Lucky Mental Baja

  • Published on
    14-Jul-2015

  • View
    648

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

Struktur Baja IIBAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangBangunan pada umumnya dirancang dengan berbagai bentuk dan berbagai cara yang disesuaikan dengan kebutuhan, lokasi, geografis, kemudahan pembuatan,manfaat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Struktur bangunan gedung , maka pada umumnya bisa diklasifikasikan dalam tipe konstruksi dinding ( wall bearing ) dan tipe konstruksi rangka( skeleton frame ) atau kombinasi dari keduanya.Dalamera globalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini kalautidak ditunjang oleh ilmu pengetahuan dan teknologi tentu akan tertinggal oleh kemajuanzaman, dantentunya bangsakita akan kalahbersaingdenganbangsa lainnyadidunia. Untukitukitaharusdapat memanfaatkanarusinformasi dan komunikasi denganNegaralainyangdalamteknologinyaberadadiatasnegara kita. Kita harus senantiasa mencari ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat dibutuhkan misalkan pengetahuan tentang teknologi bangunan secara umum sepertibangunan gedung dan perkantoran, rumah sakit, pabrik,sekolah, menara, dan lain-lain. Padaumumnyabangunanumumtersebut terbuat dari material bajadan beton. Untuk menghemat biaya pembangunan biasanya pemerintah atau masyarakat umum menggunakan suatu konstruksi yang kuat misalnyakonstruksi baja. Semuapelaksanaanyangmenyangkut struktur tidakluput dari material baja. Bentuk-bentuk bajayang berada diperdagangan bebas yaitu dalam bentuk batang-batang yang biasa , bilah-bilah, serta beraneka macam profil.Bentuk baja profil umumnya terbanyak dipakai dalam konstruksi baja.Profil profil yang biasa digiling disemua negara yang umumnya produsen baja. Ukuran-ukuranpenampangprofil dari berbagai negaraasalnyakadang-kadang berselisih sedikit.Pada laporan ini akan dibahas mengenai dasar- dasar perhitungan dan perhitungan perencanaan konstruksi rangka atap baja gable pada sebuah bangunan.Lucky PrastioNIM0900529 1Struktur Baja II1.2 Rumusan MasalahDalam penulisan masalah ini penyusun ingin membahas masalah yang telah dirumuskandi atasyaitumengenai dasar- dasar perhitungandanperhitungan perencanaan konstruksi rangka atap baja gable pada sebuah bangunan.1.3 Tujuan PenulisanAdapun maksud penyusunan laporan ini, antara lain : Mengetahui tata cara perhitungan dalam prosesperhitunganperencanaan konstruksi rangka atap baja gable pada sebuah bangunan. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Struktur Baja II.1.1 Manfaat PenulisanDenganpenulisanmakalahini terdapat manfaat yangsangat besar untuk mahasiswa, khususny mahasisiwa sipil dapat menjelaskan dan mengetahui perhitungandalamprosesperhitunganperencanaankonstruksirangkaatapbaja gable pada sebuah bangunan. .1.2 Metode PenulisanData yang diperlukan didukung dari studi literature atau studi kepustakaan, yaitu data yang dihimpun dari hasil membaca dan mempelajari buku-buku sumber yangadahubungannya denganmasalahyangdibahas, ditambahdengandata empiris yang penulis dapatkan selama ini.1.3 Sistematika PenulisanSistematika penulisan sebagai berikut :KATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I PENDAHULUANLucky PrastioNIM0900529 2Struktur Baja II1.1Latar Belakang1.2 Rumusan Masalah1.3Tujuan Penulisan1.4Manfaat Penulisan1.5Metode Penulisan 1.6Sistematika PenulisanBAB IILANDASAN TEORI2.1 Dasar Perencanaan2.2 Mutu Bahan2.3 