Makalah Kopi

  • View
    462

  • Download
    25

Embed Size (px)

Transcript

MAKALAH FARMAKOGNOSI RESIN

MAKALAH FARMAKOGNOSI Coffee Semen (Coffea arabica L.)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. atas segala rahmat-Nya, sehingga kami sebagai penyusun dapat menyelesaikan Makalah Farmakognosi yang berjudul Coffee Semen (Coffea arabica L).Makalah ini disusun sebagai salah satu syarat penilaian tugas dalam mata kuliah Farmakognosi II. Dengan adanya makalah ini, diharapkan mahasiswa akan mengerti lebih dalam tentang Farmakognosi dengan simplisia biji kopi serta semua aspeknya. Penyusun mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah Farmakognosi yang telah membimbing dan teman-teman seangkatan sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik.Kami menyadari bahwa makalah ini masih memerlukan perbaikan, untuk itu sebagai penyusun, kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk meningkatkan kualitas makalah ini dan kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Jakarta, 19 Maret 2014

Penulis

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ............................................................................................ 1DAFTAR ISI .......................................................................................................... 2BAB IPENDAHULUAN .......................................................................... 3BAB IIISI ................................................................................................... 5A. Deskripsi Tanaman Kopi ............................................................................ 5B. Klasifikasi Tanaman .................................................................................. 5C. Khasiat Tanaman Kopi ............................................................................... 6D. Kandungan Kimia ....................................................................................... 8E. Simplisia Biji Kopi .................................................................................... 12DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 16

BAB IPENDAHULUAN

Di dalam sejarah perkembangannya, farmakognosi sejak dahulu adalah merupakan bahagian dari apa yang disebut seni dan ilmu kedokteran, yaitu sejak manusia mengenal cara penyembuhan terhadap sesuatu penyakit. Dengan sendirinya farmakognosi ini juga merupakan hasil perkembangan dari cara pengobatan pada peradaban kuno, bahkan dari penyembuhan secara misterius yang dilakukan oleh dukundukun.Berkembang dari suatu abad dimana obat-obat digunakan secara empiris menjadi suatu pengetahuan tentang obat-obatan yang digunakan secara spesifik dan therapeutis,sehingga menjadi salah satu pengetahuan yang terpenting diantara pengetahuanpengetahuan pokok pada pendidikan farmasi.Farmakognosi mempelajari tentang bahan-bahan farmasetis yang berasal dari makhluk hidup, meliputi dimana terdapatnya di alam, biosintesanya, identifikasinya dan penentuan kadar secara kuantitatif di dalam bahan alam dan dari mana bahan tersebut berasal, juga cara isolasinya, struktur kimianya, sifat-sifat fisis dan kimianya dan juga penggunaannya.Makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan maupun manusia terdiri atas unit-unitkecil yang disebut sel. Selama makhluk itu masih hidup banyak sekali proses atau perubahan yang terjadi dalam sel. Aktivitas yang terjadi dalam sel inilah yang menyunjangterlaksana fungsi makhluk hidup itu sendiri.Kopi arabika berasal dari pegunungan Ethiopia (Afrika). Di daerah asalnya kopi arabika tumbuh baik secara alami di hutan-hutan pada dataran tinggi sekitar 1500-2000an meter dari permukaan laut. Mulai tahun 1450 kopi dijadikan sebagai minuman sampai sekarang. Pada tahun 1696 seseorang berkebangsaan Belanda membawa tumbuhan kopi masuk ke Jawa (Aak, 1988).Selama beberapa abad ini kopi menjadi bahan perdagangan karena kopi dapat diolah menjadi minuman yang lezat rasanya. Dengan kata lain kopi adalah sebagai penyegar badan dan pikiran. Badan yang lemah dan rasa kantuk dapat hilang setelah minum kopi panas. Lebih-lebih orang yang sudah menjadi pecandu kopi, bila tidak minum kopi rasanya akan capai dan tidak dapat berpikir.Kandungan kopi yang dimaksud untuk penyegar badan tersebut adalah kafein. Kafein mempunyai efek farmakogis terhadap CNS dan sistem kardiovaskular. Aktivitas terhadap CNS meliputi stimulasi kortikal, meningkatkan kewaspadaan, dan menurunkan rasa lelah. Pada dosis yang sangat tinggi dapat menginduksi sistem saraf, insomnia, dan tremor. Menstimulasi pusat respirasi pada batang otak dengan meningkatkan sensistivitas terhadap karbondioksida. Aktivitas terhadap sistem kardiovaskular meliputi aksi positif inotropik dan menyebabkan takikardia, meningkatkan kardiak output, mengakibatkan vasodilatasi ringan dan memiliki efek diuretik sedang (Bruneton, 1999).Secara non farmakologis kafein dimanfaatkan sebagai bahan dalam minuman non alkoholik dan digunakan juga dalam minuman berenergi. Efek samping kafein yang diberikan secara per oral yang muncul pada dosis tinggi yaitu sinus takikardia, nyeri epigastrik, mual muntah, sakit kepala, gelisah, insomnia dan tremor (Bruneton, 1999). Efek farmakologis dan non farmakologis tersebut yang membuat kafein perlu di identifikasi dan dipisahkan dari biji kopi karena pada biji mengandung kafein paling banyak.

