaha V.1 Investasi yang Diperlukan Tabel 10. Variabel Cost N Juml Jenis Barang o ah 1 sari aren 800 Harga Satuan Rp 1,000.00 Jumlah Harga Rp 800,000.00 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 buah siwalan listrik air asam sitrat botol dan tutup gula transportasi gaji karyawan cup tutup cup kemasan 1 L 300 1 1 2 400 100 2 3 2400 2400 300 Rp 3,500.00 Rp 750,000.00 Rp 250,000.00 Rp 10,000.00 Rp 1,000.00 Rp 9,000.00 Rp 350,000.00 Rp 600,000.00 Rp 200.00 Rp 200.00 Rp 1,250.00 Rp 1,050,000.00 Rp 750,000.00 Rp 250,000.00 Rp 20,000.00 Rp 400,000.00 Rp 900,000.00 Rp 700,000.00 Rp 1,800,000.00 Rp 480,000.00 Rp 480,000.00 Rp 375,000.00 Rp 8,005,000.00 Tabel 11. Fixed Cost N Jumla Jenis Barang o h 1 cup sealer 1 2 alat pasteurisasi 2 3 bak besar 3 4 alat penyaring 10 5 tempat sampah 4 6 pendingin besar 1 7 Rak 1 8 sewa tempat 1 9 promosi 1 1 0 blender 3 1 2 gaji manajemen 4 1 3 research 1 Harga Satuan Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 2,000,000.00 1,300,000.00 300,000.00 25,000.00 20,000.00 5,000,000.00 250,000.00 10,000,000.00 1,000,000.00 300,000.00 1,000,000.00 500,000.00 Jumlah Harga Rp 2,000,000.00 Rp 2,600,000.00 Rp 900,000.00 Rp 250,000.00 Rp 80,000.00 Rp 5,000,000.00 Rp 250,000.00 Rp 10,000,000.00 Rp 1,000,000.00 Rp Rp 900,000.00 4,000,000.00 Rp 500,000.00 Rp 27,480,000.00 V.2 Rencana Neraca Awal dan Neraca Akhir Tahun Tabel 12. Perhitungan BEP Investasi Laba Kotor BEP Rate of Return = 0.089964845 = Rp10.07 Pay Back Period= Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 = Rp31,290,000.00 = Rp2,815,000.00 Pendapatan Biaya Tet Rp Rp 27,480,0 Rp Rp 6,955,000.00 Rp 9,095,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 Rp 10,700,000.00 11.11545293 V.3 Rencana laporan rugi laba Tabel 13. Laporan Rugi Laba N o Jenis Layanan Asumsi Pelanggan Per Bulan 2400 300 400 Harga Rp 2,000.00 Rp 9,000.00 Rp 8,000.00 Total Harga Rp 4,800,000.00 Rp 2,700,000.00 Rp 3,200,000.00 Rp 10,700,000.00 1 cup 250 ml kemasan kaleng 2 1lt 3 Sirup Buah V.4 Rencana neraca awal dan neraca akhir tahun Tabel 14 Neraca Keuangan CV Syukur Nikmat Tuban Neraca keuangan sari legen dan Sirup buah siwalan Asset/Aktiva Aktiva Lancar Kas Piutang Inventaris kantor dan Perijinan Jumlah Aktiva Tetap Alat Pembuatan Minuman Sari legen cup sealer alat pasteurisasi bak besar alat penyaring pendingin besar Jumlah Alat Pembuatan Sirup buah Legen Saringan Alat pasteurisasi Blender Jumlah Biaya Produksi 1 bulan Promosi Rp. Rp 2.000.000 Rp 10,330,000.00 Rp 12.330.000 Passiva Rp. Modal investor 37.485.000 Rp2,000,000.00 Rp1,300,000.00 Rp 900,000.00 Rp 125,000.00 Rp5.000.000,00 Rp 9.325.000 Rp 125,000.00 Rp1,300,000.00 Rp 900,000.00 Rp2,250,000.0 0 Rp8,005,000.00 Rp1,000,000.00 Biaya manajemen Reasearch Jumlah Total Rp4.000.000,00 Rp 500,000.00 Rp37.485.000 Total pasiva Rp37.485.00 0 V.5 Personalia Direktur Utama Manajer Pengembanga n produk Manajer marketing Manajer Produksi Gambar 6. Sturktur Organisasi CV Syukur Nikmat Tuban 1. Manajer umum  mengkoordinasi, memberikan pengarahan kepada pekerja selaku (manajer SDM) dan mengarahkan lembaga usaha. Yang bertanggung jawab sebagai manajer umum dan SDM adalah M falah. 