Analisis Pembebanan2.4 Kekuatan Struktur2.5 Analisis Perencanaan StrukturBAB III DASAR PERHITUNGAN3.1 Analisis Atap3.2 Balok3.3 Analisis Struktur Portal3.4 Kolom3.5 Sambungan3.6 PondasiBAB IV PERHITUNGAN KONSTRUKSI PORTAL BAJA GABLE4.1 Data Perhitungan4.2 Perhitungan Gording4.3 Perhitungan Batang Tarik (Trakstang)4.4 Perhitungan Ikatan Angin4.5 Perhitungan Pembebanan pada Portal Gable4.6 Perhitungan Gaya Gaya Dalam4.7 Perhitungan Balok yang Direncanakan4.8 Perhitungan Kolom4.9 Perhitungan Balok Crane4.10 Perhitungan Base Flate4.11 Perhitungan Sambungan4.12 Perhitungan PondasiLucky PrastioNIM0900529 3Struktur Baja IIBAB V PENUTUP5.1KesimpulanDAFTAR PUSTAKALAMPIRANBAB IILANDASAN TEORI2.1 Dasar PerencanaanBaja adalah bahan komoditas tinggi terdiri dari Fe dalam bentuk kristal dan karbon. Besarnya unsur karbon adalah 1,6%. Pembuatan baja dilakukan dengan pembersihandalamtemperatur tinggi. Baja berasal dari biji-biji besi yang telah melalui proses pengolahan di tempa untuk berbaga keperluan. Besi murni adalah Lucky PrastioNIM0900529 4Struktur Baja IIsuatulogamputihkebiruan, selunaktimahhitamdandapat dipotongdengan pisau. Bajajugamengandung zat arang (C), silikon (Si), mangan (Mn), pospor (P), danbelerang(S). Sifat bajaadalahmemiliki ketangguhanyangbesar dan sebagian besar tergantung pada cara pengolahan dan campurannya. Titik lelehnya sekitar 1460C-1520C, berat jenisnya sekitar 7,85 dan angka pengembangannya tiap 1oC. Baja berasal dari bijih besi yang telah melalui proses pemanasan dan tempaan. Bijih Bijih ini mengan terdiri dari unsur unsur sebagai berikut : Karbon (c) adalah komponen utama dari baja yang sangat menentukan sifat baja. Mangan (mn) adalah unsur baja yang menaikan kekuatan dan kekerasan baja. Silicon (si) merupakan unsur baja yang meningklatkan tegangan leleh, namun bisa menyebabkan kegetasan jika kadarnya terlalu tinggi. Pospor (P) danSulfur (S) adalahunsur yangbisamenaikankegetasansesuai dengan peningkatan kadarnya.Baja yang sering dipakai untuk bahan struktur konstruksi adalah baja karbon (carbonsteel)dengankuattarik sekitar 400MPa,danhighstrengthsteel yang mempunyai kakuatan tarik antara 500 MPa sampai dengan 1000 MPa. Untuk baja yangberkekuatan500600MPadibuat denganmenambahkansecaracermat alloy kedalam baja, sedang untu yang berkekuatan > 600 MPa selain ditambahkan alloy secara tepat juga diperlakuakn dengan perlakuan panas (heat treatment).Baja bangunan dikerjakan menurut cara-cara kerja sebagai berikut : proses-konvertor asam (Bessemer); proses-konvertor basa (Thomas); proses-Siemens-Martin asam ; proses-Siemens-Martin basa; Baja tidak sebegitu mudah pengerjaannya dari kayu, dikarenakan baja memiliki sifat keliatan yang besar dan struktur yang serbasama maka pengerjaan baja sangat dengan menggunakan mesin. Karena keadaan seperti itu maka pengerjaan baja sebanyak-banyaknya harus dilakukan dibengkel konstruksi. Pekerjaan-pekerjaan ditempat bangunan harus terdiri pemasangan alat-alat konstruksi yang telah disiapkan dipabrik. Karena disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan maka profil batang dan pelat-pelat harus mengalami pengerjaan.Lucky PrastioNIM0900529 5Struktur Baja II2.1 Mutu BahanUntukbalokyangmenggunakanbahanbaja, makapemilihanprofil baja yangpadaumumnyamenggunakanprofil bajaberbadanlebar, profil bajaWF (wide flange) dilakukan dengan rumus:xWM atau amaksimumxMWdi mana : Wx adalah momen tahanan profil baja (lihat Tabel Profil)