BAB IIISI

A. Deskripsi Tanaman Kopi

Gambar 1. Tanaman Kopi (Coffea arabica L.)Tanaman kopi berbentuk perdu, dengan tinggi 2-3 m. Batangnya tegak, bulat, bercabang, percabangan monopodial, permukaan kasar, kuning kotor. Daun tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, lonjong, pangkal tumpul, panjang 8-15 cm, lebar 4-7 cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan menyirip, hijau. Bunganya majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, kelopak lonjong, lima helai, panjang 3 mm, hijau, tangkai benang sari berlekatan membentuk tabung, panjang 8 mm, putih, tangkai putik menjulang keluar tabung, putih, mahkota berbentuk bintang, lima helai, panjang 7-9 mm, putih. Buah berbentuk batu, bulat telur, diameter 0,5-1 cm, masih muda hijau setelah tua merah. Biji memiliki bentuk bola, salah satu permukaan beralur, panjang 0,5-1 cm, putih kehijauan. Akarnya tunggang, kuning muda (Hutapea, 1993).B. Klasifikasi TanamanKingdom: PlantaeDivisi: SpermatophytaSubdivisi: AngiospermaeKelas: DicotyledoneaeBangsa: RubialesSuku: RubiaceaeMarga: CoffeaJenis: Coffea arabica L.(Hutapea, 1993).C. Khasiat Tanaman KopiDaun dan biji Coffea arabica berkhasiat untuk penyegar badan. Untuk penyegar badan dipakai 15 gram daun muda Coffea arabica, dicuci dan dimakan sebagai lalapan atau urapan.

Kopi yang diminum sesuai dengan dosis aman untuk tubuh, maka manfaat kopi sangan banyak, diantaranya adalah:1. Mencegah Batu EmpeduPenelitian di Harvard University tahun 2002 menyimpulkan, meminum empat cangkir sehari membuat seseorang mengalami penurunan risiko terkena batu empedu hingga 25% pada pria.

2. Mencegah depresiDengan minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan kemungkinan depresi sampai 15%. Saat minum empat cangkir, risiko depresi turun 20%. Demikian menurut studi yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine pada tahun 2011 lalu. Namun, disarankan tidak lebih banyak dari takaran tersebut.3. Kopi membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek dan panjangDengan minum dua cangkir kopi berkafein per hari, manfaat tersebut bisa dirasakan. Demikian hasil studi Masyarakat Radiologi Amerika Utara di tahun 2005. Selain itu, kopi membantu mencegah penyakit Alzheimer.4. Risiko diabetes menurun karena minum kopiDengan empat cangkir kopi per hari menurunkan risiko diabetes sampai separuhnya. Penyebabnya adalah senyawa kopi dapat menghalangi kerja hIAPP, yaitu suatu polipeptida yang menghasilkan serat protein abnormal pencetus diabetes tipe 2.5. Mencegah beberapa jenis kankerStudi di Swedia pada 2008 menemukan kaitan mengonsumsi kopi dengan penurunan risiko beberapa kanker yang terkait estrogen, obesitas , dan insulin. Jenis kanker tersebut yaitu kanker payudara, prostat, endometrium, dan hati.6. Meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan atau mempertahankan berat badanPada studi di tahun 2006 dikatakan, asam cholorogenic pada kopi bisa mengurangi penyerapan glukosa.7. Mencegah penyakit ParkinsonPenyakit yang ditandai gemetarnya bagian tubuh ini bisa dicegah hingga 25% nya dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari menurut sebuah studi di tahun 2010.

8. Kopi juga punya kandungan antioksidan tinggiRiset yang dilakukan Hardvard University mengungkap bahwa kopi punya antioksidan lebih tinggi dari kebanyakan sayuran dan buah-buahan.9. Mencegah penyakit asam uratStudi di tahun 2007 mengungkapkan, mereka yang minum enam cangkir kopi sehari dapat menjadi alasan seseorang memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah hingga 60%.

D. Kandungan KimiaDaun, buah dan akar Coffea arabica mengandung Saponin, Flavonoida, dan Polifenol, disamping itu buahnya juga mengandung Alkaloida. Kopi mengandung banyak komponen kimia yang dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu Komponen Alifatik, Komponen Alisiklik, Komponen Aromatik, Komponen Heterosiklik, Protein, Asam Amino, Dan Asam Nukleat, Karbohidrat, Lemak, Alkaloid, Vitamin, dan komponen anorganik (Spiller, 1998).Salah satu komponen kimia yang banyak terdapat dalam kopi adalah kafein. Kafein merupakan xantin yang paling kuat, menghasilkan stimulasi korteks dan medula dan bahkan stimulasi spiral pada dosis yang besar, kafein juga memperpanjang waktu kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan yang melelahkan tubuh. Sedangkan teobromin merupakan stimulan sistem saraf pusat yang paling lemah dan bahkan mungkin tidak aktif pada manusia. Orang yang mengkonsumsi kafein merasakan kekurangan rasa mengantuk, lelah dan daya pikirannya lebih cepat dan lebih jernih.Kafein berguna untuk menghilangkan rasa letih dan lesu, menyegarkan menghilangkan rasa kantuk dan meningkatkan seman