Literatur Antum

  • Published on
    12-Aug-2015

  • View
    190

  • Download
    18

Embed Size (px)

DESCRIPTION

mikroskop

Transcript

LITERATUR FUNGSI, SEJARAH DAN JENIS MIKROSKOP

DI SUSUN OLEH :

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2013

A. Pengertian Mikroskop berasal dari bahasa Yunani micron = kecil dan scopos = tujuan. Mikroskop merupakan salah satu alat yang penting pada kegiatan laboratorium sains, khususnya biologi. Mikroskop merupakan alat bantu yang memungkinkan kita dapat mengamati obyek yang berukuran sangat kecil (mikroskopis). Hal ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme yang berukuran kecil. Untuk mengetahui mikroskop maka perlu diketahui komponen mikroskop, macam mikroskop B. Fungsi Fungsi-fungsi bagian mikroskop : 1. Lensa okuler : memperbesar bayangan yang dibentuk oleh lensa obyektif. 2. Batang tubuh : tempat memasang lensa okuler. 3. Revolver : untuk menggerakkan lensa objektif sesuai dengan perbesaran yang dikehendaki. 4. Lensa objektif : pembentuk bayangan langsung sebagai objeknya. 5. Pengatur kasar : mengatur jarak objektif dan preparat secara kasar. 6. Pengatur halus : untuk mendapatkan focus mikroskop dengan yang sebaik-baiknya. 7. Pengatur pentas mekanik : untuk mengatur atau menggeser obyek kekanan-kekiri atau muka kebelakang. 8. Meja objek : untuk meletakkan preparat yang akan diamati. 9. Jepitan objek : untuk memegang preparat agar stabil. 10. Kondensor : memusatkan cahaya yang tersedia pada specimen. 11. Diafragma : mengatur bnyaknya cahaya yang masuk. 12. Cermin : memantulkan cahaya yang dibutuhkan untuk penyinaran objek. C. Sejarah Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Ntony Van Leuwenhoek (1632-1723) yang berkebangsaan Belanda, dengan mikroskop yang masing-masing terdiri atas lensa tunggal hasil gosokan rumah yang ditanam dalam kerangka kuningan perak. Kekuatan perbesaran tertinggi yang dapat dicapainya hanyalah 200-300 kali, mikroskop ini sedikit sekali persamaanya dengan mikroskop cahay majemuk yang ada sekarang (Purba, 1999). Antony Van Leuwenhoek orang yang pertama kali menggunakan mikroskop walaupan dalam bentuk sederhana pada bidang mikrobiologi. Kemudian pada tahun 1600 Hanz dan Z Jensen telah menemukan mikroskop yang lebih maju dengan nama mikroskop ganda.

Mikroskop Antonie Van Leeuwenhoek

Mikroskop yang pertama kali digunakan adalah Mikroskop yang hanya memiliki satu lensa okuler akan tetapi saat ini sudah banyak Mikroskop yang menggunakan dua lensa okuler. Peralatan ini direka berbeda dengan Mikroskop yang monokuler dan digunakan untuk tujuan yang sedikit berbeda. Dengan menggunakan kedua mata untuk memberikan sudut pandangan yang sedikit berbeda kepada mata kiri dan kanan. Dengan cara ini dapat menghasilkan pandangan tiga dimensi (3D). Mikroskop cahaya yaitu Mikroskop yang menggunakan sistem lensa optis yang memiliki perbesaran (magnification) hingga 1000x sehingga obyek yang paling kecil yang dapat diamati dengan Mikroskop cahaya ini berukuran 0,11 m. Mikroskop cahaya meliputi Mikroskop medan terang, medan gelap, fluoresensi, dan kontras fase.