2. Manajer pengembangan produk melakukan research untuk memperbaiki qualitas, efisiensi biaya, menemukan inovasi baru dan lain-lain. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer pengembangan produk Amir Amrudin. 3. Manajer produksi  bertanggung jawab terhadap suplai bahan baku, proses produksi dan sampai packaging. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer produksi adalah M. Cahyo Adi Nugroho. 4. Manajer marketing  bertanggung jawab memarketingkan produk, memperkenalkan brand, memperbaiki citra perusahaan dan lain-lain. Yang bertanggung jawab sebagai Manajer marketing Herry Purnama S. Bab VI Denah dan lokasi usaha VI.1 Nama Perusahaan CV Syukur Nikmat Tuban VI.2 Gambar Denah dan Lokasi Usaha Tuban dekat dengan daerah perkebunan dan menjadikan penduduk sekitar sebagai karyawannya yaitu tepatnya di kecamatan menanggal. Lampiran CV Ketua Pelaksana 1 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Miftakhul Falah : Falah : Laki-laki : Indonesia : Islam : Gresik, 7 September 1989 : Jalan Keputih Tegal Timur 42-44 : 085648569506 : [email protected] : SDN 1 Bungah Gresik(1995-2001) SMP Negeri 1 Gresik (2001-2004) SMA Negeri 1 Gresik (2004-2007) Jurusan Teknik Kimia ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 1 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap : M. Cahyo Adinugroho : Cahyo : Laki-laki : Indonesia : Islam : Jakarta, 12 mei 1986 : Solo Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : 085610928349 : : SD II Sragen(1992-1998) SMP Negeri 1 Sragen (1998-2001) SMA Negeri 3 Sragen (2001-2004) Jurusan Sistem Perkapalan ITS (2004-Sekarang) Anggota Pelaksana 2 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Herry Purnama Sandy : Herry : Laki-laki : Indonesia : Islam : Banyuwangi, 2 Agustus 1989 : Dusun Sukolilo RT 1/3, Desa Sukomaju, Kec SronoBanyuwangi : 085649283023 : [email protected] : SDN 1 Sukomaju (1996-2001) SMP Negeri 1 Srono (2001-2004) SMA Negeri 1 Genteng-Banyuwangi (2004-2007) Jurusan Teknik Industri ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 3 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama : Amir Amirudin : Amir : Laki-laki : Indonesia : Islam Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Probolinggo, 16 Juni 1989 : Probolinggo, Desa Sukamaju : 085614417890 : : SD (1995-2001) SMP Probolinggo (2001-2004) SMA Probolinggo (2004-2007) Jurusan Teknik Elektro ITS (2007-Sekarang) Anggota Pelaksana 4 Nama Nama Panggilan Jenis Kelamin Kebangsaan Agama Tempat / Tanggal Lahir Alamat Lengkap Telephone/Handphone Email Pendidikan • • • • : Miftahuddin : Addin : Laki-laki : Indonesia : Islam : Tulungagung, 23 Mei 1986 : RT/RW : 1/VI Desa Kalidawir, Kec. Kalidawir, Tulungagung : 085730000181 : [email protected] : SD Sukorejo Kulon III (1993-1999) SMP Negeri 1 Kalidawir (1999-2002) SMK Negeri 3 Boyolangu (2002-2005) Jurusan Matematika ITS (2006-Sekarang) Pernyataan kesediaan UKM Kami akan bekerjasama dengan UKM sablon untuk mencetak logo di plastic kemasan per bulan sekitar 800 untuk plastic, 500 untuk tutup cup, 300 label di kaleng dan 500 logo di cup.
Fly UP