LOMBA ESAI

  • View
    96

  • Download
    3

Embed Size (px)

Transcript

UNDIKSHA

PANDUAN LOMBA

ESAI NASIONAL AIGELORA ESAI 2011PANITIA PELAKSANA GEMA LOMBA KARYA ESAI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GA GANESHA

SEKAPUR SIRIH

1

Kesenjangan antara teori yang diperoleh oleh peserta didik terhadap kebutuhan masyarakat pada faktanya telah menjadi problematika yang telah diakui bahkan oleh lembaga-lembaga yang bertanggung jawab atas

penyelenggaraan pendidikan di negeri ini. Teori yang diperoleh peserta didik mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi bersifat konseptual dan kurang aplikatif kontekstual dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. Sebuah kiasan yang dikutip dari media cetak harian masyarakat menyebutkan bahwa sebenarnya, bukan pendidikan yang menyelamatkan hidup dan kehidupan, melainkan keterampilan. Disadari atau tidak hal ini merupakan kebenaran yang mutlak. Bahkan ketika dihadapkan pada kenyataan kehidupan dalam masyarakat, misalnya seorang penulis yang lulus dari pendidikan tingkat menengah bukan diselamatkan oleh pendidikan tingkat menengahnya, melainkan keterampilannya merangkai setiap kata, memilih diksi, dan melakukan pengandaian, yang hanya sebagian kecil diajarkan oleh pendidikan. Dalam upaya membangun pendidikan yang lebih baik, seharusnya bukan hanya isu tentang perbaikan sistem yang harus digalakkan, bagian kecil dari masyarakat yang bertugas menjalankan sistem yang perlu dibangun karakternya. Pemerintah sebagai penanggung jawab pelaksanaan, lembaga penyelenggara pendidikan sebagai penanggung jawab dalam membelajarkan, dan tenaga pengajar yang bertanggung jawab dalam memfasilitasi materi ke peserta didik yang

bertanggungjawab mengembangkan diri, selayaknya bersinergi membangun hidup dan kehidupan yang lebih baik. Pemerintah telah berupaya melalui pelbagai macam bentuk program guna membangun karakter bangsa yang siap bersaing dan mampu berketerampilan guna menujang kehidupan, termasuk masyarakat pendidikan. Program strategis guna membangun kreativitas peserta didik banyak dicetuskan setelah era reformasi. Hal ini harus didukung oleh seluruh insan pendidikan sebagai langkah awal menuju Indonesia cerdas seperti tujuan nasional bangsa ini. Salah satu upaya untuk pemenuhan tanggung jawab dalam

mengembangkan diri bagi peserta didik terutama dikalangan mahasiswa, adalah dengan berkreativitas dalam membangun keterampilan sebagai salah satu karakter baik bangsa ini. Gema Lomba Karya Esai Nasional Tahun 2011 adalah kegiatan lomba bidang akademik yang bersifat membangun kreativitas, mengembangkan nilai-nilai kompetitif dan sprotivitas dalam berlomba, serta membangun keterampilan/budaya menulis. Budaya menulis tidak boleh ditinggalkan oleh peserta didik, karena banyak hal yang dapat dikritik, dikomentari, diapresiasi, bahkan dihujat demi kepentingan bangsa, kepentingan pendidikan, dan kepentingan seluruh aspek bangsa ini.

Singaraja, September 2011

Panitia Pelaksana Gema Loma Karya Esai Nasional Tahun 2011

PENJELASAN UMUM

2

Karakter menjadi sesuatu yang banyak dibicarakan dalam upaya meningkatkan kualitas bangsa yang sering kali dianggap sebagai dasar adanya masalah-masalah yang marak terjadi di negara ini. Berbagai upayapun dilakukan. Dalam dunia pendidikan misalnya, sekolah-sekolah mulai diwajibkan

mengajarkan pendidikan karakter. Di perguruan tinggi juga terjadi hal serupa. Selain upaya yang dilakukan secara formal, upaya lain juga sangat dibutuhkan. Memberikan ruang bagi berkembangnya kreativitas dan gagasan menjadi salah satu upaya yang mungkin dilakukan untuk mengembangkan dan meningkatkan karakter. Dalam rangka mewadahi kreativitas dan gagasan yang dimiliki oleh siswa, mahasiswa, dan guru, BEM Undiksha menyelenggarakan kegiatan lomba esai setiap tahunnya yang kemudian dikenal segabai Gelora (Gema Lomba Karya) Esai BEM Undiksha Berkarakter Meskipun telah dilaksanakan sebanyak lima kali, kegiatan lomba esai ini selalu mengalami perubahan seiring niat kami untuk menjadikannya lebih baik dan lebih bermanfaat. Pada awal rintisan kegiatan ini dilaksankan tingkat regional pada tataran peserta dari Mahasiswa se Bali-Jawa Timur-NTB, Guru SD/MI/SMP/MTs/SMA/SMK/MA se-Bali, dan Siswa SMA/SMK/MA se-Bali. Peningkatan kualitas dan mutu kegiatan dilakukan panitia pada tahapan seleksi naskah esai, tahapan penilaian naskah, dan kualifikasi tim penilai/dewan juri. Gema Lomba Karya Esai Nasional tahun 2011 yang diselenggarakan oleh BEM Undiksha sudah mengalami peningkatan yakni kategori mahasiswa sudah yang bertemakan Kreativitas demi Bangsa yang

