Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

  • Published on
    24-Feb-2018

  • View
    225

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    1/58

    DAFTAR ISI

    pandawa 2.0ver

    4.Siapkah Kita dengan MEA 2016?

    12.Meme of Engineers (ME)

    8.Berita Mahasiswa

    14.Wirausaha di Polman

    19.SUAIAN (Survei MahasiswaPolman) 23.BEM Newsdesk

    41. LAPORAN KHUSUS:Inspirasi dari Kanayakan 23 untuk

    Pengabdian Masyarakat

    45.RESPON : Pres & Wapres KM 2015

    jangan lewatkan!!!

    32. Kominfo HMTM

    34. Kominfo HMTP36. Kominfo HMTPL

    38. Kominfo HIMAMO

    50. Polman Juara

    54. D.I.Y (Do It Yourself)55. Dari Kontributor58. Redaksi Pandawa 2.0

    1

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    2/58

    dari redaksi

    Polman Bandung, sebuah po-liteknik tempat kita menuntut ilmu ini,sudah dikenal sebagai politeknik pertamayang berdiri di Indonesia. Berkat ker-jasama Indonesia dengan Swiss denganperantara ITB & Swiss Contact yang ter-bentuk 38 tahun yang lalu, kini politeknikini telah menjadi sebuah politeknik yangmenghasilkan lulusan yang dapat bersaingdi industri manufaktur.

    Untuk menciptakan mahasiswayang dapat bersaing di dunia kerja, selainmembutuhkan kemampuan hardskill dan

    softskill, kemampuan dalam menciptakandan berkreasi merupakan salah satu halyang harus dimiliki oleh semua mahasiswaPolman. Untuk mengembangkan kemam-puan tersebut, maka perlu diadakankegiatan kemahasiswaan yang juga bertu-juan untuk mengembangkan minat danbakat mahasiswa.

    Pada majalah KM edisi ini, kamiakan menampilkan beberapa agenda yangtelah dilaksanakan oleh Keluarga Maha-siswa Polman Bandung dan juga beberapaartikel yang dapa membangkitkan kreatifi-tas mahasiswa Polman. Kami juga akanmembahas tentang MEA (MasyarakatEkonomi ASEAN) yang akan segera dite-rapkan oleh bangsa kita tercinta. Dan kamijuga akan membahas tentang TESDC, se-buah komunitas yang sebenarnya berka-

    itan erat dengan Polman, namunsayangnya mahasiswa Polman tidakmenyadari potensi dari komunitas ini. Se-moga majalah kami dapat menjadi bahaninspirasi dan bahan evaluasi agar KeluargaMahasiswa Polman Bandung dapatberkembang lebih baik lagi agar dapatmeningkatkan daya saing mahasiswa dipoliteknik pertama di Indonesia.

    Pemimpin Redaksi,Teddy S. Apriana

    tim redaksi 2.0

    Pembina UKM Pers:Pramudiya Tri HartadiAfaf Fadhil

    Pengarah:Muhammad Nursyam Rizal

    Pemimpin Redaksi:Teddy Sukma Apriana

    Redaktur Pelaksana:Rima Nurhasanah Puteri

    Sekretaris & Bendahara:Kamelia Elektrika AkbarMuhammad Izzudin

    Reporter:Ifa MualifahMuhammad NaufalAtep Puja TrihartonoMuhammad Aris SetiawanFaishal Ahmad Hambali

    Editor:Ariska SopianiEma Herfiana

    Layout Designer:Muhammad Giga RumanovFrizal Muhammad

    Cover Designer:Muhammad Hilmy Allam

    e-mail: majalahpolman@gmail.com

    Diterbitkan oleh UKM Pers PolmanBandung bekerjasama denganKominfo BEM-KM Kabinet Revolusi 2016

    2

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    3/58

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    4/58

    tajuk rencana

    Siapkah Kita

    denganMEA 2016?4

    Mendekati awal tahun 2016 ini, kita harus segera bersiap menghadapi MEA / AEC(Masyarakat Ekonomi ASEAN /ASEAN Economic Community). Indonesia masih memiliki

    banyak tugas untuk menjadi bagian dari komunitas multilateral ini. Walaupun presidenJokowi menyebutkan bahwa persiapan kita sudah mencapai 94,7% pada bulan Novemberlalu, namun itu hanya soal teknis saja. Semuanya kembali pada diri kita, apakah bangsakita siap atau tidak untuk berada di dalam pasar bebas ini. Perlu kita semua ketahui, bahwadengan dimulainya pelaksanaan MEA, maka arus barang, jasa, investasi dan tenaga kerjaterampil dari negara-negara anggota ASEAN akan bebas beredar di seluruh kawasanASEAN, dimana pajak akan diberlakukan dengan aturan yang sama di setiap negara-ne-gara anggota ASEAN. Jika melihat hal ini, tentu saja Indonesia yang terkenal sebagai ne-gara konsumtif akan sangat dirugikan, karena begitu pelaksanaan MEA ini dimulai, negara

    kita akan mulai diserbu oleh negara-negara tetangga dengan produk-produk mereka yangbisa masuk dengan lebih bebas. Kecuali jika kita dapat memperkuat produksi danmeningkatkan kualitas produk dalam negeri serta lebih mengutamakan membeli produk-produk asli buatan Indonesia.