a adalah tegangan ijin baja Mutu Baja ProfilJenis Baja Tegangan Leleh Baja Tegangan Ijin Baja l(kg/cm2)a(kg/cm2)Bj. 33 2000 1333 Bj. 34 2100 1400 Bj. 37 2400 1600Bj. 41 2500 1666Bj. 44 2800 1867Bj. 50 2900 1933Bj. 52 3600 2400Bj. Umum ---5 , 1lLucky PrastioNIM0900529 6Struktur Baja IIMutu profil baja yang digunakan kolom pada bagian bawah bangunan lebih tinggidibandingkan dengan yang digunakan pada kolom bangunan bagian atas. Profil kolom baja (khususnya untuk kolom dengan bentuk pipa atau tabung segi empat) pada bagian bawahbangunan lebih tebal dibandingkan dengan yang digunakan kolom bangunan bagian atas.2.2 Analisis PembebananPembebanan yang diperhitungkan dalam desain bangunan meliputi beban mati, bebanhidupdanbebansementaraseperti angin, gempa, tekanantanah, beban dinamis ( beban hidup, beban sementara) perlu diaspadai efek getaran yang ditimbulkan, jangan sampai amlitudo getaran berbahaya bagi konstruksi.Beban mati adalah beban yang berkaitan dengan berat sendiri dari elemen-elemen konstruksi bangunan seperti lantai, balok , gelegar, dinding,atap, kolom, partisi danbagian-bagianbangunanlainnyayangdiperkirakanmempengaruhi kekuatan struktur.Beban hidup, adalah beban bergerak yang harus dipikul oleh elemen struktursesuaidengankebutuhan,seperti beban orang pada waktupelaksanaan pemasangan konstruksi, beban orang yang diperhitungkan pada lantai pada bangunan bertingkat, movable partitions ruangan, peralatan dan mesin produksi yang perludipindahkan, furniture danlain-lainnya. Seperti disebutkan dalam American National StandardInstitut (ANSI), bebanhidupuntukruangkelas sekolah, apartemen adalah sebesar 40 lb/ft2 atau 1600 M/Pa, beban hidup untuk perkantoran sebesar 50 lb/ft2 atau 2400 MPa.Beban angin, sesuai dengan teori Bernoulli, dihitung sebesar q=1/2pV2 Tegangankerjadalamteori elastisbajaadalahmerupakanunit tegangan yang terjadi pada elemen baja akibat gaya atau momen yang dipikul.Gaya atau momen tersebut terjadi karena beban atau muatan pada struktur baja. Pada kenyataannya, setiapelemendaristrukturbajaharusmengikuti ketentuanyang ditetapkanolehstandar atauperaturanyangmengatur tentangbatasan-batasan yang diizinkan untuk setiap penggunaan baja, sesuai dengan kondisi negara yang menerbitkan standar tersebut. Pada dasarnya dikeluarkannya standar tersebut Lucky PrastioNIM0900529 7Struktur Baja IIadalah untukmelindungi masyarakat pemakaikonstruksi baja darikemungkinan kesalahan manusiawi yang dapat menimbulkan kecelakaan. 2.3 Kekuatan StrukturBerdasarkanpertimbanganekonomi, kekuatan, dansifat baja, pemakaian baja sebagai bahan struktur sering dijumpai pada berbagai bangunan seperti gedung bertingkat, bangunan air, dan bangunan jembatan.Keuntungan yang diperoleh dari baja sebagai bahan struktur adalah:Bajamempunyai kekuatancukuptinggi danmerata. Kekuatanyangtinggi ini mengakibatkanstruktur yangterbuat dari baja, umumnya mempunyai ukuran tampang relatifkecil, sehingga struktur cukup ringan sekalipun berat jenis baja tinggi.Baja adalahhasil produksi pabrikdenganperalatanmesin-mesinyangcukup canggih dengan jumlah tenaga manusia relatif sedikit, sehingga pengawasan mudah dilaksanakan dengan seksama dan mutu dapat dipertanggungjawabkan.Struktur baja mudah dibongkar pasang, sehingga elemen struktur baja dapat dipakai berulang-ulang dalam berbagai bentuk struktur.Struktur dari baja dapat bertahan cukup lama.2.1 Analisi