Mikroskop Cahaya Masing-masing Mikroskop tersebut memiliki kegunaan dan pemakaian yang berbeda dalam dunia mikrobiologi. Mikroskop medan terang (LightField Microscope) adalah Mikroskop dengan medan Mikroskopis atau medan yang mengelilingi preparatn kelihatan terang, sedangkan obyek yang diamati tampak lebih gelap dari latar belakangnya. Hal ini disebabkan oleh cahaya dari suatu sumber masuk melalui sistemsistem lensa tanpa mengalami perubahan sehingga terbentuk medan yang terang. Mikroskop medan terang digunakan untuk melihat morfologi mikroorganisme seperti bakteri, tentu saja dengan menggunakan pewarnaan terlebih dahulu. Karena sel-sel bakteri memiliki ukuran yang sangat mikro dan memiliki tubuh yang transparan sehingga diperlukannya suatu pewarnaan agar dapat terlihat bagaimana morfologi dan mikroorganisme tersebut. Mikroskop medan gelap (DarkField Microscope) adalah Mikroskop dengan medan yang mengelilingi preparat kelihatan gelap, sedangkan obyek yang diamati tampak lebih terang dari latar belakangnya. Hal ini terjadi karena Mikroskop medan gelap digunakan kondensor khusus yang memiliki sudut apertura lebih besar dari lensa obyektif. Cahaya masuk kedalam lensa obyektif hanyalah cahaya yang didifraksikan oleh spesimen sehingga spesimen terlihat terang dengan latar belakang gelap. Mikroskop gelap digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya pisah Mikroskop majemuk. Mikroskop medan gelap berbeda dengan Mikroskop cahaya majemuk biasa dalam hal adanya kondensor khusus yang dapat membentuk kerucut hampa berkas cahaya yang dapat dilihat. Berkas cahaya dari kerucut hampa ini tidak langsung diteruskan ke lensa obyektif, melainkan berkas cahaya ini dipantulkan dengan sudut yang kecil dari bagian atas preparat. Setiap berkas cahaya yang menyentuh spesimen akan dipantulkan langsung kedalam obyeltif dengan demikian spesimen terlihat putih pada latar belakang hitam. Tanpa spesimen, medan pandang kelihatan gelap, karena tidak ada sesuatu yang dapat menyebabkan cahaya dipantulkan ke lensa obyektif. Mikroskop kontas fase, dasar dari Mikroskop kontas fase adalah cahaya yang masuk melalui suatu spesimen sebanding dengan indeks refraksinya. Pada Mikroskop ini diadakan

modifikasi lensa sehinggga perbedaan derajat terang tembus dari struktur sel dengan lingkungan sekitarnya dapat dilhat lebih jelas. Modifikasi lensa terletak pada kondensor dan lensa obyektif. Mikroskop ultra violet, mikroskop ini dapat ditingkatkan daya pisahnya dengan menggunakan cahaya bergelombang pendek yaitu sinar ultra violet. Beberapa bahan kimia tertentu dapat mengabsorpsi sinar ultra violet dan dipantulkan kembali sebgai cahaya yang memiliki gelombang lebih panjang. Contoh bahan kimia adalah fluoresensi dan akridin. D. Jenis 1. Mikroskop cahaya merupakan mikroskop yang mempunyai bagian-bagian yang terdiri dari alat-alat yang bersifat optik, berguna untuk mengamati benda-benda atau preparat yang transparan. Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa ialah mikroskop ultraviolet tidak dapt dilihat oleh mata manusia maka bayangan benda harus direkam pada piringan peka cahaya. Mikroskop ini menggunakan lensa kuarsa. Mikroskop pendarflour, mikroskop ini dapat dapat digunakan untuk mendeteksi bendabenda asing atau antigen dalam jaringan. Mikroskop medan gelap, mikroskop ini digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampiri mendekati batas daya pisah mikroskop majemuk. Mikroskop fasekontras, mikroskop ini digunakan untuk mengamati benda dalam keadaan alamnya, tanpa menggunakan bahan pewarna. Pada bawah meja objeknya dan pada lensa objektifnya terpasang perlengkapan fase kontras. Mikroskop electron, banyak komponen sel seperti mikondria, ribosom dan reticulumendoplasma yang begitu kecil tidak bisa dilihat secara detail dengan mikroskop biasa. Mikroskop electron pemayaran, mikroskop ini mengunakan berkas electron, tetapi yang seharusnya ditransmisikan secara serempak keseluruh medan electron difokuskan sebagai titk yang sangat kecil dan dapat digerakkan maju mundur pada spesimennya.

2. 3.

4.

5.

6.

Daftar Pustaka

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/MIKROSKOP.pdf http://images.ntalutchu.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/SL4rVQoKCm0AAE gqa3A1/Mikroskop.pdf?key=ntalutchu:journal:1&nmid=113632873 http://meilia.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_17.pdf