    Teks oleh: Faishal A.H.

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    5/58

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    6/58

    sendiri sudah terdapat beberapa Ormawa(Organisasi Mahasiswa) yang bergunauntuk melatih kita sebagai mahasiswa Pol-man untuk dapat belajar berorganisasi den-gan baik. Kedua, yaitu kemampuankomunikasi. Hal ini penting agar kita dapatmenyampaikan maksud dan tujuan pem-bicaraan dengan jelas dan dimengerti olehorang lain. Kemampuan komunikasi jugadibutuhkan untuk menghadapi orang-orang dengan tipikal yang beragam, mulaidari usia (muda & tua), lingkungan pem-bicaraan (formal atau non-formal), serta hallainnya. Ketiga dan merupakan poin ter-penting dalam menghadapi MEA, karenakita akan bersaing dengan masyarakat dari

    negara lain, maka kita harus mempersiap-kan kemampuan komunikasi menggunakanbahasa asing. Kemampuan bahasa Inggrismenjadi tugas besar mahasiswa Polmandalam menghadapi MEA 2016. Karenaberdasarkan hasil penelitian terbaru EF Eng-lish Proficiency Index (EPI), Indonesia beradadi urutan ke-32 dengan level kemampuanmenengah. Kemampuan berbahasa Inggristak hanya dipakai di negara ASEAN saja,

    namun juga dipakai di seluruh dunia. Untukitu kita harus bisa berkomunikasi denganBahasa Inggris untuk dipakai sebagai saranakomunikasi dengan orang dari negara lain,terutama dalam berhubungan secara resmidengan rekan kerja dari negara lain.Bagaimana caranya? Selain didapat dariilmu yang didapat saat kuliah, kemampuanbahasa Inggris juga bisa diasah dengan caramengikuti les bahasa Inggris. Namunkarena kita sebagai mahasiswa Polmantidak memiliki banyak waktu luang untukmengikuti les di luar jam kuliah, maka kitabisa mengikuti les tersebut pada jadwalweekend (Sabtu dan Minggu). Tempatmengikuti lesnya tak hanya di tempat lessaja, namun juga bisa dilakukan secaramandiri melalui internet.

    Selain mengasah kemampuan, kita

    juga harus selalu update dengan informasi-informasi terbaru sehingga dapatmenyusun strategi dalam bersaing dengantenaga kerja asing. Selain itu, mempelajari

    strategi-strategi bisnis baik dari buku, se-minar, ataupun mengikuti event-event ter-tentu akan sangat membantu untuk kitaagar maksud meliputi komitmen dalammenjalani tugas, tanggung jawab, dan pi-awai dalam menghadapi hambatan. Jika kitabisa komitmen dalam menjalani masuk per-masalahan yang timbul akibat pekerjaantersebut. Dan jika kita bisa bersikap profe-sional, maka kita akan mampu menghadapisemua hambatan yang menghampiri ketikabekerja. Kita akan bisa menangani ham-batan itu dengan tenang dan dapat mencarisolusi yang tepat dan dengan penangananyang efektif.

    Meskipun kita harus memiliki bebe-

    rapa poin penting dari 3 paragraf di atas,namun kita sebagai bangsa Indonesia yangmemiliki keanekaragaman budaya, jugaharus tetap menjunjung kearifan lokalbangsa kita. Mulai dari adat istiadat, kebi-asaan, budaya, dan lain-lain. Meskipun nantiakan ada pekerja dari luar negeri yang men-cari kerja di Indonesia, tetapi pekerja terse-but mau tak mau harus mempelajari bahasadan budaya daerah di tempat dia bekerja

    agar dapat beradaptasi dengan masyarakatdi negara tersebut. Contohnya, jika dia ting-gal di Bandung, maka harus mempelajarijuga bahasa dan budaya Sunda, atau jika diatinggal di Kalimantan Selatan, maka diaharus mempelajari bahasa dan budaya Ban-jar. Hal tersebut juga berlaku untuk pekerjadari negara kita yang ingin mencari kerja dinegara-negara ASEAN saat MEA dimulai.Tetapi harus diingat, jangan sampai karenakita terlalu sibuk dengan persaingan antarnegara, kita menjadi lupa akan kearifan lokalbangsa tempat kelahiran kita.