mencapai tingkat nasional yang melibatkan dan mengundang seluruh mahasiwa yang tercatat aktif se-Indonesia untuk berpartisipasi. Kegiatan ini berusaha untuk mewadahi kreativitas-kreativitas unsur kependidikan yang berkualitas dan sangat berpeluang untuk membangun bangsa ke depannya. Peningkatan kualitas kegiatan juga terus dilakukan melalui peningkatan kualitas penilaian naskah esai. Penilaian dalam Gelora Esai BEM Undiksha ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu: tahap penilaian naskah (instatik) dan tahap penilaian presentasi (dinamis). Penilaian naskah dilakukan oleh tiga orang juri yang berasal dari kalangan yakni esais nasional, dosen, dan media/pers. Peringkat delapan besar dari penilaian naskah tersebut dalam setiap kategori akan diundang untuk melakukan presentasi dihadapkan dewan juri. Pemenang Gelora Esai ini adalah peringkat I, II, dan III dari presentasi setiap kategori tersebut. Panduan Gelora Esai ini dibuat untuk memudahkan peserta dalam membuat esai sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Dalam panduan ini dipaparkan berbagai teknis perlombaan dan juga pada bagian lampiran dicantumkan beberapa contoh esai yang dapat dijadikan contoh dalam pembuatan esai. Sehingga, para peserta dalam hal ini yang akan menulis esai mendapat deskripsi kegiatan yang benar dan dapat aktif membangun minat menulis. Panduan ini juga merupakan salah satu perbaikan dari segi kualitas yang senantiasa dilakukan oleh Panitia. Mengingat, panduan ini dipublikasikan pertama pada tahun ini, seyogyanya banyak kekurangan yang belum terfasilitasi. Berdasarkan hal tersebut, panitia mohonkan kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki panduan selanjutnya. Dengan adanya panduan ini, panitia berharap minat menulis makin berkembang dikalangan insan pendidikan.

PERSYARATAN DAN ATURAN PENYUSUNAN ESAII. Tema

3

Gema Lomba Karya Esai Nasional tahun 2011 BEM Undiksha terdiri atas sebuah tema untuk setiap kategori, kecuali pada kategori mahasiswa yang terdiri atas dua tema yang dapat dipilih untuk dikembangkan, sebagai berikut: a. Kategori mahasiswa 1. Karakter Pendidikan, Pendidikan Berkarakter. 2. Mahasiswa, Idealisme atau Pragmatisme ? b. Kategori guru Guru Yang Berkarakter Bangsa Menuju Profesionalisme c. Kategori siswa Pendidikan, Masa Depanku

II. Persyaratan Administrasi : a. Peserta adalah mahasiswa yang tercatat aktif se-Indonesia pada katagori mahasiswa nasional; b. Peserta adalah Guru SD/MI/SMP/MTs/SMA/SMK/MA katagori guru regional; c. Peserta adalah siswa yang tercatat aktif tingkat SMA/SMK/MA se-Bali pada katagori siswa regional; d. Peserta adalah bersifat perorangan; e. Setiap peserta diperkenankan mengirimkan maksimal dua karya; f. Peserta memenuhi persyaratan administratif dan mengisi formulir pendaftaran. se-Bali pada

g. Peserta membayar biaya pendaftaran melalui Bank yang yang ditunjuk panitia dan mengirimkan bukti pembayaran via post atau via e-mail. h. Biaya pendaftaran sebesar: 1. Kategori mahasiswa Rp 75.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via pos Rp 90.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via e-mail

2. Kategori guru Rp 65.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via pos Rp 80.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via e-mail

3. Kategori siswa Rp 55.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via pos Rp 70.000,00 untuk peserta yang mengirim naskah via e-mail

i. Bank yang ditunjuk panitia adalah Bank Mandiri Cabang Singaraja dengan nomor rekening : 145-00-0760849-6 atas nama Ari Anggara. j. Biaya tambahan sebesar bagi peserta yang mengirimkan naskah via e-mail adalah biaya untuk mencetak naskah esai, memperbanyak naskah sesuai dengan ketentuan, dan biaya pengarsipan naskah pada CD. k. Menyertakan Identitas diri peserta yang dapat berupa Kartu Tanda Penduduk, Kartu Pelajar, atau Kartu Mahasiswa. l. Mengisi dan melengkapi lembar originalitas naskah esai guna

mempertanggungjawabkan keaslian naskah yang dibuat. m. Formulir pendaftaran dan lembar originalitas naskah esai terlampir pada panduan lomba penulisan esai ini.

III. Ketentuan Esai a. Original Esai yang dibuat harus asli, tidak meniru esai orang lain, bukan terjemahan, atau saduran. Naskah belum pernah diterbitkan di media apapun dan tidak sedang diikutkan dalam kegiatan serupa. b. Inovatif Esai yang dibuat berisi gagasan yang inovatif dalam arti mengandung gagasan gagasan baru yang bisa diterima oleh banyak orang atau bisa diakui sebagai sesuatu yang bermanfat dan belum pernah ada sebelumnya namun memiliki teori yang jelas dan realistis. c. Sistematis Esai disampaikan dalam bentuk yang jelas, runut, dan didukung oleh data atau informasi yang terpercaya.

IV. Ketentuan Lomba a. Keputusan dewan juri/tim penilai tidak dapat diganggu gugat; b. Naskah yang dikumpulkan menjadi arsip panitia dan tidak dikembalikan; c. Panitia memiliki hak untuk mempublikasikan naskah esai dalam media apapun dengan tetap mencantumkan nama penulisnya; d. Ketentuan penulisan: 1. judul diketik dengan huruf kapital; 2. di bawah judul disertakan nama penulis; 3. di bawah nama penulis disertakan instansi penulis; 4. melampirkan daftar riwayat hidup pada bagian akhir; 5. panjang naskah esai 3-5 halaman;

6. naskah esai diketik maksimal sebanyak 1500 kata; 7. esai diketik spasi ganda pada kertas A4 dengan huruf Times New Roman 12 pt; 8. batas pengetikan (margin) : kiri 4