    Maka dari itu kita harus bisa me-manfaatkan waktu kita sebaik-baiknya,karena saat kita lulus nanti MEA sudah di-mulai beberapa bulan sebelumnya. Semen-tara tenaga-tenaga kerja terampil darinegara tetangga sudah mulai menyebar di

    seluruh ASEAN. Sekarang bukan saatnyauntuk main-main, saatnya kita untukberubah dan bersiap menghadapi persa-ingan bebas ini.

    6

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    7/58

    7

    bukangambarte

    knik

    Bangkitla

    hmahasiswa,Bangkitlahpolitek

    nik,

    Bangkitka

    nIndonesia!#IndonesiaBangkit

    #HarkitnasFKMPI@infoB

    EMpolman

    Mocham

    madG!|@gustriadiM

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    8/58

    berita mahasiswa

    sama intelek. Pada tabligh Akbar ini menghadirkan tausiah dari Bapak Ustad YayatRuhiyat Ar-Rosyd dari Pondok Pesantren 99, Ranca Bango, Garut. Selesai acara, UstadYayat menghibahkan buku sebagai bahan bacaan jamaah Masjid Ilman Hadid. Pember-ian buku tersebut ditandai dengan pemberian buku dari Ustad Yayat kepada PembinaUKM KMI.Selain tausiah, tabligh akbar ini juga menampilkan penampilan dari para calon pesertaMTQ 2015 seperti tilawah, MSQ dan ll serta nasyid dari anak-anak binaan RumahEdukasi KMI. (Teks oleh: Atep Puja T.)

    Tabligh Akbar Ramadhan 1436HUKM KMI Polman Bandung menggelarTabligh Akbar 2015 yang dilaksanakan

    pada hari Jumat, 3 Juli 2015, bertepatandengan 17 Ramadhan di Aula Rupantama.Tabligh akbar tahun ini mengusung temaGIMA-R, singkatan dari Generasi In-telektual Melek Al-Quran". Maksud dariGIMA-R tersebut artinya kita sebagaimahasiswa adalah kaum intelektual,namun jangan hanya intelek dalam ilmudunia saja, ilmu agama juga harus sama-

    Prestasi UKM RESP dalam KRI 2015UKM RESP (Robotic Engineer Soci-

    ety Polman) kembali mengikuti KRI(Kontes Robot Indonesia) 2015 untuk re-gional Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten,yang digelar di Universitas Budi Luhur,Ciledug, Jakarta Selatan, pada tanggal 23-25 April 2015. Tim RESP mengirimkan per-wakilannya ke dalam 2 cabang yang

    diperlombakan, yaitu kontes robot bulu-tangkis dan kontes robot pemadam api.

    Menurut penuturan dari Ketua UKM RESP, Dodi Rizaldi (PPI AE), tim RESP mempersiap-kan robot untuk kedua cabang tersebut sejak 4 bulan sebelum pelaksanaan kontes. Per-siapan tersebut meliputi pembuatan konsep, desain, perakitan, serta trial and error.Meskipun perwakilan pada kontes robot bulutangkis tidak berhasil menembus 3 besar,namun perwakilan pada kontes robot pemadam api berhasil menembus 8 besar. UKMRESP berencana akan mengikuti kembali KRI tahun depan dengan mengevaluasi hasillomba pada tahun ini. Dan robot yang akan dilombakan pun akan berbeda mengikuti

    tema tahunan yang diusung oleh DIKTI selaku penyelenggara. Dodi optimis, UKM RESPbisa lolos ke tingkat nasional dalam Kontes Robot Indonesia 2016. Bahkan, jika bisadapat mewakili Indonesia dalam Kontes Robot Internasional.(Teks oleh: Teddy S. Apriana)

    8

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    9/58

    Debate Team Berhasil Meraih Juara 2Pada NPEO 3 (National Polytechnic English Olympics) 2015 yang diadakan

    di kota Makassar, Sulawesi Selatan, tim Polman Bandung, melalui UKM Hi-C

    (Hillarious Club), telah berhasil meraih peringkat juara kedua pada pertandingan

    debate yang beranggotakan Fikri Fauzi (3FEB), M. Apriyanto Wijaya (3FEA), Bagja

    Darajat (3MEA), dan Zulfa Fadhila (1MEB). Selain itu, tim Polman juga telah men-

    girimkan delegasi untuk cabang non-debate, yaitu speech yang diwakili oleh EzzaAlliya (1FEB), story telling yang diwakili oleh Septianhadi (1AEB) dan news casting

    yang diwakili oleh Dia Ginanjar (1FEB).

    Penyerahan piala dalam kejuaraan tersebut diserahkan oleh UKM Hi-C

    kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Dadan Heryada W, ST, MT pada

    hari Jumat (22/5) saat jam kegiatan kemahasiswaan (jam UKM). Harapan dari

    UKM Hi-C, delegasi Polman tahun 2016 dapat menjadi juara di semua cabang

    yang ada pada NPEO 4 yang akan dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau.

    (Teks oleh: M. Giga Rumanov)

    9

    NPEO 2015

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    10/58

    Europe On Screen diselenggarakan pada

    tanggal 4-8 Mei 2015, bertempat di Audi-torium Rinekamaya. Pada pelaksanaantahun ini, Polman, yang diwakili oleh Sang-gar Prancis Polman, menjadi salah satuvenue yang ditunjuk oleh Institut FrancaisIndonesia, perwakilan Prancis di Indonesia,dalam penyelenggaraan Europe on Screen2015, bersama dengan venue-venue lain di6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta,Bandung, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta,dan Medan. Pada acara ini, ditampilkan be-berapa film-film karya negara-negaraEropa, yang kualitasnya tidak kalah denganfilm-film Hollywood dari Amerika Serikat.Selain itu, acara ini juga menampilkan film-film pendek hasil karya anak bangsa.

    Pada pemutaran European Short An-imation Films pada tanggal 7 Mei 2015, Di-rektur Holland Animation Film Festival

    (HAFF), Gerben Schermer, turut hadir untukberdiskusi bersama penonton. Selain itupada tanggal 5 Mei 2015, perwakilan Kedu-taan Besar Ukraina pun hadir dan

    ikut berdiskusi bersama penonton setelah

    pemutaran film The Guide. Acara ini juga di-tujukan untuk mahasiswa-mahasiswa dariperguruan tinggi lain di Bandung, sepertiUPI, Unisba, Unpad, ITB, dll. Hal tersebutterlihat dari antusias para penonton di tiappemutaran film. Film dari Swedia, The 100-Year-Old Man Who Climbed Out The Win-dow and Disappeared, menyedot animopenonton yang lebih besar daripada filmyang lain. Pemutaran film tersebut dilak-sanakan pada tanggal 8 Mei 2015, sekaligusmenjadi pemutaran film terakhir Europe onScreen di Polman. Wakil Direktur BidangKemahasiswaan, Dadan Heryada W, ST, MT,yang berkesempatan untuk menonton filmtersebut, memberikan ucapan terima kasihkepada para penonton yang telah berpar-tisipasi dalam acara tersebut, baik maha-siswa dari Polman, maupun dari luar

    Polman. Beliau menyebut acara tersebut se-bagai salah satu langkah bagi Polman Ban-dung untuk memperkenalkan diri kemasyarakat luas.

    Mengenal Eropa dari Perspektif yang BerbedaEurope on Screen 2015

    Teks oleh: Teddy S. Apriana | Gambar: Dok. Sanggar Prancis

    10

  • 7/25/2019 Majalah Polman 2.0 (E-Book Version)

    11/58

    Pantang Menyerah untuk Pengamalan

    Al Quran

    11

    MTQ (Musabaqah TilawatilQuran) MN adalah suatu perlombaantingkat nasional yang diselenggarakanoleh Kemenristekdikti (KementerianRiset, Teknologi dan Perguruan Tinggi)setiap dua tahun sekali. Tahun ini

    penyelenggaraan MTQ MN XIV dilak-sanakan di UI (Universitas Indonesia)yang diikuti oleh 168 perguruan tinggi,Rangkaian acara MTQ MN XIV ini terdiridari serangkaian kegiatan lomba,seperti lomba membaca, menghafal,men-syarah Alquran serta berbagaijenis perlombaan mengenai kandunganAlquran. Dalam acara ini, Polman Ban-dung melalui UKM KMI (Keluarga Ma-hasiswa Islam) mengirimkan 11delegasi.

    Adapun tujuan dari pelaksanaanlomba MTQ Nasional antar perguruanTinggi se-Indonesia tahun 2015 yaitumeningkatkan pemahaman, penghay-atan dan pengamalan isi kandungan Al-

    Quran, meningkatkan UkhuwwahIslamiyah antar perguruan tinggi se-In-

    donesia, serta melestarikan seni dan bu-daya Qurani bangsa Indonesia.

    Setiap 2 tahun sekali, tepatnyabeberapa bulan sebelum digelarnyaMTQ MN, UKM KMI mengadakanpelatihan dari cabang-cabang lomba

    yang akan diikuti. Setelah calon delegasimengikuti pelatihan rutin tersebut se-lama beberapa pertemuan, para pelatihsetiap cabang akan memilih siapa sajayang terpilih dan pantas untuk menjadidelegasi yang mewakili Polman dalamMTQ MN.

    Untuk pelaksanaan tahun 2015ini, predikat juara umum diraih oleh Uni-versitas Negeri Malang. Wala...